Jurnal FKIP Universitas Mataram (Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
    4991 research outputs found

    Utilization of Plants in Agroforestry at Sungai Buluh LPHN, West Sumatra

    Full text link
    Agroforestry is an intensive land management system combining forestry, agricultural, fruit, and medicinal plants to achieve optimal results while ensuring land conservation and local community practices. This research aims to explore the utilization of agroforestry in the LPHN (Nagari Forest Management Institute) Sungai Buluh, Padang Pariaman Regency. The study was conducted from December to February 2024 using the transect method. The results revealed that the community utilizes 25 types of medicinal plants to treat various ailments such as fever, diarrhea, coughs, colds, wounds, digestive issues, and joint pain. The most commonly used plant part is the leaf, due to its practicality and easy accessibility. These medicinal plant uses reflect the community's traditional knowledge passed down through generations. Furthermore, non-timber forest products were categorized into two groups based on their usage: 4 types of food ingredients and 4 types of natural dyes or cooking ingredients. In conclusion, the study highlights the significant role of local agroforestry practices in maintaining health and biodiversity. The implications of this research suggest the need for sustainable agroforestry management to preserve both ecological and cultural values

    The Relantionship Between Gestational Age, Parity, and Compliance with Fe Tablet Consumption with Anaemia in Pregnant Women at Seteluk Health Center in 2024

    Full text link
    Anaemia in pregnant women is one of the health problems that can adversely affect the mother and fetus. Factors such as gestational age, parity, and Fe tablet consumption compliance are thought to have an association with the incidence of anaemia in pregnant women. The study aims to determine the relationship between gestational age, parity, and compliance with Fe tablet consumption with the incidence of anemia in pregnant women at the Seteluk Health Center. The research method uses observational analytics with a cross-sectional design. The sampling technique uses purposive sampling. The research sample is 76 samples according to the inclusion and exclusion criteria. Data collection is done through questionnaires and medical records. Data analysis is done using the chi-square statistical test. The results showed that 52.6% of respondents had risky gestational age (≥13-40 weeks) and 47.4% were not at risk (<13 weeks). Risky parity (>2 times) was found in 10.5% of respondents, while 89.5% had non-risky parity (≤2 times). Adherence to Fe tablet consumption was 56.6%, while 43.4% were non-compliant. The results of the chi-square statistical test showed a p value for the association of gestational age with anaemia incidence of 0.004, parity of 0.666, and adherence to Fe tablet consumption of 0.023. Conclusion: Gestational age and Fe consumption compliance were associated with anaemia incidence in Seteluk Health Centre. However, parity is not associated with anaemia among pregnant women in Seteluk Health Centre

    Identification of Cashew Pests in Jatisari Village, Jatisrono District, Wonogiri District

    Full text link
    Cashew (Anacardium occidentale) is one of the export commodities with high economic value. However, cashew production in Indonesia faces serious challenges due to pest attacks that can reduce yields. This study aims to identify the types of pests that attack cashew trees in Jatisari Village, Jatisrono District, Wonogiri Regency, and to analyze the relationship between pest occurrence and environmental factors such as temperature, humidity, and rainfall. The method used in this study was direct observation in four hamlets with data collection through visual documentation and recording symptoms of pest attacks on plants. The results showed that there were 11 main pest species that attacked cashew, including Bemisia tabaci, Hyphantria cunea, Sanurus indecora Jacobi, Toxoptera citricidus Kirk., Helopeltis sp., Setothosea asigna, Orgyia definita, Euthalia aconthea, and Melanitis leda. These pests cause various forms of damage to plants, such as defoliation, flower and fruit drop, and stunted growth. Environmental factors such as temperature and humidity have been shown to have a significant impact on the level of pest infestation. This study provides insight for farmers in more effective and sustainable pest control efforts

    Identification of Coffee Plant Pests in Plantations in The Brenggolo Area, Jatiroto Sub-District, Wonogiri District

    Full text link
    Pests that attack coffee plants can have an impact on decreasing productivity and quality of coffee harvests in the area. This study aims to identify coffee plant pests in the Brenggolo area plantation, Jatiroto sub-district, Wonogiri district. This study was conducted for 2 months, from January 2025 to February 2025, at the Brenggolo village coffee plantation, Jatiroto sub-district, Wonogiri district. Data obtained from observations of plant samples and coffee berries attacked by pests, as well as interviews with managers and owners to obtain information on the types of pests and environmental conditions of the plantation land. The results of the study found several pests that attack coffee plants, including Hypothenemeus hampei (Coffee Berry Borer Pest), Xylosandrus compactus (coffee branch borer pest), Ferrisia virgate (Whitefly), Coccus viridis (green aphid pest), Pratylechus coffeae Nematodes (Root Wound Nematodes), and Sanurus indecora jacobi (Planthopper). Pest life is greatly influenced by environmental factors such as altitude, temperature and humidity. The geographical conditions of the Brenggolo plantation, which is at an altitude of 920 meters above sea level, with temperatures ranging between 20°C - 28°C and humidity of 81%, are an environment that supports the development of various types of coffee pests. Identification of pest types and environmental characteristics in the Brenggolo Plantation is expected to be the basis for the formation of an effective pest control strategy. With location-specific pest management, it is expected to increase the productivity and quality of coffee in the area

    Pemanfaatan Limbah Organik untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Kelompok B di TK Mutiara Hati

    Full text link
    Penelitian Tindakan Kelas ini di latar belakangi oleh rendahnya kreativitas anak di TK Mutiara Hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas anak kelompok B melalui pemanfaatan limbah organik dengan metode mengecap daun. Subyek yang di gunakan yaitu kelompok B sebanyak 13 orang. Metode pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan observasi dan dokumentasi hasil karya.Teknik analisis data di lakukan secara deskriptif kuantitatif. Penelitian ini di lakukan melalui 3 siklus dengan beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan,efleksi, dan observasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa pada siklus I pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas anak kelompok B menggunakan daun sirih dengan perolehan ketuntasan persentase sebesar 21,14% dengan kategori sangat kurang (SK),selanjutnya pada siklus II memperoleh ketuntasan persentase sebesar 53,83% dengan kategori masih kurang (K) walaupun ada peningkatan dan pada siklus III perolehan ketuntasan persentase sebesar 82,64%, dengan kategori sangat baik (SB). Perolehan persentase pada siklus III membuktikan bahwa penelitian ini telah mencapai indikator keberhasilan yaitu kreativitas anak mengalami peningkatan kurang lebih 80%. Hal ini menyimpulkan bahwa kreativitas anak di TK Mutiara Hati meningkat dengan baik

    Menuju Generasi Emas: Upaya Pencukupan Gizi melalui Pengetahuan Ibu dan Pemberian MP-ASI dalam Mencegah Stunting pada Anak Usia Dini

    Full text link
    Balita merupakan individu yang sangat rentan mengalami masalah gizi pada proses tumbuh kembangnya, salah satunya stunting. Stunting dikenal sebagai kondisi gagal tumbuh pada anak usia balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting disebabkan oleh faktor multidimensi seperti praktik pengasuhan gizi yang kurang baik, termasuk kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi pada masa sebelum dan saat masa kehamilan serta saat ibu sesudah melahirkan. Pengetahuan ibu yang kurang dapat mempengaruhi kesehatan pada balita. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengetahuan ibu yang memiliki anak usia dini tentang pengetahuan kesehatan anak, stunting dan pemberian MP-ASI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Besaran populasi dalam penelitan ini adalah 179 orang ibu dan sampel yang digunakan adalah 54 orang ibu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data pada penelitian ini adalah uji normalitas dengan α = 0,05 yakni nilai p (0,176 ≥ 0,05), uji linearitas dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 ≤ dari 0,05, uji korelasi dan uji regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa anak usia dini yang mengalami stunting berjumlah 4 anak usia dini dengan presentase 7,4% dan anak usia dini yang tidak mengalami stunting sebanyak 50 dengan presentase 92,6%. 1 diantara 4 anak usia dini yang mengalami stunting memiliki ibu dengan kategori pengetahuan kurang dan 3 diantara 4 anak usia dini yang mengalami stunting memiliki ibu dengan kategori pengetahuan cukup baik. Berdasarkan hal tersebut, maka pengetahuan ibu sangat penting dan memiliki koefisien korelasi 0,632 dengan anak usia dini stunting

    Faktor-faktor yang Mempengaruhi Implementasi Asesmen Perkembangan Anak Usia Dini di Kecamatan Tenggarong

    No full text
    Implementasi asesmen perkembangan anak usia dini dalam kurikulum merdeka merupakan kunci keberhasilan sebuah pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi asesmen perkembangan anak usia dini di Kecamatan Tenggarong. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas di tiga taman kanak-kanak di Kecamatan Tenggarong. Metode pengumpulan data penelitian yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan dan pengetahuan guru, dukungan orangtua, ketersediaan sumber daya dan fasilitas, serta kebijakan pemerintah daerah memainkan peran penting dalam keberhasilan asesmen. Perlunya pelatihan berkelanjutan untuk guru, peningkatan keterlibatan orangtua, dan kebijakan pemerintah yang mendukung dapat membantu pihak sekolah dalam menjalankan asesmen secara optimal. Selain itu kolaborasi antara pendidik, orangtua, dan pemerintah, serta pendekatan yang sensitif terhadap konteks sosial dan budaya, adalah kunci untuk mencapai asesmen yang efektif dan menyeluruh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia khususnya di wilayah Kecamatan Tenggarong

    Model Smart Active Learning untuk Meningkatkan Karakter Enterpreneurship Anak Usia Dini

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki dan mengumpulkan informasi secara empiris tentang bagaimana model pembelajaran aktif mempengaruhi perkembangan entrepreneurship pada anak-anak usia dini. Studi ini dilakukan di TK Anak Saleh Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Ex-post Facto. Uji data normalitas Kolmogorov Smirnov dilakukan pada tingkat signifikansi α = 0,05. Uji regresi linier sederhana dilakukan dengan analisis koefisien regresi linier, koefisien determinasi, dan uji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil perhitungan normalitas, variabel pengembangan entrepreneurship berdistribusi normal. Hasil perhitungan regresi linier sederhana menunjukkan bahwa Y= 61.667 + 0,833X, yang menunjukkan bahwa variabel model pembelajaran aktif memberikan pengaruh positif terhadap pengembangan entrepreneurship anak usia dini. Selain itu, berdasarkan nilai koefisien determinasi b Untuk menguji hipotesis, digunakan uji t, yang menghasilkan nilai hitung t=2.321 dan nilai hitung t=1.714. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran aktif berpengaruh terhadap perkembangan keterampilan entrepreneurship pada anak-anak usia dini

    Keterampilan Proses Sains melalui Metode Demonstrasi di Taman Kanak-kanak

    Full text link
    Permasalahan dalam penelitian ini belum terlihatnya keterampilan proses sains anak. Guru menerapkan proses pembalajaran yang terpacu pada lembar kerja anak serta dalam proses pembelarajan masih berpusat pada guru. Hal ini menyebabkan anak bosan dan kesulitan anak dalam memperolah informasi baru, mengakibatkan keterampilan proses sains anak belum berkembang dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) Gambaran keterampilan proses sains anak sebelum diterapkan metode demonstrasi pada pengenalan gejala alam (2) Gambaran pelaksanan kegiatan pengenalan gejala alam melalui metode demostrasi dalam meningkatkan keterampilan proses sains anak (3) Menemukan hasil kemampuan proses sains anak sesudah diterapkan metode demonstrasi pada pengenalan gejala alam, (4) Mengidentifikasi pengaruh metode pembelajaran eksperimen dalam meningkat keterampilan proses sains anak. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis penelitian quasi eksperimen. Pengukuran penelitian ini menggunakan rating scale adapun dalam menguji kebenaran dari hipotesis menggunakan rumus Uji Independent T nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sesuai dengan kriteria uji hipotesis yaitu sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan hasil yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol pada keterampilan proses sains kegiatan pengenalan gejala alam hujan

    The Influence of E-Books Through a Differentiation Approach Assisted with Professional Pageflip 3-Dimensions on Student Learning Outcomes on Simple Machines Topic

    Full text link
    This research aims to test the effect of e-books through a differentiated approach assisted by page flip professional 3-dimensions on student learning outcomes on simple machine topics. The research uses a pre-test and post-test control group design involving two classes as samples. Using e-books through a differentiated approach can reduce the problem of unequal distribution of printed books and make it possible to adapt them to each student's learning style because each student has their learning style. This is shown through the hypothesis criteria where the significance value of 0.030 is smaller than the significance level of 0.05, so H0 is rejected, and Ha is accepted. This is also supported by acquiring an N-gain Score value of 0.81 in the experimental class, which meets the high category, and in the control class, 0.51, which meets the medium category. For the N-gain percent interpretation category, the results obtained in the experimental class were 81 in the effective interpretation category, while for the control class, the results were 51 in the less effective interpretation category. This indicates that e-books, through a differentiated approach assisted by page flip professional 3-dimensions, can improve student learning outcomes, especially in simple machine topics. This research concludes that e-books, through a differentiated approach assisted by page flip professional 3-dimensions, can be an effective alternative for improving the quality of science learning in schools

    4,781

    full texts

    4,991

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mataram (Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇