Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
Not a member yet
450 research outputs found
Sort by
Efektivitas Pemberian Puding Daun Kelor Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Utara
Anemia merupakan kondisi ketika ibu hamil mengalami kekurangan jumlah sel darah merah yang dibutuhkan untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Anemia yang terjadi selama masa kehamilan berisiko meningkatkan kemungkinan melahirkan bayi prematur atau bayi dengan berat badan rendah. Penanganan anemia pada ibu hamil dapat diatasi secara non farmakologi seperti mengkonsumsi puding daun kelor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian puding daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Utara. Desain yang digunakan yaitu Quasi Eksperimen dengan desain Control Group Pretest-Posttest, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 ibu hamil yang terbagi menjadi 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Hasil uji Independent T-Test menunjukkan perbedaan signifikan kadar hemoglobin post-test antara kelompok intervensi dan kontrol dengan p-value 0,000 <0.05, kelompok intervensi memiliki rata-rata lebih rendah (1,266) dibandingkan kontrol (2,400). Ini membuktikan bahwa pemberian puding daun kelor bersama tablet Fe lebih efektif dalam memperbaiki kondisi anemia pada ibu hamil. Kesimpulan: Terdapat efektivitas pemberian puding daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Utara
Hubungan Pengetahuan, Lama Pemakaian Dan Jenis Kontrasepsi Suntik Terhadap Gangguan Menstruasi Pada Akseptor KB Suntik Di TPMB Bd. Aan Karyati, S.ST Tahun 2024: Indonesia
Data BPS menyebutkan akseptor KB suntik di Indonesia mencapai 59,9%. Salah satu efek samping dari kontrasepsi suntik yaitu gangguan menstruasi yang terjadi tergantung dari lamanya pemakaian, adapun gejalanya seperti bercak (spotting), amenorea, kekeringan pada vagina, jerawat atau flek hitam pada wajah dan perdarahan yang lebih lama dari pada biasanya. Mengetahui hubungan lama pemakaian dan jenis kontrasepsi suntik terhadap gangguan menstruasi pada akseptor KB Suntik di TPMB Bdn. Aan Karyati S.ST Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian survey dengan penelitian analitik. Dimana variabel yang diteliti diukur dalam waktu yang sama dengan menggunakan desain penelitian crossectional. Teknik pengambilam sampel yang dilakukan peneliti Accidental sampling adalah data primer yaitu data yang diperoleh dari kuesioner terhadap 92 sampel akseptor KB yang memeriksan kehamilan. Analisis data menggunakan ChiSquare test. Hasil yang diperoleh dari uji Chi Square hubungan antara pengetahuan dengan ganguan mentruasi p value = 0,000 <α= 0,05. Hasil uji Chi Square hubungan antara jenis kontrasepsi dengan ganguan mentruasi p value = 0,006 <α= 0,05. Tidak terdapat hubungan signifikan antara lama pemakaian dengan gangguan menstruasi dengan nilai p value = 0,991 > α=0,005. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan jenis kontrasepsi suntik terhadap gangguan menstruasi pada akseptor KB Suntik di TPMB Bdn. Aan Karyati S.ST Tahun 2024. Saran dari penelitian ini yaitu dilakukan pengembangan penelitian dengan variable lain seperti penyakit ginekologi, usia, gangguan hormonal, kelainan uterus, gangguan psikologi, status gizi, kondisi fisik, agar dapat diketahui secara signifikan penyebab gangguan menstruasi bagi akseptor KB suntik
Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita
Kejadian balita pendek atau biasa disebut stunting merupakan keadaan dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan menurut umur yang kurang dari -2 SD median standar pertumbuhan anak dari WHO. WHO pada tahun 2022 secara global menyebutkan sebanyak 22,3% atau 148,1 juta anak usia dibawah lima tahun di dunia mengalami stunting. Hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menyebutkan apabila angka prevalensi stunting di Indonesia dan Yogyakarta masing – masing 21,6% dan 18%. Salah satu upaya intervensi spesifik yang dapat mengatasi penyebab langsung dari stunting ini salah satunya adalah praktik pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskemas Sentolo I. Desain penelitian yang dipakai yaitu case control. Populasi sebanyak 362 balita. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 106 balita dengan 53 balita stunting sebagai kelompok kasus dan 53 balita yang tidak stunting sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel yang dipakai yaitu purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk melihat riwayat pemberian ASI Eksklusif. Analisis data menggunakan Chi-Square dan Odds Ratio. Hasil analisis chi-square mendapatkan p-value sama dengan 0,001 (p kurang dari 0,05) yang artinya terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Sedangkan hasil Odds Ratio (OR) sama dengan 6,833, maknanya balita dengan riwayat tidak diberikan ASI eksklusif memiliki 6,833 kali risiko lebih besar untuk mengalami kejadian stunting
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Durasi Waktu Persalinan Kala I Fase Aktif Di TPMB WM Banjarmasin
Latar Belakang :“Melakukan prenatal yoga selama kehamilan dapat mempengaruhi durasi waktu persalinan, dikarenakan adanya latihan olah nafas dan latihan olah tubuh yang berpengaruh terhadap power, passage, passanger dan psikologis pada ibu bersalin untuk mengurangi durasi waktu persalinan kala I. Selain itu, ibu hamil yang mengikuti latihan prenatal yoga secara teratur juga dapat mengurangi terjadinya nyeri dan kecemasan, sehingga dapat diketahui prenatal yoga sangat berpengaruh terhadap outcome persalinan.”. Tujuan : “Menganalisis pengaruh prenatal yoga terhadap durasi waktu persalinan kala I fase aktif di TPMB WM Banjarmasin”. Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan jenis penelitian pra-eksperimen dengan rancangan non equivalent with control group design dengan sampel 10 ibu inpartu kala I yang dibagi menjadi 5 orang kelompok intervensi dan 5 orang kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan berupa lembar kuesioner dan lembar partograf yang hasilnya dianalisis menggunakan uji Mann Withney. Hasil : Didapatkan hasil bahwa responden yang melakukan prenatal yoga saat hamil sebanyak 5 orang (100%) dengan nilai rata-rata persalinan kala I fase aktif berlangsung dalam 108 menit (2 Jam) dengan std. deviation 50,2 menit, hal ini menunjukan bahwa ibu hamil yang melakukan prenatal yoga, persalinan kala I fase aktif menjadi lebih cepat di bandingkan dengan seharusnya yang dimana berdasarkan teori persalinan normal kala I fase aktif terjadi dalam waktu 6 Jam. Sedangkan 5 orang (100%) lainnya tidak melakukan prenatal yoga pada saat hamil dengan nilai rata-rata persalinan kala I fase aktif berlangsung dalam waktu 396 menit (6 Jam) dengan std. deviation 124,42 menit, dimana persalinan ini merupakan persalinan yang normal. Pada kedua kelompok yang melakukan dan tidak melakukan prenatal yoga saat hamil memiliki perbedaan durasi waktu persalinan kala I fase aktif. Kesimpulan : Terdapat pengaruh durasi waktu persalinan kala I pada ibu yang melakukan prenatal yoga pada saat hamil di TPMB WM Banjarmasin
Pengaruh Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Keputihan Pada Remaja Putri Di SMPN 1 Karang Bahagia Tahun 2024
Pendahuluan : Keputihan merupakan keluarnya cairan bukan darah yang keluar dari jalan lahir, dan mempunyai ciri-ciri seperti berbau atau tidak, berwarna atau tidak, kental atau cair, dan gatal atau tidak. Keputihan dibedakan menjadi dua kategori: normal (fisiologis) dan abnormal (patologis). Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Karang Bahagia Tujuan : Untuk mengetahui bagaimana remaja putri SMPN 1 Karang Bahagia tahun 2024 akan semakin mengetahui tentang keputihan akibat menonton video eduksi. Metode : Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 80 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis Univariat dan Bivariat. Hasil : Pengetahuan remaja putri sebelum diberikan edukasi dengan media video mengenai keputihan dengan 80 responden didapatkan, 53 (66.3%) responden sedangkan pengetahuan baik yaitu 27 (33.8%) responden. Terdapat peningkatan menjadi 80 (100%) responden karena dilakukan edukasi dengan media video tentang keputihan yang meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai keputihan. Hasil analisisis dengan uji Paired T-test ada pengaruh media video terhadap peningkatan pengetahuan keputihan dengan p = 0,000 dimana p < 0,05 yang artinya Ha = diterima, ada pengaruh yang antara peningkatan pengetahuan dengan media video. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media video terhadap peningkatan tingkat pengetahuan remaja putri mengenai masalah keputihan
Literature Review: Asuhan Kebidanan Komplementer Pemberian Permen Jahe Terhadap Frekuensi Mual Muntah Ibu Hamil
Kehamilan merupakan proses alamiah yang akan menimbulkan perubahan fisik maupun psikis akibat adanya perubahan hormon. Seringkali kehamilan memasuki masa kritis apabila tidak dilalui dengan nyaman oleh ibu hamil. Untuk itu ibu hamil harus mampu beradaptasi secara fisiologis maupun psikis terhadap pengaruh hormon kehamilan. Dampak dari perubahan hormon tersebut adalah rasa mual dan muntah yang sering terjadi pada awal kehamilan terutama pada pagi hari dan dapat juga terjadi setiap hari. Keadaan tersebut memicu rasa nyeri bahkan dapat menyebabkan kematian karena tidak ditangani dengan baik. Jahe mengandung minyak atsiri (essential oil) yang dapat menyegarkan dan mengurangi rasa mual. Serta dapat memperlancar peredaran darah. Selain itu dapat mengurangi rasa tegang, kepala terasa segar dan dapat menekan rasa mual. Aroma harum jahe disebabkan oleh minyak atsiri, sedangkan oleoresensi menimbulkan rasa pedas yang dapat menghangatkan tubuh dan mengeluarkan keringat. Tujuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka dari tiga pangkalan data elektronik termasuk Google Scholar. Penelitian ini berdasarkan penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2021 sampai dengan tahun 2025
Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas Dengan Perawatan Luka Perineum Di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin
Latar belakang: Luka perineum adalah robekan yang terjadi pada saat bayi lahir baik secara spontan maupun dengan menggunakan alat atau tindakan. Robekan perineum umumnya terjadi pada garis tengah dan bisa menjadi luas apabila kepala janin lahir terlalu cepat. Tujuan: Melaksanakan asuhan pada ibu nifas dengan perawatan luka perineum dengan menggunakan manajemen varney serta pendokumentasian secara metode SOAP. Metode: Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan tekhnik pengumpulan data secara primer meliputi wawancara, pemeriksaan fisik dan observasi serta data sekunder. Hasil: Ibu nifas dengan perawatan luka perineum dilakukan perawatan kurang lebih 7 hari di RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh, meliputi manajemen dengan mengobservasi keadaan umum, tanda-tanda vital, perdarahan, dan perawatan luka jahitan. Setelah dilakukan evaluasi didapatkan hasil ibu tidak ada keluhan, keadaan umum ibu baik, luka jahitan sudah mengering. Kasus ibu nifas dengan perawatan luka perineum dapat ditangani dengan tepat. Simpulan: Berdasarkan hasil asuhan Ny. I post partum hari ke-7 didapatkan hasil robekan perineum area jahitan mengering, tidak kemerahan, tidak ada pembengkakan dan jaringan mulai menyatu
Efektivitas Baby Massage Terhadap Kualitas Tidur Pada Bayi Usia 0-6 bulan di Bunda Dian Baby Spa Sambutan Kota Samarinda Tahun 2025
Pertumbuhan dan perkembangan seorang bayi dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya adalah dengan tidur. Kualitas tidur seorang bayi bisa dioptimalkan dengan pemberian baby massage atau pijat bayi. Pemberian Baby Massage memberikan efek menstimulasi pada sistem syaraf serta sistem pernafasan dan mampu memperlancar peredaran darah. Hormon ditubuh bayi juga mendapatkan rangsangan saat dilakukan baby massage dimana mampu mempengaruhi sistem kerja tubuh seperti pola tidur dan mengurangi keluhan bayi rewel akibat sulit tidur dengan nyenyak. Tujuan penelitian : untuk mengetahui efektivitas baby massage terhadap kualitas tidur pada bayi usia 0-6 bulan di Bunda Dian Baby Spa Sambutan Kota Samarinda Tahun 2025. Metode : Penelitian menggunakan desain penelitian Quasy-experiment dengan Pretest-posttest with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi yang melakukan homecare baby massage di Bunda Dian Baby Spa Sambutan Kota Samarinda pada bulan april tahun 2025 sejumlah 24 bayi yang sudah memiliki kriteria inklusi. Hasil : Uji wilcoxon menunjukkan bahwa p-value sebesar 0,033 dimana p-value < α (0,05) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya Baby Massage efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada bayi usia 0-6 bulan. Kesimpulan : pemberian Baby Massage efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada bayi usia 0-6 bulan
Pengaruh Konseling Pranikah Terhadap Pengetahuan Calon Pengantin Di Kecamatan Malinau Kota Kabupaten Malinau
Sebelum memasuki masa berumah tangga, penting bagi pasangan yang akan menikah untuk memahami masalah dan solusi yang berkaitan dengan kesehatan keluarga. Pemahaman ini membantu pasangan memahami satu sama lain dan mengantisipasi risiko yang mungkin muncul akibat kesehatan yang tidak terjaga.Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling pranikah terhadap pengetahuan calon pengantin di Kecamatan Malinau Kota. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi pre-eksperiment one-group pretest-posttest design Sampel penelitian terdiri dari 40 calon pengantin. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menujukan bahwa pada pre-test diperoleh tingkat pengetahuan 37 calon pengantin dikategorikan baik dan tiga lainnya cukup Pada post test, seluruh 40 calon pengantin menunjukkan tingkat pengetahuan yang baik yang baik Uji Wilcoxon menghasilkan Asymp. Sig < 0,05 (0,000 < 0,05) yang berrti terdapat pengaruh konseling pranikah terhadap pengetahuan calon pengantin.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konseling pranikah sangat penting untuk membantu calon pengantin dan masyarakat luas dalam memahami kehidupan rumah tangga dan menjaga kesehatan keluarga
Pengaruh Pemberian Rebusan Jahe Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Peningkatan Produksi ASI Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Lapang
Latar Belakang: Pemberian rebusan jahe dan aromaterapi lavender terbukti efektif dalam meningkatkan produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang. Kombinasi kedua metode ini membantu ibu menyusui merasa lebih rileks dan mendukung proses laktasi secara alami, sehingga produksi ASI meningkat secara signifikan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan jahe dan aromaterapi lavender terhadap peningkatan produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra eksperiment berbentuk desain pretest and posttest nonequivalent without control group. Penelitian akan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang. nonprobability sampling dengan teknik total sampling sebanyak 10 orang. Instrumen menggunakan kuesioner data demografi, lembar observasi produksi ASI. Data dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil: Diperoleh bahwa produksi ASI pretest pada ibu post partum yaitu mean sebesar 4,50 ml; median sebesar 5 ml; standar deviasi sebesar 4.378 ml; nilai minimum sebesar 0 ml, nilai maksimum sebesar 10 ml. Diperoleh bahwa produksi ASI posttest pada ibu post partum yaitu mean sebesar 415 ml; median sebesar 405 ml; standar deviasi sebesar 109,848 ml; nilai minimum sebesar 300 ml, nilai maksimum sebesar 610 ml. Diperoleh dari hasil uji wilcoxon nilai-p=0,005 (nilai-p<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian rebusan jahe dan aromaterapi lavender terhadap peningkatan produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang