ILKOM Jurnal Ilmiah (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Muslim Indonesia)
Not a member yet
653 research outputs found
Sort by
Aplikasi Antrian Pelayanan Resep Obat Menggunakan Algoritma FIFO Berbasis Website di Apotek RSUD Kabupaten Buton
Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton merupakan rumah sakit umum daerah milik pemerintah dan merupakan salah satu rumah sakit tipe C serta memiliki beberapa poli sesuai standar rumah sakit tipe C yang berada di Kelurahan Laburunci, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Antrian pelayanan resep obat serta pengambilan obat pada apotek seringkali tidak teratur, resep obat yang diberikan oleh dokter pada poli masih menggunakan kertas kemudian kertas resep obat tersebut diberikan pada pasien dan dibawa ke apotek buat menerima obat. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah website antrian pada apotek rumah sakit untuk dilayani menggunakan sistem antrian pelayanan resep obat pada RSUD Kabupaten Buton dan menerapkan metode FIFO (First in, First Out) untuk melakukan antrian pelayanan resep obat yang masuk dari poli jantung, poli penyakit dalam, poli bedah, poli anak, poli saraf, poli gigi, poli kandungan, dan poli umum ke apoteker agar dapat diprioritaskan menggunakan algoritma FIFO (First in, First Out) dalam website apotek. Berdasarkan hasil pengujian black box testing dengan menggunakan dua metode yaitu Alpha testing dan Beta testing menghasilkan keseluruhan aplikasi memiliki persentase tertinggi yaitu sebesar 84% yang termasuk dalam kriteria penilaian sangat baik.Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton merupakan rumah sakit umum daerah milik pemerintah dan merupakan salah satu rumah sakit tipe C serta memiliki beberapa poli sesuai standar rumah sakit tipe C yang berada di Kelurahan Laburunci, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Antrian pelayanan resep obat serta pengambilan obat pada apotek seringkali tidak teratur, resep obat yang diberikan oleh dokter pada poli masih menggunakan kertas kemudian kertas resep obat tersebut diberikan pada pasien dan dibawa ke apotek buat menerima obat. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah website antrian pada apotek rumah sakit untuk dilayani menggunakan sistem antrian pelayanan resep obat pada RSUD Kabupaten Buton dan menerapkan metode FIFO (First in, First Out) untuk melakukan antrian pelayanan resep obat yang masuk dari poli jantung, poli penyakit dalam, poli bedah, poli anak, poli saraf, poli gigi, poli kandungan, dan poli umum ke apoteker agar dapat diprioritaskan menggunakan algoritma FIFO (First in, First Out) dalam website apotek. Berdasarkan hasil pengujian black box testing dengan menggunakan dua metode yaitu Alpha testing dan Beta testing menghasilkan keseluruhan aplikasi memiliki persentase tertinggi yaitu sebesar 84% yang termasuk dalam kriteria penilaian sangat baik
Aplikasi Antrian Online Menggunakan Metode Multi Channel Single Phase di Puskesmas Lasepang Kabupaten Bantaeng
Puskesmas merupakan fasilitas yang disediakan pemerintah upaya penanggulangan kesehatan yang dibangun dibeberapa daerah sehingga setiap puskesmas mempunyai kewajiban dalam setiap upaya pelayanan kesehatan. Namun beberapa puskesmas masih memiliki kekurangan dalam hal pelayanan dan ketidaktertiban administrasi antrian yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat sehingga merasa dirugikan dengan menyita banyak waktu. Salah satu puskesmas yang pelayanannya masih kurang memadai yaitu puskesmas di Kabupaten Bantaeng yaitu Puskesmas Lasepang, puskesmas ini memiliki 3 layanan (poli) yaitu poli umum, poli gigi, dan poli kesehatan ibu dan anak (KIA), oleh karena itu sistem antrian online merupakan solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kepada masyarakat secara optimal sehingga masyarakat merasa tidak dirugikan dan terlayani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem antrian online pada Puskesmas Lasepang Kabupaten Bantaeng berbasis web. Metode yang digunakan adalah Multi Channel Single Phase yang merupakan metode sistem antrian yang memiliki dua atau lebih fasilitas pelayanan dialiri oleh antrian tunggal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pasien dalam antrian terpadat terjadi pada tanggal 02 November 2022 dam 03 November 2022 pada pukul 07:00-08:00 yang terlihat pada periode tersebut rata-rata lama menunggu sebanyak 0.0165 menit. Sedangkan rata-rata pasien dalam antrian sedikit terjadi pada tanggal 02 November 2022 pada pukul 08:00:00-09:00:00 dengan rata-rata menunggu sebanyak 0.0025 menit.Puskesmas merupakan fasilitas yang disediakan pemerintah upaya penanggulangan kesehatan yang dibangun dibeberapa daerah sehingga setiap puskesmas mempunyai kewajiban dalam setiap upaya pelayanan kesehatan. Namun beberapa puskesmas masih memiliki kekurangan dalam hal pelayanan dan ketidaktertiban administrasi antrian yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat sehingga merasa dirugikan dengan menyita banyak waktu. Salah satu puskesmas yang pelayanannya masih kurang memadai yaitu puskesmas di Kabupaten Bantaeng yaitu Puskesmas Lasepang, puskesmas ini memiliki 3 layanan (poli) yaitu poli umum, poli gigi, dan poli kesehatan ibu dan anak (KIA), oleh karena itu sistem antrian online merupakan solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kepada masyarakat secara optimal sehingga masyarakat merasa tidak dirugikan dan terlayani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem antrian online pada Puskesmas Lasepang Kabupaten Bantaeng berbasis web. Metode yang digunakan adalah Multi Channel Single Phase yang merupakan metode sistem antrian yang memiliki dua atau lebih fasilitas pelayanan dialiri oleh antrian tunggal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pasien dalam antrian terpadat terjadi pada tanggal 02 November 2022 dam 03 November 2022 pada pukul 07:00-08:00 yang terlihat pada periode tersebut rata-rata lama menunggu sebanyak 0.0165 menit. Sedangkan rata-rata pasien dalam antrian sedikit terjadi pada tanggal 02 November 2022 pada pukul 08:00:00-09:00:00 dengan rata-rata menunggu sebanyak 0.0025 menit
The Determination of Dawn Time through Image Processing Camera
Determining the early time prayer is very fundamental for Muslims as it directly relates to the legal requirements of prayer. Prayers are not performed whenever we want, but rather there is a determination of the beginning and end of the prayer time as a guideline for Muslims to carry it out. The Indonesia government sets standards for Muslims to perform the dawn prayer service, by precisely determining the degree of the emergence of the dawn of Sadiq by -200. This study aims to compare the determination of the government's dawn time using different sensors, specifically drone cameras as image sensors. Drones were chosen due to their several advantages. The data generated by the drone is in the form of photos, which are subsequently processed using digital image processing software, called image-J. The data obtained are in the form of mean and standard deviation. All data collected in 1 day is recorded using Excel to form a graph of data which is then carried out by a polynomial approach to find out the cutoff point as the beginning of the dawn of Sadiq which indicates the start of dawn. The method used in this research is using the 4th order polynomial approach and the Sarrus method and the data obtained is the mean value and standard deviation. The conclusions obtained in the image analysis research are that the government's dawn time is 15 minutes too fast, the standard obtained in this study is -14.98° and unlike 2D SQM data, 3D drone data results in more accurate data analysis
The Application of Weighted Ranking Method Using Combination of ROC and CPI to Select Eligible Family for Keluarga Harapan Program Aids
The Keluarga Harapan Program (KHP), a financial assistance, is a program launched by the government to deal with poverty in various regions of Indonesia by conducting direct surveys and collecting data on disadvantaged families in each region. However, the issue is that many recipients do not meet the appropriate criteria or are not categorized as recipients. The Composite Performance Index and Rank Centeroid algorithms are a solution in the selection process for the recipients for the KHP by carrying out the analysis and comparison stages of whether they are categorized as KM (Disadvantage Families) through several stages. The results obtained based on analysis for recipient selection with a minimum performance index coverage value of 70% can be categorized as eligible to receiv assistance. In this study, 50 KM data samples were taken with the highest assessment value 128.41. In the top tenth ranking of the highest score from the 50 data held indicated that they were truly entitled to receive PKH KM financial assistance. Before using this method, only around 40% was eligible recipients.The Keluarga Harapan Program (KHP), a financial assistance, is a program launched by the government to deal with poverty in various regions of Indonesia by conducting direct surveys and collecting data on disadvantaged families in each region. However, the issue is that many recipients do not meet the appropriate criteria or are not categorized as recipients. The Composite Performance Index and Rank Centeroid algorithms are a solution in the selection process for the recipients for the KHP by carrying out the analysis and comparison stages of whether they are categorized as KM (Disadvantage Families) through several stages. The results obtained based on analysis for recipient selection with a minimum performance index coverage value of 70% can be categorized as eligible to receiv assistance. In this study, 50 KM data samples were taken with the highest assessment value 128.41. In the top tenth ranking of the highest score from the 50 data held indicated that they were truly entitled to receive PKH KM financial assistance. Before using this method, only around 40% was eligible recipients
Peningkatan Mutu Peserta Didik SMK Plus Munirul Arifin NW Praya dengan Pelatihan Microsoft Office
SMK Plus Munirul Arifin NW Praya sebagai satuan pendidikan formal, dengan kompetensi keahlian Akomodasi Perhotelan betujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang profesional di bidang perhotelan dituntut untuk mampu menjadi hotelier yang kompeten tidak hanya keterampilan atau skill dalam bidang akomodasi perhotelan saja tapi juga dalam bidang IT, masalah yang dihadapi saat ini adalah peserta didik kurang pengenalan terhadap pembelajaran IT karena tidak termasuk dalam kurikulum, kurangnya fasilitas untuk praktik . Peserta didik yang akan mengikuti pelatihan ini adalah peserta didik di SMK Plus Munirul Arifin NW Praya kelas X. pelaksanaan pelatihan bagi peserta didik ini akan lebih kami fokuskan untuk mempelajari dan mengenal lebih tentang Microsoft office, dan paling kita fokuskan lagi yaitu Microsoft word agar bisa menambah kemampuan dalam bidang ilmu komputer sebagai nilai lebih bagi peserta didik. Pada lembaga SMK Plus Munirul Arifin NW Praya ini ada masalah dan kendala yang mereka hadapi, yaitu tidak adanya fasilitas Laboratorium Komputer sendiri dan tutor atau tenaga pelatih yang akan melatih dan memberikan pengenalan tentang ilmu komputer kepada mereka. Kita bisa mengambil kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan pelatihan ini yaitu persentase untuk hasil yang menyatakan pelaksanaan pelatihan ini sangat baik yaitu sebanyak 80%, kemudian persentase untuk pelaksanaan pelatihan yang kita lakukan hasilnya baik yaitu sebanyak 20%. Maka dari itu bisa di buktikan dengan kegiatan pelatihan yang kita lakukan ini memang berpengaruh positif dan memberikan banyak manfaat bagi peserta didik, pelatihan ini juga bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang ilmu teknologi dan komputer
Development ETL (Extract, Transform and Load) Module in Indonesian Agricultural Commodities OLAP System
The SOLAP system for Indonesian Agricultural Commodities is a successful development based on previous studies. Agricultural commodity data are managed in a data warehouse with a galactic schema, which has 7 fact tables, namely cut flower horticulture, ornamental plant horticulture, horticulture, food crops, plantation, livestock population, and livestock production, as well as 3 dimensional tables, namely location, time, and commodity. The results of SOLAP operations on the system can be visualized in the form of crosstabs, graphs and maps. The system uses a web platform so that it can be accessed by the public. However, the SOLAP system cannot update data in real time. This study aims to develop a data warehouse for Indonesian Agricultural Commodities SOLAP in real time by creating a scraping system. This study has succeeded in developing a data warehouse in real time on the indonesian agricultural commodity SOLAP system by creating a real time scraping system that is applied to the SOLAP server and has succeeded in making the ETL process run in real time on the SOLAP server and optimizing polygon-based spatial data visualization using the Douglas-Peucker. This study has also carried out functional testing of OLAP features and functions on the Indonesian Agricultural Commodity SOLAP system using the black box testing method. The results of this study provide accurate and real-time data on the SOLAP of Indonesian Agricultural Commodities, with the results of SOLAP feature testing achieving 100 percent pass and the data conformity test results of OLAP function as expected. In addition, the results of this study make it possible to automatically update the data according to a predetermined schedule to provide real-time information
[Retraction] Penerapan Forward Chaining Pada Sistem Pakar Pengendalian Internal Bank Pemberian Kredit Pemilikan Rumah
Sistem permohonan kredit pemilikan rumah yang biasa dikelola oleh bank saat ini sangat dibutuhkan banyak masyarakat terutama bagi nasabah yang sudah bekerja dan ingin memiliki rumah. Salah satu upaya yaitu menciptakan Sistem Pakar yang bisa memberikan kemudahan pihak internal dalam pengendalian pemberian kredit rumah kepada nasabah agar tidak terjadi kredit macet dan nasabah tidak terlalu lama menunggu untuk persetujuan permohonan kredit rumah. Sistem Pakar adalah salah satu bagian dari Kecerdasan Buatan yang mampu pengadopsi pola pikir manusia dengan cara pemecahan masalah selayakanya seorang pakar. Metode yang diterapkan yaitu Forward Chaining untuk pengendalian internal KPR. Metode Forward Chaining digunakan dengan membuat rule melalui kumpulan fakta dan data sebagai persyaratan KPR kemudian disusun menjadi pohon keputusan yaitu kesimpulan berdasarkan aturan. Proses tersebut menghasilkan beberapa keputusan layak atau tidaknya nasabah mengajukan kredit rumah, apabila diterima nasabah akan disesuaikan berdasarkan level solusi sesuai syarat-syarat nasabah. Hasil tersebut diimplementasikan menjadi Sistem Pakar sehingga pihak Bank akan mudah mengendalikan pemberian kredit kepada nasabah serta dapat pengantisipasi kredit macet
Pembuatan Video Sebagai Media Promosi Usaha Bagi Komunitas Best Community Life Menggunakan Aplikasi VlogNow
Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan untuk Komunitas Best Community Life yang merupakan pelaku UMKM untuk makanan olahan di bawah binaan Dinas Perindustrian Sumatra Selatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat didukung langsung oleh Dinas Perindustrian Sumatra Selatan dengan mengirimkan perwakilannya pada program kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk dapat membuka kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara resmi. Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan tema pembuatan video menggunakan aplikasi VlogNow berbasis Android dan Iphone. Hasil pelatihan dapat diterapkan untuk pembuatan video sebagai media promosi produk. Dalam penerapannya, pelatihan berjalan dengan baik dikarenakan para peserta pelatihan sudah terbiasa menggunakan perangkat smartphone berbasis Android dan Iphone. Persentase kepuasaan peserta pelatihan terhadap kegiatan pengabdian yang telah dilakukan yaitu 100% peserta merasa cukup puas, 76% peserta merasa puas, dan 45% peserta merasa sangat puas. Kegiatan pengabdian terkendala oleh kesibukan anggota Best Community Life untuk dapat mengikuti pelatihan, sehingga pelatihan diikuti perwakilan anggota Best Community Life berjumlah 32 orang
MobileNet Classifier for Detecting Chest X-Ray Images of COVID-19 based on Convolutional Neural Network
Since the COVID-19 pandemic occurred all over the world, numerous studies were carried out to overcome this problem, including COVID-19 image analysis. An expert analysis based on the Chest X-ray images of COVID-19 determines the progression of the lung condition. Eye visualization and expertise of a radiologist have limitations in handling big cases. This study aims to implement the Convolutional Neural Network (CNN) and MobileNet models as deep learning models to classify chest X-ray images into multiclassification, three categories: COVID-19, normal, and virus. The processes were pre-processing and processing. The pre-processing stage was preparing data, and the processing stage was the implementation model and investigating the best model performance in both convolution and classification in depth-wise convolution and batch normalization. The metrics were accuracy, precision, f1-score, and recall. The CNN results of accuracy, precision, recall, and f1-score respectively were 0.94; 0.99; 0.95; and 0.96. The MobileNet results of the metrics were 0.97; 0.98; 0.99, and 0.99. The MobileNet outperforms the CNN results due to depth-wise convolution and batch normalization. Both models contribute to the faster epoch of the best hyperparameter to achieve loss and accuracy convergence. The models are worth recommending to deployment front-end
Sentiment Analysis for Online Learning using The Lexicon-Based Method and The Support Vector Machine Algorithm
The pros and cons regarding online learning has been a hot topic in society, both on social media and in the real world. Indonesian netizens still post opinions about online learning on social media such as Twitter. This study aims to analyze public comments to determine whether the trend of the comments is positive, negative, or neutral. The classification of netizen opinions is called sentiment analysis. This study applies 2 ways of carrying out sentiment analysis. The first stage employs the SVM algorithm with data labeling automatically obtained from the Emprit Academy drone portal while the second stage is still using the SVM algorithm but the data labeling with lexicon-based method. The results of this study are comparisons of labels obtained automatically from the Emprit Academy drone portal and labeling using lexicon based. The SVM algorithm obtains an accuracy of 90%, while the use of lexicon-based increases the accuracy value by 5% to 95%. It can be concluded that labeling data using a lexicon-based method can improve the accuracy of the SVM algorithm.The pros and cons regarding online learning has been a hot topic in society, both on social media and in the real world. Indonesian netizens still post opinions about online learning on social media such as Twitter. This study aims to analyze public comments to determine whether the trend of the comments is positive, negative, or neutral. The classification of netizen opinions is called sentiment analysis. This study applies 2 ways of carrying out sentiment analysis. The first stage employs the SVM algorithm with data labeling automatically obtained from the Emprit Academy drone portal while the second stage is still using the SVM algorithm but the data labeling with lexicon-based method. The results of this study are comparisons of labels obtained automatically from the Emprit Academy drone portal and labeling using lexicon based. The SVM algorithm obtains an accuracy of 90%, while the use of lexicon-based increases the accuracy value by 5% to 95%. It can be concluded that labeling data using a lexicon-based method can improve the accuracy of the SVM algorithm