Open Journal published by Universitas Persada Indonesia YAI (Yayasan Administrasi Indonesia)
Not a member yet
2735 research outputs found
Sort by
Analisis Efektivitas Budgeting Terhadap Keberlanjutan Usaha (Studi Pada Umkm Di Watampone )
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan efektivitas budgeting terhadap keberlanjutan usaha pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Watampone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap beberapa pelaku UMKM di Kecamatan Tanete Riattang Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaku UMKM di Watampone telah menerapkan budgeting dalam kegiatan usahanya, meskipun masih sederhana, namun telah mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi yang membantu menjaga stabilitas keuangan serta memisahkan antara keuangan pribadi dan usaha; (2) efektivitas budgeting terbukti berkontribusi terhadap keberlanjutan usaha, karena membantu pelaku UMKM dalam menghadapi masa sulit, menekan pengeluaran, menyesuaikan strategi bisnis, serta merencanakan ekspansi jangka panjang melalui penyisihan modal. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas budgeting berperan penting dalam menjaga stabilitas keuangan, meningkatkan ketahanan usaha, dan menjadi pedoman dalam perencanaan pengembangan jangka panjang. Oleh karena itu, penerapan budgeting secara konsisten, meskipun dalam bentuk sederhana, menjadi salah satu kunci utama bagi keberlanjutan UMKM di Watampone
Implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) Berbasis Akrual dalam Meningkatkan Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual di pemerintah daerah serta dampaknya terhadap kinerja pengelolaan keuangan daerah. Penerapan SAP berbasis akrual merupakan mandat Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 dan menjadi bagian dari reformasi tata kelola keuangan publik untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas laporan keuangan pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review terhadap 42 artikel ilmiah dan dokumen kebijakan, kemudian diseleksi menjadi 16 artikel relevan yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi SAP berbasis akrual dipengaruhi oleh empat faktor utama: komunikasi kebijakan, kompetensi sumber daya manusia, sistem informasi akuntansi, dan komitmen organisasi. Tiga kendala utama yang ditemukan adalah rendahnya kompetensi aparatur dalam memahami akuntansi akrual, keterbatasan sistem informasi dan infrastruktur teknologi, serta resistensi terhadap perubahan. Meskipun demikian, SAP berbasis akrual terbukti memberikan dampak positif berupa peningkatan kualitas laporan keuangan, opini audit BPK (khususnya opini Wajar Tanpa Pengecualian), serta perencanaan dan pengawasan aset daerah
Analisis Peran Supplier Tier 1 Rantai Pasok Lemon: Studi Kasus Mutiara Lemon, Sukabumi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kebun Mutiara Lemon sebagai supplier tier 1 dalam rantai pasok agribisnis lemon di Kota Sukabumi. Mutiara Lemon merupakan perusahaan hortikultura yang memproduksi lemon dan beberapa komoditas lain seperti cabai dan tomat, dengan lahan produksi yang tersebar di Baros dan Takokak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi kegiatan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mutiara Lemon berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan lemon ke industri, seperti Mixue dan Superindo, dengan sistem sortasi dan distribusi yang terstruktur. Meskipun menghadapi tantangan seperti faktor cuaca dan keterbatasan modal, perusahaan tetap mampu mempertahankan kualitas dan kontinuitas pasokan. Secara keseluruhan, Mutiara Lemon berkontribusi besar terhadap penguatan rantai pasok agribisnis lemon yang efisien dan berkelanjutan di wilayah Sukabumi
Politik Subsidi dan Ketimpangan Sosial: Tinjauan Sistematis atas Kebijakan Ekonomi Populis di Negara Berkembang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran politik dalam kebijakan subsidi dan dampaknya terhadap ketimpangan sosial di negara berkembang, khususnya Indonesia. Melalui pendekatan systematic literature review, studi ini mengkaji berbagai penelitian terkait ekonomi politik subsidi yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2021 hingga 2025. Data dikumpulkan dari berbagai basis data akademik yang terpercaya dan dianalisis menggunakan metode analisis tematik dan content analysis untuk mengidentifikasi pola utama, tren, serta faktor-faktor politik yang mempengaruhi implementasi subsidi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun subsidi dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan mengurangi ketimpangan, praktiknya sering kali memperkuat struktur ketimpangan sosial dan ekonomi akibat adanya politisasi dan distribusi manfaat yang tidak merata. Faktor politik, seperti kepentingan elektoral dan kekuasaan politik, sangat berpengaruh dalam penentuan kebijakan subsidi yang cenderung bersifat populis dan tidak berkelanjutan. Selain itu, kebijakan subsidi yang tidak tepat sasaran dan kurang transparan menyebabkan sumber daya publik tidak optimal dan sering dinikmati oleh kelompok menengah ke atas. Hasil studi ini merekomendasikan perlunya reformasi kebijakan berbasis data yang akurat dan kolaborasi multi-sektoral untuk mencapai distribusi manfaat yang lebih adil dan efektif
PENDEKATAN KOMUNIKASI HUMAS PT PERTAMINA (PERSERO) DALAM MEREDAM DAMPAK VIRAL ISU PERTAMAX OPLOSAN
Pesatnya perkembangan media digital membuat arus informasi bergerak sangat cepat sehinggaisu negatif dapat menyebar luas dan segera membentuk opini publik. Penelitian ini menelaahtantangan komunikasi krisis korporasi di era media sosial dengan mengkaji respons PTPertamina terhadap viralnya tuduhan pengoplosan Pertamax pada awal 2025. Menggunakanpendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis dokumen, pemberitaan media, pemantauanpercakapan digital, dan wawancara dengan staf perusahaan, penelitian ini menilai efektivitasstrategi komunikasi krisis yang dijalankan selama tiga minggu masa puncak krisis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons dalam 24 jam pertama, keterbukaan informasiberbasis data teknis, penggunaan berbagai kanal komunikasi secara terkoordinasi, sertakolaborasi dengan lembaga pemerintah menjadi faktor utama yang mendorong stabilisasisituasi dan pemulihan kepercayaan publik. Analisis interaksi digital memperlihatkanpenurunan sentimen negatif sebesar 73% dalam dua minggu setelah klarifikasi dirilis. Secarakonseptual, temuan ini menegaskan relevansi dan efektivitas prinsip Situational CrisisCommunication Theory (SCCT) dalam konteks Indonesia, terutama terkait pentingnyakomunikasi berbasis bukti dan keterlibatan multipemangku kepentingan dalam pengelolaanreputasi korporat ketika menghadapi krisis yang dipicu oleh media sosial
Analisis Trust Architecture dalam Public Relations Digital: Membangun Kepercayaan Publik di Tengah Overload Informasi
Perkembangan media digital telah memperluas arus informasi dan menciptakan kondisi informationoverload yang memengaruhi kemampuan publik dalam menilai kredibilitas pesan. Situasi inisemakin diperburuk oleh meningkatnya penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi melaluimedia sosial, situs tidak terverifikasi, dan berbagai platform daring. Melimpahnya informasi yangtidak tersaring membuat publik semakin rentan terhadap manipulasi serta menurunkan tingkatkepercayaan terhadap institusi. Dalam kondisi tersebut, praktisi Public Relations (PR) dituntut untukmembangun trust architecture, yaitu kerangka strategis yang dirancang untuk menumbuhkan,menjaga, dan memulihkan kepercayaan publik.Penelitian ini bertujuan menganalisis elemen-elemen utama dalam trust architecture pada praktikPR digital serta meninjau strategi yang dapat digunakan organisasi untuk menjaga kredibilitas.Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan menelaah jurnal, buku, dan laporan yangberkaitan dengan digital trust dan manajemen komunikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwakepercayaan publik dapat diperkuat melalui transparansi informasi, konsistensi pesan di seluruhkanal komunikasi, komunikasi berbasis bukti, serta keterlibatan digital yang autentik.Selain itu, kemampuan organisasi dalam merespons isu secara cepat, menjaga etika komunikasi, danmengelola reputasi secara berkelanjutan turut membangun fondasi kepercayaan yang stabil. Trustarchitecture menjadi elemen penting untuk meminimalkan penyebaran hoaks, mempertahankankredibilitas, dan membangun hubungan jangka panjang dengan publik di tengah lingkungan digitalyang sarat distorsi informasi. Oleh karena itu, strategi PR yang berfokus pada kepercayaan semakinmenjadi kebutuhan utama bagi organisasi di era digital saat ini
MODERASI CORPORATE SOCIAL RESPONBILITY DALAM HUBUNGAN PROFITABILITY DAN BOPO DENGAN NILAI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2019-2023
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas dan BOPO terhadap nilai perusahaan, serta untuk melihat apakah Corporate Social Responsibility (CSR) dapat memoderasi hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Profitabilitas diukur dengan ROA, BOPO digunakan sebagai ukuran efisiensi operasional, nilai perusahaan diproksikan dengan PBV, dan CSR diukur melalui tingkat pengungkapan berdasarkan standar GRI. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan BOPO berpengaruh negatif. Selain itu, CSR terbukti mampu memperkuat pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan, namun tidak dapat memoderasi pengaruh BOPO terhadap nilai perusahaan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan CSR dapat meningkatkan persepsi pasar ketika perusahaan mencatatkan kinerja keuangan yang baik, tetapi belum mampu menutupi dampak negatif dari tingginya BOPO.Kata kunci: Profitabilitas, BOPO, CSR, Nilai Perusahaan, Perbanka
Pengaruh Kualitas Produk dan Persepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian Smartphone iPhone 16 di Kota Bandung dalam Perspektif Perilaku Keuangan Konsumen
This study aims to analyze the effect of price and product quality on the decision to purchase an iPhone 16 smartphone in Bandung. The study used a quantitative method with purposive sampling technique on 100 respondents. The data were analyzed using multiple linear regression analysis with SPSS 26. The results of the study show: (1) Price has a positive and significant effect on Purchase Decision (β = 0.450; sig = 0.001 < 0.05); (2) Product quality has a positive and significant effect on purchasing decisions with the most dominant influence (β = 0.421; beta = 0.570; sig = 0.000 < 0.05); (3) Price and Product Quality simultaneously have a significant effect on Purchase Decision (F = 89.871; sig = 0.000 < 0.05) with a contribution of 64.9% (R² = 0.649). From a consumer financial behavior perspective, the findings confirm that consumers of premium products apply the principle of perceived value, which integrates the elements of prestige pricing and product utility in rational purchasing decisions. Product quality is the main determinant of purchasing decisions, indicating that consumers prioritize long-term value over price alone. This study enriches consumer behavior research by integrating financial behavior perspectives in the context of purchasing premium technology products
STRATEGI KOPERASI DAN UMKM DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN BISNIS KOPI KENANGAN DI KOTA MEDAN
Artikel ini membahas strategi koperasi dan UMKM dalam mendorong pertumbuhan bisnis KopiKenangan di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa koperasi berperan dalam pembiayaan, pelatihan, dan penguatan jaringan usaha,sedangkan UMKM mendukung melalui inovasi produk, digitalisasi, dan strategi pemasaran. Sinergiantara koperasi dan UMKM memberi dampak positif bagi ekonomi lokal.Kata Kunci: Koperasi, UMKM, Kopi Kenangan, Medan, Pertumbuhan Bisni
WORKSHOP DAN PELATIHAN SABUN CUCI PIRING AROMA PANDAN BERBASIS POTENSI LOKAL PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA PEMATANG JOHAR, DELI SERDANG
Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memanfaatkanpotensi lokal Desa Pematang Johar dengan mengadakan workshop pembuatan sabun cucipiring beraroma pandan guna mendorong peningkatan ekonomi di masyarakat. Metodeyang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif yang secara langsungmelibatkan masyarakat melalui pelatihan pemasaran produk digital dan teknik pembuatansabun. Produk tersebut memiliki sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan merekJohar Clean. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat danpeningkatan kualitas sabun, khususnya dalam hal daya busa dan fungsi pembersihan.Kegiatan ini dapat membantu membangun usaha rumahan berbasis potensi lokal.Kata Kunci: loka karya, sabun cuci piring, pemberdayaan ekonomi, potensi loka