e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay)

e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay)
Not a member yet
    4146 research outputs found

    Pengembangan Application Programming Interface Berbasis REST API untuk Menampilkan Informasi Kegiatan Gereja

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Application Programming Interface (API) berbasis REST yang dirancang untuk menampilkan informasi kegiatan gereja secara real-time melalui integrasi antara Sistem Informasi Gereja (SIG) dan website gereja. Metodologi pengembangan yang digunakan adalah Waterfall, yang meliputi analisis kebutuhan, desain, implementasi, dan pengujian sistem. Analisis kebutuhan menghasilkan rancangan API dengan beberapa endpoint untuk mengelola data kegiatan gereja, seperti jadwal kebaktian, pelantikan, dan visitasi. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing, yang menunjukkan bahwa REST API berfungsi sesuai spesifikasi dengan waktu respons rata-rata di bawah 300 ms. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa REST API tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan data, tetapi juga memberikan aksesibilitas informasi secara real-time kepada jemaat. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap digitalisasi institusi keagamaan, sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut, seperti integrasi dengan aplikasi mobile dan peningkatan keamanan data

    Pengembangan Sistem Deteksi Katarak Berbasis Website Dengan Menggunakan Cnn Di Rumah Sakit Mata Pasuruan

    Get PDF
    Katarak merupakan penyebab utama kebutaan di Indonesia, namun proses diagnosis yang masih manual di rumah sakit menyebabkan deteksi dini menjadi lambat dan tidak efisien. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem deteksi katarak berbasis website dengan metode Convolutional Neural Network (CNN) di Rumah Sakit Mata Pasuruan. Sistem ini dirancang untuk mengklasifikasikan citra mata menjadi dua kelas, yaitu normal dan katarak, dengan menggunakan model CNN yang dilatih pada dataset berisi 512 citra. Model CNN dibangun dengan arsitektur tiga convolutional layers, max pooling, dan dense layer dengan fungsi aktivasi ReLU dan sigmoid, serta diintegrasikan melalui backend berbasis Flask dan layanan ngrok untuk koneksi dengan model yang berjalan di Google Colab. Evaluasi dilakukan menggunakan data validasi sebesar 20% dari dataset dengan hasil akurasi 97%, precision 1.00, recall 0.94 untuk kelas katarak, dan recall 1.00 untuk kelas normal. Sistem berhasil mendeteksi katarak secara otomatis dengan hasil akurat dan antarmuka ramah pengguna, serta mendukung layanan diagnosis awal di rumah sakit dengan lebih cepat dan efisien

    Evaluasi Kualitas Citra Rontgen Dada Menggunakan PSNR dan MSE Setelah Penerapan Teknik Peningkatan Citra

    Get PDF
    Teknik peningkatan citra berperan penting dalam meningkatkan kualitas visual citra dan detail penting pada citra medis terkhususnya citra rontgen dada, yang sangat dibutuhkan dalam diagnosa klinis. Metode peningkatan citra, seperti Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE) diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas citra rontgen dada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas citra rontgen dada setelah penerapan noise Gaussian dengan berbagai tingkat noise (0.2, 0.4, dan 0.6) dan penerapan CLAHE sebagai teknik peningkatan citra. Analisis kualitas citra rontgen akan menggunakan dua buah metrik yaitu metrik Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) dan Mean Squared Error (MSE). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai evaluasi PSNR berada pada kisaran nilai 28.41 hingga 28.78 dan evaluasi MSE berada pada kisaran nilai 86.14 hingga 93.83 yang menunjukkan kualitas citra tetap stabil meskipun terdapat variasi level noise Gaussian dan menunjukkan perbedaan yang kecil namun konsistensi antara citra asli dan hasil proses peningkatan citra . Kemudian analisis statistik menggunakan ANOVA: Dua Faktor Tanpa Replikasi menunjukkan bahwa tingkat kebisingan Gaussian tidak mempengaruhi kualitas citra secara signifikan, namun perbedaan antara PSNR dan MSE memiliki pengaruh terhadap evaluasi kualitas. Dengan demikian, CLAHE telah terbukti efektif dalam menghasilkan citra rontgen dada berkualitas tinggi

    PKM Perempuan Rejoagung Berdaya Desa Rejoagung Kecamatan Semboro Kabupaten Jember melalui Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Pengolahan Pangan

    No full text
    Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, memiliki potensi pertanian dan usaha pengolahan pangan yang dikoordinir dalam Kelompok Usaha Bersama Perempuan Rejoagung (KUBE). Namun, pelaku usaha menghadapi dua masalah utama: kurangnya pemahaman tentang, Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) yang mencakup pengolahan, pengemasan, pelabelan, dan penyimpanan; serta kurangnya pemahaman tentang manajemen usaha dan pemasaran digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kendala tersebut guna meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing usaha lokal, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 8 dan 17. Metode pelaksanaan program meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi yang menggunakan pre-test dan post-test. Penerapan teknologi berupa pengadaan rak fermentasi higienis untuk tempe, mesin kristalisasi untuk jamu, dan teknik pengeringan menggunakan dehidartor untuk bandeng presto, terbukti memberikan dampak positif signifikan. Pelatihan CPPOB berhasil meningkatkan keterampilan teknis dan memperbaiki sistem produksi sesuai standar keamanan pangan. Pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital memberikan pemahaman dasar pentingnya pencatatan keuangan sederhana, penentuan harga jual, serta strategi promosi melalui media sosial dan fotografi produk. Hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta hingga 55% pada beberapa individu, membuktikan dampak positif program terhadap perkembangan proses bisnis. Kesinambungan program dan pendampingan diharapkan mampu meningkatkan daya saing, mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Rejoagung

    Aplikasi Sistem Irigasi Tetes pada Lahan Budidaya Hortikultura di Desa Tambong

    Get PDF
    Konsep yang dipilih pada Desa Tambong adalah dengan penumbuhan dan pemanfaatan pekarangan rumah warga untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga dengan mendorong masyarakat untuk menanam sayur-sayuran dalam pot atau polibag di rak tanaman. Problem yang dihadapi kelompok mitra Pemerintah Desa Tambong berdasarkan hasil koordinasi di lapangan serta identifikasi dengan kelompok mitra diuraikan sebagai berikut: Warga Desa Tambong tidak memiliki keterampilan yang cukup, terutama dalam budidaya tanaman hortikultura dalam pot secara berkelanjutan karena mereka kekurangan pengetahuan dan keterampilan teknologi. Proses penyiraman pada budidaya tanaman masih secara manual dan membutuhkan waktu lama sehingga menghabiskan banyak biaya perawatan yang menyebabkan warga desa enggan untuk merawat tanaman hortikultura masyarakat. Tim pengabdian masyarakat dan kelompok mitra merumuskan masalah utama yang akan dihadapi dan menemukan solusi berdasarkan tingkat pengetahuan mereka, baik pengelola lahan workshop, warga desa dan kemampuan kedua belah pihak. Adapun fokus penanganan dalam kegiatan pengabdian ini, yaitu: Perumusan permasalahan yang dihadapi oleh kelompok mitra ini menjadi modal utama dalam proses pelaksanaan kegiatan, termasuk perencanaan, pelaksanaan monitoring, dan evaluasi. Aplikasi sistem irigasi tetes bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat Desa Tambong dalam menerapkan teknologi tepat guna melalui sistem irigasi tetes pada budidaya tanaman hortikultura di pekarangan rumah, untuk mendukung efisiensi penggunaan air, peningkatan produktivitas, serta keberlanjutan ketahanan pangan keluarga. Program monitoring dan evaluasi kegiatan ini dilakukan secara berkala setiap enam bulan untuk menilai tingkat keberhasilan penerapan teknologi irigasi tetes berdasarkan efektivitas sistem penyiraman, peningkatan keterampilan masyarakat, serta keberlanjutan pemanfaatannya dalam budidaya hortikultura di Desa Tambong

    Analisis Perbandingan Keputusan Pemesanan Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity dan Just-In-Time (Studi Kasus: UD Machillah Jaya)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebijakan pemesanan optimal untuk bahan baku produk di UD Machillah Jaya dengan menggunakan metode economic order quantity (EOQ) dan just-in-time (JIT). Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini bersifat kuantitatif yang bertujuan untuk menentukan kuantitas dan frekuensi pemesanan optimal, total biaya persediaan, serta perhitungan analisis sensitivitas untuk biaya simpan dan biaya pesan. Dari hasil analisis Pareto, diketahui bahwa bahan baku plat baja 3 mm adalah bahan baku yang paling krusial dan harus dikelola secara optimal. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ pada bahan baku plat baja 3 mm menghasilkan kuantitas pemesanan optimal sebesar 54 lembar dengan frekuensi pemesanan 42 kali per tahun dengan total biaya persediaan Rp 4.316.953. Sementara itu, dengan pendekatan JIT, kuantitas pemesanan optimal adalah 58 lembar dengan frekuensi pemesanan 39 kali per tahun dan total biaya persediaan Rp 4.330.669. Total biaya persediaan dengan metode EOQ menunjukkan efisiensi biaya lebih tinggi dibandingkan pendekatan JIT dengan penghematan sebesar 13,66% dari kondisi eksisting perusahaan. Berdasarkan hasil analisis data, diusulkan bahwa metode EOQ dapat diterapkan oleh UD Machillah Jaya sebagai metode kebijakan pemesanan yang optimal.Kata kunci: pengendalian persediaan, economic order quantity, just-in-time, UMK

    Kondisi Kenyamanan Termal Material Selubung Bangunan Ruang Masjid Jami’ Kabupaten Gresik

    Get PDF
    Kenyamanan termal merupakan salah satu aspek penting dalam perancangan masjid sebagai ruang ibadah yang digunakan dalam waktu lama oleh jamaah. Penelitian ini mengkaji efektivitas material selubung bangunan dalam menjaga kenyamanan termal di Masjid Jami’ Kabupaten Gresik. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana material selubung bangunan berkontribusi terhadap kondisi termal di dalam ruang masjid. Metode yang digunakan meliputi pengukuran suhu dan kelembapan di dalam dan di luar bangunan, serta analisis karakteristik material selubung bangunan. Analisis kenyamanan termal dilakukan menggunakan metode PMV (Predicted Mean Vote), dan diperoleh hasil rata-rata sebesar 1,00 yang menunjukkan sensasi termal Agak Hangat. Temuan ini mengindikasikan bahwa kenyamanan termal di dalam ruang masjid belum sepenuhnya optimal. Oleh karena itu, rekomendasi diberikan untuk meningkatkan kinerja termal bangunan melalui pemilihan material selubung yang lebih efisien dan sesuai dengan iklim lokal

    Manfaat Metode Fenomenologi dalam Mengkaji Isu Sosiospasial Permukiman di Indonesia: Telaah Literatur dan Perspektif Teoretis

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji manfaat metode fenomenologi dalam memahami isu-isu sosiospasial permukiman di Indonesia melalui telaah literatur. Pendekatan ini meninjau berbagai sumber teoretis dan empiris untuk menganalisis penerapan fenomenologi dalam konteks lokal. Metode ini memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap pengalaman subjektif individu dan kolektif, memberikan wawasan tentang makna ruang, praktik sosial, serta nilai-nilai budaya yang membentuk lingkungan binaan. Fenomenologi terbukti efektif dalam memahami hubungan dinamis antara manusia dan ruang, terutama dalam mengatasi isu-isu seperti gentrifikasi, konflik ruang, dan transformasi budaya. Pendekatan ini menawarkan perspektif unik dibandingkan metode positivistik dengan menyoroti makna subjektif dan intersubjektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa fenomenologi mampu mengungkap dimensi tersembunyi dari interaksi sosial-spasial yang sering terlewatkan. Telaah literatur ini juga mengidentifikasi tantangan fenomenologi, seperti bias peneliti dan keterbatasan generalisasi. Oleh karena itu, integrasi dengan metode kuantitatif atau spasial direkomendasikan untuk menghasilkan analisis yang lebih holistik. Penelitian ini memperkaya pemahaman teoretis dan menawarkan panduan praktis bagi arsitek serta perencana dalam merancang permukiman yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat

    PERANCANGAN SISTEM KEHADIRAN BERBASIS WEBSITE DENGAN INTEGRASI GEOLOKASI UNTUK KARYAWAN MI AL - AMIN MENGGUNAKAN METODE AGILE

    Get PDF
    This study develops a website-based attendance system with geolocation integration for MI Al-Amin employees using the Agile method. The system aims to replace manual attendance, which often leads to fraud and inefficiency. The development process involves the Agile model, which includes timebox planning, daily stand-up meetings, demonstrations, and retrospective meetings. Needs analysis was carried out through interviews, the system was designed using UML, and it was implemented as a web application that supports location-based attendance, employee management, leave management, and attendance reporting. Unit testing, integration testing, system testing, and user acceptance testing confirm that the application meets user needs, with black-box testing used throughout the process. System quality evaluation follows the ISO 9126 standard, focusing on reliability, accessibility, security, and usability. A total of 28 respondents assessed the system using a Likert scale, resulting in an average score of 82.14%, categorized as satisfactory. These results indicate that the attendance system is feasible for use, although it still requires enhancements to security and user interface comfort

    Rancang Bangun Aplikasi Berbasis Android untuk Optimalisasi E-Blendrang di Kecamatan Taman, Sidoarjo

    Get PDF
    Sistem pencatatan akuntansi secara elektronik di Kecamatan Taman, Sidoarjo telah menggunakan aplikasi web bernama E-Blendrang. Namun, fitur yang disediakan kurang mencukupi untuk mendukung efektivitas proses pencatatan. Diperlukan aplikasi pendukung berupa aplikasi Android E-Blendrang dan API sebagai penghubung antara aplikasi web dengan Android E-Blendrang. Manajemen pengerjaan aplikasi Android E-Blendrang menggunakan framework Flutter dengan menerapkan model Rapid Application Development (RAD). Alur RAD terdiri atas planning, analysis, design, implementation, dan system prototype. Tahap planning merupakan pendekatan kepada klien sebelum melakukan proses pembuatan aplikasi. Selanjutnya, dilakukan analysis untuk membedakan pengguna di level kecamatan dan kelurahan. Tahap design digunakan untuk mempermudah klien memahami tujuan pembuatan aplikasi. Sementara itu, pada tahapan implementation aplikasi Android E-Blendrang dapat dikonsultasikan kepada pihak Kecamatan untuk mendapatkan feedback pada aplikasi E-Blendrang. Aplikasi Android           E-Blendrang dinyatakan lulus uji oleh Kecamatan Taman dan dapat digunakan oleh masing masing pengguna Kecamatan. Hasil survei aplikasi E-Blendrang dengan menerapkan ISO 9126 dengan basis functionality dan usability kepada klien Kecamatan Taman menghasilkan nilai persentase rata-rata sebesar 86,89% sehingga aplikasi Android E-Blendrang dinyatakan sudah lulus uji

    3,650

    full texts

    4,146

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇