E-Journal Universitas Janabadra
Not a member yet
1365 research outputs found
Sort by
Kinerja Keuangan, Penghindaran Pajak, dan Kapitalisasi Pasar
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Return on Asset (ROA) dan Penghindaran Pajak terhadap tingkat kapitalisasi pasar. Perusahaan yang menjadi obyek penelitian adalah perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Sebanyak 10 perusahaan menjadi sampel dalam penelitian ini sehingga jumlah amatan sebanyak 30. Hasil uji regresi linier berganda menunjukkan terdapat pengaruh positif ROA dan penghindaran pajak terhadap tingkat kapitalisasi pasar pada p-value sebesar 5%. Masa pandemi COVID-19 yang berdampak pada terpuruknya beberapa sektor bisnis ternyata tidak berlaku pada industri farmasi. Perusahaan farmasi sebagai produsen obat-obatan justru sangat dibutuhkan oleh masyarakat pada masa pandemi
ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI MANISAN PALA PADA INDUSTRI TIGA SERANGKAI DESA BATEE TUNGGAI KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar harga pokok produksi manisan pala pada Industri Tiga Serangkai di Desa Batee Tunggai Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengumpulan data adalah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah metode Activity Based Costing (ABC); yaitu sistem biaya yang didasarkan pada aktivitas. Metode ABC menelusuri biaya pada berbagai aktivitas dan juga kepada berbagai produk, sehingga dapat diketahui aktifitas apa saja dan berapa biaya dari setiap aktivitas yang mendukung produk tersebut. Sistem ABC mampu memberikan informasi biaya secara lebih akurat. Hasil dari penelitian, harga pokok produksi manisan pala dalam bentuk bunga yang dikirim adalah sebesar Rp.4.965,16/bungkus, yang bentuk iris adalah sebesar Rp.3.408,24/bungkus. Sedangkan harga pokok produksi manisan pala untuk yang dijual di rumah dalam bentuk bunga adalah sebesar Rp.4.465,16/bungkus, dan manisan pala bentuk iris Rp.2.908,24/bungkus. Harga pokok produksi untuk manisan pala berbentuk bunga lebih besar dibanding manisan pala bentuk iris
PENGARUH ULASAN PRODUK, KEPERCAYAAN DAN KEMUDAHAN TRANSAKSI TERHADAP MINAT BELI ULANG PRODUK BUNGA MELALUI E-Commerce DI CITRA FLORIST SURABAYA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan penjualan dan kurangnya minat beli ulang pada E-Commerce Citra Florist Surabaya. Sedangkan tingkat pengguna E-Commerce di Indonesia semakin tinggi. Oleh dari itu dipelukan adanya strategi atau inovasi supaya mempengaruhi minat beli ulang sehingga pada tahun berikutnya mengalami peningkatan jumlah penjualan melalui E-Commerce Citra Florist Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ulasan produk (X1), kepercayaan (X2), dan kemudahan transaksi (X3) terhadap minat beli ulang (Y) produk bunga melalui E-Commerce di Citra Florist Surabaya. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation ModelingPartial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulasan produk, kepercayaan dan kemudahan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang
UPAYA PELAJUAN PROSES DEKOMPOSISI JERAMI PADI MELALUI BERBAGAI CARA : SEBUAH STUDI LITERATUR
Jerami padi merupakan sisa hasil sampingan dari budidaya padi yang masih memiliki potensi sebagai sumber hara bagi tanah. Potensi hara dari jerami padi mampu mengefisiensikan penggunaan pupuk hingga 50%. Namun potensi ini terkendala dengan proses pengkomposan jerami yang lama karena kandungan selulosa dan lignin yang tinggi. Proses dekomposisi yang lama menjadikan pupuk dari jerami padi tidak efisien dalam budidaya. Upaya pelajuan proses dekomposisi jerami padi menjadi penting karena akan mendukung pertanian yang berkelanjutan, berkelanjutan karena secara ekonomi akan mengefisiensikan biaya budidaya, akan memperbaiki lingkungan pertanian karena lebih ramah lingkungan dan secara sosial akan mudah diterima masyarakat karena selama ini jerami padi masih dianggap sebagai limbah pertanian yang kurang bermanfaat. Tujuan dari tulisan ini adalah mencari tahu dari berbagai literatur yang ada selama ini telah dilakukan dalam upaya pemercepatan proses dekomposisi jerami padi melalui berbagai cara dan teknis pembuatan kompos dan potensinya untuk dikajiterapkan dalam berbudidaya pertanian yang berkelanjutan. Dari hasil studi literatur ini dapat diketahui bahwa upaya-upaya pemercepatan proses dekomposisi ini dapat dilakukan melalui
KELAYAKAN USAHATANI PADI DI LAHAN BUKAAN BARU MELALUI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU KABUPATEN MERAUKE, PAPUA SELATAN
Kelayakan finansial suatu usahatani sangat menentukan motivasi petani dalam melakukan kegitan usahatani. Penggunaan Varietas Unggul merupakan salah satu komponen teknologi yang berperan dalam peningkatan produksi padi. Lahan bukaan baru merupakan salah satu sumberdaya lahan yang potensial untuk dioptimalkan untuk meningkatkan produksi pangan dengan basis usaha pada pengembangan padi. Salah satu upaya untuk mengatasi kondisi tersebut adalah dengan menerapkan budidaya padi pendekatan pengelolaan tananam terpadu (PTT). Pendekatan tersebut mempertimbangkan lingkungan fisik, biofisik, iklim, dan kondisi sosial ekonomi petani setempat dan bersifat partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kelayakan usaha tani padi di lahan bukaan baru dengan pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT). Kajian dilakukan di lokasi wilayah agroekosistem lahan tadah hujan Kampung Harapan Makmur Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke dilaksanakan pada pada bulan April - Desember 2018. Hasil analisis menunjukan bahwa penerapan pendekatan PTT mampu meningkatkan produksitivitas sebesar 60 % dan keuntungan bersih sebesar Rp. 2.699.000/MT/ha dengan nilai R/ C ratio 1,32. Implikasinya budidaya padi dengan pendekatan PTT dinilai layak untuk dikembangkan dengan nilai MBCR 1,73 dengan harus memperhatikan kesesuaian agroekosistemnya
RESPONS PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK KOTORAN AYAM DAN POC LIMBAH TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ALPUKAT (Persea americana) PADA FASE PEMBIBITAN
The research was aimed to know response of various doses of chicken manure and liquid organic fertilizer from tofu waste on the growth of avocado plant (Persea americana) in seedling phase. This research was conducted from June until August 2023. The method used Randomized Completely Block Design (RCBD) as factorial with two factors. The first factor was the Chicken Manure which consisted of four levels, namely: 0 kg/plant, 0.5 kg/plant, 1 kg/plant and 1.5 kg/plant. The second factor was the Liquid Organic Fertilizer from Tofu Waste, which consisted of four levels, namely: 0 ml/l, 75 ml/, 150 ml/l and 225 ml/l. The results showed that 1 kg/plant dose of chicken manure was the best effect on the number of branches, the number of leaves and diameter of stem. 150 ml/l dose of Liquid Organic Fertilizer from Tofu Waste was the best effect on plant height, the number of branches, the number of leaves and diameter of stem. There was interaction between chicken manure and liquid organic fertilizer from tofu waste to parameters, plant height, the number of branches, the number of leaves and diameter of stem. Keywords: avocado, chicken manure, liquid organic fertilizer from tofu waste INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pemberian berbagai dosis pupuk kotoran ayam dan POC limbah tahu terhadap pertumbuhan tanaman alpukat (Persea americana) pada fase pembibitan. Penelitian ini telah dilakukan sejak bulan Juni sampai Agustus 2023. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu pupuk kotoran ayam yang terdiri dari 4 taraf yaitu: 0 kg/tanaman, 0,5 kg/tanaman, 1 kg/tanaman dan 1,5 kg/tanaman. Faktor kedua yaitu POC limbah tahu yang terdiri dari 4 taraf yaitu: 0 ml/l, 75 ml/l, 150 ml/l dan 225 ml/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kotoran ayam dengan dosis 1 kg/tanaman menunjukkan pengaruh terbaik pada parameter jumlah cabang, jumlah daun dan diameter batang. POC limbah tahu dengan dengan dosis 150 ml/l menunjukkan pengaruh terbaik pada parameter pertambahan tinggi bibit, jumlah cabang, jumlah daun dan diameter batang. Terjadi interaksi antara perlakuan pupuk kotoran ayam dan pupuk organik cair limbah tahu yaitu pada parameter pertambahan tinggi bibit, jumlah cabang, jumlah daun dan diameter batang. Kata Kunci: alpukat, pupuk kotoran ayam, pupuk organik cair limbah tahu
ISOLASI DAN KARAKTERISASI JAMUR DARI PUPUK KOMPOS LIMBAH SAWIT
Oil palm plants are commodities that play an important role in improving the national economy, especially increasing employment opportunities and increasing state income. This research aims to microscopically isolate fungi from palm oil waste compost. This research method is used descriptively using quantitative methods. Research has been carried out by taking samples of palm waste fertilizer, isolation, purification and microscopic observations. The fungal isolation medium used was Potato Dextrose Agar (PDA). Based on the results of fungal isolation from empty oil palm bunches (TKKS), 1 fungal isolate was obtained which had a round shape, had septa and had hyphae whose cells were separated by partitions called septa and were branched. The conodiophores are white, appear straight and branched, characteristic of the purple hyphae with white spots and white spores. Key words: empty palm oil bunches; isolation; fung
PENGARUH KONSENTRASI HORMON GIBERELIN (GA3) DAN AIR KELAPA TERHADAP VIABILITAS BENIH TANAMAN MANGGIS (Garcinia mangostana L.)
The research was aimed to determine the effect of gibberellin hormone (GA3) concentration and coconut water on the viability of mangosteen seeds (Garcinia mangostana L.). This research was conducted from July 2023 to September 2023, located in the screenhouse of the Faculty of Agriculture, Sultan Ageng Tirtayasa University. This study used a Factorial Randomized Complete Block Design (RCBD). The first factor is gibberellin hormone (GA3) with 2 levels, G0 (0 ppm) and G1 (75 ppm). The second factor is coconut water with 3 levels, K0 (0%), K1 (25%), and K2 (50%). Parameters observed in this study include the time of shoot emergence, germination capacity, maximum growth potential, normal germination, abnormal germination, non-germinating seeds, and plant height. The research results show that a concentration of 75 ppm gibberellic acid (GA3) has a positive effect on the emergence of shoots and germination capacity. A 50% concentration of coconut water also has a positive effect on the emergence of shoots and germination capacity. There is an interaction between the treatment of 75 ppm gibberellic acid (GA3) and 50% coconut water in the timing of shoot emergence and germination capacity. Keywords: coconut water, giberelin acid, mangosteen seeds INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi hormon giberelin (GA3) dan air kelapa terhadap viabilitas benih manggis (Garcinia mangostana L.). Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2023 hingga bulan September 2023, yang bertempat di screenhouse Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penlitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama hormon giberelin (GA3) yang terdiri dari 2 taraf yaitu, G0 (0 ppm) dan G1 (75 ppm). Faktor kedua air kelapa yang terdiri dari 3 taraf yaitu, K0 (0%), K1 (25%), dan K2 (50%). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah waktu muncul tunas, daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum, kecambah normal, kecambah abnormal, benih tidak tumbuh, dan tinggi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi hormon giberelin (GA3) 75 ppm memberikan pengaruh yang baik terhadap waktu muncul tunas dan daya berkecambah. Konsentrasi air kelapa 50% memberikan pengaruh yang baik terhadap waktu muncul tunas dan daya berkecambah. Terdapat interaksi perlakuan antara hormon giberelin (GA3) 75 ppm dan air kelapa 50% pada waktu muncul tunas dan daya berkecambah. Kata Kunci: air kelapa, hormon giberelin, benih manggi
EFEKTIVITAS INTENSITAS NAUNGAN DAN POC AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascolonicum L.)
Shallots (Allium ascalonicum L.) are one of the main vegetable commodities that have many benefits. Shallot supply has not kept up with the rising demand; low production is a result of an underutilized agricultural system. Light and overuse of inorganic fertilizers are two examples of external or environmental elements that have an impact on the agriculture system. This study's experimental design, which is a Randomized Group Design (RGD) factorial pattern with three replications in a 3X3 matrix, was the research methodology. The findings demonstrated that all parameters of shallot plant development and production examined did not exhibit any relationship between the severity of shade and the interval of coconut water LOF application. This suggests that shallot plant development and production are not considerably impacted by the shade intensity and coconut water LOF interval combination. The height of shallot plants at 15, 30, and 45 DAP is not significantly affected by the coconut water LOF irrigation interval. The coconut water LOF watering intervals of once per day (I1) and once every three days (I2) were determined to be the most effective treatments. Regarding every aspect of shallot plant development and production, there is no correlation between the interval of coconut water POC and the amount of shadowing. Key-words: shallot, allium ascalonicum, vegetable
IDENTIFIKASI PERBANDINGAN NILAI KUALITAS NANAS MD2 DAN JOSAPINE DI SERDANG SELANGOR MALAYSIA
MD2 and Josapine pineapple are hybrid pineapples. The Josapine pineapple variety has the advantage of having thornless leaves. This study aims to identify the quality values of MD2 and Josapine pineapples with different peeling times in a closed room. This research was carried out on September 19 2023 at the Lepas Tuai Malaysian Agriculture Research and Development Institute (MARDI) Complex in Serdang Selangor, Malaysia. The main ingredients used in this research were MD2 pineapple and Josapine which were obtained from a fruit shop in Serdang Selangor, Malaysia. The tools used in this research were digital scales, blenders, thermometers, measuring cups, Erlenmeyer, spatulas, funnels, glass jars, knives, gloves, chromameters, refractometers, pH meters, and viscometers. This research was conducted using an ordinary completely randomized design (CRD) with two replications and two treatments. All data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and further analysis using the Duncan Multiple Range Test (DMRT) using the SAS program. The results of the analysis of variance showed that differences in pineapple peeling times gave significantly different results in the color of the pineapple skin, thus influencing differences in pineapple quality on the zeroth day (D0) and the third day (D3). The next difference is in the pH and TTA (Titratable Acidity) content of MD2 pineapple which is significantly different from Josapine pineapple in the pineapple quality test treatment on day zero (D0) and day three (D3). Keywords: pineapple, quality, content, color INTISARINanas MD2 dan Josapine merupakan nanas hybrid. Varietas nanas Josapine memiliki keunggulan daunnya tidak berduri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai kualitas nanas MD2 dan Josapine dengan waktu pengupasan yang berbeda pada ruangan tertutup. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 19 September 2023 di Kompleks Lepas Tuai Malaysian Agriculture Research and Development Institute (MARDI) di Serdang Selangor, Malaysia. Bahan utama yang digunakan pada penelitian ini adalah nanas MD2 dan Josapine yang didapatkan dari toko buah yang ada di Serdang Selangor Malaysia. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah timbangan digital, blender, termometer, gelas ukur, erlenmeyer, spatula, corong, toples kaca, pisau, sarung tangan, chromameter, refraktometer, pH meter, dan viscometer. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) biasa dengan dua ulangan dan dua pelakuan. Semua data dianalisis mennggunakan analisis varians (ANOVA) dan analisis selanjutnya menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan menggunakan program SAS. Hasil analisis ragam menunjukkan perbedaan waktu pengupasan buah nanas memberikan hasil yang berbeda nyata pada warna kulit buah nanas sehingga memengaruhi perbedaan kualitas nanas pada pengupasan hari ke-nol (D0) dan hari ke-tiga (D3). Perbedaan selanjutnya terdapat pada pH dan kandungan TTA (Titratable Acidity) nanas MD2 yang berbeda nyata dengan nanas Josapine pada perlakuan uji kualitas nanas pada pengupasan hari ke-nol (D0) dan pengupasan hari ke-tiga (D3). Kata kunci : nanas, kualitas, kandungan, warn