ILKOM Jurnal Ilmiah (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Muslim Indonesia)
Not a member yet
653 research outputs found
Sort by
Compute functional analysis leveraging the IAAS private cloud computing service model in packstack development
Analyzing compute functions by utilizing the IAAS model for private cloud computing services in packstack development is one of the large-scale data storage solutions. Problems that often occur when implementing various applications are the increased need for server resources, the monitoring process, performance efficiency, time constraints in building servers and upgrading hardware. These problems have an impact on long server downtime. The development of private cloud computing technology could become a solution to the problem. This research employed Openstack and Packstack by applying one server controller node and two servers compute nodes. Server administration with IAAS and self-service approaches made scalability testing simpler and time-efficient. The resizing of the virtual server (instance) that has been carried out in a running condition shows that the measurement of the overhead value in private cloud computing is more optimal with a downtime of 16 seconds
The weighted product method and portfolio assessment in ranking student achievement
The learning process has a correlation with learning achievement which can be shown through the marks given by a teacher to students from several fields of study. The ranking of student learning achievements performed by the school refers to the grades of the subject is important for the SNMPTN (National Selection for State Higher Education). To determine student achievements, the method used in the current study is the weighted product. If the results of student ranking using the WP method have the same value, then a portfolio assessment is used. Of the 127 student achievement ratings, there were seven people who had the same Vector value. Then, the seven people who have the same vector value were graded using portfolio assessment. The results showed that the implementation of the WP method and portfolio assessment could determine the ranking of student achievement
Rancangan Bangun Alat Pendeteksi Gula Darah Berbasis Microcontroller
Darah adalah cairan yang terdapat pada semua mahkluk hidup yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. Volume darah manusia sekitar 7% dan 10% berat normal dan berjumlah sekitar 5 liter. Keadaan jumlah darah pada tiap-tiap orang tidak sama, bergantung pada usia, aktifitas serta keadaan jantung dan pembuluh darah. Alat yang umum digunakan untuk mengukur kadar gula darah adalah glucometer berbasis sensor kimia dengan enzim glucose oxidase sebagai bahan aktifnya. Alat tersebut memerlukan sampel darah. Cara mengambil sampel dengan cara mengeluarkan darah setelah jari ditusuk dengan jarum, metode ini disebut sebagai metode invasive. Namun pengukuran gula darah secara invasive tidak bisa diterapkan pada semua pasien, pasien yang mengalami gangguan mental atau takut terhadap benda tajam bukan merupakan sebuah pilihan yang tepat untuk dilakukan.Darah adalah cairan yang terdapat pada semua mahkluk hidup yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. Volume darah manusia sekitar 7% dan 10% berat normal dan berjumlah sekitar 5 liter. Keadaan jumlah darah pada tiap-tiap orang tidak sama, bergantung pada usia, aktifitas serta keadaan jantung dan pembuluh darah. Alat yang umum digunakan untuk mengukur kadar gula darah adalah glucometer berbasis sensor kimia dengan enzim glucose oxidase sebagai bahan aktifnya. Alat tersebut memerlukan sampel darah. Cara mengambil sampel dengan cara mengeluarkan darah setelah jari ditusuk dengan jarum, metode ini disebut sebagai metode invasive. Namun pengukuran gula darah secara invasive tidak bisa diterapkan pada semua pasien, pasien yang mengalami gangguan mental atau takut terhadap benda tajam bukan merupakan sebuah pilihan yang tepat untuk dilakukan. Metode yang akan digunakan pada penelitian ini adalah metode peototype yaitu dengan merancang sebuah alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi kadar gula darah. Hasil dari penelitian ini adalah alat pendeteksi gula darah berbasis mikrokontroller yang dengan alat ini pengukuran kadar gula darah dapat dilakukan dengan cepat dan mudah
Perancangan Aplikasi Penyedia Jasa Asisten Rumah Tangga Berbasis Web
Manfaat internet yang sangat besar tersebut tentunya memudahkan semua orang untuk mengakses berbagai informasi dengan cepat dan mudah. Hal tersebut berkaitan bagi orang yang memiliki rutinitas harian yang cukup padat yang membuat ibu rumah tangga tidak bisa mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga sendiri sehingga pekerjaan rumah tidak dapat dilakukan dan tidak memilikiwaktu dalam mencari informasi tentang jasa pembantu rumah tangga. Tujuan dalam pembuatan aplikasi ini yaitu untuk mencari asisten rumah tangga yang sesuai dengan kriteria seorang majikan mulai dari pengalaman bekerja, tamatan sekolah, dan beberapa keterampilan dari pembantu tersebut. Selain itu sistem ini memudahkan bagi calon majikan karena dalam memilih asisten rumah tangga tidak mesti ke Yayasan penyalur asisten rumah tangga. Metode Analisis dan Pengembangan yang digunakan adalah analisis beriorentasi objek, serta dirancang dengan UML (Unified Modelling Language) dan dibuat menggunakan PHP serta database MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah terbentuknya aplikasi yang diimplementasikan pada beberapa orang yang membutuhkan tenaga seorang pembantu rumah tangga yang sesuai dengan keinginan majikan hingga akhirnya sistem ini dapat mempertemukan asisten rumah tangga yang dipilih menuju ke alamat majikan tersebut.Manfaat internet yang sangat besar tersebut tentunya memudahkan semua orang untuk mengakses berbagai informasi dengan cepat dan mudah. Hal tersebut berkaitan bagi orang yang memiliki rutinitas harian yang cukup padat yang membuat ibu rumah tangga tidak bisa mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga sendiri sehingga pekerjaan rumah tidak dapat dilakukan dan tidak memilikiwaktu dalam mencari informasi tentang jasa pembantu rumah tangga Tujuan dalam pembuatan aplikasi ini mencari asisten rumah tangga yang sesuai dengan kriteria seorang majikan mulai dari pengalaman bekerja, tamatan sekolah, dan beberapa keterampilan dari pembantu tersebut. Selain itu sistem ini memudahkan bagi calon majikan karena dalam memilih asisten rumah tangga tidak mesti ke yayasan penyalur asisten rumah tangga Metode Analisis dan Pengembangan yang digunakan adalah analisis beriorientasi objek, serta di rancang dengan UML(Unified Modelling Language) dan di buat menggunakan PHP serta database MySQL Hasil dari penelitian ini adalah terbentuknya aplikasi yang diimplementasikan pada beberapa orang yang membutuhkan tenaga seorang pembantu rumah tangga yang sesuai dengan keinginan majikan hingga akhirnya sistem ini dapat mempertemukan asisten rumah tangga yang dipilih menuju ke alamat majikan tersebu
Implementasi Manajemen Antrian di Puskesmas Sanrobone Kabupaten Takalar
Sistem antrian tradisional pada pusat-pusat pelayanan publik seperti puskesmas masih didapati kendala-kendala teknis yang menghambat proses pelayanan. Tentunya hal ini dirasa kurang efisien baik dari segi pengguna layanan dan pemberi layanan. Dari permasalahan tersebut, maka diperlukan suatu teknologi untuk memudahkan pasien dan pihak puskesmas dalam melakukan manajemen antrian. Program pengabdian ini bertujuan untuk membangun sistem antrian berbasis aplikasi sehingga memudahkan pihak puskesmas dan pihak pasien (masyarakat umum) mengetahui status antrian dan sekaligus sebagai aplikasi menajemen antrian bagi pihak puskesmas. Luaran dari pengabdian ini adalah prototype Aplikasi Manajemen Antrian pada puskesmas Sanrobone, kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Teknologi yang digunakan pada pengabdian ini adalah aplikasi berbasis web (framework) dan ESP32 sebagai sistem kontrolnya
Pelatihan Keterampilan Desain Untuk Peningkatan Daya Saing Bagi Siswa SLB Negeri Pembina Palembang
Pemerataan untuk memperoleh pendidikan harus diperoleh setiap anak di Indonesia, demikian halnya bagi anak yang berkebutuhan khusus. Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan lembaga pendidikan yang memberikan pendidikan kepada anak-anak yang berkebutuhan khusus, sehingga SLB diharapkan mampu membantu melihat potensi dari anak-anak berkebutuhan khusus sehingga dapat dijadikan sebagai bekal bagi tumbuh kembang anak dimasa depannya. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam bidang desain, yaitu pembuatan animasi dengan menggunakan Adobe Photoshop. Bentuk dan metode pelatihan yang diterapkan adalah pelatihan dan pendampingan. Metode ini dipilih dikarenakan peserta pelatihan merupakan anak penyandang tuna rungu, sehingga membutuhkan bantuan pendampingan serta arahan langsung oleh guru untuk berkomunikasi dengan siswa. Peserta pelatihan merupakan siswa SLB Pembina yang berjumlah 5 orang. Hasilnya setelah dilakukan post test diperoleh kenaikan 97% yang artinya peserta pelatihan telah memahami dengan sangat baik materi yang telah disampaikan. Setelah mengikut pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu mengembangkan materi yang telah diberikan sehingga dapat menghasilkan karya yang lebih baik dimasa yang akan datang
Perancangan Profil Kantor Desa Lonjoboko Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Berbasis Web
Desa lonjoboko merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Desa Lonjoboko terdiri dari 4 (dusun) dengan total jumlah penduduk 2.286 jiwa. Pemerintahan Desa merupakan unit terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjadi tonggak strategis untuk keberhasilan semua program Pemerintahan, Pembangunan dan Pembinaan Sosial Kemasyarakatan. Peningkatan pelayanan kepada masyarakat Desa Lonjoboko sangat perlu mengingat hampir seluruh kegiatan penduduk desa selalu terkait dengan pelayanan Pemerintahan Desa. Tujuan kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah merancang dan menerapkan sistem informasi kantor Desa Lonjoboko berbasis web yang diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam penyebaran informasi yang berkaitan dengan profil desa, pelayanan administrasi kepada masyarakat, potensi-potensi desa, lembaga desa, data statistik kependudukan dan informasi penting lainnya. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan pengabdian ini adalah dengan adanya profil Kantor Desa Lonjoboko yang berbasis web, maka masyarakat dapat dengan mudah dan cepat mengakses informasi yang dibutuhkan. Sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat
Geographic information system in determining flood and safe zone for flood mitigation
Computer-based technology has pervaded practically every aspect of human life in the modern era. Through diverse information systems, various fields have employed computer-based technology to build theories and their applications. Geographic Information System (GIS) technology is one type of computer-based system that is widely employed. Various disciplines can use Geographic Information System (GIS) technology to research and map flood zones. The research approach employed is the employment of ARC GIS 10.5 system technology to determine the flood zone's features. Pampang, Tamamaung, Sinri Jala, and Karuwisi Utara are four villages that are flood-prone locations that are included in the warning zone, according to the results of data processing using GIS software and data analysis illustrated from mapping the flood area in Panakkukang District. There are 1,985 hectares in the Rappocini sub-district, which is included in a vulnerable region, namely Bantabantaeng Village, and 145,709 hectares in Karunrung Village, Gunung Sari, Bontomakkio, Tidung, Kassi-Kassi, Mappala. Parts of the Manggala, Bangkala, and Borong regions, as well as sub-districts of Manggala, are included in the vulnerable areas. Tamalanrea Indah, Tamalanrea Jaya, and Tamalanrea sub-districts are the Tamalanrea sub-districts that have been designated as vulnerable zones
Internet of things based humidity control and monitoring system
This study proposes smart monitoring by utilizing IoT in agriculture which aims to assist farmers in monitoring crops in order to reduce the risk of failure. Quantitative method was employed to collect data from the Soil Moisture Sensor and DHT22 which are to read and write data that can be monitored on a cloud server or csv file to evaluate the risk. This monitoring system is created using the Python programming language by utilizing the Raspberry Pi as a microprocessor. The result of this study is data acquisition that is connected to the internet. Data can be accessed at Thingspeak to show indications and crop yields. Analogue form and indicators of water in soil moisture are indicated by colored marks. Proper monitoring shows more accurate crop data that enable the farmers to prevent crops from drying out. This system is expected to reduce the risk of crop failure as well as increase the agriculture productivity
Development of augmented reality application for introducing tangible cultural heritages at the lampung museum using the multimedia development life cycle
Museum Lampung is one of the largest museums in Lampung Province which has a collection of tangible cultural heritage. If the museum visitors are seeking information about the collections, they will be assisted by museum guides orally. However, the limited number of guides are not enough to serve visitors during the school holidays. Therefore, to help visitors to find information about its cultural heritage collection, Augmented Reality (AR) technology was developed. AR is a technology that can display 3D objects in a real environment. The AR application that will be built is developed with the MDLC approach, where this method is suitable for developing multimedia applications. This research produces an application that can display 3D objects when the user's camera is directed to the collections of Museum Lampung and provides information related to these objects. Based on the test results on aspects of perceived usefulness, convenience, intention, and user friendliness, generally respondents answered "Agree" with a percentage of 83%. This indicates that the application is acceptable to the user