Open Journal published by Universitas Persada Indonesia YAI (Yayasan Administrasi Indonesia)
Not a member yet
2735 research outputs found
Sort by
Pengaruh Iklan Digital terhadap Peningkatan Penjualan Toko Mahkota Sawit di Lazada
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh iklan digital terhadap kinerja penjualan Toko Mahkota Sawit di Lazada, salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia. Dalam era digitalisasi yang pesat, iklan online menjadi salah satu instrumen penting untuk menarik perhatian konsumen dan meningkatkan visibilitas produk. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei yang disebarkan kepada 98 responden yang pernah melakukan pembelian di Toko Mahkota Sawit melalui Lazada. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk mengukur hubungan antara iklan digital dan peningkatan penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan. Analisisregresi menunjukkan bahwa iklan berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran pelanggan, menumbuhkan minat beli, serta mendorong peningkatan volume transaksi. Hasil ini mendukung model AIDA serta penelitian sebelumnya mengenai efektivitas strategi pemasaran digital. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi iklan digital bagi penjual online agar mampu meningkatkan daya saing di pasar e-commerce yang sangat kompetitif.
ABSTRACT This study aims to examine the effect of digital advertising on the sales performance of Mahkota Sawit Store on Lazada, one of the largest e-commerce platforms in Indonesia. In the era of rapid digitalization, online advertising has become an essential tool to attract consumer attention and increase product visibility. A quantitative research method was employed using a survey distributed to 98 respondents who had purchased products from Mahkota Sawit Store through Lazada. Data were analyzed using simple linear regression to measure the relationship between digital advertising and sales growth. The findings indicate that digital advertising has a significantand positive effect on increasing sales. The regression results show that advertising contributes to improving customer awareness, stimulating purchase interest, and driving higher transaction volumes. These results support the AIDA model and prior studies on the effectiveness of digital marketing strategies. The implications of this study highlight the importance for online sellers to optimize digital advertising in order to enhance competitiveness in highly saturated e-commerce markets
Kepemimpinan Transformatif ala Monkey D. Luffy: Penelitian Kualitatif Nilai-Nilai SDGs dalam One Piece
ABSTRAK Penelitian ini mengeksplorasi representasi kepemimpinan dalam serial anime Jepang One Piece, dengan fokus pada tokoh Monkey D. Luffy serta interaksinya dengan karakter lain dan berbagai konflik. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis adegan naratif terpilih untuk mengkaji nilai-nilai kepemimpinan, dinamika tim, dan resolusi konflik, berdasarkan pengamatan mendalam terhadap dialog, perkembangan alur cerita, dan momen simbolis yang menyoroti praktik kepemimpinan. Temuan menunjukkan bahwa Luffy merefleksikan secara kuat kepemimpinan transformasional, yang ditunjukkan melalui kemampuannya menginspirasi dan memotivasi orang lain, memberdayakan krunya, serta mendorong persatuan di tengah perbedaan. Gaya kepemimpinan ini menekankan visi, kepercayaan, dan tujuan bersama, sejalan dengan teori modern yang memandang kepemimpinan sebagai relasional daripada hierarkis, dan melalui pembentukan loyalitas serta ketangguhan, Luffy mewujudkan sosok pemimpin transformasional yang mendorong pertumbuhan pribadi, kolaborasi, dan pencapaian kolektif. Namun, nilai-nilai tersebut terus diuji oleh konflik yang berulang dengan pihak Angkatan Laut, yang melambangkan perjuangan lebih luas terkait TujuanPembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, sehingga memperlihatkan bahwa kepemimpinan transformasional harus adaptif terhadap resistensi, ketidakpastian, dan ketidakadilan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa One Piece bukan sekadar hiburan, melainkan juga sumber pembelajaran kepemimpinan yang relevan bagi konteks organisasi maupun personal, serta menunjukkan bagaimana narasi fiksi seperti anime dapat menjadi media efektif untuk pendidikan kepemimpinanbdan pengembangan karakter dalam dinamika sosial yang kompleks.
ABSTRACT This study explores the representation of leadership in the Japanese anime series One Piece, focusing on the character Monkey D. Luffy and his interactions with other key figures and conflicts throughout the storyline. Using a qualitative descriptive approach, this research examines selected narrative scenes to analyze leadership values, team dynamics, and conflict resolution within the plot. Data are drawn from in-depth observation of character dialogues, plot developments, and symbolic moments that highlight leadership practices. Findings reveal that Luffy demonstrates core elements of transformational leadership, including inspiring and motivating others, empowering team members, and promoting unity despite differences. However, these leadership values are often tested by recurring conflicts between pirates and the Marine, which reflect broader challenges to achieving Sustainable Development Goals such as peace, justice, and strong institutions. This study concludes that One Piece offers more than entertainment; it provides valuable insights into leadership that are relevant for both organizational and personal contexts. Fictional narratives like anime can serve as effective media for leadership education and character development. This study explores the representation of leadership in the Japanese anime series One Piece, focusing on Monkey D. Luffy and his interactions with other characters and conflicts. Using a qualitative descriptive approach, the research analyzes selected narrative scenes to examineleadership values, team dynamics, and conflict resolution, with data drawn from close observation of dialogues, plot developments, and symbolic moments that highlight leadership practices. Findings indicate that Luffy strongly reflects transformational leadership, demonstrated through his ability to inspire and motivate others, empower his crew, and promote unity despite differences. His leadership style emphasizes vision, trust, and shared purpose, aligning with modern theories that view leadership as relational rather than hierarchical, and by cultivating loyalty and resilience, Luffy embodies the transformational leader who encourages personal growth, collaboration, and collective achievement. However, these values are continually challenged by recurring conflictswith the Marine, which symbolize broader struggles tied to Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 16 on peace, justice, and strong institutions, thereby showing that transformational leadership must adapt to resistance, uncertainty, and social injustice. This study concludes that One Piece provides more than entertainment; it serves as a meaningful source of lleadership lessons relevant for both organizational and personal contexts, and demonstrates how fictional narratives like anime can function as effective media for leadership education and character development, while illustrating how transformational leadership operates within complex social dynamics.  
Pengaruh Keseimbangan Kehidupan Kerja, Gaya Kepemimpinan, Dan Dukungan Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi (PT. Arima Anugerah Bersaudara)
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh keseimbangan kehidupan kerja, gaya kepemimpinan, dan dukungan organisasi terhadap komitmen organisasi (PT. Arima Anugerah Bersaudara). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik survei. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert. Analisis data menggunakan PLS (Patrial Least Squares) dengan program SmartPLS versi 4. Populasi penelitian sebesar 150 karyawan PT. Arima Anugerah Bersaudara. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat presisi yang ditetapkan yaitu 5%, maka didapatkan sampel sebesar 109 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, dan dukungan organisasi berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi.
ABSTRACTThis study aims to examine the effect of quality work life, leadership style, and organizational support on organizational commitment (PT. Arima Anugerah Bersaudara). The study used a descriptive quantitative method with a survey technique. The research instrument used a questionnaire with a Likert scale. Data analysis used PLS (Patriarchal Least Squares) with the SmartPLS version 4 program. The study population was 150 employees of PT. Arima Anugerah Bersaudara. The sampling technique used the Slovin formula with a set precision level of 5%, so a sample of 109 respondents was obtained. The results of this study indicate that quality of work life has a positive effect on organizational commitment, leadership style has a positive effect on organizational commitment, and organizational support has a positive effect on organizational commitment
Manajemen Risiko: Adaptasi Teknologi dalam Berbagai Sektor Industri di Masa Depan
Manajemen risiko mengalami transformasi signifikan seiring perkembangan teknologi digital.Penggunaan analitik data, kecerdasan bisnis, dan kecerdasan buatan telah mengubah pendekatanorganisasi dalam mengidentifikasi dan merespons risiko. Paper ini membahas bagaimana trenmanajemen risiko bergerak ke arah yang lebih proaktif, adaptif, dan berbasis teknologi, sertamengulas penerapannya dalam sektor-sektor strategis seperti perbankan, konstruksi, keberlanjutan,dan keselamatan industri. Hasil analisis menunjukkan perlunya pendekatan menyeluruh dankolaboratif untuk membangun sistem manajemen risiko yang responsif terhadap kompleksitas danketidakpastian di masa depan.
Risk management has undergone a significant transformation alongside the evolution of digitaltechnologies. The adoption of data analytics, business intelligence, and artificial intelligence hasreshaped how organizations identify and respond to risks. This paper examines the shift in riskmanagement trends toward more proactive, adaptive, and technology‐driven approaches, andreviews their implementation in strategic sectors such as banking, construction, sustainability, andindustrial safety. The findings underscore the necessity of a comprehensive and collaborativeframework to develop risk management systems capable of addressing future complexity anduncertainty
Interpretasi Kepemimpinan Transformasional Sultan Agung dalam Memotivasi Rakyat pada Film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta
ABSTRAK Kepemimpinan berperan penting dalam mendorong anggota untuk bekerja keras demi mencapai tujuan organisasi, yang tidak hanya melibatkan kekuasaan, tetapi juga proses pengarahan, motivasi, dan pembentukan kerja sama tim untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Meskipun demikian, sebagian besar penelitian tentang kepemimpinan lebih terfokus pada konteks modern atau organisasi kontemporer, sementara kajian mengenai nilai-nilai kepemimpinan historis melalui media budaya film masih jarang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai kepemimpinan Sultan Agung yang tercermin dalam film. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, yang lebih menekankan pada pemahaman makna dan interpretasi terhadap gaya kepemimpinan Sultan Agung yang ditampilkan dalam film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sultan Agung menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yangberfokus pada visi jangka panjang, kemampuan memotivasi, keberanian dan ketegasan, serta perhatian terhadap kesejahteraan rakyatnya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman bahwa film dapat menjadi sarana edukasi kepemimpinan yang inspiratif. Kajian lanjutan dapat menggali lebih dalam mengenai media budaya lainnya, selain film, yang dapat digunakan sebagai sarana edukasi kepemimpinan.
ABSTRACT Leadership plays a crucial role in encouraging members to work hard to achieve organizational goals, which not only involves power, but also the processes of directing, motivating, and fostering teamwork to reach the established objectives. Nevertheless, most research on leadership has focused more on modern contexts or contemporary organizations, while studies on the values of hiistorical leadership through the cultural medium of film are still rarely explored. This research aims to describe the leadership values of Sultan Agung as reflected in film. The method used in this study is a qualitative approach with a descriptive design, which emphasizes understanding meaning and interpreting the leadership style of Sultan Agung as presented in the film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta. The research findings show that Sultan Agung implemented atransformational leadership style that focuses on long-term vision, motivational ability, courage and decisiveness, as well as attention to the welfare of his people. This study contributes to the understanding that films can be an inspiring medium for leadership education. Further studies can delve deeper into other cultural media, besides films, that can be used as a means of leadership education
Learning Agility sebagai Prediktor Kesiapan Kerja: Studi Empiris Mahasiswa Manajemen Unwahas
ABSTRAK Kesiapan kerja menjadi aspek yang sangat penting bagi lulusan perguruan tinggi dalammenghadapi persaingan global serta masalah keterbatasan keterampilan yang masih marak diIndonesia. Salah satu faktor yang memengaruhi kesiapan kerja adalah learning agility, yaknikemampuan individu untuk belajar dari pengalaman, menyesuaikan diri dengan perubahan, danmenerapkan pengetahuan dalam konteks baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmenganalisis pengaruh learning agility terhadap kesiapan kerja mahasiswa ManajemenUniversitas Wahid Hasyim Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengansampel sebanyak 57 mahasiswa angkatan 2022 yang dipilih melalui metode conveniencesampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, sedangkan teknik analisis statistik yangdigunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana menggunakan programSPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa learning agility berperan signifikan dalammeningkatkan kesiapan kerja secara positif. Koefisien regresi sebesar 0,672 dengan angkasignifikansi 0,000 (<0,05) memperkuat temuan tersebut. Selain itu, nilai R² sebesar 0,726mengindikasikan bahwa 72,6% variasi kesiapan kerja dijelaskan oleh learning agility, sisanyasebanyak 27.4% dijelaskan oleh faktor-faktor eksternal yang tidak tercakup dalam analisis variabelpenelitian. Hasil ini menegaskan bahwa mahasiswa dengan tingkat learning agility yang tinggilebih siap menghadapi dunia kerja karena mampu menyerap pengetahuan baru dengan cepat,beradaptasi terhadap perubahan, serta mengaplikasikan pengalaman ke berbagai situasi yangdihadapi.
ABSTRACT Work readiness is a crucial aspect for university graduates in facing global competition andthe persistent issue of limited skills in Indonesia. One factor influencing work readiness islearning agility, namely the individual’s ability to learn from experiences, adapt to changes,and apply knowledge in new contexts. The purpose of this study to analyze the effect oflearning agility on the work readiness of Management students at Wahid HasyimUniversity, Semarang. The research employed a quantitative approach with a sample of 57students from the 2022 cohort, selected using the convenience sampling method. Theresearch instrument was a questionnaire, while the statistical analysis technique used wassimple linear regression with the assistance of SPSS software. The results indicate thatlearning agility has a significant positive role in enhancing work readiness. A regression
coefficient of 0.672 with a significance value of 0.000 (<0.05) supports this finding.Furthermore, the R² value of 0.726 indicates that 72.6% of the variation in work readinessis explained by learning agility, while the remaining 27.4% is influenced by externalfactors not included in the research variables. These findings emphasize that students withhigher levels of learning agility are better prepared to enter the workforce because they canquickly absorb new knowledge, adapt to changes, and apply their experiences acrossvarious situations they encounter
Kepemimpinan Visioner Sebagai Penguat Kerja Sama Tim Dalam Mewujudkan Tujuan Kolektif Pada Film 5 Cm
Kepemimpinan merupakan kemampuan seseorang dalam mempengaruhi orang lain agar mau bekerja samauntuk mencapai tujuan tertentu. Seorang pemimpin tidak hanya mengarahkan, tetapi juga harus mampumemberikan motivasi, inspirasi, serta menjaga komitmen tim. Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkantokoh Genta dalam film 5 cm yang menggambarkan kepemimpinan visioner dan perannya dalammemperkuat kerja sama tim ketika menghadapi tantangan mendaki Gunung Semeru. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif. Pendekatan ini didasarkan padakajian pustaka dari beberapa jurnal yang relevan, serta pengumpulan data melalui adegan dan dialog dalamfilm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Genta memperlihatkan gaya kepemimpinan visioner denganmenghadirkan visi besar, memberi motivasi, menjaga kohesi tim, serta mengarahkan anggota agar tetapberkomitmen pada tujuan bersama. Namun, keberhasilan mencapai puncak Mahameru bukan hanya karenaperan pemimpin, melainkan juga buah dari kerja sama tim yang kuat melalui solidaritas, dukunganemosional, dan komitmen kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kepemimpinan visionerdan kerja sama tim menjadi kunci utama dalam pencapaian tujuan besar. Temuan ini sejalan dengan tujuanpembangunan berkelanjutan (SDGs) poin 16 yang menekankan pentingnya perdamaian, keadilan, sertapenguatan institusi melalui kepemimpinan yang adil dan kolaborasi yang solid.
Leadership is the ability of an individual to influence others to work together in order to achieve commongoals. A leader is not only responsible for giving direction but also for providing motivation, inspiration, andmaintaining team commitment. This study aims to interpret the character Genta in the film 5 cm, whichillustrates visionary leadership and its role in strengthening teamwork during the challenge of climbingMount Semeru. The research applies a qualitative method with a descriptive narrative approach. Thisapproach is based on a literature review from several relevant journals, as well as data collection throughscenes and dialogues in the film. The findings show that Genta demonstrates a visionary leadership style bypresenting a clear vision, motivating, maintaining team cohesion, and directing members to remaincommitted to collective goals. However, the success in reaching the peak of Mahameru is not solely due toleadership but also the result of strong teamwork built through solidarity, emotional support, and collectivecommitment. This study concludes that the integration of visionary leadership and teamwork is the key toachieving major goals. These findings are also in line with Sustainable Development Goal (SDG) 16, whichemphasizes the importance of peace, justice, and strong institutions supported by fair leadership and solidcollaboration
Interpretasi Gaya Kepemimpinan Transformasional Dalam Perjuangan Kemerdekaan Pada Film Kadet 1947
Penelitian ini mengkaji penerapan kepemimpinan transformasional dalam film Kadet 1947melalui metode deskriptif kualitatif. Analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan terlihattidak hanya lewat keputusan strategis, tetapi juga melalui tindakan simbolis dan emosionalyang menumbuhkan solidaritas dan komitmen taruna. Namun pendekatan sinematis yangdramatis membatasi pemahaman objektif tentang kompleksitas kepemimpinan dalamsejarah nyata. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya menghubungkannarasi film dengan praktik kepemimpinan historis serta relevansinya bagi organisasimodern.
This study explores the application of transformational leadership in the film Kadet 1947 using aqualitative descriptive method. The analysis shows that leadership is demonstrated not onlythrough strategic decision-making but also through symbolic and emotional actions that buildsolidarity and commitment among the cadets. However, the film’s dramatic cinematic approachlimits an objective understanding of the complexity of leadership in historical reality. Therefore,this study emphasizes the importance of connecting the film’s narrative with historical leadershippractices and its relevance to modern organizations
Optimalisasi Sistem Picking dalam Menghadapi Lonjakan Permintaan: Studi Kasus di PT. Agrinusa Jaya Sentosa
Penelitian ini menganalisis optimalisasi sistem pengambilan barang (picking system) di gudangPT. Agrinusa Jaya Santosa untuk menangani lonjakan permintaan produk sensitif seperti vaksindan vitamin. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melaluiwawancara semi-terstruktur dengan kepala gudang, picker, checker, dan staf operasionalberpengalaman. Fokus pada hambatan operasional saat Delivery Order (do) meningkat drastis.Hasil menunjukkan metode picker to goods dengan prinsip FIFO dan FEFO efektif menjagakualitas, namun Lonjakan permintaan menyebabkan beban kerja berlebih, kelelahan fisik,kesalahan manusia, dan inefisiensi tata letak yang memperpanjang waktu picking dari 45 menjadi95 menit per DO. Ketergantungan pada daya ingat staf senior membantu, tetapi kurangnyateknologi otomatisasi seperti warehouse management system (wms) membuat respons kurangcepat. pembahasan menekankan integrasi teknologi untuk mengurangi risiko, dengan rekomendasipenerapan barcode scanning, slotting ulang, dan cross-docking. kesimpulan mendorongtransformasi dari manual ke terotomasi untuk ketahanan operasional dan kepuasan pelanggan diindustri kesehatan, memberikan wawasan praktis bagi perusahaan serup
Pengaruh Promosi dan Harga Tiket Terhadap Keputusan Berkunjung Pada Event Surabaya X Beauty 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi dan harga tiket terhadapkeputusan berkunjung pada event Surabaya X Beauty 2024. Variabel independen yang diteliti yaitupromosi dan harga tiket, sedangkan variabel dependen adalah keputusan berkunjung. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yangdisebar kepada pengunjung event Surabaya X Beauty 2024 yang berjumlah 100 responden.Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda dengan ujiparsial, uji simultan, dan koefisien determinasi, didukung dengan program SPSS 26. Hasil daripenelitian membuktikan bahwa secara parsial promosi dan harga tiket berpengaruh terhadapkeputusan berkunjung. Secara simultan promosi dan harga tiket berpengaruh terhadap keputusanberkunjung. Diketahui nilai koefisien determinasi sebesar R = 0,765 yang berarti seluruh variabelbebas yaitu promosi dan harga tiket yang mempengaruhi keputusan berkunjung sebesar 76,5% dansisanya 23,5% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian in