Open Journal published by Universitas Persada Indonesia YAI (Yayasan Administrasi Indonesia)
Not a member yet
    2735 research outputs found

    Kecerdasan Emosional Pemimpin dalam Mengelola Konflik: Kajian Naratif pada Karakter Nelson Mandela dalam Film Invictus.

    Get PDF
    ABSTRAK Melalui analisis naratif kualitatif terhadap film Invictus, penelitian ini menyelidiki signifikansi kecerdasan emosional dalam praktik kepemimpinan. Fokus kajian ini adalah pada karakter Nelson Mandela dan strateginya dalam memimpin rekonsiliasi pasca-apartheid di Afrika Selatan. Dengan memeriksa secara mendalam alur cerita, dialog, dan adegan-adegan kunci, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana kompetensi emosional termasuk empati, kesadaran diri, regulasi emosi, dan keterampilan sosial berperan penting bagi keberhasilan Mandela dalam menavigasi konflik sosial yang kompleks. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan kepemimpinan transformasional Mandela, yang berlandaskan pada prinsip pengampunan, rekonsiliasi, dan tujuan bersama, secara efektif mempersatukan bangsa yang terfragmentasi serta membangun perdamaian dan solidaritas nasional. Studi ini menyimpulkan bahwa kapasitas emosional adalah krusial bagi para pemimpin yang menghadapi dinamika konflik dan perubahan sosial, serta merekomendasikan agar pengembangan kecerdasan emosional diprioritaskan sebagai kompetensi inti untuk kepemimpinan yang efektif di semua tingkatan, baik organisasi maupun nasional. ABSTRACT Through a qualitative narrative analysis of the film Invictus, this study investigates the significance of emotionalintelligence in leadership practice. The focus of the study is on the character of Nelson Mandela and his strategy in leading post-apartheid reconciliation in South Africa. By closely examining the plot, dialogue, and key scenes, this research identifies how emotional competencies including empathy, self-awareness, emotion regulation, and social skills were instrumental to Mandela's success in navigating complex social conflict.The findings indicatethat Mandela's transformational leadership approach, which was grounded in the principles of forgiveness, reconciliation, and common goals, effectively united a fragmented nation and built national peace and solidarity. The study concludes that emotional capacity is crucial for leaders facing the dynamics of conflict and social change, and recommends that the development of emotional intelligence be prioritized as a core competencyfor effective leadership at all levels, both organizational and national

    Representasi Kepemimpinan Emergen: Perilaku dan Strategi Tokoh Thomas dalam Film Maze Runner (2014)

    Get PDF
    ABSTRAK Kepemimpinan memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas organisasi selama krisis penuh ketidakpastian, di mana pemimpin emergen sering muncul melalui pengakuan sosial daripada otoritas formal. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi kepemimpinan emergen tokoh Thomas dalam film Maze Runner (2014), dengan fokus pada legitimasi melalui tindakan nyata, prinsip adaptif, kecerdasan emosional, dan pengelolaan konflik di situasi krisis. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, melalui observasi berulang terhadap enam adegan kunci film dan studi pustaka literatur relevan. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan emergen Thomas terwujud dalam keberanian, pengambilan inisiatif penyelamatan, pengakuan dari kelompok, pengendalian emosi tim, strategi adaptif, serta kepemimpinan pelarian dari Maze.Legitimasi ini didasarkan pada kontribusi nyata terhadap keselamatan dan solidaritas tim. Temuan ini memperkuat teori kepemimpinan emergen dengan penekanan pada kecerdasan emosional dalam krisis. Penelitian ini memberikan relevansi praktis bagi pengembangan kepemimpinan partisipatif yang selaras dengan Tujuan 16 SDGs, khususnya keadilan, perdamaian, dan institusi tangguh. ABSTRACT Leadership plays a crucial role in maintaining organizational stability during crises filled with uncertainty, where emergent leaders often arise through social recognition rather than formal authority. This study aims to analyze the representation of emergent leadership by the character Thomas in the film Maze Runner (2014), focusing on legitimacy through concrete actions, adaptive principles, emotional intelligence, and conflict management in crisis situations. A qualitative descriptive method was employed, involving repeated observations of six key scenes from the film and a literature review of relevant sources. Data analysis followed the Miles and Huberman model,including data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that Thomas's emergentleadership manifests in courage, rescue initiatives, group recognition, team emotional control, adaptive strategies, and leading the escape from the Maze. This legitimacy is based on tangible contributions to team safety and solidarity. These elements reinforce emergent leadership theories with an emphasis onemotional intelligence in crises. This research provides practical relevance for developing participatory leadership aligned with SDG Goal 16, particularly peace, justice, and resilient institutions

    Representasi Gaya Kepemimpinan Piko Dalam Film Mencuri Raden Saleh

    Get PDF
    ABSTRAK Kepemimpinan merupakan aspek penting dalam dinamika kelompok karena menentukan arah, strategi, dan keberhasilan pencapaian tujuan. Film Mencuri Raden Saleh memberikan gambaran menarik tentang bagaimana gaya kepemimpinan muncul dalam situasi penuh tekanan dan risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kepemimpinan yang diperankan tokoh Piko dalam film tersebut, serta mengidentifikasi dampaknya terhadap dinamika kelompok dan proses pengambilan keputusan. Metode penelitian yang digunakan merupakan analisis kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan dan telaah naratif terhadap adegan-adegan relevan dalam film. Data dianalisis melalui identifikasi karakteristik kepemimpinan berdasarkan teori kepemimpinan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Piko merepresentasikan gaya kepemimpinan demokratis yang menekankan musyawarah, keterlibatan anggota kelompok, dan keterbukaan dalam menyelesaikan masalah. Pada kondisi kritis, Piko terkadang harus mengombinasikan gaya demokratis dengan ketegasan situasional. Kesimpulannya, gaya kepemimpinan demokratis yang ditunjukkan Piko menegaskan bahwa kepemimpinan efektif memerlukan keseimbangan antara partisipasi, keterbukaan, dan kemampuan mengambil keputusan cepat sesuai dengan konteks. ABSTRACT Leadership is an important aspect of group dynamics as it determines direction, strategy, and the success of achieving goals. The film 'Stealing Raden Saleh' provides an interesting depiction of how leadership styles emerge in high-pressure and risky situations. This research aims to analyze the form of leadership portrayed by the character Piko in the film, as well as to identify its impact on group dynamics and decision-making processes. The research method used is descriptive qualitative analysis with a literature study approach and narrative examination of relevant scenes in the film. Data is analyzed through the identification of leadership characteristics based on existing leadership theories. The discussion reveals that the democratic leadership style is effective in creating a collaborative atmosphere, but it also has weaknesses such as slower decision-making and potential internal conflicts. In critical conditions, Piko sometimes has to combine the democratic style with situational assertiveness. In conclusion, the democratic leadership style demonstrated by Piko emphasizes that effective leadership requires a balance between participation, openness, and the ability to make quick decisions according to the context

    Eksplorasi Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Mendukung Pengembangan Pendidikan: Studi Kasus AUG sebagai Konsultan Pendidikan

    Get PDF
    ABSTRAK Kepemimpinan transformasional mendorong perubahan dalam organisasi pendidikan global melalui inspirasi, pemberdayaan, dan inovasi. Namun, sebagian besar penelitian hanya menyoroti penerapannya di sekolah atau universitas, sedangkan sektor konsultan pendidikan internasional masih jarang diteliti. Penelitian ini mengeksplorasi praktik kepemimpinan transformasional di AUG, konsultan pendidikaninternasional yang menyediakan layanan bimbingan studi luar negeri. Pendekatan kualitatif naratif digunakan melalui observasi dan dokumentasi untuk menggali praktik kepemimpinan secara mendalam. Hasil menunjukkan penerapan empat dimensi kepemimpinan transformasional idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration tercermin dalam visiglobal, komunikasi terbuka, pemberdayaan staf, dan pendampingan personal mahasiswa. Praktik ini memperkuat kepercayaan, meningkatkan kemampuan analitis mahasiswa, serta menciptakan iklim inovatif yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21. Dampaknya terlihat pada peningkatan kesiapan mahasiswa menghadapi kompetisi global dan keberhasilan AUG mempertahankan layanan berkualitas dipasar kompetitif. Studi ini memperluas literatur kepemimpinan dengan menerapkan teori transformasional pada sektor konsultan pendidikannonformal serta merekomendasikan penelitian lanjutan untuk menilai dampak jangka panjang pada karier alumni dan adaptasi model dalam konteks pendidikan digital serta multikultural.   ABSTRACT Transformational leadership drives change in global education by inspiring, empowering, and fostering innovation. Most research highlights schools or universities, leaving international education consultancy underexplored. This study examines transformational leadership at AUG, an international consultancy offering overseas study guidance. A qualitative narrative approach with observation and documentation captured leadership practices. Findings show four dimensions idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individualized consideration reflected in a global vision, open communication, staff empowerment, and personalized mentoring. These practices strengthen trust, enhance students’ analytical skills, and create an innovative climate suited to 21st century challenges. Impacts include greater student readiness for global competition and AUG’s success in sustaining high quality services within a competitive market. This research expands leadership literature by applying transformational theory to nonformal education consultancy and recommends future studies on long-term effects for alumni careers and adaptation of the model in digital and multicultural contexts

    Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kompensasi Kerja, dan Beban Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Melalui Motivasi Kerja Pada Karyawan PT. Rendra Sejahtera

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, kompensasi kerja, danbeban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan operasional (driver) di PT. Rendra Sejahtera,dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening. Pendeketan Kuantitatif, melibatkan seluruh 67karyawan sebagai sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berbasisskala Likert dan dianalisis dengan Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS‑SEM)menggunakan Smart PLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinanberpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikanterhadap motivasi kerja. Kompensasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerjamaupun motivasi kerja. Beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, Bebankerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Selanjutnya, motivasi kerjaberpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Secara keseluruhan, model penelitianmenunjukkan kemampuan prediksi yang baik untuk variabel motivasi kerja dan kepuasan kerja,sehingga menekankan pentingnya penerapan gaya kepemimpinan yang efektif, evaluasi kebijakankompensasi, serta penataan beban kerja yang terukur untuk meningkatkan motivasi dan kepuasankerja karyawan..   Abstract This study aims to analyze the effect of leadership style, job compensation, and workload on thejob satisfaction of operational employees (drivers) at PT. Rendra Sejahtera, with work motivationas an intervening variable. A quantitative approach was used, involving all 67 employees as asaturated sample. Data were collected using a closed-ended questionnaire based on the Likertscale and analyzed using Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) usingSmart PLS 3. The results showed that leadership style had a positive effect on job satisfaction.Leadership style did not have a significant effect on work motivation. Compensation does notsignificantly affect job satisfaction or work motivation. Workload does not significantly affect jobsatisfaction, but workload has a positive and significant effect on work motivation. Furthermore,work motivation has a positive and significant effect on job satisfaction. Overall, the researchmodel shows good predictive ability for the variables of work motivation and job satisfaction,emphasizing the importance of implementing effective leadership styles, evaluating compensationpolicies, and managing workloads in a measurable way to increase employee motivation and jobsatisfaction

    Pengarauh beban kerja Worl Life balance dan Motivasi terhadap karyawan Gen Z PT Midi Utama TBK Cabang Campaka Putin

    Get PDF
    ABSTRAK Produktivitas kerja merupakan indikator penting dalam menilai kinerja karyawan, khususnyaGenerasi Z yang memiliki gaya kerja berbeda dibanding generasi sebelumnya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh Beban Kerja, Work-Life Balance, dan Motivasi terhadapProduktivitas Kerja Karyawan Gen Z di PT Midi Utama Indonesia Tbk. Penelitian menggunakanpendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Teknik pengumpulan data dilakukanmelalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form kepada 70 responden yang merupakankaryawan Gen Z di delapan cabang Alfamidi wilayah Jakarta Pusat. Teknik analisis data yangdigunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas memiliki pengaruh signifikan terhadapproduktivitas. Beban Kerja berpengaruh dengan nilai T-statistik 3,182 dan p-value 0,001. WorkLifeBalance menunjukkan pengaruh paling dominan dengan T-statistik 8,020 dan p-value 0,000. Motivasi juga berpengaruh dengan T-statistik 3,011 dan p-value 0,001. Nilai R-Square sebesar0,463 menunjukkan bahwa 46,3% variasi produktivitas kerja karyawan dijelaskan oleh BebanKerja, Work-Life Balance, dan Motivasi. Nilai Goodness of Fit (GoF) sebesar 0,561mengindikasikan bahwa model ini tergolong baik. Nilai F-Square menunjukkan Work-LifeBalance (0,506) berpengaruh kuat, Beban Kerja (0,142) lemah, dan Motivasi (0,094) sangat lemah.Penelitian ini menyimpulkan bahwa perusahaan perlu mengelola ketiga faktor tersebut secaraseimbang untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan Gen Z

    Persepsi Penggemar terhadap Sistem Kepemimpinan Manajemen Idol Group JKT48 dalam Pengambilan Keputusan

    Get PDF
    Twitter/X dan platform sejenis kini menjadi medium utama bagi penggemar JKT48 dalammenyampaikan kritik maupun saran kepada manajemen. Ungkapan tersebut lahir tidak sematakarena ketidakpuasan terhadap harga tiket, kualitas acara, atau janji yang tidak ditepati, melainkanjuga karena kepedulian terhadap keberlanjutan grup dalam jangka panjang. Respons manajemencenderung reaktif dan tidak konsisten, biasanya baru muncul ketika kontroversi meluas di ruangpublik, sehingga menurunkan persepsi transparansi dan akuntabilitas. Meski demikian, masukanpenggemar terbukti memengaruhi kebijakan strategis seperti pemilihan lagu maupun pengelolaanevent dan menegaskan posisi penggemar sebagai pemangku kepentingan aktif, bukan sekadarkonsumen. Loyalitas emosional yang tetap terjaga meski disertai kekecewaan menegaskan peranganda penggemar sebagai pengkritik sekaligus penjaga legitimasi. Oleh karena itu, diperlukanmekanisme komunikasi yang transparan dan partisipatif untuk memperkuat kepercayaan, menjagalegitimasi, serta memastikan keberlanjutan jangka panjang. Studi komparatif pada ekosistem idoladi Asia Tenggara dapat membantu menilai apakah dinamika ini bersifat kultural atau memilikirelevansi global. Platforms such as Twitter/X have emerged as the dominant medium through which JKT48 fansarticulate criticism and suggestions toward management. These expressions arise not only fromdissatisfaction with ticket prices, event quality, or unmet commitments, but also from a genuineconcern for the group’s long-term sustainability. Management responses, however, are largelyreactive and inconsistent, often appearing only when controversies escalate publicly, therebyweakening perceptions of transparency and accountability. Even so, fan input demonstrably shapesstrategic decisions ranging from song selection to event policies positioning fans as activestakeholders rather than passive consumers. The persistence of emotional loyalty amiddissatisfaction illustrates their dual role as critics and sustainers of legitimacy. Establishingtransparent and participatory communication mechanisms is thus essential for building trust,maintaining legitimacy, and ensuring sustainable growth. Comparative studies within SoutheastAsian idol ecosystems may further illuminate whether these dynamics are culturally specific orglobally resonant

    Interpretasi Gaya Kepemimpinan Transformasional oleh Tokoh Genta pada Film 5cm

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan gaya kepemimpinan transformasional yangditunjukkan oleh tokoh Genta dalam film 5 cm. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptifkualitatif dengan pendekatan naratif, melalui observasi adegan yang merepresentasikan empatdimensi kepemimpinan transformasional: idealized influence, inspirational motivation, intellectualstimulation, dan individualized consideration. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Genta mampumenjadi teladan, memberikan motivasi, mendorong pemikiran kritis, serta memperhatikankebutuhan individu anggota kelompok. Keempat dimensi tersebut berperan penting dalam menjagakekompakan dan semangat kelompok hingga berhasil mencapai puncak Mahameru. Temuan inimembuktikan bahwa kepemimpinan transformasional tidak hanya relevan dalam organisasi formal,tetapi juga dapat diaplikasikan dalam dinamika sosial sehari-hari, termasuk dalam narasi film. This study aims to interpret the transformational leadership style demonstrated by Genta in the film5 cm. The research method used is descriptive qualitative with a narrative approach, focusing on theobservation of scenes that represent the four dimensions of transformational leadership: idealizedinfluence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individualized consideration. Thefindings indicate that Genta serves as a role model, provides motivation, encourages criticalthinking, and shows concern for the individual needs of group members. These four dimensions playa crucial role in maintaining group cohesion and enthusiasm, enabling them to reach the peak ofMahameru. This study highlights that transformational leadership is not only relevant in formalorganizations but can also be applied in everyday social dynamics, including within film narratives

    Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Citra Perusahaan: Studi Systematic Literature Review pada Sektor Perbankan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Corporate SocialResponsibility (CSR) terhadap citra perusahaan pada sektor perbankan melalui pendekatanSystematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan dengan mensintesis temuan empirisdan konseptual dari artikel ilmiah yang relevan guna memperoleh pemahamankomprehensif mengenai pola hubungan serta konsistensi dan inkonsistensi hasil penelitianterdahulu. Penelusuran literatur dilakukan secara sistematis dengan mengacu pada protokolPRISMA melalui basis data Scopus, Web of Science, dan Google Scholar. Proses seleksiartikel menggunakan kerangka PIOS dengan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu, sehinggadiperoleh 14 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2019–2025.Hasil sintesis menunjukkan bahwa implementasi CSR secara umum berpengaruh positifterhadap citra perusahaan pada sektor perbankan. Dimensi sosial CSR merupakan aspekyang paling dominan dalam membentuk persepsi positif pemangku kepentingan,sedangkan transparansi pengungkapan CSR berperan dalam meningkatkan kredibilitasperusahaan. Namun demikian, beberapa penelitian menunjukkan variasi temuan,khususnya pada pengaruh parsial dimensi CSR ekonomi dan lingkungan. Penelitian inimenyimpulkan bahwa CSR merupakan strategi jangka panjang yang berperan pentingdalam memperkuat citra perusahaan perbanka

    PKM Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Kelompok Wanita Tani Di Kecamatan Benda Kota Tangerang

    Get PDF
    Masalah sampah masih merupakan masalah yang rumit dikarenakan pemahaman masyarakatyang masih kurang terhadap dampak yang diakibatkan sampah, kurangnya biaya pemerintah untukmengusahakan pembuangan sampah yang baik dan memenuhi syarat. Faktor lain penyebabpersoalan sampah semakin rumit yaitu taraf hidup masyarakat yang meningkat namun tidak diikutidengan peningkatan pengetahuan tentang persampahan dan masih kurangnya peranan masyarakatdalam menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan Pengabdian KepadaMasyarakat (PKM) memberikan ide empiris kerja nyata untuk merubah paradigma masyarakatmengenai sampah perlu dilakukan secara berkelanjutan. Edukasi kesadaraan dan keterampilanwarga untuk pengelolaan sampah dengan penerapan prinsip reduce, reuse, recycle dan replant (4R)penting dalam penyelesaian masalah sampah melalui pengelolaan sampah sejak dari sumbemya.Bank sampah yang berbasiskan partisipasi warga di Kelurahan Belendung merupakan modal sosialdalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Berangkat dari permasalahan dan kondisi nyataBank Sampah Kelurahan Belendung mengenai pembelajaran bank sampah untuk memperkuatimplementasi ilmu pengetahuan dan teknologi, upaya nyata perlu dilakukan dalam memberikansolusi, melalui kegiatan UPN Veteran Jakarta Community Service (PKM) melalui pengembanganpembinaan bank sampah secara terstruktur dan komprehensif dalam pengelolaan bank sampah sertapeningkatan kualitas manajerialnya. PKM digelar sebagai proses pemberdayaan yang bersinggungandengan kemampuan menciptakan salah satu komponen dari sistem pengelolaan sampah iniadalah adanya pihak pengelola sampah yang sudah terkumpul dan sampah yang sudah dipisahkan(organik dan anorganik). Kehadiran pemberdayaan masyarakat dalam gerakan bank sampah tersebuttergerak untuk mengalami transformasi umum menjadi gerakan berdasarkan isu-isu yanglebihspesifik, salah satunya di Bank Sampah Kelurahan Belendung sebagai wadah kegiatan PKM.Adanya Pengelolaan Bank Sampah yang dilakukan oleh kelompok ibu-ibu KWT MancingKeluarahan Belendung ini masih sederhana hanya pada kegiatan penimbangan sampah saja sehinggaTim PKM UPN Veteran Jakarta akan memberikan pelatihan untuk membuat kegiatan atau programprogramkegiatan yang nantinya akan mampu meningkatkan jiwa kewirausahaan bagi mereka.Harapan dari kegiatan PKM ini adalah menumbuhkan Kesadaran sosail bagi masyarakatnya danmampu mengelola Bank Sampah menjadi kegiatan yang dapat menambah pendapatan bagikelompok ibu-ibu KWT Mancing Keluarahan Belendung serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan.Kata Kunci : Bank Sampah, Pengelolaan, Pemberdayaan

    2,587

    full texts

    2,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal published by Universitas Persada Indonesia YAI (Yayasan Administrasi Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇