Open Journal published by Universitas Persada Indonesia YAI (Yayasan Administrasi Indonesia)
Not a member yet
2735 research outputs found
Sort by
Desain Sistem Pelatihan Digital Food Safety Berbasis Web Menggunakan Framework Spring dan Angular untuk Optimalisasi Implementasi HACCP
Keamanan pangan merupakan aspek krusial dalam industri jasa boga dan perhotelan karenaberdampak langsung pada kesehatan konsumen, kepuasan pelanggan, dan keberlanjutanoperasional. Meskipun standar internasional Hazard Analysis Critical Control Points(HACCP) telah diterapkan secara luas, praktik di lapangan masih menghadapi kendalaakibat human error dan rendahnya pemahaman karyawan terhadap prosedur standar.Metode pelatihan konvensional cenderung terbatas, kurang interaktif, dan sulit diukurefektivitasnya. Penelitian ini mengembangkan sistem pelatihan food safety berbasis webmenggunakan Spring Boot untuk backend dan Angular untuk frontend. Sistem inimenyediakan modul pembelajaran, video edukasi, evaluasi berbasis kuis, pelaporancapaian, serta manajemen pengguna, dengan tujuan meningkatkan kompetensi karyawandalam menerapkan HACCP. Metode pengembangan mengikuti Waterfall Model, dimulaidari analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, hingga evaluasi. Validasiakan dilakukan melalui Black Box Testing dan User Acceptance Testing (UAT) berbasisskala Likert. Hasil akhir diharapkan akan menunjukkan bahwa sistem mudah digunakan,berjalan sesuai fungsionalitas, dan efektif meningkatkan pemahaman serta kepatuhanterhadap standar food safety. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik berupa modelpelatihan digital, manfaat praktis dalam meningkatkan kualitas pelatihan yang terukur, dandampak sosial melalui peningkatan keamanan pangan serta kepercayaan konsumen.Kata Kunci: keamanan pangan, HACCP, pelatihan berbasis web, Spring Boot, Angula
Rancang Bangun Sistem Absensi Siswa Sekolah Dasar Berbasis PWA (Studi Kasus: SDN Uwung Jaya Tangerang)
SD Negeri Uwung Jaya Kota Tangerang masih menggunakan sistem absensi manualmelalui buku, yang rentan terjadi kesalahan pencatatan, memakan waktu, serta memerlukanrekapitulasi ulang di Microsoft Excel. Selain itu, tidak adanya notifikasi kepada orang tuamenyebabkan keterlambatan informasi mengenai ketidakhadiran atau keterlambatan siswa.Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi absensiberbasis web dengan teknologi Progressive Web Application (PWA) menggunakan metodeExtreme Programming. Penerapan PWA memungkinkan aplikasi dapat diakses lintasperangkat, tetap berjalan meskipun koneksi internet terbatas, serta memberikan pengalamanseperti aplikasi mobile. Dengan pendekatan ini, sistem diharapkan mampu meningkatkanefisiensi pencatatan, mempercepat distribusi informasi kehadiran, dan memudahkan gurumaupun orang tua dalam memantau absensi siswa.Kata kunci : Absensi Manual, Extreme Programming, PWA, Rekapitulasi Data
Rancang Bangun Sistem Informasi Monitoring Progres Belajar Siswa Berbasis Web Pada New Concept Kudus
Perkembangan teknologi dan informasi menuntuk lembaga pendidikan, termasuk kursus bahasa Inggris, untuk beradaptasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pembelajaran. Namun, beberapa lembaga masih mengandalkan metode manual untuk memantau perkembangan siswa, sehingga informasi yang sampai kepada orang tua menjadi terlambat dan kurang transparan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini berjudul “Rancang Bangun Sistem Informasi Monitoring Progres Belajar Siswa Berbasis Web pada New Concept Kudus.” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi berbasis web yang dapat menampilkan capaian materi setiap pertemuan secara terstruktur, mengirimkan notifikasi otomatis melalui API WhatsApp, serta menyediakan rapor digital yang dapat diakses secara real-time oleh guru dan orang tua. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan pendekatan kualitatif, sedangkan proses pengembangan sistem mengikuti model Software Development Life Cycle (SDLC) tipe Waterfall yang mencakup analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi sistem. Hasil yang diharapkan dalam penelitian ini adalah peningkatan efektivitas monitoring pembelajaran, transparansi informasi, serta keterlibatan orang tua dalam proses belajar siswa di lembaga kursus non-formal
Penerapan Algoritma Greedy Pada Aplikasi Pelayanan GGP Wilayah Baruppu’ Berbasis Web
Pelrkelmbangan telknologi informasi yang selmakin maju tellah melmbelrikan kelmudahan bagi belrbagai bidang, telrmasuk pada selktor kelagamaan. Gelrelja selbagai organisasi kelrohanian melmbutuhkan sistelm informasi yang mampu melndukung manajelmeln pellayanan, pelnyelbaran informasi ibadah, selrta pelndataan jelmaat selcara elfelktif dan elfisieln. Di Gelrelja Gelrakan Pelntakosta (GGP) Wilayah Baruppu’, pelnyampaian informasi jadwal pellayanan masih dilakukan selcara manual mellalui meldia kelrtas, selhingga tidak melrata ditelrima olelh jelmaat dan melnyulitkan pimpinan wilayah dalam melmpelrolelh data jelmaat keltika telrjadi pelrubahan. Untuk itu, pelnellitian ini melrancang aplikasi pellayanan GGP Wilayah Baruppu’ belrbasis welb delngan melnelrapkan algoritma Greleldy dalam prosels pelnjadwalan ibadah. Algoritma Greleldy dipilih karelna mampu melneltapkan kelputusan telrbaik selcara lokal pada seltiap langkah, selhingga melndukung prosels pelnjadwalan ibadah tanpa telrjadinya suatu belntrokan waktu, telmpat dan yang mellayani. Pelnellitian ini belrtujuan melrancang sistelm Pellayanan GGP Wilayah Baruppu’ delngan melnggunakan Algoritma Greleldy, untuk melmbantu melmudahkan pimpinan dan pelngurus dalam melngellola jadwal pellayanan yang ada dalam organisasi GGP Wilayah Baruppu’. Meltodel pelngelmbangan sistelm melnggunakan pelndelkatan prototypel yang melmungkinkan pelngguna mellakukan elvaluasi seljak tahap rancangan awal hingga implelmelntasi. Hasil pelnellitian melnunjukkan bahwa aplikasi yang dikelmbangkan mampu melnyeldiakan pelnjadwalan pellayanan selcara otomatis tanpa telrjadi belntrokan, melnyajikan informasi pellayanan dan ibadah selcara akurat, selrta melmudahkan prosels pelndataan jelmaat olelh pelngurus wilayah. Delngan delmikian, sistelm ini dapat melndukung pelningkatan elfelktivitas manajelmeln pellayanan dan pelngellolaan data jelmaat di GGP Wilayah Baruppu’
Determinan Perilaku Manajemen Keuangan UMKM Di Kelurahan Lenteng Agung Kecamatan Jagakarsa DKI Jakarta
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari literasi keuangan,pendapatan dan sikap keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan yang diintervening denganfinancial technology pada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Kelurahan Lenteng AgungJakarta Selatan. Seluruh pelaku UMKM di Kelurahan Lenteng Agung dijadikan populasi sejumlah107 pelaku UMKM, dan sampel ditentukan menggunakan metode probability sampling denganteknik sampel jenuh. Teknik analisis data menggunakan metode analisis PLS (Partial Least Square)dengan software SmartPLS 3.0. Perolehan hasil penelitian diantaranya, (1) literasi keuanganberpengaruh positif terhadap perilaku manajemen keuangan, (2) pendapatan berpengaruh positifterhadap perilaku manajemen keuangan (3) sikap keuangan berpengaruh positif terhadap perilakumanajemen keuangan, (4) literasi keuangan melalui fintech tidak berpengaruh terhadap perilakumanajemen keuangan, (5) pendapatan melalui fintech tidak berpengaruh terhadap perilakumanajemen keuangan, dan (6) sikap keuangan melalui fintech tidak berpengaruh terhadap perilakumanajemen keuangan.
The purpose of this study was to determine the effect of financial literacy, income and financialattitudes on financial management behavior intervening with financial technology on micro, smalland medium enterprises in Lenteng Agung Subdistrict, South Jakarta. With all UMKM actors inLenteng Agung sub-district a population of 107 UMKM actors, and the sample was determinedusing probability sampling method with a saturated sample technique. The data analysis techniqueused the PLS (Partial Least Square) analysis method with the SmartPLS 3.0 software. The resultsof the research include (1) financial literacy has a significant and positive effect on financialmanagement behavior, (2) income has a significant and positive effect on financial managementbehavior (3) financial attitudes have a significant and positive effect on financial managementbehavior, (4) financial literacy through fintech has no effect on financial management behavior, (5)income through fintech has no effect on financial management behavior, and (6) financial attitudesthrough fintech have no effect on financial management behavior
Analisis Determinan Nilai Perusahaan Sektor Teknologi Di Bursa Efek Indonesia
Di era digital yang berkembang pesat, sektor teknologi menjadi kunci utama dalammenggerakkan dan membentuk transformasi bisnis di seluruh dunia yang memengaruhi berbagaiaspek ekonomi dan industri global. Sektor teknologi menghadapi volatilitas pasar dan perubahaninovasi yang memengaruhi kinerja dan nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh Leverage, Profitabilitas, Suku Bunga dan Inflasi terhadap Nilai Perusahaan. Populasidalam penelitian ini adalah perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia(BEI) periode 2019 – 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pemilihan sampelmenggunakan metode Purposive Sampling yang menghasilkan total sampel sebanyak 55 data.Teknik pengolahan data yang digunakan adalah Analisis Regresi Data Panel dengan softwareEviews 12 sebagai alat uji. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa leverage yangdiproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan profitabilitas yang diproksikan dengan Returnon Asset (ROA) berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil sebaliknya, pada suku bunga daninflasi tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
In the rapidly developing digital era, the technology sector is the main key in driving andshaping business transformations around the world that affect various aspects of the global economyand industry. The technology sector faces market volatility and changes in innovation that affectcompany performance and value. This study aims to determine the effect of Leverage, Profitability,Interest Rates and Inflation on Company Value. The population in this study are technology sectorcompanies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2019 - 2023. This study is aquantitative study with sample selection using the Purposive Sampling method which produces atotal sample of 55 data. The data processing technique used is Panel Data Regression Analysis withEviews 12 software as a test tool. The results of partial testing show that leverage proxied by Debtto Equity Ratio (DER) and profitability proxied by Return on Asset (ROA) have an effect on companyvalue. The opposite result is that interest rates and inflation have no effect on company value
Peran Motivasi Meraih Impian Bermusik Tokoh Miguel Dalam Film “Coco”
Setiap individu berusaha mencapai tujuan hidup, tetapi jalan ini sering terhambat oleh konflik dalam lingkungansosialnya. Studi ini mengkaji karakter Miguel dalam film Coco untuk menganalisis motivasinya melalui HirarkiKebutuhan Maslow. Pendekatan yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif, di mana adegan-adegankunci dalam film dipetakan ke setiap tingkat kebutuhan Maslow. Analisis ini mengungkap sebuah perjalananmotivasi yang sistematis. Kebutuhan dasar Miguel akan rasa aman dalam keluarga pembuat sepatu berfungsisebagai fondasi. Namun, penolakan keluarganya terhadap musik menciptakan konflik dengan kebutuhannya akancinta dan rasa memiliki. Untuk mengatasi hal ini, ia mencari pengakuan yang memenuhi kebutuhan harga dirinyadalam sebuah kompetisi musik. Puncak dari perjalanannya adalah aktualisasi diri, di mana ia tidak hanya menjadiseorang musisi tetapi juga menggunakan bakatnya untuk menyatukan kembali keluarganya. Studi inimenyimpulkan bahwa motivasi seseorang untuk mengaktualisasikan diri sangat dipengaruhi oleh dukungan danvalidasi dari lingkungan sosialnya. Temuan-temuan ini menawarkan wawasan berharga untuk pendidikankarakter. Penelitian di masa depan dapat melakukan studi perbandingan dengan menggunakan teori motivasi lain,seperti Teori Dua Faktor atau Teori Kebutuhan McClelland, untuk memperluas analisis motivasi dalam narasifilm.
Every individual strives to achieve life goals, but this path is often hampered by conflicts in their socialenvironment. This study examines the character of Miguel in the film Coco to analyze his motivation throughMaslow's Hierarchy of Needs. The approach used is descriptive qualitative analysis, where key scenes in the filmare mapped to each of Maslow's levels of needs. The analysis reveals a systematic motivational journey. Miguel'sbasic need for security within a shoemaker family serves as a foundation. However, his family's rejection of musiccreates a conflict with his needs for love and belonging. To overcome this, he seeks recognition that fulfills hisself-esteem needs in a music competition. The culmination of his journey is self-actualization, where he not onlybecomes a musician but also uses his talent to reunite his family. This study concludes that a person's motivationto self-actualize is strongly influenced by support and validation from their social environment. These findingsoffer valuable insights for character education. Future research may conduct comparative studies using othermotivational theories, such as the Two-Factor Theory or McClelland’s Needs Theory, to broaden the analysis ofmotivation in film narratives
Representasi Navigasi Ketidaktahuan dan Adaptasi Risiko Karakter Yuri Orlov dalam Film “Lord of War”
Penelitian ini menelaah lebih dalam bagaimana film "Lord of War" merepresentasikan strategiadaptasi cepat Yuri Orlov sebagai bentuk menavigasi ketidaktahuan (navigating ignorance) untukmengelola risiko dalam lingkungan yang tidak pasti. Dengan menggabungkan konsep rasionalitasterbatas (bounded rationality), pemaknaan (sensemaking), dan heuristik, menavigasi ketidaktahuanmenjadi strategi bertahan hidup yang mengandalkan adaptasi, intuisi, dan pemahaman cepatterhadap situasi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif pada film "Lord ofWar" (2005), penelitian ini menerapkan analisis konten tematik untuk menginterpretasikan adeganadegankunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi strategi menavigasi ketidaktahuanYuri Orlov diwujudkan melalui serangkaian tindakan adaptif yang melampaui manajemen risikokonvensional, yang juga berfungsi sebagai kritik naratif. Pada akhirnya, film "Lord of War"menggambarkan Yuri Orlov bukan sebagai penyebab utama ketidakstabilan, melainkan sebagaigejala dari sistem dunia yang cacat, di mana kesuksesannya menjadi dakwaan atas kegagalaninstitusi global.
This study delves deeper into how the film "Lord of War" represents Yuri Orlov's rapid adaptationstrategy as a form of navigating ignorance to manage risk in an uncertain environment. Bycombining the concepts of bounded rationality, sensemaking, and heuristics, navigating ignorancebecomes a survival strategy that relies on adaptation, intuition, and a swift understanding of thesituation. Using a qualitative approach with descriptive analysis on the film "Lord of War" (2005),this study applies thematic content analysis to interpret key scenes. The results show that therepresentation of Yuri Orlov's strategy of navigating ignorance is manifested through a series ofadaptive actions that transcend conventional risk management, which also functions as a narrativecritique. Ultimately, the film "Lord of War" portrays Yuri Orlov not as the main cause of instability,but as a symptom of a flawed world system where his success serves as an indictment of the failureof global institutions
PERMASALAHAN KETENAGAKERJAAN DAN PENGANGGURAN DI INDONESIA (STUDI KASUS PT. SRITEX TBK.)
Pengangguran tetap menjadi tantangan makroekonomi dan sosial yang terus-menerus di Indonesia, didorong oleh pertumbuhan angkatan kerja yang melampaui penciptaan lapangan kerja, ketidaksesuaian keterampilan, persyaratan perekrutan yang ketat, substitusi teknologi, dan tekanan biaya perusahaan. Makalah ini menerapkan analisis kualitatif deskriptif melalui tinjauan pustaka terstruktur dan studi kasus, referensi peraturan, dan laporan sektoral, dilengkapi dengan pemeriksaan kasus singkat PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Sintesis menunjukkan bahwa pengangguran dibentuk oleh perubahan struktural, gesekan dalam pencocokan pekerjaan, pola musiman, dan kurangnya lapangan kerja, sementara pengangguran yang tinggi melemahkan daya beli dan memperkuat tekanan fiskal, kemiskinan, ketidaksetaraan, risiko kejahatan, dan tekanan rumah tangga. BPS melaporkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,45% pada Februari 2023 (sekitar 7,99 juta orang). Kebangkrutan Sritex menunjukkan bagaimana penurunan daya saing, gangguan rantai pasokan, dan utang yang besar dapat berujung pada PHK massal, dengan 10.665 pekerja kehilangan pekerjaan dan operasi berhenti pada 1 Maret 2025. Respons yang ada seperti Kartu Prakerja, revitalisasi kejuruan, dukungan untuk UMKM/kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja berbasis infrastruktur, dan intermediasi pasar tenaga kerja memerlukan penargetan yang lebih kuat, penyebaran regional yang lebih baik di luar pusat kota, dan keselarasan yang lebih erat dengan permintaan industri. Implikasi disoroti untuk koordinasi lintas sektor antara pendidikan, kebijakan industri, dan perlindungan sosial, untuk mengurangi ketidaksesuaian dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja jangka panjang secara berkelanjutan
Motivasi Kerja, Reward dan Punishment terhadap Kinerja Karyawan: Tinjauan Literatur dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengaruh motivasi kerja, reward, danpunishment terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel interveningmelalui pendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematisterhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan, yang dipublikasikan dalam sepuluhtahun terakhir dan terindeks pada basis data bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasikerja memiliki peran strategis dalam meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja karyawan secaraberkelanjutan. Pemberian reward yang adil dan berbasis kinerja terbukti mampu meningkatkankepuasan kerja yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya,penerapan punishment yang tidak proporsional cenderung menurunkan kepuasan kerja danberimplikasi negatif terhadap kinerja, meskipun dalam konteks tertentu dapat berfungsi sebagaialat pengendalian perilaku kerja. Kepuasan kerja terbukti berperan sebagai variabel interveningyang memperkuat hubungan antara motivasi kerja serta reward terhadap kinerja karyawan,sekaligus memediasi secara parsial hubungan antara punishment dan kinerja karyawan. Temuanini menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia yang menekankan keseimbanganantara motivasi intrinsik, sistem penghargaan yang objektif, dan mekanisme disiplin yangkonstruktif guna meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukankonseptual bagi praktisi dan akademisi dalam pengembangan kebijakan manajemen sumber dayamanusia yang berorientasi pada peningkatan kinerja organisas