Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Terhadap Daya Berpikir Kritis Siswa
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap daya berpikir kritis siswa dalam pelajaran Matematika. Hal ini dilatarbelakangi karena siswa masih kurang peduli terhadap pembelajaran Matematika. Penelitian ini menggabungkan dua pendekatan yang pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dengan pendekatan kualitatif didapatkan Dengan metode wawancara sedangkan data dari pendekatan kuantitatif didasarkan pada transkrip nilai Matematika salah satu sekolah dasar yakni SDN Cibiru 9. Dalam pengolahan datanya kami menggunakan teknik deskriptif untuk menggeneralisasikan hasil penelitian ini. Hasilnya adalah adanya hubungan positif antara model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap gaya berpikir siswa dalam pelajaran matematik
The Relationship Between Home Literacy Environment and Parent Involvement Towards Early Childhood Language Skills in PWP Dama Kumara
The home literacy environment should be used as one of the things that is prioritized in providing home facilities, therefore it will continue to support the process of child development properly, especially language development.The purpose of this study was to determine the relationship between the home literacy environment and parent involvement to early childhood language skills. In this study, the method used is the correlation method and ex post facto. The data were collected using a questionnaire and to test the hypothesis using the product-moment correlation technique. In this study, it was found that the home literacy environment variable had an effective contribution of 30.89% to early childhood language skills. The parent involvement variable has an effective contribution of 40.65% to early childhood language skills
Pembinaan Karakter Peduli Lingkungan Pada Anak Usia 5-6 Tahun melalui PHP2D Di Desa Cimoyan Kecamatan Taktakan Kota Serang
Menanamkan karakter peduli lingkungan sangat penting dimulai sejak dini. Oleh karena itu, kebiasaan baik dalam hal menjaga kebersihan lingkungan akan menjadi bekal kebiasaan anak ketika anak tumbuh dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan karakter peduli lingkungan pada anak usia 5-6 tahun melalui PHP2D di desa Cimoyan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan sampel penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada edukasi yang telah dilakukan oleh tim PHP2D kepada anak-anak di desa Cimoyan mengalami perubahan perilaku dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah kerusakan lingkungan. Dengan demikian melalui pembinaan yang dilakukan oleh PHP2D kepada seluruh anak usia 5-6 tahun di desa Cimoyan menghasilkan perilaku yang mencerminkan karakter peduli lingkungan.
Analisis Teori Hierarki of Needs Abraham Maslow Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini
Teori hierarki of needs merupakan teori kebutuhan yang membahas tentang struktur kepribadian pada manusia. Kurang optimalnya orang tua dalam menstimulasi perkembangan anak, dapat berdampak pada kehidupan anak dimasa selanjutnya. Perkembangan sosial emosi menjadi aspek yang penting dalam pendidikan anak yang perlu diperhatikan oleh orang tua. pemberian asah, asih dan asuh yang akan menentukan kualitas orang tua dalam mendidik anak. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis teori hierarki of needs Abraham Maslow terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research). Adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa teori hierarki of needs Abraham Maslow dapat diterapkan sejak dini sebagai bentuk optimalisasi pemenuhan kebutuhan anak melalui dorongan lingkungan. Pemberian contoh dan perilaku yang dapat ditiru oleh anak merupakan pemenuhan aspek kemampuan penyesuaian diri dan lingkungan yang jika terpuaskan, maka anak dapat mengimitasi pengalaman yang diraihnya kedalam bentuk perilaku sebagai aktualisasi diri dimasa mendatang
Pengembangan Kreatifitas Anak Usia Dini Melalui Bentuk Geometri di Era Digital
Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan kreativitas anak usia dini melalui bentuk geometri di era digital, penulis menemukan bahwa perkembangan kreativitas tersebut dapat dilihat dari penggunaan media permainan seperti tangram atau kepingan geometri. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka atau studi kepustakaan yaitu berisi teori teori yang relevan dengan masalah—masalah penelitian. Hasil penelitian ini didukung dengan penelitian yang dilakukan Putri Rahmi, dkk di TKN Pembina Lawe Alas, menyatakan bahwa bermain tangram dapat meningkatkan kreativitas anak dalam mengenal bentuk-bentuk geometri. Melalui 3 tahap pengujian, anak mengalami peningkatan disetiap tahapannya, sehingga secara keseluruhan terjadi perkembangan kreativitas anak mencapai 70% melalui permainan tangram. Selain itu penelitian yang dilakukan pada Kelompok B TK IT Permata Bunda Mranggen Demak, Kelompok B di TK Aba Jemawan IV Jatinom dan Kelompok Belajar Bina Insan Mandiri Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang yang menyatakan bahwa permainan tersebut memberi pengaruh yang positif pada anak. Sehingga pengalaman menggunakan Tangram membantu anak-anak mengembangkan sikap positif terhadap geometri, mengembangkan keterampilan identifikasi dan klasifikasi mereka, dan menumbuhkan pemahaman tentang konsep dan hubungan geometris dasa
Perkembangan Kreativitas Anak Melalui Permainan Pasir Ajaib di Taman Kanak-kanak
Pentingnya pengembangan kreativitas anak sejak dini tidak hanya menjadikan anak lebih percaya diri dan kreatif tetapi juga terbiasa menggagas pikirannya dan kreatif dalam membuat suatu karya. Pemanfaatan pasir ajaib dapat menjadi inovasi permainan untuk mengembangkan kreativitas anak yang dapat digunakan dalam kegiatan menggambar dan membentuk. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan perkembangan kreativitas anak melalui permainan pasir ajaib di Taman Kanak-kanak. Jenis penelitian menggunakan studi literatur dengan mengumpulkan data melalui berbagai bahan bacaan buku, artikel, dan hasil penelitian yang berhubungan dengan kajian penelitian yang kemudian dianalisis. Teknik analisis data menggunakan metode analisis isi bertujuan untuk menguraikan dan menyimpulkan isi dari sumber data. Hasil penelitian ini didasarkan atas temuan analisis permainan pasir ajaib bahwa permainan pasir ajaib dapat meningkatkan imajinasi anak, dapat menuangkan beberapa ide yang ada di pikiran anak, melatih kepercayaan diri anak, menstimulasi perkembangan anak, menstimulasi kreativitas anak dalam membentuk suatu karya baru, dan aman digunakan anak dalam bermain
Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini melalui Media Pembelajaran Beam Number dari Kardus Bekas
Masa pra sekolah merupakan tahapan yang sangat berarti dalam kehidupan seseorang, yang sangat mempengaruhi tahap perkembangan selanjutnya maka diperlukan perhatian lebih pada aspek-aspek perkembangan yang ada. Aspek perkembangan kognitif adalah aspek yang penting dikembangkan secara maksimal. Pengembangan aspek kognitif salah satunya dapat dilakukan melalui media beam number. Tujuan Penelitian ini guna untuk mengetahui penerapan atau pelaksanaan media beam number dalam kemampuan mengenal angka 1-10 untuk anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakandalam penelitian ini menggunakan metode jenis Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart. Dalam pengamatan ini peneliti mengumpulkan data melalui observasi, wawancara,, dan dokumentasi, dan pengamatan tersebut menggunakan analisis deskriftif kuantitatif. Peneliti melalukan pengamatan sebanyak 8 kali. Pengamatan tersebut menghasilkan bahwa peningkatan mengenal angka untuk anak kelompok A adanya peningkatan pada pra siklus sebesar 29,5%, kemudian pada siklus 1 terjadi kemajuan sebesar 65%, dan siklus II meningkat sebesar 100%. Media beam number adalah salah satu media alternatif untuk mengenal angka usia 4-5 tahu
Manajemen Pendidikan dalam Meningkatkan Efektivitas Kegiatan Belajar Mengajar di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19 yang belum usai ini memaksa pendidikan tetap diselenggarakan dengan metode pembelajarannya akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yakni dengan pembelajaran daring. Namun, pembelajaran ini masih saja didapati kendala serta hambatan. Maka diadakan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini didasari oleh metode studi literatur dari berbagai sumber meliputi artikel, jurnal, buku, serta sumber lainnya. Hasil dari penelitian ini ditemukan masalah yang sering ditemui pada pembelajaran daring ini yakni kurangnya kompetensi pendidik dalam mengoperasikan berbagai media yang dapat menunjang proses pembelajaran secara online, oleh karena itu sebaiknya sedikit demi sedikit guru dapat meningkatkan kompetensi IT yang dimilikinya. Pembelajaran daring menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga pendidik dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Berbagai cara dapat dilakukan untuk menunjang proses KBM yang efektif, salah satunya yakni menggunakan berbagai platform media. Guru dituntut untuk menciptakan suasana belajar yang efektif sehingga pembelajaran secara jarak jauh ini dapat tetap terlaksana sesuai dengan tujuan pendidikan nasional
Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini melalui Penggunaan Media Game Edukasi Digital Berbasis ICT
Perkembangan serta dukungan teknologi digital sudah memebrikan jalan baru untuk memeberikan pembelajaran dalam bentuk game edukasi digital pada anak usia dini, karena bahwasannya anak usia dini selalu berkaitan dengan permainan. Maka Penelitian ini difokuskan untuk mengembangkan pengetahuan kognitif anak melalui penggunanan game edukasi digital sebagai salah satu alat bagi para pendidik dalam kegiatan belajar mengajar. Metode ini akan diaplikasikan melalui media ICT yang mampu memotivasi peserta didik untuk dapat mengembangkan kemampuan berfikir dan menyelesaikan masalah. Apa yang akan dicapai dalam penerapan metode ICT melalui game edukasi digital, melalui media ini ialah agar dapat mengembangkan kemampuan berfikir anak usia dan kreativitas dalam belajar dengan cara yang menyenangkan. Metode yang peneliti gunakan ialah kualitatif deskritif. Tekhnik pengumpulan data pada penelitian ini ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan sasaran subjek usia 5-6 tahun. Hasil penelitian berdasarkan aspek perkembangan dan aspek kearifan local mendapatkan data berkembang sesuai harapan. Maka dapat disimpulkan bahwasannya melalui game edukasi digital berbasis ICT mampu menambah kemampuan perkembangan kognitif anak di TK Aisyiyah 3 Bandar Lampun
Layanan Pengelolaan Administrasi Peserta Didik di Sekolah Dasar di Masa Pandemi
Penelitian kali ini penulis menjelaskan bagaimana sistem pengelolaan yang berada dilingkungan pendidikan terutama di sekolah dijalankan selama di masa pandemi. Pengelolaan pendidikan di sekolah ini terdapat bagian pengajar, kepegawaian, keuanagan, administrasi, bagian labotarium, bagian keperpstakaan, dan sebagainya. Menjelaskan pengelolaan administrasi pendidikan sebagai salah satu komponen yang harus ada disetiap sekolah untuk tercapainya sebuah tujuan pendidikan. Tujuan dari penulisan ini memberitahu kepada pembaca seluruh komponen di sekolah memiliki peran masing-masing dalam hal pengelolaan sekolah untuk mencapai suatu tujuan pendidikan yang selayaknya. Tugas administrasi siswa adalah mengatur kegiaatan peserta didik dari mulai masuk hingga peserta didik lulus sekolah. Metode penulisan artikel ini melalui studi literatur dengan berbagai sumber tepercaya sebagai referensi seperti jurnal, e-book, buku setak, tesis, maupun sumber lainnya. Hasil dari penulisan artikel ini ialah berharap adanya upaya yang dapat dilakukan oleh tenaga administrasi dalam peningkatan mutu pelayanan meliputi perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi dalam meningkatkan Mutu pelayanan yang diberikan sekolah-sekolah di Indonesia, sekolah juga harus memerhatikan pengelolaan administrasi demi terjalannya semua komponen atau unsur yang ada di sekolah. Dampak yang diharapkan dengan adanya penelitian ini supaya sekolah memiliki inovasi dan langkah-langkah baru dalam meningkatkan mutu layanan pengelolaan administrasinya dimasa pandemi. Kebaruan dari hasil penelitian ini adalah adanya perbandingan kualitas layanan pengelolaan administrasi di sekolah, sebelum dan sesudah terjadinya pandemi. Kebaruan dari hasil penelitian ini adalah adanya perbandingan kualitas layanan pengelolaan administrasi di sekolah, sebelum dan sesudah terjadinya pandemi. Dampak yang diharapkan dengan adanya penelitian ini supaya sekolah memiliki inovasi dan langkah-langkah baru dalam meningkatkan mutu layanan pengelolaan administrasinya dimasa pandemi