ILKOM Jurnal Ilmiah (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Muslim Indonesia)
Not a member yet
653 research outputs found
Sort by
Performance comparison of support vector machine (SVM) with linear kernel and polynomial kernel for multiclass sentiment analysis on twitter
Sentiment analysis is a technique to extract information of ones perception, called sentiment, on an issue or event. This study employs sentiment analysis to classify societys response on covid-19 virus posted at twitter into 4 polars, namely happy, sad, angry, and scared. Classification technique used is support vector machine (SVM) method which compares the classification performance figure of 2 linear kernel functions, linear and polynomial. There were 400 tweet data used where each sentiment class consists of 100 data. Using the testing method of k-fold cross validation, the result shows the accuracy value of linear kernel function is 0.28 for unigram feature and 0.36 for trigram feature. These figures are lower compared to accuracy value of kernel polynomial with 0.34 and 0.48 for unigram and trigram feature respectively. On the other hand, testing method of confusion matrix suggests the highest performance is obtained by using kernel polynomial with accuracy value of 0.51, precision of 0.43, recall of 0.45, and f-measure of 0.51
The comparison of k-means and k-medoids algorithms for clustering the spread of the covid-19 outbreak in Indonesia
The coronavirus spreads quickly through human-to-human transmission via close contact and respiratory droplets such as coughing or sneezing. Various studies have been carried out to deal with Covid-19. However, the cure for this virus has not been found until now. Based on data from the covid19.go.id page retrieved on January 1st, 2021, which was updated by the Ministry of Health, the overall number of confirmed cases was 1,078,314 active cases reaching 175,095 or 16.2% of confirmed cases, recovered 873,221 or 81.0% of confirmed cases, and death 29,998 or 2.8% of the confirmed cases. This study compares the two algorithms of data groups to analyze clustering patterns to determine the best data processing method. The data in this study sourced from the Ministry of Health, contained 4 attributes, including confirmed cases, treatment, recovery, and death cases. In this study, only 2 attributes were used: the confirmed and death cases. From the data analysis and processing results through a comparison between the K-Means method and the K-Medoids for clustering the spread of the coronavirus in Indonesia, a conclusion is derived. With the Davies Boulden index value from K2 to K9 values, it turns out that the K-Means method gets the smallest value at the K-5 of 0.064, while K-Medoids at the k-2 value of 0.411. Thus, from the two methods used, it can be concluded that the best method for clustering the spread of the coronavirus outbreaks in Indonesia is the K-Means method
Perbandingan Manajemen Bandwidth Menggunakan Metode PCQ (Per Connection Queue) dan HTB (Hirarchical Token Bucket)
Kecepatan setiap user dalam mengakses satu jaringan tidaklah sama, oleh karena itu perlu dilakukan manajemen bandwidth (pengelolahan jaringan). Manajemen Bandwidth sangat penting untuk mengendalikan pemakaian bandwidth yang akan digunakan oleh user, jika tidak di kendalikan, maka akan terjadi pemakaian bandwidth tidak merata oleh beberapa user. Metode Per Connection Queue (PCQ) lebih optimal dan lebih mudah digunakan sesuai dengan kebutuhan yang saya inginkan. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa kualitas pembagian jaringan dilakukan secara merata dengan menggunakan metode Per Connection Queue (PCQ) dan Hirarchical Token Bucket (HTB). Hal ini dikarenakan bandwidth akan terbagi secara merata dan sesuai dengan skenario yang diterapkan bandwidth management dan tidak menyebabkan client saling merebut bandwidth. Karena setiap cleint mendapatkan bandwidth sebesar 2M.Pada saat ini internet merupakan sesuatu yang tidak bisa di pisahkan dari kehidupan sehari-hari. Segala informasi yang di perlukan bisa didapatkan melalui internet. Banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk sekedar mengakses internet, misalkan sekolah, kafe, kampus, mall dan tempat umum lainnya. Namun tidak jarang kita jumpai bahwa kecepatan setiap user dalam satu jaringan tidaklah sama, karena itu perlu dilakukan manajemen bandwidth (pengelolahan jaringan). Hasil dari penelitian ini menujukkan bahawa yang mana kualitas pembagian jaringan secara merata dengan menggunakan metode PCQ (Per Connection Queue ) dan HTB (Hirarchical Token Bucket) . Disini saya memilih metode PCQ (Per Connection Queue ) lebih optimal dan lebih mudah digunakan sesuai dengan kebutuhan yang saya inginkan. Hal ini dikarenakan bandwidth akan terbagi secara merata dan sesuai dengan skenario yang diterapkan bandwidth management dan tidak menyebabkan client saling merebut bandwidth . Karena setiap cleint mendapatkan bandwidth sebesar 2M . Berikut hasil dari analisis yang dimasukkan ke dalam rumus para meter Delay pada manajemen bandwidth dengan menggunakan metode PCQ yaitu 0.28 ms , Jitter mendapatkan 0.28 ms sedangkan Throughput 142.129559 bytes / s , Dengan menggunakan metode PCQ pembagian bandwidth ke setiap client rata mendapatkan bandwidth yang sudah diberikan sebesar 2M
Klasifikasi Kematangan Citra Labu Siam Menggunakan Metode KNN (K-Nearest Neighbor) Dengan Ekstraksi Fitur HSV (Hue, Saturation, Value)
Labu siam merupakan salah satu jenis sayur yang murah dan mudah didapat, buahnya ada yang berwarna hijau muda dan hijau kekuning- kuningan. Penelitian ini menggunakan 100 dataset citra dan dilakukan dengan pengambilan foto labu siam. Tujuan penelitian ini adalah membangun sebuah sistem untuk mengklasifikasi tingkat kematangan buah labu siam dengan menggunakan metode KNN dan ekstraksi fitur menggunakan metode HSV. Tahap dalam penelitian ini meliputi input citra labu siam yaitu memasukkan gambar labu siam kemudian dilakukan pre-processing yaitu proses konversi citra RGB menjadi grayscale dan Biner yang selanjutnya dilakukan proses ekstraksi fitur HSV. Tahap berikutnya adalah melakukan klasifikasi terhadap objek yang jaraknya paling dekat dengan objek yang diuji menggunakan metode KNN. Hasil dari penelitian berupa sistem yang dapat mendeteksi tingkat kematangan labu siam menggunakan metode KNN. Setelah dilakukan percobaan pertama menggunakan 60 data training dan 40 data testing diperoleh akurasi 85% dan percobaan kedua menggunakan 80 data training dan 20 data testing didapatkan akurasi sebesar 95% pada K=3.Labu siam merupakan salah satu jenis sayur yang murah dan mudah didapat, buahnya ada yang berwarna hijau muda dan hijau kekuning-kuningan. Penelitian ini menggunakan 100 dataset citra dan dilakukan dengan pengambilan foto labu siam. Tujuan penelitian ini adalah membangun sebuah sistem untuk mengklasifikasi tingkat kematangan buah labu siam dengan menggunakan metode KNN dan ekstraksi fitur menggunakan metode HSV. Tahap dalam penelitian ini meliputi input citra labu siam yaitu memasukkan gambar labu siam kemudian dilakukan pre-processing yaitu proses konversi citra RGB menjadi grayscale dan Biner yang selanjutnya dilakukan proses ekstraksi fitur HSV. Tahap berikutnya adalah melakukan klasifikasi terhadap objek yang jaraknya paling dekat dengan objek yang diuji menggunakan metode KNN.Hasil dari penelitian berupa sistem yang dapat mendeteksi tingkat kematangan labu siam menggunakan metode KNN. Setelah dilakukan percobaan pertama menggunakan 60 data training dan 40 data testing diperoleh akurasi 85% dan percobaan kedua menggunakan 80 data training dan 20 data testing didapatkan akurasi sebesar 95% pada K=3
Implementasi Rencana Perjalanan Wisata di Kabupaten Bulukumba Menggunakan Algoritma Greedy Berbasis Website
Bulukumba merupakan salah satu sektor yang memiliki keindahan alam dataran rendah dan dataran tinggi. Bulukumba sendiri sudah menjadi tujuan wisata yang populer, mulai dari wisata pantai, wisata sejarah, budaya dan Eko wisata, namun saat ini sistem informasi yang disajikan hanya berupa informasi mengenai lokasi dan informasi singkat, padahal yang dibutuhkan wisatawan adalah objek-objek yang di kawasan tempat wisata tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan aplikasi rencana perjalanan wisata dan menyajikan informasi rute perjalanan, sehingga dapat mempermudah wisatawan dalam mencari lokasi dan mengikuti rute perjalan wisata. Algoritma Greedy menjadi salah satu alternatif untuk membantu proses pencarian waktu tempuh. Penelitian ini telah berhasil membangun aplikasi rencana perjalanan wisata untuk membantu wisatawan dalam menentukan rencana perjalanan berdasarkan lokasi-lokasi wisata yang dipilih. Dari pengujian black box aplikasi, sistem ini dapat berjalan baik sesuai yang diharapkan dan penggunaan aplikasi memperoleh presentasi sebesar 78% menyatakan sangat setuju menurut para wisatawan.Bulukumba merupakan salah satu sektor yang memiliki keindahan alam dataran rendah dan dataran tinggi. Bulukumba sendiri sudah menjadi tujuan wisata yang populer, mulai dari wisata pantai, wisata sejarah, budaya dan Eko wisata., namun saat ini sistem informasi yang disajikan hanya berupa informasi mengenai lokasi dan informasi singkat, padahal yang dibutuhkan wisatawan adalah objek-objek yang di kawasan tempat wisata tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan aplikasi rencana perjalanan wisata dan menyajikan informasi rute perjalanan, sehingga dapat mempermudah wisatawan dalam mencari lokasi dan mengikuti rute perjalan wisata.Algoritma Greedy menjadi salah satu alternatif untuk membantu proses pencarian waktu tempuh. Penelitian ini telah berhasil membangun aplikasi rencana perjalanan wisata untuk membantu wisatawan dalam menentukan rencana perjalanan berdasarkan lokasi-lokasi wisata yang dipilih. Dari pengujian black box aplikasi, sistem ini dapat berjalan baik sesuai yang diharapkan dan penggunaan aplikasi memperoleh presentasi sebesar 78% menyatakan sangat setuju menurut para wisatawan
Sistem Monitoring Kerja Kerukunan Mahasiswa Pinrang Universitas Muslin Indonesia (KMP-UMI) Menggunakan Push Notification
Proses penyampaian informasi kerja kepada badan pengawas (MPO) masih dilakukan secara manual dan masih lambat, belum adanya aplikasi yang dapat memberikan informasi kerja kepada MPO secara cepat sehingga badan pengawas tidak dapat menerima informasi kerja dari pengurus secara up to date. Penelitian ini bertujuan Untuk merancang dan membangun sistem yang menggunakan push notification yang dapat membantu user untuk mengetahui informasi program kerja secara real time. Penelitian ini menghasilkan sebuah Sistem monitoring yang menggunakan layanan push notification yang memungkinkan badan pengawas (MPO) untuk mengetahui informasi program kerja secara real time. Sistem atau aplikasi ini dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan efisien berdasarkan hasil pengujian Black Box menunjukkan formform yang terdapat pada aplikasi semua berjalan dengan semestinya dan setiap validasi yang terdapat pada aplikasi semua menunjukkan sesuai perancangan aplikasi dengan total persentase pengujian betha yang dicapai yaitu 53,2%.Sistem monitoring kerja kerukunan mahasiswa pinrang universitas muslin Indonesia (KMP-UMI) menggunakan push notification
Penerapan Algoritma Binary Search Pada Aplikasi Kamus Bahasa Wolio (Buton)
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki suku bangsa, budaya, dan bahasa yang beragam di mana setiap bahasa memiliki nilai sejarah dan budaya masing-masing. Salah satu bahasa daerah yang memiliki nilai sejarah serta budaya yang tinggi adalah bahasa Wolio. Bahasa Wolio termasuk salah satu kelompok bahasa yang terdapat di kerajaan Buton, sekarang pemerintahan kota Bau-Bau. Salah satu keunggulan bahasa Wolio dibandingkan kelompok bahasa lainnya di kerajaan Buton, bahwa bahasa Wolio memiliki sistem aksara sendiri yang diadopsi dari aksara Arab dan aksara Jawi. Namun penggunaan bahasa serta aksara Wolio telah mengalami penurunan penggunaan dalam bahasa komunikasi sehari-hari. Untuk itu, dari penjelasan diatas dianggap perlu adanya media atau sarana untuk menjaga dan melestarikan budaya tersebut. Binary search adalah algoritma pencarian yang menggunakan prinsip divide and conquer, sebuah masalah atau tujuan di selesaikan dengan cara mempartisi masala menjadi bagian yang lebih kecil. Tujuan penelitian ini yaitu membangun aplikasi interaktif kamus bahasa dan aksara Wolio berbasis android untuk membantu dan memudahkan proses belajar bahasa daerah serta aksara Wolio dengan menggunakan algoritma binary search sebagai metode pencarian kata dalam kamus bahasa Wolio. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan pengujian Black box testing dengan menggunakan 12 skenario berbeda adalah aplikasi ini dapat berjalan sesuai dengan fungsionalitas dan sesuai dengan yang diharapkan, dan aplikasi ini bebas dari kesalahan logika dikarenakan jumlah path sama dengan Cyclomatic Complexcity di pengujian Whitebox testing.Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki suku bangsa, budaya, dan bahasa yang beragam di mana setiap bahasa memiliki nilai sejarah dan budaya masing-masing. Salah satu bahasa daerah yang memiliki nilai sejarah serta budaya yang tinggi adalah bahasa Wolio. Bahasa Wolio termasuk salah satu kelompok bahasa yang terdapat di kerajaan Buton, sekarang pemerintahan kota Bau-Bau. Salah satu keunggulan bahasa Wolio dibandingkan kelompok bahasa lainnya di kerajaan Buton, bahwa bahasa Wolio memiliki sistem aksara sendiri yang diadopsi dari aksara Arab dan aksara Jawi. Namun penggunaan bahasa serta aksara Wolio telah mengalami penurunan penggunaan dalam bahasa komunikasi sehari-hari. Untuk itu, dari penjelasan diatas dianggap perlu adanya media atau sarana untuk menjaga dan melestarikan budaya tersebut.Binary search adalah algoritma pencarian yang menggunakan prinsip divide and conquer, sebuah masalah atau tujuan di selesaikan dengan cara mempartisi masala menjadi bagian yang lebih kecil.Tujuan penelitian ini yaitu membangun aplikasi interaktif kamus bahasa dan aksara Wolio berbasis android untuk membantu dan memudahkan proses belajar bahasa daerah serta aksara Wolio dengan menggunakan algoritma binary search sebagai metode pencarian kata dalam kamus bahasa Wolio.Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan pengujian Black box testing dengan menggunakan 12 skenario berbeda adalah aplikasi ini dapat berjalan sesuai dengan fungsionalitas dan sesuai dengan yang diharapkan, dan aplikasi ini bebas dari kesalahan logika dikarenakan jumlah path sama dengan Cyclomatic Complexcity di pengujian Whitebox testing
Performa Klasifikasi K-NN dan Cross Validation pada Data Pasien Pengidap Penyakit Jantung
Globally, the number one cause of death each year is cardiovascular disease. Cardiovascular disease is a disease caused by impaired function of the heart and blood vessels, such as coronary heart disease, heart failure or heart failure, hypertension and stroke. The purpose of this study was to measure the performance of accuracy, precision, recall and f-measure of the K-NN and Crossvalidation methods on a dataset of cardiovascular patients. The dataset used was 1000 records consisting of 11 attributes (age, gender, height, etc.) cardiovascular and non cardiovascular patient data, the dataset was obtained from the UCI Machine Learning Repository managed by the Hungarian Institute of Cardiology Budapest: Andras Janosi, MD, University Hospital, Zurich, Switzerland. The steps taken are: dividing the simulation ratio of the dataset to 20:80, 50:50 and 80:20, applying crossvalidation (k-fold = 10) and classification using the K-NN method (k = 2 to K = 900). The research results from the simulation of the dataset ratio 50:50 obtained an accuracy value of 82%, 82% precision, 82% recall and 80% f-measure at a value of K = 13, then the research results from the simulation of the dataset ratio 20:80 obtained an accuracy value of 87%, 87% precision, 97% recall and 92% f-measure at the value of K = 3, and the results of research from the simulation of the dataset ratio 80:20 obtained an accuracy value of 91%, 92% precision, 60% recall and 72% f-measure at the value K = 5
Sistem Notifikasi Antrian berbasis Android pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Enrekang
Proses antrian merupakan suatu proses yang berhubungan dengan kedatangan seorang pengantri dalam suatu pasilitas pelayanan, kemudian menunggu dalam satu baris (antrian).Tetapi dalam kenyataannya ada beberapa masyarakat yang tidak jadi masuk ke dalam sistem (antrian) atau meninggalkan sistem karena antrian yang panjang. Beberapa mungkin ada yang menolak antrian sehingga masyarakat batal masuk ke dalam antrian karena panjangnya antrian atau waktu mengantri yang diperkirakan tidak sesuai dengan keinginannya. Hal ini pun berdampak pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Enrekang. Penelitian ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam proses antrian yang ikut mengantri untuk memberikan informasi seputar jadwal antrian. Dalam penelitian ini akan dibuat aplikasi berbasis android menggunakan metode push notification dan metode FIFO(First In First Out) untuk menhitung waktu tunggu antrian. Hasil dari implementasi penelitian ini adalah sistem antrian yang mempermudah kebutuhan pelayanan antrian pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Enrekang dengan aplikasi berbasis android
Simulasi Jaringan Lokal Menggunakan Sistem Kerja The Dude
Sistem monitoring telah banyak digunakan di bidang teknologi informasi untuk mempermudah proses perolehan informasi dengan cepat, tepat dan mudah. Pada saat ini sistem monitoring masih memanfaatkan sistem manual dan menggunakan informasi seadanya dari server, sehingga pengawasan kecepatan trafik dan pantauan penggunaan bandwith pada Client yang berjalan tidak bisa dikontrol ataupun direkam pada server karena tidak ada monitoring. Kecepatan akses yang lambat dan cenderung tidak stabil, maka dilakukan upaya penyempurnaan untuk mengatur pemeliharaan. Bahkan jika terjadi masalah jaringan, informasi yang diperoleh kurang optimal sehingga tidak bisa diperbaiki dengan cepat. Berdasarkan keadaan tersebut maka dibutuhkan simulasi jaringan menggunakan sistem kerja The Dude yang berfungsi untuk mendeteksi terjadinya masalah jaringan. The Dude merupakan sistem monitoring dari mikrotik yang dapat mengatur jaringan komputer, dan membantu dalam mengolah dan mengetahui kondisi jaringan serta mengirimkan notifikasi status Up dan Down melalui aplikasi Telegram untuk mengetahui kondisi peralatan real time. Berdasarkan hasil yang diperoleh simulasi jaringan lokal menggunakan sistem kerja The Dude, sistem ini dapat mendeteksi permasalahan jaringan, mengetahui kondisi jaringan serta dapat mengirimkan notifikasi status Up dan Down melalui Telegram untuk mengetahui kondisi perangkat tanpa secara real time. Hasil pengujian perhitungan delay pada Telegram antara 1 hingga 60 detik, sedangkan untuk informasi status sistem “Down” berkisar pada 1 hingga 2 menit. Pada penelitian ini masih menggunakan topologi yang sangat sederhana, sehingga perlu dikembangkan topologi lain dan kompleks untuk penelitian selanjutnya