e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay)

e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay)
Not a member yet
    4146 research outputs found

    Peningkatan Kompetensi Guru melalui Program Widikuat dengan Metode Participatory Action Research (PAR)

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui program pelatihan WIDIKUAT (Kewirausahaan, Digitalisasi, Pengelolaan Keuangan, dan Pemberdayaan Wanita) dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Program ini dirancang untuk mengintegrasikan empat dimensi keterampilan penting guru, yaitu kemampuan berwirausaha, literasi digital, manajemen keuangan, serta kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Insan Teladan Mranggen dengan melibatkan 15 orang guru dari berbagai jenjang pendidikan. Pelaksanaan kegiatan mengacu pada tahapan PAR yang meliputi planning, action, observation, dan reflection, dengan model pelatihan kolaboratif berbasis partisipasi aktif peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam empat aspek kompetensi utama, yaitu peningkatan kemampuan digital (41,9%), kewirausahaan (44,8%), pengelolaan keuangan (41,0%), dan pemberdayaan wanita (40,6%). Program WIDIKUAT terbukti mampu menumbuhkan semangat inovasi, kemandirian, dan kolaborasi antarguru dalam mengimplementasikan pembelajaran kontekstual berbasis teknologi dan ekonomi kreatifKata kunci: pelatihan, guru, kewirausahaan, digitalisasi, pengelolaan keuangan, pemberdayaan wanita, PA

    Pembelajaran Web Development dan UI/UX Design PT Mitra Group (Celerates)

    Full text link
    Pengembangan platform Giggle’s, sebuah aplikasi web yang dirancang untuk membantu desainer grafis dalam memamerkan portofolio untuk mencari peluang kerja. Proyek ini dilakukan sebagai bagian dari studi independen, dengan fokus pada penerapan Design Thinking untuk mendalami kebutuhan pengguna dan menciptakan solusi yang tepat. Tahapan-tahapan yang dilalui meliputi penelitian pengguna, pembuatan prototipe desain, dan pengembangan website menggunakan teknologi seperti React untuk front-end dan Node.js untuk back-end. Fitur utama platform ini termasuk unggah portofolio, pencarian pekerjaan, dashboard pengguna, serta fitur Dashboard Company untuk perusahaan dan Let’s Collaborate untuk transaksi pembelian dan penjualan karya desain. Hasil akhir proyek adalah aplikasi web yang fungsional, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan desainer grafis, yang juga berfungsi sebagai sarana untuk menghubungkan desainer dengan peluang kerja serta kolaborasi desain

    Implementasi Sistem Informasi Terpadu sebagai Sarana Optimalisasi Pengelolaan Santri dan Siswa untuk Sekolah Berbasis Pesantren (SBP) di Ponpes Nuruttauhid

    Full text link
    Sekolah Berbasis Pondok Pesantren (SBP) Nuruttauhid mengintegrasikan sistem sekolah formal dan pendidikan pesantren pada jenjang SMP. Pengelolaan administrasi santri dan siswa masih dilakukan secara manual, terutama pada pendaftaran dan pembayaran sehingga menimbulkan ketidakefisienan, keterlambatan, dan kesalahan data. Mitra juga mengalami kesulitan dalam melakukan pemantauan dan evaluasi administrasi, serta belum memiliki sarana digital untuk menyampaikan branding dalam rangka meningkatkan citra dan daya tarik pesantren. Sebagai solusi, diusulkan implementasi sistem informasi terpadu untuk mengoptimalkan pengelolaan santri dan siswa di SBP Nuruttauhid. Sistem ini mencakup fitur utama berupa pendaftaran online, pencatatan administrasi pembayaran biaya pondok dan sekolah, serta pengembangan web profil pesantren. Penerapan sistem ini meningkatkan kecepatan, akurasi, dan transparansi administrasi, serta memudahkan akses informasi bagi pihak pesantren dan orang tua. Target luaran program meliputi sistem informasi yang siap digunakan dan pelatihan penggunaan sistem. Program meliputi analisis kebutuhan, pengembangan, uji coba, pelatihan, dan monitoring. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan efisiensi operasional dengan kepuasan pengguna rata-rata 4,16 dan efektivitas informasi publik 4,54 (Sangat Baik). Implementasi ini diharapkan memperkuat citra pesantren berbasis teknologi dan menjadi model bagi lembaga serupa

    Tinjauan Gaya Arsitektur Kontemporer Pada Kafe di Sepanjang Koridor Ryacudu Bandar Lampung

    Full text link
    Cafe, atau yang juga dikenal dengan sebutan coffeehouse, coffee shop, atau cafe, merujuk pada tempat yang menyajikan kopi dan minuman hangat lainnya. Kafe memiliki ciri khas mirip dengan bar atau restoran, namun berbeda dengan kafetaria. Studi ini bertujuan untuk meninjau gaya arsitektur pada kafe yang ada di sepanjang koridor Ryacudu serta memahami perkembangan dan ciri khas desain arsitektur yang ada karena desain arsitektur memiliki pengaruh besar terhadap pengalaman dan kenyamanan pengunjung. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung, studi literatur, dan analisis visual terhadap gaya arsitektur kafe di koridor Ryacudu Bandar Lampung. Data-data ini kemudian dianalisis secara komprehensif dengan memperhatikan karakteristik gaya arsitektur yang meliputi bagian eksterior dan interior. Penelitian ini menggunakan lima objek kafe di Ryacudu, yaitu Kopi Soe, Janji Jiwa, Qalu, Adiksi, dan Tukamu. Dari kelima kafe tersebut, ada beberapa kafe yang menggunakan gabungan dari dua gaya arsitektur yang berbeda. Kesamaan dari gaya arsitektur yang digunakan oleh kafe-kafe tersebut yaitu menggunakan bahan alami, tampilan sederhana tidak terlalu berlebihan dalam dekorasi eksterior, dan selalu menekankan pencahayaan alami serta permainan tata letak pada interio

    PENGEMBANGAN SISTEM KASIR BERBASIS WEBSITE PADA BANG AJI KEBAB MENGGUNAKAN MODEL AGILE

    Full text link
    The Bang Aji Kebab culinary business in Surabaya continues to experience growth in terms of branch expansion and transaction volume, thus requiring more effective operational management. However, the sales transaction recording process is still carried out manually, which often leads to issues such as recording errors, inaccurate sales data, and delays in preparing financial and stock reports. Based on these problems, a web-based cashier system was developed as a digital solution to support operational processes, transaction recording, and stock analysis automatically, in real time, and in an integrated manner. The development method used is the Agile Model through the timebox planning stage, implemented using the Laravel 11 framework and MySQL database, and tested using the Black-Box Testing method. System quality evaluation refers to the ISO 9126 standard, which includes Usability, Accessibility, Security, and Reliability aspects. The research results show that the system operates according to operational needs, with main features such as product management, cashier transactions, receipt printing, and sales analysis functioning optimally. Functional testing using Black-Box Testing produced results that met expectations, while software quality assessment based on ISO 9126 obtained an average score of 87.25% with a "very good" category. In conclusion, this web-based cashier system is capable of accelerating transaction processes, improving the accuracy of sales recording, and providing sales analysis reports that can support business decision-making more effectively

    Analisa Parameter Produk Briket Arang dari Cangkang Kelapa Sawit Dengan Rasio Perekat Amylum Terhadap Ukuran Partikel

    No full text
    Penelitian ini membahas pentingnya menentukan waktu nyala pada briket arang dengan mempertimbangkan variabel perekat dan ukuran mesh bahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, di mana waktu nyala diukur dari saat briket dinyalakan hingga padam sepenuhnya dengan variasi perekat dan ukuran mesh bahan. Hasil penelitian ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam pemilihan briket arang, pengembangan produk, pendidikan, dan konservasi energi. Selain itu, penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk penggunaan briket arang dan cara memeriksa kualitasnya sebelum digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ukuran mesh bahan memiliki pengaruh signifikan terhadap waktu nyala. Pada penelitian ini ukuran mesh 60 memberikan penyalaan awal lebih baik yang ditunjukkan dengan luas area nyala paling luas dan durasi nyala paling lama. Jumlah perekat yang sedikit memberikan warna sisa pembakaran yang paling bai

    PABRIK SODIUM SULFAT DEKAHIDRAT DARI SODIUM CHLORIDE DAN ASAM SULFAT DENGAN PROSES MANNHEIM

    No full text
    At the end of 2019, the COVID-19 pandemic hit the world, which had several effects on various sectors, one of which made several industrial sectors suffer heavy losses and even bankruptcy. The industrial sector needs household goods, such as soap and detergent, among the most needed items during the Covid-19 pandemic. To produce these hygiene items, the industrial sector requires various raw materials, one of which is Sodium sulfate (Na2SO4). Sodium sulfate is processed using the Mannheim process through reaction, crystallization, and drying stages. The designer plans to build a plant with a capacity of 20,000 tons/year in the industrial area of Lamongan, East Java. The raw materials used consist of sulfuric acid and sodium chloride. The utility unit consists of a water supply unit, steam supply unit, power generation unit, fuel supply unit, and cooling supply unit. The company's business entity is a Limited Liability Company (PT) using a line and staff organizational structure with 150 employees. The employee work system is based on the division of working hours consisting of shift and non-shift employees. The researchers produced several results of economicanalysis: Fixed Capital Investment (FCI) value of Rp. 195,180,724,917, Working Capital Investment (WCI) value of Rp. 34,443,657,338, Total Cost Investment (TCI) value of Rp. 229,624,382. 255, then the Total Product Cost (TPC) value is Rp. 441,103,560,855, and the Total Sale (TS) value is Rp. 522,048,972,696, Internal Rate of Return (IRR) of 35.98%, Pay Out Time (POT) for 3.15 years, and Break-Even Point (BEP) value of 36.40%. Based on the above evaluation results, the Sodium sulfate decahydrate plant from Sulfuric acid and Sodium chloride by Mannheim process is feasible

    PENGOLAHAN LIMBAH CAIR SEPTIC TANK (SEPTAGE) MENGGUNAKAN CONTRUCTED WETLANDS

    No full text
    Typically, septic tank liquid waste is treated conventionally at Wastewater Treatment Plants (IPLT) using technologies that involve high operational and maintenance costs as well as skilled operators. In this study, the constructed wetland method was applied to treat septic tank liquid waste using several plants, including Scirpus lacustris, Cyperus rotundus, and Cyperus papyrus. The research was conducted over 42 days at the Environmental Quality Laboratory of ITATS. The treatment process lasted 25 days, aiming to reduce the BOD, TSS, and E. coli parameters in the septic tank liquid waste. The highest average removal rates were observed in Reactor 1 using Scirpus lacustris with a contact time of 25 days, achieving 81.9% removal of BOD, 94.25% removal of TSS, and 68% removal of E. coli. For Cyperus rotundus, the removal rates were 52% for BOD, 89.5% for TSS, and 63% for E. coli. For Cyperus papyrus, the removal rates were 62.84% for BOD, 87% for TSS, and 63% for E. coli. The average removal rate of Scirpus lacustris was higher compared to the other two test plants. Thus, while Scirpus lacustris is effective in reducing BOD, TSS, and E. coli concentrations, it still does not meet the E. coli quality standards set by Permen LH No. 68 of 2016 on domestic wastewater quality

    Kajian Dampak Lingkungan Proses Manufaktur Pipeline End Manifold (PLEM) Berbasis Metode Life Cycle Assessment (LCA)

    Full text link
    Permintaan energi global hingga saat ini masih sangat bergantung pada minyak bumi sebagai sumber utama. Meskipun tren dunia menunjukkan pergeseran menuju energi terbarukan, konsumsi minyak tetap tinggi, khususnya untuk sektor transportasi, industri petrokimia, dan pembangkit listrik di negara berkembang. Produksi minyak lepas pantai merupakan solusi teknis yang banyak digunakan untuk memanfaatkan cadangan minyak dan gas di laut dalam yang tidak dapat dijangkau oleh metode konvensional. Salah satu komponen penting dalam sistem bawah laut tersebut adalah Pipeline End Manifold (PLEM), yang berfungsi sebagai penghubung utama antara pipa bawah laut dan sistem penerima di permukaan atau unit pengolahan berikutnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi dampak lingkungan dari proses produksi PLEM menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) serta memberikan rekomendasi perbaikan yang dapat mengurangi dampak tersebut. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak OpenLCA 11.1.0 dengan basis data Greendelta serta metode CML-IA Baseline. Data masukan yang digunakan mencakup kebutuhan bahan baku dan bahan bakar, sedangkan data keluaran berupa produk, limbah, dan emisi yang dihasilkan selama proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi PLEM menghasilkan dampak lingkungan sebesar 0,0360126 kg PO₄ eq untuk kategori eutrofikasi, 0,00080028 kg C₂H₄ eq untuk oksidasi fotokimia, dan 2.573,30034 kg CO₂ eq untuk pemanasan global (GWP100a). Rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan adalah mengurangi limbah padat dengan mendaur ulang sisa baja melalui proses Electric Arc Furnace (EAF) guna meningkatkan efisiensi material dan menurunkan dampak lingkungan

    Designing A Household Waste ShredderMachine Using The Quality Function Deployment Method

    Full text link
    Household waste, especially inorganic waste, is becoming an increasingly pressing challenge in waste management in the community, which can have a negative impact on the environment if not handled properly. This research aims to design a portable, effective, and efficient household waste shredding machine by developing essential attributes such as automatic, ergonomic, easy to operate, durable, safe to use, low cost, easy to disassemble, not easily damaged, and easy to move. The method used is Quality Function Deployment (QFD), which enables the identification and fulfilment of user expectations through in-depth analysis of the voice of the customer. The results showed that of the attributes developed, the most dominant attributes were safety in use and ease of operation, followed by portability and durability. Meanwhile, users considered attributes such as ease of disassembly and low cost less critical. The resulting machine design is able to fulfil all the criteria set by users. It provides an innovative solution to improve the efficiency of inorganic waste management at the household level to provide convenience, safety, and portability in its use. From the weighting of attribute values, the most dominant order to the last is the attribute of easy to move with a value of 10,542, easy to disassemble 9,404, safe when used 8,821, ergonomic 8,151, easy to operate 6,630, durable 6,248, low cost 5,439, the machine is not easily damaged 5,283, automatic 5,110

    3,650

    full texts

    4,146

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal ITATS (Institut Teknologi Adhi Tama Surabay) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇