Jurnal FKIP Universitas Mataram (Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
    4991 research outputs found

    Evaluasi Capaian Standar Isi dan Proses Penyelenggaraan PAUD di Kecamatan Satar Mese Utara Manggarai

    Full text link
    Penyelenggraan PAUD di Kecamatan Satar Mese Utara Kabupaten Manggarai NTT masih berkutat dengan masalah proses pembelajaran berfokus pada baca- tulis-hitung, kompetensi pendidik masih rendah, kondisi sarana dan prasarana masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi capaian standai isi dan proses penyelenggaran PAUD di Kecamatan Satar Mese Utara. Penelitian ini menggunakan evaluasi discrepancy model pada 16 Satuan PAUD. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, Satuan PAUD di Kecamatan Satar Mese Utara telah memenuhi standar isi yang dibuktikan dengan pengembangan muatan materi pembelajaran, daftar tema dan sub-sub tema materi pembelajaran disusun dengan memerhatikan prinsip pembelajaran PAUD. Kedua, proses pembelajaran belum memenuhi standar proses yang dibuktikan dengan: (1) ada kompetensi dasar yang telah ditetapkan dalam dokumen pengembangan muatan materi pembelajaran yang tidak terakomodir dalam Program Semester. (2) Rencana kegiatan yang dideskripsikan pada RPPM belum menunjukkan variasi ragam dan aktivitas main anak untuk menjamin kemerdekaan anak dalam bermain. (3) Sebagian indikator penilaian perkembangan anak tidak sesuai dengan aktivitas pembelajaran. (4) Proses pembelajaran belum memenuhi tahapan pendekatan saintifik secara utuh. (5) Proses pembelajaran belum sesuai dengan RPPH. (6) Kepala sekolah belum melakukan tindak lanjut dari temuan supervisi pembelajaran

    Analisis Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Project Based Learning (PjBL)

    Full text link
    Profil Pelajar Pancasila merupakan dimensi pendidikan pembelajaran yang dapat mengembangkan desain pembelajaran pelajar yang mampu berpikir kritis, komprehensif, dan bangga dengan jati dirinya sebagai anak Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penguatan Profil Pelajar Pancasila pada anak usia 4-5 tahun dan untuk mengetahi penerapan Project Based Learning (PjBL) terhadap penguatan profil pelajar pancasila di TK Permata Bunda Kota Langsa. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan subjek anak didik usia 4-5 tahun dan 2 guru TK Permata Bunda. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu gambaran Profil Pelajar Pancasila pada anak lebih ditonjolkan pada dimensi mandiri dan kreatif disesuaikan dengan projek yang dilakukan. Kemudian, pada hasil penerapan Project Based Learning (PjBL) terhadap penguatan profil pelajar pancasila pada anak kelompok telah dilaksankan 3 projek di yaitu 1) Aku Cinta Indonesia, dengan tema memilih baju adat sesuai dengan pilihan anak dan dilakukan monitoring ketika kegiatan karnaval. Kemudian 2) Bermain dan Bekerja sama dengan tema projek pentas seni akhir tahun dan di monitoring langsung pada saat kegiatan tersebut, serta projek yang sedang berjalan saat ini yaitu 3) “Aku cinta Bumi” dengan tema projek menanam sayur kangkun

    Efektivitas Metode At-Tabyan Dalam Meningkatkan Aspek Nilai Agama dan Moral Anak Pada Kelompok B PAUD Terpadu Tahfidz Amin Khotbah Banjarmasin

    Full text link
    Mewujudkan generasi Islami dapat dimulai dari usia dini, dimana mereka masih dalam fase golden age, pendidikan dan metode pembelajaran pada anak usia dini dinilai sangat penting dalam perkembangan nilai agama dan moral anak. Pendidikan yang baik juga membantu anak usia dini dalam memahami teori maupun praktek dari Al Qur'an dan Hadist. Metode At-Tibyan merupakan metode yang cocok untuk tugas tersebut, dimana melalui pembiasaan kegiatan islami yang sesuai Al-Qur'an dan Hadist, diharapkan mereka mampu meningkatkan aspek nilai agama dan moral anak. Metode penelitian tentang Efektivitas Metode At-Tibyan dalam meningkatkan aspek Nilai Agama dan Moral pada kelompok B PAUD Terpadu Tahfidz Amin Khothab Banjarmasin ini dilakukan melalui metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian observasi kegiatan para murid saat dilingkungan sekolah dan wawancara orang tua murid 12 orang serta 4 orang guru PAUD. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan aspek nilai agama dan moral anak dari kesesuaian dengan standar permendikbud no.137

    Sikap Mahasiswa PPG Daljab PAUD Saat Menyampaikan Pendidikan Seksual pada Anak Usia Dini

    Full text link
    Kasus kekerasan seksual pada anak beberapa tahun terakhir menjadi hal yang mengkhawatirkan. Dari kasus tersebut pencegahan dapat dilakukan melalui lembaga skolah, karena di sekolah terdapat sosok guru yang dapat memberikan layanan perlindungan dan mengenalkan pendidikan seksual pada anak. Guru perlu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme untuk menjawab tantangan tersebut dengan mengikuti program PPG daljab. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui sikap mahasiswa PPG daljab PAUD saat menyampaikan pendidikan seksual pada ank usia dini. Jenis penelitin yang digunakan yaitu kuantitatif deskripti dengan menggunakan metode survey. Pengambilan data November 2023 – Mei 2024 di Jember, Jawa Timur. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 mahasiswa PPG daljab PAUD kabupaten Jember. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh tingkat percaya diri mahasiswa sangat baik sekitar 70% namun sebanyak 75% mahasiswa masih takut saat menyampaikan topik jenis kelamin pada anak

    Sosialisasi Smart Farming sebagai Strategi untuk Pertanian Keberlanjutan di Desa Baobolak, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata

    Full text link
    Sosialisasi smart farming dilakukan pada kelompok tani Bao Dei di Desa Baobolak, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata. Meskipun pertanian tradisional masih dominan di desa tersebut, sebagian petani telah menggunakan teknologi namun belum memahami manfaatnya secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran petani tentang pentingnya adopsi teknologi pertanian untuk mengoptimalkan hasil panen dan efisiensi sumber daya. Pelaksanaan sosialisasi menggunakan pendekatan partisipatif dan metode interaktif. Setelah kegiatan, pemahaman petani terhadap tujuan dan manfaat penggunaan teknologi dalam pengelolaan pertanian meningkat. Hasilnya diharapkan dapat mendorong penerapan smart farming yang berkelanjutan dengan dukungan dari berbagai pihak. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman kelompok tani tentang pentingnya penerapan teknologi digital dan inovasi pertanian guna mewujudkan sistem pertanian yang berdaya saing dan berkelanjutan

    Pendampingan Sekolah Tangguh Iklim Melalui Pengenalan Coding Guna Mendukung Pendidikan Berbasis Lingkungan Berkelanjutan

    Full text link
    Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk membentuk karakter tangguh iklim melalui pelatihan coding berbasis edukasi lingkungan di SMA Muhammadiyah Tubohan. Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman guru dan siswa mengenai isu perubahan iklim serta integrasi teknologi digital dalam pembelajaran. Sebanyak 15 guru dan 30 siswa mengikuti pelatihan yang mencakup pembuatan animasi edukatif menggunakan Scratch dan Python sederhana. Hasil pre-test menunjukkan bahwa hanya 26,7% peserta memahami keterkaitan antara teknologi dan edukasi lingkungan. Setelah pelatihan, pemahaman meningkat menjadi 90% berdasarkan hasil post-test, menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 63,3%. Sebanyak 80% peserta berhasil menyelesaikan proyek animasi bertema iklim, dan 93,3% menyatakan kegiatan ini menumbuhkan kepedulian terhadap dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan. Sementara itu, 86,7% guru merasa lebih siap mengintegrasikan isu iklim dalam pembelajaran. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan budaya sadar iklim yang berbasis data dan teknologi di sekolah. PkM ini diharapkan menjadi model pembinaan karakter lingkungan berkelanjutan yang dapat diterapkan secara luas di institusi pendidikan lainnya

    Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa

    Full text link
    This study aims to determine the effect of problem-based learning model on students' mathematical critical thinking skills. The population of this study is all seventh grade students of SMP Negeri 1 Natar even semester of the 2023/2024 academic year as many as 371 students distributed into eleven classes, namely VII A to VII K. Sampling was carried out using purposive sampling technique, so that VII A class of 34 students was selected as the experimental class and VII D of 33 students as the control class. The design used was pretest-posttest control group design. The data in this study are quantitative data obtained through the mathematical critical thinking ability test. Based on the Mann-Whitney U test results, it was found that the improvement in mathematical critical thinking skills of students who participated in learning with problem-based learning was higher than the improvement in mathematical critical thinking skills of students who participated in conventional learning. In addition, based on the results of the proportion test, it was found that more than 60% of students who participated in problem-based learning were categorized as good. So it can be concluded that the problem-based learning model has an effect on students' mathematical critical thinking skills.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Natar semester genap tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 371 siswa yang terdistribusi ke dalam sebelas kelas yaitu VII A sampai VII K. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, sehingga terpilih siswa kelas VII A sebanyak 34 siswa sebagai kelas eksperimen dan VII D sebanyak 33 siswa sebagai kelas kontrol. Desain yang digunakan adalah pretest-posttest control group design. Data pada penelitian ini berupa data kuantitatif yang diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis matematis. Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney U diperoleh bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan problem based learning lebih tinggi daripada peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu, berdasarkan hasil uji proporsi diperoleh bahwa lebih dari 60% siswa yang mengikuti pembelajaran problem based learnuing terkategori baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa

    Analisis Kesulitan Peserta Didik Dalam Mengubah Pecahan Biasa Berdasarkan Gaya Kognitif Konseptual Tempo

    Full text link
    This study aims to identify the difficulties faced by fourth grade students in sorting ordinary fractions based on conceptual tempo cognitive style, and also reveal the factors that can influence it. The approach used is descriptive qualitative with a focus on the individual characteristics of learners. Data obtained through interviews with classroom teachers and giving practice tests on fractions designed in accordance with the indicators of reflective and impulsive cognitive styles. The results showed that students with reflective cognitive style are more likely to work on problems carefully and meticulously, but require a longer time. Conversely, learners with impulsive style can solve problems quickly but often make mistakes due to lack of accuracy. These findings indicate that the application of learning strategies that are tailored to the conceptual cognitive style of tempo can improve students' understanding and ability in fraction material. Therefore, it is important for teachers to consider students' cognitive style in designing an effective and adaptive learning style approach.Penelitian ini bertujuan untuk melihat serta mengidentifikasi masalah yang peserta didik kelas IV dihadapi dalam mengurutkan pecahan biasa berdasarkan gaya kognitif konseptual tempo, mereka juga ingin menunjukan faktor-faktor yang berkontribusi pada masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dan berfokus pada peserta didik. Wawancara dengan guru yang bertanggung jawab dan tes Latihan soal pecahan menggunakan gaya kognitif konseptual tempo digunakan sebagai alat pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan gaya kognitif reflektif biasanya lebih teliti dan hati-hati saat mengerjakan soal, sedangkan peserta didik dengan gaya impulsive mengerjakan soal lebih cepat tetapi cenderung kurang akurat.terbukti bahwa penerapan metode gaya kognitif konseptual tempo berhasil meningkatkan pemahaman peserta didik tentang materi pecahan. Gaya kognitif reflektif dan impulsif memberikan pengaruh terhadap cara peserta didik menyelesaikan soal pecahan, dimana peserta didik dengan gaya reflektif cenderung lebih teliti, sedangkan peserta didik dengan gaya impulsif lebih cepat namun kurang akurat. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya kognitif peserta didik dapat meningkatkan keberhasilan pengajaran matematika

    Optimization of LPG Distribution on VRP Using Cheapest Insertion Heuristics Algorithms and Dynamic Programming

    Full text link
    Determining the most efficient distribution route often encounters difficulties, especially at the LPG gas agency of PT. Cahaya Mentari Bumi Perkasa, where routes are primarily selected based only on the drivers' intuition. The firm manages 35 distribution sites with 3 fleets, each capable of holding 560 cylinders. This study seeks to identify the most efficient distribution route and assess the distribution costs of the company's existing route in comparison to the proposed route, utilizing the Vehicle Routing Problem (VRP) model, constrained by vehicle capacity and fluctuating demand, known as the Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP). The methodology employs the Cheapest Insertion Heuristics (CIH) algorithm to generate the first solution and utilizes Dynamic Programming (DP) as the precise technique for optimal route refinement. The findings indicate that employing Dynamic Programming to enhance the Cheapest Insertion Heuristics method effectively optimizes distribution routes, resulting in roughly 28% reduction in trip distance, 8.2% decrease in journey time, and 19,9% reduction in distribution expenses. The improvement decreased the number of trips from 9 to 8, resulting in enhanced fleet utilization

    Penerapan Penerapan Model Discovery Learning pada Materi Garis dan Sudut untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

    No full text
    This research is a Classroom Action Research (CAR) aimed at improving students’ mathematics learning outcomes on the topic of Lines and Angles through the implementation of the Discovery Learning model. The problem in this study is the low initial understanding of geometry concepts among students, particularly in the topic of lines and angles, which negatively affects their mathematics learning outcomes. This is evident from the pretest results, which showed that only 4 students (9.3%) achieved the Minimum Mastery Criteria (MMC). The research was conducted in two cycles using the Kemmis and McTaggart model, which includes the stages of planning, action, observation, and reflection. The research subjects consisted of 43 seventh-grade students from class VII E at SMPN 1 Mataram, who received treatment in the form of the Discovery Learning model implementation by the researcher. Data were collected through student activity observation sheets and learning outcome tests, which were then analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods. In Cycle I, the learning focused on the types of angles (2 meetings), while in Cycle II, the focus was on the relationships between angles (3 meetings). The success criteria were determined based on students achieving MMC ≥ 75 and classical completeness ≥ 85%. The results showed an increase in classical completeness from 46.5% in Cycle I to 86% in Cycle II. Thus, the implementation of the Discovery Learning model proved effective in improving students' mathematics learning outcomes.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada materi Garis dan Sudut melalui penerapan model Discovery Learning. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep siswa yang berdampak pada rendahnya hasil belajar, sebagaimana terlihat dari hasil pretest yang menunjukkan bahwa hanya 4 siswa (9,3%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus menggunakan model Kemmis dan McTaggart, yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 43 siswa kelas VII E di SMPN 1 Mataram yang diberikan perlakuan berupa penerapan model Discovery Learning oleh peneliti. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pada Siklus I, pembelajaran difokuskan pada materi jenis-jenis sudut (2 pertemuan), sedangkan pada Siklus II difokuskan pada hubungan antar sudut (3 pertemuan). Kriteria keberhasilan ditetapkan apabila siswa mencapai KKM ≥ 75 dan ketuntasan klasikal ≥ 85%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan klasikal dari 46,5% pada Siklus I menjadi 86% pada Siklus II. Dengan demikian, penerapan model Discovery Learning menunjukan efektivitas dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mataram (Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇