Direktori jurnal elektronik Politeknik Negeri Padang (PNP)
Not a member yet
631 research outputs found
Sort by
Pengalaman Konsumen, Nilai dan Keinginan untuk Berbelanja Ulang di Kantin Mahasiswa
This study aims to explore the role of experience of students as consumers on utilitarian and hedonic values towards intention to revisit canteen of students in Politeknik Negeri Padang. Consumer experience are measured using dimensions of sense, feel, think, act, and relate. Data were analysed using partial least square structural equation modelling (PLS-SEM). This study found that consumer experience from dimensions of sense, feel and act have a significant positive impact on utilitarian values. In addition, sense, and act also have a significant positive influence on hedonism value. Furthermore, utilitarian, and hedonic values have a positive and significant impact towards intention to revisit the canteen. Thus, the utilitarian and hedonic values obtained through consumer experience will increase student intention to revisit the canteen
The Effect of The Use of Styrofoam on Performance of Porus Asphalt Mixture
Campuran aspal porus merupakan salah satu jenis cempuran perkerasan yang bergradasi terbuka, dimana persentase agregat kasar besar, dan berpori sehingga dapat mengalirkan air permukaan, dengan demikian air tidak menggenangi bagian permukaan jalan. Aspal porus memiliki stabilitas rendah, sehingga membutuhkan aspal dengan mutu yang baik yang berfungsi sebagai pengikat dalam campuran. Salah satu upaya dalam meningkatkan mutu aspal adalah dengan mencampurkan bahan tambah seperti styrofoam kedalam aspal yang disebut dengan aspal modifikasi. Styrofoam merupakan sejenis sampah platik yang sulit terurai,dan tidak dapat dengan mudah untuk didaur ulang, sehingga limbah styrofoam akan terus menggunung dan merusak lingkungan, pemanfaatan limbah Styrofoam sebagai bahan subtitusi sebagian aspal pada campuran aspal porus diharapkan diharapkan selain dapat meningkatkan kinerja perkerasan aspal porus, juga dapat menjaga lingkungan dengan mengurangi jumlah limbah styrofoam. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan kadar aspal dan styrofoam makimum yang menghasilkan kinerja perkerasan aspal porus optimum, serta menentukan nilai permeabilitas dan durabilitas campuran perkerasan aspal porus pada kadar aspal dan styrofoam terbaik. Metode AAPA digunakan dalam Penentuan nilai kadar aspal optimum dengan tiga parameter nilai yaitu; nilai Cantabro Loss (CL), Asphalt Flow Down (AFD) dan Void in Mix (VIM). Hasil penelitian diperoleh nilai KAO 5,65% dengan nilai kinerja perkerasan maksimum yaitu; stabilitas 555,75 kg, flow 5,46mm, VIM 22,15%, MQ 101,89 kg/mm, CL 16% dan AFD 0,29%. Subtitusi kadar styrofoam optimum diperoleh sebesar 10% pada kadar aspal 5,65% dengan nilai stabilitas 567,57 kg, CL 19,36%, AFD 0,16%, VIM 22,58%, flow 4,17 mm, dan MQ 137,38 kg/mm. Nilai permeabilitas dan durabilitas pada kadar aspal dan styrofoam optimum diperoleh 0,0952 cm/dtk dan 80%, ini menunjukkan campuran aspal cukup berpori akan tetapi tidak durable (awet), karena nilai durabilitas yang diperoleh masih dari yang disyaratkan yaitu < 90%.
Kata kunci : aspal porus, Styrofoam, kinerja perkerasa
Analisis Biaya Tambahan pada Pengguna Jalan Akibat Pelaksanaan Proyek Rigid Pavement
Jalan raya merupakan prasarana transportasi darat yang memegang peranan penting dalam sektor perhubungan terutama untuk kesinambungan distribusi orang, barang dan jasa. Dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu pesat, pembangunan jalan yang sudah ada perlu ditingkatkan. Peningkatan ruas jalan Sei Dareh - Junction (Koto Baru) ini perlu dilakukan rekonstruksi jalan. Karena melihat kondisi perkerasan lama yang rusak dan tidak layak digunakan khususnya oleh kendaraan bermuatan berat. Namun ada polemik dalam pembangunan jalan ini seperti terjadinya kemacetan panjang akibat aktivitas pembangunan dan menurunnya tingkat kenyamanan pengguna jalan dalam melewati ruas jalan tersebut.Untuk itu perlu dilakukan kajian terhadap biaya tambahan yang ditanggung oleh pengguna jalan akibat aktivitas proyek tersebut. Analisis volume lalu lintas dilakukan sesuai dengan MKJI 1997 dan biaya operasional kendaraan mengacu kepada Pedoman konstruksi dan bangunan Pd T - 15 - 2005 - B Departemen Pekerjaan Umum. Metoda ini melakukan perhitungan dengan metoda VOCM-HDM III (vehicle operated cost model - highway design management). Analisa biaya kemacetan dibuat berdasarkan biaya operasional kendaraan,arus lalu lintas, kecepatan kendaraan,nilai waktu yang dihitung sesuai dengan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Kabupaten Dharmasraya dan nilai waktu antrian.pada lokasi antrian akibat pelaksanaa jalan rigid pavement dari sta 184 + 320 - sta 188 + 500 biaya tambahan yang di tanggung oleh pengguna jalan untuk kategori kendaraan ringan sebesar Rp 180.977/jam. sedangkan untuk kendaraan berat sebesar Rp 259.262/jam. Pada sta 188 + 500 - sta 184 + 320 biaya tambahan yang di tanggung oleh pengguna jalan untuk kategori kendaraan ringan sebesar Rp 171.427/jam. Sedangkan untuk kendaraan berat sebesar Rp 131.930/jam
Perbaikan Subgrade pada Jalan Kampung Keramat di Kota Pangkalpinang dengan Menggunakan Kapur Padam Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah
Soil is the main support in a construction. Unstable soil conditions, especially in the subgrade can cause damage to the road. Based on the results of a direct survey in the field, it was found that the condition of the Jalan Kampung Keramat in Pangkalpinang City was damaged. This might be caused by the condition of the subgrade on the road which is unstable and the subgrade is categorised as clay soil type. This study aims to improve the subgrade on Jalan Kampung Keramat in Pangkalpinang City by using limestone as a soil stabilization material. This study used an experimental method in the laboratory by making mixture between clay soil and limestone with four different variations in the percentage of limestone, namely 0%, 3%, 5%, 7%. There are four parameters of the mixed characteristics that are tested and analysed, namely: the Atterberg limit, specific gravity, soil gradation and CBR value. The results show that the Atterberg limit values (liquid limit-LL and plasticity index-IP) and specific gravity tend to decrease with increasing percentage of limestone extinguished. However, the plastic limit value (PL) shows the opposite tendency, i.e. it increases with the decreasing percentage of limestone. The specific gravity values obtained based on the percentage of lime outages (0%, 3%, 5%, 7%) are 2.63, 2.61, 2.60, and 2.58, respectively. In addition, the addition of limestone causes changes in soil gradation, namely the addition of retained fraction # No.200 and the reduction of passed fraction # No.200. The Addition of limestone can increase the CBR value of the soil, where the addition of 7% of limestone produces the highest CBR value (21.3%) compared to 5% limestone (15.7%), 3% limestone (13.4%) and 0% limestone (11.2%). Therefore, using limestone can improve quality of subgrade, which can be seen from the value of CBR obtained.
 
Analisis Rute Ambulan Desa Menuju UGD Berdasarkan Waktu Tempuh Perjalanan Menggunakan SIG di Kabupaten Jember
Kepadatan lalu lintas akan mempengaruhi kelancaran pelayanan darurat mobil ambulan. Salah satu solusi untuk meminimalisir dan menghindari masalah ini adalah dengan menemukan rute yang lebih optimal untuk dilalui berdasarkan jarak terdekat dan waktu tercepat untuk mencapainya. ArcGIS dapat memberikan informasi yang mendekati kondisi nyata, serta memprediksi keputusan strategis seperti menentukan rute. Network analyst yang merupakan salah satu fitur dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) yang ada di ArcGIS dapat digunakan dalam menentukan rute. Objek penelitian ini adalah kelurahan-kelurahan di Kabupaten Jember, dan lokasi tujuannya adalah Unit Gawat Darurat Rumah Sakit di Kabupaten Jember. Hasil analisis menunjukkan, rute optimal untuk ambulan desa dari Karangrejo, Kranjingan, Muktisari, dan Wirolegi menuju ke UGD Rumah Sakit Bina Sehat. Kelurahan Baratan menuju UGD pada Rumah Sakit Dr. Soebandi. Kelurahan Antirogo dan Patrang menuju UGD Rumah Sakit Baladhika Husada. Kelurahan Kebonsari, dan Sumbersari menuju UGD Rumah Sakit Jember Klinik
Dampak Kelebihan Muatan Terhadap Umur Rencana Perkerasan Jalan
Jalan adalah prasarana transportasi darat meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap maupun perlengkapannya yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air. Konstruksi jalan raya, seperti konstruksi sipil lainnya, juga akan mengalami penurunan kemampuan dalam pelayanan strukturalnya. Penelitian ini berlokasi di Jalan Bypass Km. 7 Padang. Pengamatan melalui Survei primer memperlihatkan adanya indikasi kerusakan jalan di bagian-bagian tertentu yang erat kaitannya dengan penurunan pelayanan perkerasan jalan. Kerusakan yang terlihat berupa jalan berlubang yang diduga akibat beban lalu lintas yang mengerus bagian-bagian kecil dari permukaan perkerasan. Ditemukan pula retak kulit buaya yang diduga akibat oleh kelelahan beban lalu lintas yang berulang-ulang, dan jalan yang amblas yang diduga akibat beban overload. Penelitian ini bertujuan menilai derajat kerusakan jalan dari beban berlebih pada ruas jalan tersebut. Untuk mendukung analisis, dilakukan pengumpulan data sekunder berupa data lalu lintas harian rata-rata dari PJN II Padang dan data berat kendaraan dari CV. Andespal Jaya Bersama. Hasil perhitungan dengan menggunakan metode AASHTO 1993 tahun 2020 menunjukkan nilai W18 rencana sebesar 1.354.107,0030 ESA dan nilai W18 overload pada tahun 2020 sebesar 12.986.028,0350 ESA. Sisa masa layan dari perkerasan ruas jalan tersebut terbukti mengalami penurunan sebesar 40,76% dengan nilai remaining life rencana berada diangka 95,26% dan nilai remaining life overload berada pada angka 54,50%. Berat kendaraan yang melewati jalan tersebut melebihi MST ijin (golongan 6a sampai dengan 7c).Dari analisis hasil derajat kerusakan jalan akibat beban berlebih, maka untuk golongan 6a dengan beban 29,3350 roda bagian depan dan belakangnya tidak aman; golongan 6b dengan beban 24,1533 roda bagian depan dan belakang tidak aman; golongan 7a dengan beban 41,8774 roda bagian depan dan belakang tidak aman; golongan 7b dengan beban 35,1849 dengan roda depan aman, sedangkan roda tengah dan belakang tidak aman; dan golongan 7c dengan roda bagian inti dan gandengan termasuk aman
The Impact Of Core Values, Character And Entrepreneur Leadership In Successful Of Minangkabau Leaders And Javanese Leaders
Leadership is one of the important factors in the successful of entrepreneurs, nowadays we can find many successful business leaders, but still a lot of entrepreneur becomes go down because they dont prepare they self from an early age to knowing their core value and their character, thats problems impact to reduce their capacity to become a success entrepreneur. This study aims to find the relationship between core values, character and entrepreneur leadership to the successful leaders. It contributes to the business world, namely entrepreneuer to prepare a leader business starts from an early ages to be a successful entrepreneur. Based on this literature, entrepreneurs can evaluate the core values and character, because from the theory there is an impact on the successful entrepreneur. As much as 170 entrepreneurs with 85 Minangkabau and 85 Javanese became respondents in this study. To answer the research questions, this research used descriptive and statistical analysis with Multiple regression. This research found that there was a significant influence of core values, character and entrepreneur leadership in successful leaders. Theory contributions of this study are an approach to entrepreneur and leadership, and examine the influence of core values, character and entrepreneur leadership in successful leaders. For future study, research like this can be done on another ethnicity in Indonesia
ANALISIS DAYA DAN PUTARAN KINCIR AIR TRADISIONAL SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER DAYA PENGGERAK
Many kinds of power resource have been used in the human live, like a petrol engine, solar engine, steam turbine, hydro turbine or electrical motor. To run those machines, need same fuel or specific resource and also need high infestation Water wheel has been known very well, especially in West Sumatra for along tame ago as a simple technology. It’s can run with small water flow, not like hydro turbine, but will generate a big enough power. Water wheel construction is very simples that it’s can be made everywhere, with the wood materials, metal or both of them. The power of water wheel is big enough and can be used for every thing, to run generators, kinds of mill tools like rice milling, and many kinds of carpentry tools
Kajian Produktivitas Instalasi Rangka Atap Baja Ringan: Studi Kasus di Bandung, Indonesia
The needs of housing in Indonesia is increasing in conjunction with the population growth. This increment has to be addressed by an efficient construction process, which includes an adequate material and construction method selection. The utilization of light steel roof trusses is as an innovation which is considered better in terms of cost, time, and quality, com- pared to a conventional wood roof trusses. This research is aimed to identify the productivity of light steel roof trusses installation. The case study is a housing project in Bandung, which is compared to a historical data from several light steel roof subcontractors within Bandung area. The productivity from the direct observation on the case study is 9.821 m2/man-day, while the historical data processing generates 7.355 m2/man-day. This different is resulted from the ineffective working time. The ineffective working time covers worker’s break time, learning curve, and coordination time. Besides, this different could also be caused by the 7 hours’ assumption on the daily working hour. This assumption is not thoroughly achieved due to several factors which are weather and daily working efficiency. In conclusion the conservative value of the light roof steel trusses installation productivity is 7.355 m2/man-day
Investigasi Ketersediaan Air Permukaan Sungai Kapur Solok Selatan Untuk Kebutuhan Air Baku
South Solok Regency with a population of more than 163,000 people, 62.3% without access to clean water services through the Domestic Water Company (PDAM). The number of PDAM customers has been changed in Solok Selatan Regency in the last five years. Since the water capacity is very limited which means it difficult to increase the number of customers, so it is predicted to be unable to meet the increasing need for clean water. Based on the study of the potential for raw water availability in the South Solok Regency, Sungai Kapur has the potential as a source of raw water. To complete the potential study, it is necessary to know the quantity of raw water by examining hydrological parameters to optimize the planning of water resources potential. The quantity of raw water is assessed by the dependable flow to determine the low flow characteristic. Based on calculations, obtained a reliable discharge of 90% in monthly that can be used as raw water. The raw water source used has a discharge of ± 138.6 l / sec. However, the availability is uneven throughout the month, so a reservoir is needed to guarantee the availability of raw water for residents. In addition, raw water quality is assessed in terms of physical, chemical, and biological aspects. The results of the raw water quality test in the Sungai Kapur are eligible for raw water based on Government Regulations No. 82, 200