E-Journal Universitas Janabadra
Not a member yet
1365 research outputs found
Sort by
PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL SELAMA MASA PANDEMI COVID DI KOTA YOGYAKARTA
Perselisihan hubungan industrial selama masa pandemi Covid di Kota Yogyakarta mengalami peningkatan. Perselisihan hubung an industrial tersebut diselesaikan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui penyelesaian perselisihan hubungan industrial selama masa pandemi Covid di Kota Yogyakarta; 2) Mengetahui faktor penghambat dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial selama masa pandemi Covid di Kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah yuridis. Sumber data terdiri dari data sekunder dan data primer. Teknik pengumpulan data berupa studi dokumen, wawancara. Narasumber penelitian ini adalah mediator dan hakim pada Pengadilan Hubungan Industrial Kota Yogyakarta. Teknik analisis data dilakukan dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penyelesaian perselisihan hubungan industrial selama masa pandemi Covid di Kota Yogyakarta diselesaikan sesuai dengan proses yang diatur dalam UU Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial hanya saja tahapan pelaksanaan disesuaikan karena ada kebijakan pembatasan sosial. Proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui mediasi yang dilakukan oleh mediator Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Yogyakarta dilakukan secara daring akan tetapi terdapat hambatan yang menyertai. 2) Faktor penghambat dalam penyelesaian perse-lisihan hubungan industrial selama masa pandemi Covid di Kota Yogyakarta adalah pada proses mediasi terhambat proses mediasi yang dilakukan secara daring dan pada prosesnya terkendala jaringan internet dari para pihak yang kurang lancar dan kurangnya pemahaman penggunaan media komunikasi secara daring. Pada proses penyelesaian melalui Pengadilan Hubungan Industrial juga terkendala pihak yang tidak hadir sehingga waktu penyelesaian lebih lama
STRATEGI PEMASARAN ABON KHANSA FOOD DI KELURAHAN PANDOWOHARJO KAPANEWON SLEMAN KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis faktor internal dan eksternal yang berkaitan dengan kegiatan pemasaran Khansa Food, 2) menganalisis prioritas alternatif strategi pemasaran yang sebaiknya diterapkan di Khansa Food. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis metode yang digunakan yaitu studi kasus (case study). Metode penentuan responden menggunakan metode purposive dengan jumlah responden sebanyak 4 orang. Jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, studi pustaka, dokumentasi, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman menggunakan Matriks IFE dan EFE, untuk menganalisis pencocokan strategi pemasaran produk abon menggunakan matriks IE dan SWOT, dan untuk keputusan strategi pemasaran produk abon menggunakan QSPM. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) Usaha abon Khansa Food memiliki kekuatan utama yaitu kualitas bahan baku yang baik dan kelemahan utama yang dimiliki adalah promosi online serta penggunaan aplikasi e-commerce yang belum maksimal. Sedangkan peluang utama Khansa Food yaitu pemanfaatan teknologi internet dan ancaman utama yang dimiliki yaitu adanya produk abon yang lebih inovatif. 2) Prioritas alternatif strategi pemasaran yang dapat diterapkan pada Khansa Food yaitu, menambah varian rasa dan jenis pada produk abon
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA PRAI PAHA KECAMATAN NGGAHA ORI ANGU KABUPATEN SUMBA TIMUR
This research was conducted with the aim of analyzing the level of income and feasibility of lowland rice farming in Prai Paha Village, Nggaha Ori Angu District, East Sumba Regency. The research location was conducted in Prai Paha Village with the consideration that the amount of paddy rice production in that village was the largest compared to other villages in Nggaha Ori Angu District. The number of samples used in this study were 82 people who were paddy rice farmers in the village of Prai Paha. The analytical method used in this study is income analysis to determine the average income, and R/C Ratio analysis to determine the feasibility of lowland rice farming in Prai Paha Village. The results of the income analysis explained that the average farming cost was IDR 3,529,445 per hectare, the average income was IDR 14,592,319 per hectare, and the average income was IDR 11,062,874 per hectare. The result of the feasibility analysis is the value of the R/C ratio of 4.13 where the value is greater than 1, so that it is stated that lowland rice farming in Prai Paha Village is feasible to develop Keywords: Feasibility, Paddy Field, Income.INTISARIPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan dan kelayakan usahatani padi sawah di Desa Prai Paha Kecamatan Nggaha Ori Angu Kabupaten Sumba Timur. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Prai Paha dengan pertimbangan jumlah produksi padi sawah di desa tersebut paling besar dibandingkan desa lain di Kecamatan Nggaha Ori Angu. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 82 orang yang merupakan petani padi sawah di Desa Prai Paha. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan untuk mengetahui rata-rata pendapatan, dan analisis R/C Ratio untuk mengetahui kelayakan usahatani padi sawah di Desa Prai Paha. Hasil analisis pendapatan menjelaskan rata-rata biaya usahatani sebesar Rp3.529.445 per hektar, rata-rata pendapatan sebesar Rp14.592.319 per hektar, dan rata-rata pendapatan sebesar Rp11.062.874 per hektar. Hasil analisis kelayakan diperoleh nilai R/C rasio sebesar 4,13 dimana nilainya lebih besar dari 1, sehingga dinyatakan bahwa usahatani padi sawah di Desa Prai Paha layak untuk dikembangkan. Kata Kunci : Kelayakan, Lahan Sawah, Pendapata
ANALISIS KANDUNGAN KIMIA PADA ASAP CAIR DARI PELEPAH KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE DESTILASI
Palm fronds are a useful waste and can be used to make liquid smoke. Liquid smoke made using palm fronds also has many benefits and uses. Therefore, palm frond waste has a new value that can be very beneficial for agriculture. Of the several benefits that have been studied by previous researchers, the researcher wants to analyze the chemical content contained in liquid smoke made with palm oil fronds. This study aims to look at and determine what chemical compounds are present in liquid smoke made with palm oil fronds. This research was conducted using the distillation method, which is a fairly effective method that can be used to identify and separate chemical components in liquid smoke produced from palm fronds. In this study, there were 3 chemical ingredients used, namely ketones, aldehydes and phenols. From the results of the analysis of the chemical content present in liquid smoke using the distillation method, only phenol is foundKeywords: Liquid smoke, Distillation Method, Palm fronds, Ketones, Aldehydes, PhenolsINTISARIPelepah kelapa sawit merupakan sebuah limbah yang memiliki kebergunaan dan dapat digunakan untuk dijadikan sebagai bahan pembuatan asap cair. Asap cair yang dibuat dengan menggunakan bahan pelepah kelapa sawit juga memiliki banyak manfaat dan kegunaan. Oleh karena itu limbah pelepah kelapa sawit memiliki nilai baru yang dapat sangat bermanfaat bagi pertanian. Dari beberapa manfaat yang telah diteliti oleh peneliti-peneliti sebelumnya, maka peneliti ingin menganalisis kandungan kimia yang terdapat pada asap cair yang dibuat dengan bahan pelepah kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menentukan senyawa kimia apa saja yang terdapat pada asap cair yang dibuat dengan bahan pelepah kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode destilasi, yang merupakan metode yang cukup efektif yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan memisahkan komponen kimia dalam asap cair yang dihasilkan dari bahan pelepah kelapa sawit. Pada Penelitian ini, kandungan kimia yang digunakan terdapat 3 kandungan kimia, yaitu keton, aldehid dan fenol. Dari hasil analisis kandungan kimia yang ada pada asap cair dengan menggunakan metode destilasi adalah hanya fenol. Kata Kunci: Asap Cair, Metode Destilasi, Pelepah Kelapa sawit, Keton, Aldehid, Feno
KONTRIBUSI USAHATANI PADI SAWAH TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA UJONG PADANG KECAMATAN LABUHAN HAJI BARAT KABUPATEN ACEH SELATAN
This study aims to analyze the contribution of wetland paddy farming to farm household income. The research was conducted in November 2022 in Ujong Padang Village, Labuhan Haji Barat Subdistrict, South Aceh District. The research method used was a survey by taking a sample of 37 wetland paddy farmers from 2 farmer groups. The results showed that the average income of wetland paddy farming was IDR 11,260,355.99/Ha/planting season. The contribution of wetland paddy farming is 32.31% and includes a low contribution (<50%).INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi usahatani padi sawah terhadap pendapatan rumah tangga tani. Penelitian dilasanakan pada bulan November 2022 di Desa Ujong Padang Kecamatan Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan mengambil sampel 37 petani padi sawah yang berasal dari 2 kelompok tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usahatani padi sawah sebesar Rp 11.260.355,99/Ha/ musim tanam. Kontribusi usahatani padi sawah 32,31 % dan termasuk kontribusi rendah (<50%)
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FLUKTUASI HARGA GABAH KERING PANEN DI SUMATERA UTARA
This study aims to determine the effect of HPP GKP on lowland rice production and rice prices in North Sumatra in 1990-2020. Data obtained from secondary data from the Central Statistics agency and related agencies. The analysis by Vector Auto Regression. The results of the study show: (1) The price of dry harvested unhusked rice (GKP) fluctuates every year; (2) The effect of HPP GKP on lowland rice production in North Sumatra from the VECM results has a significant effect in the short term, there is only one significant effect at the 5% confidence interval; (3) The effect of HPP GKP on rice prices in North Sumatra from the VECM results is significant.INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh HPP GKP terhadap produksi padi sawah dan harga beras di Sumatera Utara pada tahun 1990-2020. Data yang diperoleh dari Data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan Instansi yang terkait. Analisis yang di gunakan oleh Vector Auto Regresion. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perkembangan Harga Gabah Kering Panen (GKP) setiap tahunnya mengalami fluktuasi; (2) Pengaruh HPP GKP terhadap produksi padi sawah di Sumatera Utara dari hasil VECM terjadi berpengaruh nyata pada jangka pendek, hanya terdapat satu yang signifikan pada selang kepercayaan5%; (3) Pengaruh HPP GKP terhadap harga beras di Sumatera Utara dari hasil VECM adalah berpengaruh nyata
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENINGKATAN KAPASITAS PETANI KOPI ARABIKA DI KOTA SUNGAI PENUHI
Increasing the capacity of Arabica coffee farmers in Sungai Penuh is an effort to increase the capacity of farmers through an extension approach, both in group training and individual training by government agricultural extension workers to improve technical skills in Arabica coffee cultivation, managerial and building partnership networks. For this reason, research was carried out which seeks to understand the role of agricultural extension in increasing the capacity of arabica coffee farmers in Sungai Penuh. This research is a qualitative research and categorized as descriptive research. The results of this study are the role of agricultural extension workers in increasing the capacity of arabica coffee farmers, both technical cultivation, managerial and partnership networking by coffee farmers in Sungai Penuh is in the medium category. The capacity of Arabica coffee farmers in Sungai Penuh, consisting of cultivation techniques, management and partnership networks. The lowest capacity is managerial and partnership, while the highest is cultivation technical capacity.INTISARIPeningkatan kapasitas petani kopi arabika di kota sungai penuh merupakan upaya peningkatan kemampuan petani melalui pendekatan penyuluhan baik anjang sana kelompok maupun anjang sana perorangan oleh penyuluh pertanian pemerintah untuk meningkatkan kemampuan dalam hal teknis budidaya kopi arabika, manajerial dan membangun jejaring kemitraan. Untuk itu dilakukan penelitian yang berupaya untuk memahami peran penyuluhan pertanian dalam peningkatan Kapasitas Petani Kopi Arabika di Kota Sungai Penuh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan dikategorikan sebagai penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan kapasitas petani kopi arabika baik teknis budidaya, manajerial dan jejering kemitraan oleh petani kopi di Kota Sungai Penuh berada pada kategori sedang. Kapasitas petani kopi arabika di kota sungai penuh, terdiri dari teknis budidaya, manajerial dan jejaring kemitraan. Kapasitas paling rendah yaitu manajerial dan kemitraan, sedangkan yang paling tinggi adalah kapasitas teknis budidaya
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK RUMPUT LAUT (Gracilaria sp.) TERHADAP PERTUMBUHAN IN VITRO Dendrobium sp. (Orchidaceae)
Dendrobium is a genus of orchids whose flowers vary in shape and color, making them much in demand as ornamental plants. In vitro propagation requires the proper composition of culture media to speed up the growth of seedlings, but media composition is still relatively quite pricey for orchid producers. It is necessary to alter popular culture, especially the utilization of abundant natural resources, such as seaweed (Gracilaria sp.). This study aims to determine the effect of adding seaweed extract (Gracilaria sp.) to the culture media on the growth of Dendrobium sp. seedlings. The study was carried out in Central Laboratory INSTIPER Yogyakarta. The study used a factorial experimental method which was arranged in a completely randomized design (CRD). The first factor was the type of seaweed with 2 levels, namely seaweed variant 1 and variant 2. The second factor was the concentration of seaweed extract with 4 levels (0 gram/liter, 0.5 gram/liter, 1 gram/liter, and 1 .5 gram/liter). Parameters observed included plant height, number of leaves, leaf color, number of roots, root length, and fresh weight. The results of the observations were analyzed using DMRT test at the 5% level. The results showed that the addition of 1 and 1.5 grams/liter of seaweed extract could significantly increase the parameters of plant height and the number of leaves of Dendrobium sp.INTISARIDendrobium merupakan salah satu marga anggrek yang bervariasi bentuk dan warna bunganya sehingga banyak diminati sebagai tanaman hias. Perbanyakan anggrek secara in vitro membutuhkan komposisi media kultur yang tepat sehingga mampu mempercepat pertumbuhan bibit, namun komposisi media tersebut masih terhitung mahal bagi produsen anggrek. Modifikasi media kultur perlu dilakukan khususnya yang memanfaatkan bahan alami dengan kemelimpahan tinggi, salah satunya adalah rumput laut (Gracilaria sp.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak rumput laut (Gracilaria sp.) pada media kultur terhadap pertumbuhan bibit anggrek Dendrobium sp. Penelitian dilakukan di Laboratorium Sentral INSTIPER Yogyakarta. Penelitian menggunakan metode percobaan faktorial yang disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah jenis rumput laut dengan 2 aras yaitu rumput laut varian 1 dan rumput laut varian 2. Faktor kedua adalah konsentrasi ekstrak rumput laut dengan 4 aras yaitu 0 gram/liter, 0,5 gram/liter, 1 gram/liter, dan 1,5 gram/liter. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, warna daun, jumlah akar, panjang akar, dan berat segar. Hasil pengamatan dianalisis sidik ragam dan uji lanjut DMRT jenjang 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak rumput laut 1 dan 1,5 gram/liter mampu meningkatkan secara signifikan parameter tinggi tanaman dan jumlah daun bibit anggrek Dendrobium sp
PENGARUH FAKTOR BIOTIK DAN ABIOTIK PADA KEANEKARAGAMAN MAKROBENTOS DI KAWASAN MANGROVE
Human activities that often occur in coastal areas affect biota such as mangrove ecosystems and macrobenthos. Benthic biodiversity reflects the slow-growing and sensitive nature of mangrove ecosystems. This study aims to determine the influence of the biotic and abiotic environment on macrobenthos in Cendi Manik Village, Sekotong District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara. Data on macrobenthos, biotic and abiotic environments in natural and restored mangrove forests were collected, and multiple regression was used to analyze macrobenthic species diversity and biotic and abiotic environmental variables. The main plants are Rhizophora mucronata Lam and Avicennia marina Forssk. The native and restored mangroves have a higher macrobenthic biodiversity index (H' 1.207). The macrobenthos similarity between the two places reached 84.6%. The results of the multiple regression test showed that mud thickness and brightness had the greatest effect on macrobenthos. Keywords: beach, macrobenthos, mud thickness, brightness INTISARIAktivitas manusia yang sering terjadi di wilayah pesisir mempengaruhi biota seperti ekosistem mangrove dan makrobenthos. Keanekaragaman hayati bentos mencerminkan sifat ekosistem mangrove yang tumbuh lambat dan sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan biotik dan abiotik terhadap makrobentos di Desa Cendi Manik Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat. Data makrobentos, lingkungan biotik dan abiotik di mangrove alami dan restorasi dikumpulkan, dan regresi berganda digunakan untuk menganalisis keanekaragaman spesies makrobentos dan variabel lingkungan biotik dan abiotik. Vegetasi utamanya yaitu Rhizophora mucronata Lam dan Avicennia marina Forssk. Mangrove alami dan yang direstorasi memiliki indeks keanekaragaman hayati makrobentos yang lebih (H’ 1,207). Kemiripan makrobentos antara kedua tempat tersebut mencapai 84,6%. Hasil uji regresi berganda menunjukkan bahwa ketebalan dan kecerahan lumpur memiliki dampak tersebesar pada makrobentos.Kata kunci: pesisir, makrobentos, ketebalan lumpur, keceraha
RESPON MORFOFISOLOGI PADI HITAM SENAKIN AKIBAT FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DAN JERAMI PADI PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN
The study aimed to determine Arbuscular Mycorrhizal Fungi and rice straw and their interactions independently in increasing the growth and yield of black rice in rain-fed rice fields. The experiment was conducted in Tebas District, Sambas Regency, from July to December 2022. The experiment was arranged using a split-plot and randomized block design pattern. The main plot was AMF treatment (without AMF and AMF administration), and the subplots were rice straw dose (tons/ha) (0, 5, 10, 15). The experiment was repeated 3 times and consisted of 16 observed plant samples. The results showed that AMF and rice straw interaction affected root volume and grain weight per plot. AMF independently affects plant height, the number of productive tillers, and the percentage of filled grain. The applied rice straw plays a role in influencing plant height, the number of productive tillers, and the rate of filled grain. Keywords: arbuscular mycorrhizal fungi, rice straw, black rice, ricefield INTISARITujuan penelitian yaitu untuk mengkaji peran FMA dan jerami padi serta interaksi keduanya masing-masing secara mandiri dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi hitam di sawah tadah hujan. Percobaan dilaksanakan Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas pada bulan Juli sampai Desember 2022. Percobaan disusun menggunakan rancangan split plot dengan pola rancangan acak kelompok. Petak utama yaitu perlakuan FMA (tanpa FMA dan pemberian FMA), anak petak yaitu dosis jerami padi (ton/ha) (0, 5, 10, 15). Percobaan diulang sebanyak 3 kali dan terdiri atas 16 sampel tanaman amatan. Hasil penelitian diperoleh bahwa interaksi FMA dan jerami padi berpengaruh terhadap volume akar dan berat gabah per petak. FMA secara mandiri berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan produktif dan persentase gabah isi. Jerami padi yang diaplikasikan berperan dalam mempengaruhi tinggi tanaman, jumlah anakan produktif dan persentase gabah isi. Kata kunci: fungi mikoriza arbuskula, jerami padi, padi hitam, sawah