Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Pengelolaan Sarana dan Prasarana Sekolah di Masa Pandemi Covid-19
Pada penulisan ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengelolaan sarana dan prasarana disekolah terutama di masa pandemi Covid-19. Sejak adanya Covid-19 yang melanda Indonesia kegiatan sekolah dan pembelajaran mengalami efek yang sangat signifikan. Hal tersebut menjadi salah satu latar belakang terkait sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Pada penelitian ini menggunakan metode studi literatur atau telaah Pustaka dengan mengkaji 15 jurnal, Adapun hasil dari penulisan pada artikel ilmiah ini yaitu : (1) Sekolah perlu memiliki sebuah nilai pemahaman yang baik dalam mengelola sarana dan prasarana di masa Pandemi Covid-19 (2) Sekolah dan para staff dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat yang dibutuhkan oleh sekolah dimasa Pandemi Covid-19 (3) Para tenaga pendidik harus berkompenten dalam mengoptimalkan sarana dan prasana sekolah di Masa Pandemi Covid-19 (4) Pihak sekolah dan guru perlu menjaga komunikasi dalam pengkoordinasian sarana dan prasarana sekolah (5) Pihak sekolah dan tenaga pendidik perlu memahami konsep sarana dan prasan
Peran Pengelolaan Kelas untuk Meningkatkan Efektivitas dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pengelolaan kelas untuk meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam metode studi literatur yaitu melalui beragam sumber-sumber kepustakaan yang relevan seperti buku dan menganalisis jurnal penelitian yang sudah ada sebelumnya sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa pengelolaan kelas ini sangat berperan untuk meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, hal tersebut terbukti dengan adanya pengelolaan kelas proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Terlaksananya proses pembelajaran yang baik ini dapat di dukung dari beberapa hal yaitu persiapan guru dalam mengelola kelas, komponen-komponen yang mendukung, penerapan, perencanaan pengelolaan kelas, media, pendekatan, dan peran guru. Beberapa yang telah disebutkan merupakan hal-hal dalam pengelolaan kelas yang dapat meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran, sehingga dengan adanya pengelolaan kelas tujuan pembelajaran dapat tercapai
Implementasi Kebudayaan dalam Pendidikan Suku Anak Dalam Taman Nasional Bukit Duabelas
Mendapatkan pendidikan adalah proses yang sangat penting bagi kehidupan manusia karena dengan memperoleh pendidikan maka berarti ia mendapatkan eksistensinya sebagai manusia. Oleh karena itu peneliti membuat penelitian ini yang bertujuan untuk memberikan beberapa informasi mengenai dunia pendidikan yang dijalankan oleh suatu suku. Begitupun dengan budaya, karena budaya ikut mengatur bagaimana cara kita hidup dalam bermasyarakat dengan tujuan agar memiliki simbol dan sifat dinamis yang dapat menyesuaikan dengan zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana peneliti bercengkerama langsung dengan beberapa narasumber untuk mendapatkan informasi mengenai pendidikan dan budaya pada suku yang di tuju. Oleh karena itu pendidikan dan budaya harus seimbang dalam diri seseorang, seseorang harus berpendidikan dan juga berbudaya agar terdapat kedinamisan dalam diri
Peran Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin dalam Pengelolaan Pendidikan pada Satuan Pendidikan
Peran kepala sekolah di dalam lingkup sekolah sangat penting untuk keberhasilan sekolah. Dengan artikel ini penulis bertujuan untuk menyampaikan peran kepala sekolah terhadap pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan dengan menggunakan metode deskriptif dengan sumber - sumber yang digunakan yakni buku dan jurnal. Hasil yang didapatkan bahwa terdapat pengaruh yang besar dari kepemimpinan kepala sekolah terhadap pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan. Seorang kepala sekolah harus memiliki kemampuan dalam memimpin untuk mencapai tujuan pendidikan. Fakta yang ada di lapangan seorang kepala sekolah hanya mengincar jabatannya dan tidak mahir dalam mengelola pendidikan di sekolahnya, bahkan tidak mampu memimpin dengan baik. Padahal kepemimpinan kepala sekolah dapat menentukan maju atau tidaknya suatu sekolah
Pengembangan Aplikasi Giat Bergerak sebagai Desain Pembelajaran Abad 21 bagi Anak Usia 4-6 Tahun
Peran penting teknologi menjadi kunci keberhasilan desain pembelajaran abad 21 yang mengintegrasikan keterampilan dalam pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kembali aplikasi Giat Bergerak agar menjadi salah satu fasilitasi pembelajaran abad 21 dengan mengintegrasikan keterampilan 4C (berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi) khususnya pada aspek perkembangan motorik anak usia 4-6 tahun. Metode dalam penelitian ini ialah desain dan pengembangan (D&D) yang berfokus pada 4 fase yakni analisis, desain, pengembangan, dan evaluasi. Hasil pengembangan mendapat validasi dari ahli media dan ahli materi serta penilaian pendidik, perolehan nilai rata-rata 4.5 dengan persentase 89% memasuki kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut kualitas konten dalam aplikasi Giat Bergerak telah meningkat dari versi sebelumnya. Saran penggunaan aplikasi tetap dalam pengawasan orang dewasa dan perlu menetapkan batasan screen time. Implikasi bagi guru dalam penerapan aplikasi Giat Bergerak ialah membuat desain ulang pembelajaran yang lebih bermakna bagi anak dengan mengintegrasikan keterampilan 4C sebagai desain pembelajaran abad 21
Pengaruh Penggunaan Media Balok terhadap Pengenalan Konsep Matematika Berbasis Seriasi pada Anak Usia 5-6 Tahun
Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk pembelajaran pengenalan konsep matematika anak berbasis seriasi dengan menggunakan media balok. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan Pengaruh Penggunaan media balok terhadap pengenalan konsep matematika berbasis seriasi pada anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dan sampelnya berjumlah 23 orang. Data tersebut diperoleh dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan penggunaan media balok terhadap pengenalan konsep matematika berbasis seriasi pada anak dapat meningkat secara optimal. Hal ini terlihat ketika anak mampu mengurutkan, membedakan, mengklasifikasikan, dan membandingkan media balok berdasarkan bentuk dan ukuran. Kemampuan lain yang dikembangkan anak dapat mengenal angka, berhitung, bekerja sama, bersosialisasi, kognitif, dan pemecahan masalah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan penggunaan media balok terhadap pengenalan konsep matematika berbasis seriasi pada anak pada kelas B2 di TK Islam Khaira Ummah Koto Tangah Kota Padang dapat berpengaruh secara signifika
Pengembangan Ebook Mitigasi Bencana Kebakaran Untuk Anak Usia 5-6 Tahun
Pengenalan mitigasi bencana kebakaran bermanfaat untuk menanamkan kesiapsiagaan dan self-awareness anak dalam menghadapi resiko bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ebook mitigasi bencana kebakaran. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ASSURE dengan subjek penelitian 20 anak kelompok B di RA Muslimat Jombang. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan observasi. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk berupa ebook yang telah layak dan efektif diterapkan dalam pembelajaran dengan nilai persentase validasi materi sebesar 90%, validasi media sebesar 96%. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan perolehan nilai |Z| adalah 4,74 yang mana |Z| > Z_(a „2), yang berarti bahwa ada pengaruh penggunaan ebook terhadap peningkatan pengetahuan mitigasi bencana kebakaran. Implementasi program mitigasi bencana melalui Ebook mitigasi kebakaran memiliki beberapa manfaat diantaranya mudah diakses, mudah digunakan, bersifat general dan fleksibel dapat digunakan diberbagai tempa
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Makanan Tradisional di Taman Kanak Kanak
Latar belakang penelitian ini disebabkan oleh pengimplementasian di sekolah sangat penting menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada diri anak yang berlandaskan pada keteladanan Rasulullah. Tujuan dari penelitian adalah mengembangkan E-modul pembelajaran kewirausahaan berbasis makanan tradisional yang valid, praktis dan efektif bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pengembangan (development research), dengan prosedur penelitian yaitu ADDIE. Tahap penelitian ADDIE yang dilakukan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian yaitu TK B PKK Balai Batu Balang sebanyak 30 orang. Instrument penelitian yang digunakan yaitu lembar angket dan wawancara. Hasil penelitian di temukan bahwa e-modul pembelajaran kewirausahaan berbasis makanan tradisional dengan rata-rata 3,4 dengan kategori sangat valid. e-modul pembelajaran kewirausahaan berbasis makanan tradisional secara keseluruhan berada pada kategori sangat praktis. Serta penggunaan e-modul pembelajaran kewirausahaan berbasis makanan tradisional sudah efektif dilaksanakan. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk mengembangkan e-modul pembelajaran kewirausahaan berbasis makanan tradisional pada materi lainnya dan di kelas yang berbeda
Analisis Problematika Ketatausahaan Di Sekolah Dasar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami serta menganalisis masalah yang ada dalam ketatausahaan di sekolah dasar. Sehingga nanti didapatkan sebuah upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif yang bersumber kepustakaan. Sumber yang dipakai didapatkan dari jurnal, buku, dan artikel. Ketatausahaan menjadi hal yang wajib ada dalam sebuah organisasi. Karena organisasi akan dapat memenuhi tujuannya secara lebih mudah dengan bantuan tata usaha. Sekolah adalah salah satu organisasi formal yang harus memiliki staf ketatausahaan tetapi kenyataannya di sekolah dasar negeri terutama yang berada di desa-desa kecil memiliki staf ketatausahaan yang tidak profesional serta jumlahnya yang sangat sedikit. Hal ini pun yang dapat menyebabkan sekolah tersebut tertinggal dari sekolah-sekolah lain. Oleh karena itu seharusnya pihak sekolah dan juga pemerintah lebih memperhatikan masalah staf ketatausahaan di sekolah dasar negeri, agar lebih baik lagi dan dapat dikelola oleh staf-staf yang profesional
Urgensi Manajemen Pendidikan dalam Era Teknologi
Kemajuan IPTEK memaksa setiap orang untuk ikut mengikuti kemajuannya, tidak terkecuali dengan pendidikan. Maka dari itu tugas yang paling penting bagi para tenaga pendidik atau guru adalah mereka harus paham dan mengerti mengenai teknologi agar dapat membantu setiap peserta didik dalam mencapai tujuannya, dan mencapai tujuan pendidikan itu sendiri. Untuk meningkatkan keefektifan tenaga pendidik atau guru ini akan dilakukan penelitian tentang manajemen pengelolaan tenaga pendidik agar tahu apakah manajemen pengelolaan tenaga pendidik ini terintegrasi dengan kemajuan zaman teknologi saat ini. Disini kami melakukan penelitian yang dapat menjawab, apa yang sebenarnya dibutuhkan agar manajemen pendidik berbasis teknologi ini dapat tercapai. Dalam penelitian ini, penulis memakai metode studi literatur. Metode ini adalah serangkaian yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, dan mencatat, serta yang mengelola bahan penelitian. Peningkatan profesionalitas pendidik melalui gerakan literasi digital dapat dilakukan pada tahapan pengembangan dan pelatihan dalam manajemen pendidik, karena pada tahap tersebut terdapat tahap perencanaan karir yang dimana setiap pendidik diberikan kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan yang akan dibutuhkan untuk karir kedepannya