Direktori jurnal elektronik Politeknik Negeri Padang (PNP)
Not a member yet
631 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Limbah Penambangan Bukit Kapur Untuk Stabilisasi Tanah Lempung ( Clay )
Soil stabilization by adding new materials is one of the alternatives to soil repair that can improve the properties of the soil, namely by mixing new materials and soil that is then compacted. Waste left over limestone hill mining,among others in the form of materials with various sizes of granules. This study aims to review the effect of the addition of limestone hill mining waste material on the density and value of the California Bearing Ratio (CBR) of clay soil. Tests conducted only on a laboratory scale with variations in the increase in limestone hill mining waste levels are 0%, 5%, 10%, and 15% to the total weight of the mixture. Laboratory CBR testing is performed under optimum water content conditions. The results showed that the stabilization of soft soils using limestone hill mining waste, can increase the density and value of soil CBR. The most optimal level of use of limestone hill mining waste and which provides the highest CBR value is for the addition of 5%of limestone hill mining waste with a CBR value of 26.5%
Model Kualitas Layanan Produk Sepeda Motor Pada Industri Otomotif di Indonesia
The purpose of this study is to obtain the concept of a service quality model for motorcycle products in the automotive industry in Indonesia. Furthermore, the concept that will be formed expected to enrich the insights of interested parties in service management and opportunities for improving the implementation of service quality, especially for motorcycle product manufacturers in the automotive industry in Indonesia, which can then be used as a tool to compete. fellow manufacturers of motorcycle products in Indonesia. This study uses a descriptive qualitative research approach, with the method of collecting data through in-depth interviews. After the interview, transcription was carried out and continued with the data analysis. From the analysis of the data, the research found several themes of service quality dimensions, consist of: (a). Technical quality namely technology, (b). Functional quality, namely safety, security, comfort and convenience. The main functional quality from the user's perspective is security. Based on the results of the study, these dimensions are the focus of services that must be provided by motorcycle manufacturers, as a tool to compete with other motorcycle manufacturers.
Key words: Service Quality Model, Features on Motorcycle and User Perspectiv
Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku Dengan Beton Mutu Tinggi (Menggunakan Fly Ash)
Berbagai penelitian dan percobaan dibidang beton dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas beton, teknologi bahan dan teknik-teknik pelaksanaan yang diperoleh dari hasil penelitian dan percobaan tersebut dimaksudkan untuk menjawab tuntutan yang semakin tinggi terhadap pemakaian beton serta mengatasi kendala-kendala yang sering terjadi pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan beton adalah dengan menggunakan pengganti semen yaitu abu terbang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian semen dengan abu terbang terhadap mutu kuat tekan beton dalam aplikasinya pada perencanaan tebal perkerasan kaku dengn beton mutu tinggi. Komposisi variasi penambahan abu terbang sebanyak 0%, 10%, 12,5%, 15%, 20% dan 25% dari berat semen. Mutu beton yang direncanakan 40 MPa yang diuji pada umur 7 hari dan 28 hari. Penelitian ini menguji beton dengan benda uji selinder (diameter 150 mm dan tinggi 300 mm) sebanyak 30 sampel dan terdiri dari 6 variasi. Dari penelitian ini didapatkan kuat tekan optimum pada variasi 10% yaitu sebesar 30,770 MPa. Kuat tekan yang terendah terdapat pada variasi 25% yaitu sebesar 20,046 MPa.Kuat tekan tertinggi yang didapat dari penelitian yaitu 30,770 MPa kemudian digunakan dalam perencanaan tebal perkerasan kaku metoda Bina Marga. Perkerasan kaku yang direncanakan berlokasi di STA 0+000 - STA 5+000 Bypass Kota Padang. Dari hasil perhitungan tebal perkerasan didapatkan tebal slab beton adalah 210 mm dengan jenis beton bersambung dengan tulangan. Total anggaran biaya yang dikeluarkan dari perencanaan tebal perkerasan kaku ini adalah senilai Rp.41.200.700.000,00 (Empat Puluh Satu Milyar Dua Ratus Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah).
 
Pembinaan Kelompok Pembudidaya Ikan Melalui Kegiatan Diversifikasi Produk Olahan Ikan Lele Di Kelurahan Tangkerang Utara Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru
Permasalahan utama yang dihadapi pembudidaya ikan lele di Kelurahan Tangkerang Utara adalah penjualan ikan lele hanya dalam keadaan segar, sehingga pada saat produksi panen melimpah menyebabkan harga jual ikan menurun. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan kegiatan pelatihan kepada kelompok Ibu PKK Kelurahan Tangkerang Utara, tentang teknik pengolahan produk hasil budidaya ikan lele menjadi kerupuk dan nugget berbasis ikan lele. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan melaui tiga tahapan yaitu: penyajian materi mengenai inovasi produk olahan ikan, praktek pembuatan produk olahan, serta evaluasi hasil kegiatan yang telah dilakukan dan peningkatan pengetahuan peserta pelatihan. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan yang telah dilakukan menunjukkan selama praktek seluruh peserta pelatihan terlibat secara langsung pada setiap tahap yang dikerjakan dan terlihat bersemangat dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan yang dilakukan. Setelah kegiatan pelatihan seluruh peserta sudah dapat melakukan teknik membuat kerupuk dan nugget ikan lele secara mandiri. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan sebesar 81 %, Pada umumnya (79%) sangat setuju dengan pelaksanaan kegiatan ini dan 21% menyatakan setuju. Dampak kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif sumber pendapatan bagi kelompok PKK di kelurahan ini dan bisa terus berlanjut kedepannya karena adanya bantuan berupa peralatan untuk produksi olahan tersebut dari TIM ABDIMAS LPPM UNRI
Peningkatan Pengetahuan Citizen Diplomacy (Diplomasi Warga) Pada Siswa SMA 1 Bukittinggi
Kegiatan diplomasi saat ini tidak hanya dilakukan oleh diplomat saja. Kegiatan diplomasi juga melibatkan warga negara dalam kerangka diplomasi publik. Meningkatnya peran warga negara dalam diplomasi dan banyaknya media yang dapat digunakan, menjadikan kegiatan diplomasi semakin luas. Namun, hal ini tidak diiringi dengan pengetahuan warga negara yang baik mengenai diplomasi yang dilakukan warga atau citizen diplomacy. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan lanjutan kepada siswa SMA mengenai diplomasi warga terutama tujuan, cara penggunaan, dan perbedaannya dengan kegiatan diplomasi lainnya. Siswa SMA dipilih karena memiliki antusias yang tinggi pada kegiatan hubungan luar negeri. Selain itu saat ini mereka merupakan golongan yang paling banyak menggunakan sosial media. Sosial media merupakan media paling banyak aktivitas diplomasi warga didalamnya. Metode kegiatan ini dimulai dari persiapan sampai evaluasi yang dilaksanakan dalam jaringan (virtual). Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan ceramah, Latihan, dan tanya jawab kepada peserta. Hasil dari kegiatan ini terdapat perbedaan pengetahuan siswa mengenai diplomasi sebelum dan sesudah diadakannya kegiatan. 69% siswa mengetahui tujuan diplomasi warga, penggunaan, dan perbedaannya dengan kegiatan diplomasi lainnya dengan baik
Hand Sanitizer Alami dari Limbah Kulit Nenas
Hand Sanitizer merupakan pembersih tangan yang memiliki kemampuan antibakteri dalam menghambat hingga membunuh bakteri. Rinela, A (2017), ekstrak kulit nenas yang diaplikasikan sebagai hand sanitizer dapat menghambat atau membunuh bakteri dengan sangat baik dan dinyatakan lolos mutu fisik. Anto, J (2020), hand sanitizer dari ekstrak kulit nana merupakan terobosan baru dalam pemanfaatan limbah kulit nenas. Hand Sanitizer sangat dibutuhkan masyarakat luas, terutama di era pandemi covid-19. Setiap orang membutuhkan hand sanitizer dalam rangka protokol covid-19. Hal ini mendorong tim kegiatan untuk melaksanakan pengabdian masyarakat pembuatan hand sanitizer alami dari limbah kulit nenas bagi anak-anak Panti Assuhan Khusus Mentawai Padang. Metode yang akan diterapkan adalah dengan memberikan penyuluhan, pelatihan sederhana oleh tim pengabdian masyarakat. Tjuan yang akan dicapai, nantinya anak-anak Panti Asuhan mampu membuat hand sanitizer sendiri, dapat dimanfaatkan untuk dipakai kalangan sendiri ataupun untuk dijual di pasaran. Selain itu, anak-anak Panti Asuhan dapat membangun etos kerja dan berwirausaha mandiri yang berkesinambungan
Peningkatan Penghasilan Rumah Tangga Nelayan Melalui Pengolahan Hasil Tangkap Nelayan Desa Teluk Rhu Kec. Rupat Utara Kab. Bengkalis
Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu wahana untuk meningkatkan perekonomian rakyat yang dilakukan oleh istri nelayan. Pelatihan diberikan kepada dua kelompok usaha nelayan Desa Teluk Rhu dalam mengolah ikan menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi berupa nugget, bakso, kerupuk dan stik ikan. Kegiatan pengabdian ini meliputi tiga tahapan inti berupa ceramah terkait literasi digital dan inovasi produk olahan ikan, diskusi dan pengisian kuisioner, serta praktek pembuatan produk diversifikasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa kelompok usaha nelayan Desa Teluk Rhu memiliki potensi dalam memproduksi bahan makanan berbahan dasar ikan dikarenakan tingginya ketersediaan bahan baku. Hasil pelatihan dari 20 peserta menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan berkeinginan untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatnya. Produk yang paling disukai adalah bakso dan nugget ikan dikarenakan prosesnya yang mudah dan rasanya yang enak. Kedepannya masyarakat diharapkan mampu untuk memulai usaha produk olahan ikan untuk meningkatkan pendapatan rumah tangg
Purwarupa Pembangkit Listrik Tenaga Ombak Dengan Konsep Oscillating Water Coloumn (Skala Laboratorium)
Electricity energy demands for peoples near the sea are same high as people in the city, but sometimes electricity in coastal residence are nearly forgotten. In that case we need an alternative energy source for electricity generation using friendly environmental and renewable energy to maintain the availability of electrical energy. One of the energy alternative is sea wave power such as Oscillating Water Column (OWC) system.
The Oscillating Water Column system have three main components, such as the chamber, air turbine (wells turbine) and generator. The chamber function is a place for oscillation between water and air, then the function of water turbine (wells turbine) is to capture energy (air flow) that will be used to rotate the generator, that producing electrical energy. This turbine is 22 cm in diameter and will use the NACA0012 airfoil. This research was conducted to design an oscillating water column on a laboratory scale. This research is expected to be the beginning of renewable energy development sources and as the alternative energy source for the community in Banyuwangi
Pengaruh Temperatur PWHT Terhadap Struktur Mikro, Uji Kekerasan Dan Uji Tarik Pada Proses Pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW) Aluminium 5083
PWHT (Post Weld Heat Treatment) is one way to improve microstructure changes and can increase the tensile strength and hardness of the welding process. The purpose of this study was to determine changes in microstructure, hardness values, and tensile test values with temperature variations of PWHT and without PWHT. The finished metal is then given a PWHT temperature variation on aluminum alloy 5083 with a temperature variation of 150 ° C, 250 ° C, 350 ° C with a heating rate of 100 ° C and heating of 80 ° C for 1 hour and a holding time of 1 hour according to The variation that has been set is continued with cooling 30 ° C for 8 hours of natural cooling in the chamber furnace machine. The results of this study indicate that changes in the microstructure due to the higher temperature of the PWHT process will reduce the concentration of porosity formed, which has a correlation with the resulting tensile strength. For the results of the tensile strength from the process without PWHT using temperature variations, the PWHT process has increased for that by doing this PWHT process greatly affects the tensile strength. The highest tensile strength is at the PWHT temperature variation of 350 ° C (263.65 MPa) compared to specimens without PWHT (253.52 MPa). Meanwhile, the hardness value is not very influential by using temperature variations of PWHT or without PWHT, the hardness value using temperature variations of PWHT 150 and without PWHT in the weld metal area (74.4 HV)
Analisa Performa Bilah Taperless Dengan Airfoil S2091 Pada Turbin Angin Sumbu Horizontal
Utilization of wind energy is one option to produce electrical energy in the form of wind turbines. Wind energy is also renewable energy that can be utilized because of the potential for wind energy in Indonesia with an average wind speed of 2- 6 m/s. The purpose of this performance analysis is to obtain high efficiency so that the S2091 taperless blade can rotate at relatively low Indonesian wind speeds. Airfoil S2091 has an optimal Cl/Cd value to produce 500 W of power. This performance analysis uses the Blade Element Momentum (BEM) method in which the blade is divided into several elements, starting from determining the radius, chord, and twist on the blade. The assumed parameters will be simulated using Qblade v0.96 software and designing 3D blade designs using SolidWorks software. The dimensions of the taperless blade with the S2091 airfoil have a radius of 0.8 m, a chord of 0.12 m, a twist angle of 6.96o - 9.96o, and a maximum Cp value of 47% at a TSR of 4.5. At a speed of 12 m/s the maximum power generated is 998 W when the angular speed of the blade is 645 rpm and the minimum power generated is 95 W. Then the average power generated is 640.94 W. The results of field tests have a maximum charging power of 138 .46 W and an average charging of 14.13 W. Then the power obtained is 257.80 Wh. From these data, the efficiency of the blade system is 30%–40% and the efficiency of field testing is 34.16%