ILKOM Jurnal Ilmiah (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Muslim Indonesia)
Not a member yet
653 research outputs found
Sort by
Diabetes Mellitus Early Detection Simulation using The K-Nearest Neighbors Algorithm with Cloud-Based Runtime (COLAB)
Diabetes Mellitus is a genetically and clinically heterogeneous metabolic disorder with manifestations of loss of carbohydrate tolerance characterized by high blood glucose levels as a result of insulin insufficiency. Public knowledge of diabetes mellitus 39.30% is influenced by public health education and information about diabetes mellitus that the public has ever received. Early detection of diabetes mellitus can prevent the development of chronic complications and allow timely and rapid treatment. The aim of this study is to simulate the early detection of diabetes mellitus with the K-Nearest Neighbors (K-NN) algorithm using Cloud-Base Runtime (COLAB). The highest accuracy is 76% in K=3, the highest precision is 68% in K=3 and the highest recall is 60% in K=3. The researchers used K-NN as a method to classify data from the Pima Indians Diabetes Database and obtained a fairly good accuracy value of 76% with a value of k = 3
Analisa Identifikasi Penyakit pada Tanaman Kakao Menggunakan Metode Dempster Shafer
Tanaman kakao merupakan tanaman perkebunan yang mana seluruh bagian dari tanaman ini dapat diolah untuk menghasilkan produk yang berguna dibeberapa bidang kehidupan. Pembudidayaan tanaman kakao sedikit menyulitkan petani akibat timbulnya serangan organisme penggangu tanaman yang sulit dibedakan secara kasatmata. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan petani dalam mengidentifikasi serangan organisme pengganggu tanaman penyebab timbulnya penyakit pada tanaman kakao dengan cara penerapan sistem pakar. Metode yang digunakan dalam membangun sistem pakar adalah metode dempster shafer. Terdapat sebanyak 7 jenis penyakit dan 26 gejala yang digunakan untuk mengimplementasikan dempster shafer. Hasil dari penelitian ini berdasarkan pengujian akurasi bahwa tingkat akurasi yang dimiliki oleh metode dempster shafer dalam mengidentifikasi penyakit pada tanaman kakao sebesar 56%
Analisis Performansi Jaringan dengan Metode Per Connection Queue (PCQ) dan Hierarchical Token Bucket (HTB) di SMK Latanro Enrekang
Smk Latanro Enrekang merupakan salah satu sekolah kejuruan yang berada di kota Enrekang. Saat ini ada beberapa guru dan siswa yang memanfaatkan jaringan internet dari sekolah. Namun manajemen bandwidth di sekolah ini belum dapat digunakan secara optimal dalam mencukupi kebutuhan pengguna, dimana ketika banyaknya pengguna akses internet pada saat jam belajar dan kepentingan administrasi akan menyebabkan penggunaan banwdwith menjadi lambat. Salah satu cara untuk mengurangi penurunan performansi adalah dengan mengatur pembagian bandwidth antar pengguna dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur performansi jaringan di SMK Latanro Enrekang dengan metode Per Connection Queue (PCQ) dan Hierarchical Token Bucket (HTB) serta menganalisa parameter pengukuran performansi jaringan dengan menggunakan Quality of Service (QoS). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata throughput dengan metode PCQ 1,2 Mbps dengan kategori TIPHON “Bagus” serta nilai rata-rata throughput dengan metode HTB 1,0 Mbps dengan kategori TIPHON “Bagus”, nilai rata-rata packet loss dengan metode PCQ 0,3% dengan kategori TIPHON “Sangat Bagus” serta nilai rata-rata packet loss dengan metode HTB 0,3% dengan kategori TIPHON “Sangat Bagus” dan nilai rata-rata delay dengan metode PCQ 6.42 ms dengan kategori TIPHON “Sangat Bagus” serta nilai rata-rata delay dengan metode HTB 5.92 ms dengan kategoriTIPHON “Sangat Bagus”
Analisis Bukti Digital Untuk Penanganan Kekerasan Berbasis Gender Online Pada Media Sosial Whatsapp Menggunakan Metode National Institute Of Justice (NIJ)
Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) adalah bentuk tindakan kriminal yang membuat seseorang merasa tidak aman atau menyerang gender seksualitas seseorang dengan difasilitasi oleh internet serta teknologi. Salah satu bentuk KBGO yaitu pelecehan seksual (sexual harassment).Berdasarkan Catatan Tahunan Komnas Perempuan yang dirilis pada 5 Maret 2021, terdapat 940 kasus KBGO dari sebelumnya 281 kasus sepanjang 2020. Dari banyaknya kasus tersebut mayoritas bentuk pelecehan yang dilakukan berupa ancaman untuk menyebarkan media tak senonoh (37,5%), pornografi balas dendam (15%), dan penuntutan gambar atau video tak senonoh (10,4%). Salah satu teknologiyang dijadikan media untuk komunikasiadalah Aplikasi Whatsapp. WhatsappMessenger adalah layanan komunikasi pertukaran pesan di smartphone berbasis Android. Kelengkapan fitur yang dimiliki Whatsapp memaksimalkan pengalaman pemanfaatan teknologi bagi pengguna secara umum yang dapat dimanfaatkan para pelaku kejahatan. Salah satunya yaitu Tindakan pelecehan seksual. Fitur penghapusan pesan hingga penghapusan riwayat panggilan dapat menjadi salah satu fitur yang dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menyembunyikan atau menghilangkan bukti digital. Oleh karena itu dibutuhkan protokol tertentu yang dapat membantu pihak berwajib untuk memeriksaatau menganalisa bukti digital yang telah berusaha dihilangkan oleh pelaku kejahatan pelecehan seksual. Metode yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan pada barang bukti digital dalam konteks hukum adalahForensik digital. Penelitian ini melakukan skenario akuisisi bukti digital pada aplikasi Whatsapp berbasis Android dengan menerapkanmetode NIJ dalam tahapan proses investigasi barang bukti digital untuk mendapatkan barang bukti digital tersebut hingga menyimpulkan hasil bukti digital yang didapatkan. Dari hasil penelitian didapatkan berupa bukti fisik berupa 1 unit smartphone berbasis Android dilakukan proses penghilangan jangkauan sinyal dengan mengaktifkan airplane mode. Sementara itu, Proses Akuisisi Smartphone 1 dilakukan menggunakanMagnet Axiom dan MOBILedit Forensic Express dengan mengkoneksikannya ke Laptop Merk Asus ROG Strix G17, OS Windows 10 64 bit. Pada Smartphone 1 juga dilakukan pemeriksaan berdasarkan prosedur metode NIJ ditemukan informasi terkait aplikasi yang digunakan yaituWhatsApp Messenger dan menemukan chat, dan gambar yang dikirimkan kepada korban.Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) adalah bentuk tindakan kriminal yang membuat seseorang merasa tidak aman atau menyerang gender seksualitas seseorang dengan difasilitasi oleh internet serta teknologi. Salah satu bentuk KBGO yaitu pelecehan seksual (sexual harassment). Berdasarkan Catatan Tahunan Komnas Perempuan yang dirilis pada 5 Maret 2021, terdapat 940 kasus KBGO dari sebelumnya 281 kasus sepanjang 2020. Dari banyaknya kasus tersebut mayoritas bentuk pelecehan yang dilakukan berupa ancaman untuk menyebarkan media tak senonoh (37,5%), pornografi balas dendam (15%), dan penuntutan gambar atau video tak senonoh (10,4%). Salah satu teknologi yang dijadikan media untuk komunikasi adalah Aplikasi Whatsapp. Whatsapp Messenger adalah layanan komunikasi pertukaran pesan di smartphone berbasis Android. Kelengkapan fitur yang dimiliki Whatsapp memaksimalkan pengalaman pemanfaatan teknologi bagi pengguna secara umum yang dapat dimanfaatkan para pelaku kejahatan. Salah satunya yaitu Tindakan pelecehan seksual. Fitur penghapusan pesan hingga penghapusan riwayat panggilan dapat menjadi salah satu fitur yang dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menyembunyikan atau menghilangkan bukti digital. Oleh karena itu dibutuhkan protokol tertentu yang dapat membantu pihak berwajib untuk memeriksa atau menganalisa bukti digital yang telah berusaha dihilangkan oleh pelaku kejahatan pelecehan seksual. Metode yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan pada barang bukti digital dalam konteks hukum adalah Forensik digital. Penelitian ini melakukan skenario akuisisi bukti digital pada aplikasi Whatsapp berbasis Android dengan menerapkan metode NIJ dalam tahapan proses investigasi barang bukti digital untuk mendapatkan barang bukti digital tersebut hingga menyimpulkan hasil bukti digital yang didapatkan. Dari hasil penelitian didapatkan berupa bukti fisik berupa 1 unit smartphone berbasis Android dilakukan proses penghilangan jangkauan sinyal dengan mengaktifkan airplane mode. Sementara itu, Proses Akuisisi Smartphone 1 dilakukan menggunakan Magnet Axiom dan MOBILedit Forensic Express dengan mengkoneksikannya ke Laptop Merk Asus ROG Strix G17, OS Windows 10 64 bit. Pada Smartphone 1 juga dilakukan pemeriksaan berdasarkan prosedur metode NIJ ditemukan informasi terkait aplikasi yang digunakan yaitu WhatsApp Messenger dan menemukan chat, dan gambar yang dikirimkan kepada korban
Z-Score and Floyd Warshall Algorithms for Determining Alternative Routes of Mugging-Prone Areas in Medan City, Indonesia
This study analyzes and implements the Floyd Warshall algorithm using Z-Score to track alternative routes to areas in Medan City, Indonesia that are prone to mugging. The data was obtained from Porlestabes (Police station) Medan-Indonesia. This study employed the Z-Score rank method to rank specific values and determine the levels of crime-prone areas. The highest and lowest levels of crime-proneness were identified using the Z-Score method, and the Floyd Warshall Algorithm is used to identify alternative routes to avoid such areas. The language used in this study adheres to objective and formal writing principles, with value-neutral and clear terminology employed throughout. The results of this analysis showed that out of 99 roads across 18 districts, 4.04% of them were classified as very high prone, 9.09% as high prone, 11.11% as prone, and 75.76% as low prone. The search results from conducting alternative route analysis with the Floyd Warshall algorithm on Perintis Kemerdekaan street indicate the identification of the safest routes
MobileNet V2 Implementation in Skin Cancer Detection
Skin cancer is one of the most worrying diseases for humans. In Indonesia alone, skin cancer occupies the third position after cervical cancer and breast cancer. Currently, doctors still use the biopsy method to diagnose skin cancer. It is less effective because this method requires the performance of an experienced doctor, takes a long time, and is a painful process. Because of that, we need a way in which skin cancer can be classified using dermoscopic images to help doctors diagnose skin cancer earlier. Researchers proposed to classify skin cancer into seven classes, namely actinic keratoses, basal cell carcinoma, benign keratosis-like lesions, dermatofibroma, melanoma, melanocytic nevus, and vascular lesions. The method used in this study is a convolutional neural network (CNN) with the MobileNet V2 architecture. The dataset used is the HAM10000 dataset, with a total of 10015 images. In this study, a comparison was made between data augmentation, learning rate, epochs, and different amounts of data. Based on the test results, the highest accuracy results were obtained, namely 79%. The best model is implemented into a mobile application
Peningkatan Daya Jual Produk Olahan Lemon UMKM Rumah Lemon Pekanbaru Menggunakan Woocommerce
Proses pemasaran produk yang dilakukan oleh pelaku Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) saat ini harus mengikuti perkembangan zaman. Perkembangan teknologi pemasaran kearah digitalisasi menuntut pelaku UMKM untuk mengikutinya, sehingga perkembangan bisnis senantiasa berkembang. Hal tersebut juga menjadi perhatian oleh owner UMKM Rumah Lemon Pekanbaru (RLP). RLP merupakan usaha rumahan yang dikelola secara profesional dengan memanfaatkan lemon lokal sebagai bahan baku utama, berdiri sejak tahun 2017. Lemon lokal ini kemudian diolah sedemikian rupa, menjadi beberapa produk kesehatan, kecantikan, minuman dan perlengkapan dapur. Beberapa produk RLP sudah memiliki pasar tersendiri, dan dalam proses pemasarannya owner menggunakan sosial media dan marketplace. Pada tahun 2021 owner juga menggunakan website untuk pemasaran, namun owner mengeluhkan website yang ada saat ini memiliki beberapa kelemahan, sehingga pemesanan yang dilakukan dari website tidak memenuhi target. Owner menginginkan pengembangan website e-commerce, menggunakan fasilitas e-commerce wordpress, yakni woocommerce. Pengembangan website ini nantinya dapat mendukung pemasaran produk menjadi lebih massif dan tata kelola yang lebih baik. Owner juga mendapatkan infografis pelanggan yang potensial, klasifikasi pelanggan sudah dikelola otomatis, koneksi ke media pemasaran lainnya yang dimiliki lebih cepat dan praktis. Disamping itu pengelolaan pembayaran juga dapat dilakukan dengan mudah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini selanjutnya dapat membantu UMKM RLP untuk meningkatkan daya jual produk-produk olehan lemon loka
Comparative Analysis of Long Short-Term Memory Architecture for Text Classification
Text classification which is a part of NLP is a grouping of objects in the form of text based on certain characteristics that show similarities between one document and another. One of methods used in text classification is LSTM. The performance of the LSTM method itself is influenced by several things such as datasets, architecture, and tools used to classify text. On this occasion, researchers analyse the effect of the number of layers in the LSTM architecture on the performance generated by the LSTM method. This research uses IMDB movie reviews data with a total of 50,000 data. The data consists of positive, negative data and there is data that does not yet have a label. IMDB Movie Reviews data go through several stages as follows: Data collection, data pre-processing, conversion to numerical format, text embedding using the pre-trained word embedding model: Fastext, train and test classification model using LSTM, finally validate and test the model so that the results are obtained from the stages of this research. The results of this study show that the one-layer LSTM architecture has the best accuracy compared to two-layer and three-layer LSTM with training accuracy and testing accuracy of one-layer LSTM which are 0.856 and 0.867. While the training accuracy and testing accuracy on two-layer LSTM are 0.846 and 0.854, the training accuracy and testing accuracy on three layers are 0.848 and 864
Penerapan Metode String Matching dengan Algoritma Rabin Karp untuk Merekomendasikan Objek Wisata di Kabupaten Bulukumba Berbasis Web
Pariwisata merupakan salah satu kegiatan yang digemari oleh banyak kalangan saat ini, bahkan dapat dikatakan bahwa pariwisata merupakan salah satu kebutuhan yang penting bagi orang banyak, terutama menyangkut kegiatan sosial ekonomi yang dipandang sebagai salah satu industry pariwisata yang prospektif di masa yang akan datang. Pariwisata yang saat ini menarik diberbagai kalangan, mendorong pengembangan sektor pariwisata, salah satunya pengembangan dengan menggunakan teknologi digital. Pemanfaatan teknologi digital dan internet merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan pariwisata baik dalam kegiatan promosi atau kegiatan dalam menjalankan bisnis pariwisata. Salah satu bidang ilmu dalam Ilmu Komputer yang dapat dimanfaatkan pada segmentasi pariwisata adalah metode String Matching untuk proses pencarian objek wisata.Metode pencocokan String atau String Matching ini dapat digunakan dengan menggunakan beberapa Algoritma, salah satunya adalah Rabin-Karp. Pada penelitian ini, peneliti memanfaatkan metode String Macthing dalam pencarian objek wisata berdasarkan deskripsi kriteria tempat wisatanya yang berupa data objek wisata berupa nama, lokasi, sarana dan prasana, alamat google maps, gambar, dan kriteria objek wisata lainnya yang diinputkan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem yang menerapkan Algoritma Rabin-Karp untuk merekomendasikan objek wisata di Kabupaten Bulukumba yang dimana persentase kemiripan antara inputan pencarian objek wisata dengan hasil rekomendasi wisata yaitu sebesar 33.49%.Pariwisata merupakan salah satu kegiatan yang digemari oleh banyak kalangan saat ini, bahkan dapat dikatakan bahwa pariwisata merupakan salah satu kebutuhan yang penting bagi orang banyak, terutama menyangkut kegiatan sosial ekonomi yang dipandang sebagai salah satu industry pariwisata yang prospektif di masa yang akan datang. Pariwisata yang saat ini menarik diberbagai kalangan, mendorong pengembangan sektor pariwisata, salah satunya pengembangan dengan menggunakan teknologi digital. Pemanfaatan teknologi digital dan internet merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan pariwisata baik dalam kegiatan promosi atau kegiatan dalam menjalankan bisnis pariwisata. Salah satu bidang ilmu dalam Ilmu Komputer yang dapat dimanfaatkan pada segmentasi pariwisata adalah metode String Matching untuk proses pencarian objek wisata. Metode pencocokan String atau String Matching ini dapat digunakan dengan menggunakan beberapa Algoritma, salah satunya adalah Rabin-Karp. Pada penelitian ini, peneliti memanfaatkan metode String Macthing dalam pencarian objek wisata berdasarkan deskripsi kriteria tempat wisatanya yang berupa data objek wisata berupa nama, lokasi, sarana dan prasana, alamat google maps, gambar, dan kriteria objek wisata lainnya yang diinputkan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem yang menerapkan Algoritma Rabin-Karp untuk merekomendasikan objek wisata di Kabupaten Bulukumba yang dimana persentase kemiripan antara inputan pencarian objek wisata dengan hasil rekomendasi wisata yaitu sebesar 33.49%
Analisis Sentimen Masyarakat Terhadap Kebijakan Pemerintah Vaksinasi Booster 2 Menggunakan Metode Naïve Bayes Classifier
Upaya yang dilakukan pemerintah salah satunya yaitu mewajibkan seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi sebanyak tiga kali yaitu vaksinasi pertama, kedua, dan ketiga atau biasa disebut dengan vaksin booster. Namun dengan adanya kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan vaksinasi booster yang terjadi di masyarakat khususnya vaksinasi booster dua yang merupakan vaksinasi lanjutan banyak menuai pro dan kontra ditengah masyarakat. Beragam pendapat dari masyarakat ada yang mendukung program ini dan sebagian yang lainnya menolak dengan berbagai alasan. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengetahui tanggapan masyarakat terkait kebijakan ini adalah melalui analisis sentimen. Analisis sentimen merupakan pengamatan yang dikelola berdasarkan pendapat, sentimen, evaluasi, sikap, dan perasaan orang lain terutama berdasarkan apa yang mereka tulis. Pendapat lain memaparkan bahwa analisis sentimen bertujuan untuk mengetahui dan memprediksi apa yang difikirkan seseorang berdasarkan informasi seperti opini baik bersifat negatif maupun positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sentimen masyarakat terhadap kebijakan pemerintah vaksinasi booster 2 menggunakan metode Naive Bayes Classifier. Hasil penelitian menunjukkan hasil pengujian dengan menggunakan validation maka memperoleh nilai performance yaitu accuracy sebesar 86.84, precision sebesar 85.71% dan recall sebesar 90%.Upaya yang dilakukan pemerintah salah satunya yaitu mewajibkan seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi sebanyak tiga kali yaitu vaksinasi pertama, kedua, dan ketiga atau biasa disebut dengan vaksin booster. Namun dengan adanya kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan vaksinasi booster yang terjadi di masyarakat khususnya vaksinasi booster dua yang merupakan vaksinasi lanjutan banyak menuai pro dan kontra ditengah masyarakat. Beragam pendapat dari masyarakat ada yang mendukung program ini dan sebagian yang lainnya menolak dengan berbagai alasan. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengetahui tanggapan masyarakat terkait kebijakan ini adalah melalui analisis sentimen. Analisis sentimen merupakan pengamatan yang dikelola berdasarkan pendapat, sentimen, evaluasi, sikap, dan perasaan orang lain terutama berdasarkan apa yang mereka tulis. Pendapat lain memaparkan bahwa analisis sentimen bertujuan untuk mengetahui dan memprediksi apa yang difikirkan seseorang berdasarkan informasi seperti opini baik bersifat negatif maupun positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sentimen masyarakat terhadap kebijakan pemerintah vaksinasi booster 2 menggunakan metode Naive Bayes Classifier. Hasil penelitian menunjukkan hasil pengujian dengan menggunakan cross validation maka memperoleh nilai performance yaitu accuracy sebesar 86.84, precision sebesar 85.71% dan recall sebesar 90%