Aulad - Journal on Early Childhood
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Pengaruh Media Video Tutorial Bermain Musik Tradisional Manggarai terhadap Kemampuan Literasi Budaya Anak
Literasi budaya merupakan kemampuan untuk memahami serta memaknai budaya. Literasi budaya membantu anak memahami warisan budaya mereka. Ini memperkuat rasa identitas dan kebanggaan terhadap budaya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video tutorial bermain musik tradisional Manggarai terhadap kemampuan literasi budaya anak. Penelitian ini mengacu pada jenis penelitian kuantitatif eksperimen Desain One Group Pre-test-Post-test. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen, observasi serta dokumentasi. Subyek penelitian yaitu 20 orang anak usia 5-6 tahun di TK Bunga Mawar Santa Elisabeth. Analisis data melalui uji normalitas dan uji t paired sample t test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor literasi budaya pre-test sebesar 30,25, sedangkan skor literasi budaya post-test sebesar 50,2. nilai p-value < 0,001 nilai signifikansi 0,05, (0,001< 0,005) ditolak dan terima , sehingga dapat disimpulkan bahwa video tutorial bermain musik tradisional Manggarai memiliki pengaruh terhadap kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun
Upaya Orang Tua dalam Menangani Anak Usia Dini dengan Speech Delay
Speech delay pada anak usia dini dapat mempengaruhi perkembangan komunikasi dan sosial mereka, sehingga diperlukan peran aktif orang tua dalam penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak yang mengalami speech delay. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga orang ibu yang memiliki anak berusia 2-6 tahun yang terindikasi speech delay, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman (1998). Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan berbagai strategi, seperti penggunaan kartu bergambar (flash card), terapi wicara, dan permainan interaktif. Orang tua juga konsisten dalam memberikan rutinitas stimulasi berbasis visual, serta menciptakan lingkungan sosial yang mendukung anak untuk berbicara. Dukungan emosional dan keterlibatan aktif orang tua berperan penting dalam memperbaiki keterlambatan bicara. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan dukungan sosial bagi orang tua dalam menangani anak dengan speech delay secara efektif
Upaya Preventif Mengatasi Gejala School Phobia pada Anak Prasekolah
Perkembangan anak harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh dan dipantau dengan kontinu, agar anak dapat menjadi generasi emas di Indonesia 2045. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai school phobia, serta upaya preventif school phobia anak pra sekolah. Phobia sekolah merupakan suatu kondisi dimana seorang anak mengalami perasaan emosi,takut serta kecemasan yang berlebihan dalam menghadapi sekolah. Phobia sekolah dialami oleh individu yang memiliki ketegangan emosional yang tinggi dan mengalami kecemasan yang signifikan ketika ia berada di sekolah dan dalam kegiatan yang berkaitan dengan belajar. Metode penelitian yang digunakan yakni studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penyebab school phobia dan upaya preventif yang dapat dilakukan dengan pembahasan, dalam upaya preventif yakni orang tua harus memberikan pola asuh bersifat demokratis, membangun kepercayan antara orang tua dan anak, melakukan teknik fading, lalu dengan melakukan penyuluhan dan pertemuan rutin dengan wali murid, dan peer support terhadap anak, serta implikasi pada parenting agar anak terus dipantau dan diperhatikan perkembangan, dimulai dari gejala, langkah agar tercegah dari school phobi
Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di Kelas Satu Sekolah Dasar
Peran pendidikan di Indonesia saat ini sedang dalam tahap perubahan dalam upaya mengatasi krisis pembelajaran yang terjadi pasca pandemi melalui penerapan kurikulum merdeka yang bersifat berdiferensiasi dan melibatkan keaktifan sisiwa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keadaan mengenai pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka di kelas satu sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian naturalistic unquiry dengan jenis penelitian kualitatif. Responden dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, wali kelas dan siswa kelas 1. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pelaksanaan pembelajran berdiferensiasi ini dilakukan melalui beberapa aspek yaitu: 1) diferensiasi konten; 2) diferensiasi proses; 3) diferensiasi produk; dan 4) diferensiasi lingkungan belajar. Implikasi hasil penelitian akan dipaparkan dalam naskah ini
Analisis Penggunaan Teknologi pada Proses Pembelajaran di PAUD
Teknologi memainkan peran penting dalam mendukung pembelajaran di era digital, termasuk di PAUD. Penelitian ini membahas penggunaan teknologi dalam pembelajaran di PAUD. Tujuan penelitian adalah mengkaji peran perangkat keras (laptop/komputer, LCD, smartphone, speaker) dan perangkat lunak (Canva, YouTube) dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naratif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap kepala sekolah, guru dan siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi memudahkan guru dalam menyusun materi, menyajikan video edukatif, dan melakukan asesmen. Dampak positifnya adalah pembelajaran yang lebih efektif, namun ada tantangan berupa penurunan minat anak saat teknologi tidak digunakan dan keterbatasan fasilitas, seperti kurangnya WiFi. Implikasinya, teknologi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, namun memerlukan dukungan keterampilan guru dan infrastruktur yang lebih baik. Secara keseluruhan, integrasi teknologi dalam proses pembelajaran di PAUD telah memberikan dampak positif yang komprehensif terhadap perkembangan anak didik, membekali mereka dengan keterampilan yang relevan untuk dunia yang semakin terhubung secara digital
Implementation of Internasional-Based Curriculum Alfa and Friends to Development Early Childhood Language
Early childhood education plays a vital role in language development, which is essential for children’s overall growth and future success. This research aims to describe the implementation of an international curriculum to support language development. Using a qualitative approach, data were collected through interviews with the teacher and a class teacher, observations involving 17 children, and document analysis including lesson plans and student assignments. Thematic analysis was conducted to fully interpret the data collected. The results show the curriculum stimulates language development in children. The study highlights the importance of innovative and interactive methods, these findings have important implications for curriculum design, encouraging the adoption of similar approaches to improve children's early language acquisition and holistic development
Peningkatan Karakter Disiplin Anak Usia 5-6 Tahun melalui Media Audio Visual
Mengkaji kemampuan pengaturan diri anak sejak dini sangatlah penting karena hal ini menjadi landasan fundamental bagi pencapaian masa depan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kedisiplinan pada anak yang seharusnya hal ini harus ditingkatkan sejak anak usia dini dengan mengunakan media audio visual sebagai media pendukung dalam meningkatkan kedisiplinan anak tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terutama berfokus pada kelas B yang terdiri dari anak-anak berusia 5 sampai 6 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan tingkat kedisiplinan anak usia 5-6 tahun melalui pemanfaatan media audiovisual. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 23 anak, terdiri dari 11 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian dilakukan dalam dua siklus penelitian. Perlakuan yang diberikan untuk siklus I dan siklus II perbedaannya pada pembiasaan dan penguatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media audio mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap peningkatan kedisiplinan anak
Pengembangan Aplikasi Mengenal Hewan Ternak untuk Stimulasi Kemampuan Pemecahan Masalah pada Anak Usia 5-6 Tahun
Kemampuan pemecahan masalah penting untuk di stimulasi sejak dini agar anak dapat menyelesaikan masalah secara mandiri. Berdasarkan pra observasi kurangnya pemanfaatan media digital dalam pembelajaran, sehingga Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi untuk menstimulasi kemampuan pemecahan masalah pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah design and development (D&D) dengan model pengembangan Allesi & Trollip, terdapat tiga tahapan yaitu perencanaan, desain dan pengembangan. Sumber data berupa angket, observasi, dan wawancara. Partisipan penelitian ini diantaranya validator media, materi dan guru. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini berupa aplikasi edukasi. Hasil validasi media 1&2 memperoleh sebesar 96% dan 98%, validasi materi 1&2 sebesar 100% dan 97,6% dan uji usability dari kelima aspek mendapat interpretasi sangat layak. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi MENERNAK (Mengenal Hewan Ternak) sangat layak digunakan oleh anak 5 untuk menstimulasi kemampuan pemecahan. Guru dapat menggunakan aplikasi ini untuk media pembelajaran yang menyenangkan
Efektivitas Pendekatan Parenting terhadap Peningkatan Hasil Belajar PPKn Kelas 1 SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan parenting dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran PPKn kelas 1 SD. Jenis Penelitian ini melalui pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini yakni kelas 1 yang terdiri dari 2 kelas. Sedangkan sampel penelitian ini menggunakan teknik pengambilan purposive sampling maka sampel penelitian pada kelas 1A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa yakni 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji prasayarat yakni uji normalitas, homogenitas, uji hipotesis dan uji N-Gain. Berdasarkan pengolahan data hasil penelitian yakni pendekatan parenting efektif dapat meningkatkan hasil belajar pada mata plajaran PPKn kelas 1 SD, dengan besaran pengaruhnya 77 persen tergolong pada kategori efektif terhadap hasil belajar siswa menjadi lebih baik
Upaya Guru dan Kepala Sekolah Raudhatul Athfal dalam Mendukung Kebijakan Transisi PAUD ke SD
Kebijakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan agar tidak adanya miskonsepsi mengenai membaca, menulis dan berhitung (calistung) bagi anak usia dini. Dalam artikel ini, peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk melihat sejauh mana upaya yang dilakukan guru dan kepala sekolah Raudhatul Athfal (RA) dalam mendukung kebijakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu RA yang berada di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa upaya yang dilakukan guru dan kepala sekolah RA dalam mendukung kebijakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan adalah: (1) memberikan stimulasi 6 fase pondasi melalui pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan anak, (2) mengadakan seminar yang berisikan sosialisasi terhadap orangtua mengenai apa saja yang harus dipersiapkan pada masa transisi PAUD ke SD