Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
Not a member yet
    450 research outputs found

    Hubungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Self Efficacy terhadap Kinerja Karyawan di Unit PLTGU Tanjung Batu, Kutai Kartanegara

    No full text
    Optimalisasi kinerja perusahaan merupakan target akhir dalam setiap perusahaan. Penerapan K3 yang baik memberikan rasa aman dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sementara self-efficacy yang tinggi mendorong karyawan untuk bekerja lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan self efficacy terhadap kinerja karyawan di Unit PLTGU Tanjung Batu, Kutai Kartanegara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional yang melibatkan sebanyak 52 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner yang telah melewati uji validitas dan reliabilitas. Analisis data bivariat dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% responden memiliki tingkat K3 dalam kategori tinggi, 75% responden memiliki self efficacy tinggi, dan 65% responden memiliki kategori kinerja tinggi. Analisis bivariat pada hubungan K3 terhadap kinerja menunjukkan bahwa p-value sebesar 0,001 sehingga H0 ditolak. Selain itu, analisis bivariat pada hubungan self efficacy terhadap kinerja menunjukkan p-value sebesar 0,004 sehingga H0 ditolak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terhadap hubungan yang signifikan antara keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan self efficacy terhadap kinerja karyawan di Unit PLTGU Tanjung Batu, Kutai Kartanegara

    Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Pendekatan Modelling Terhadap Pengetahuan Ibu Dalam Menstimulasi Tumbuh Kembang Bayi 3-6 Bulan Di Puskesmas Talise

    Get PDF
    Rendahnya kemampuan anak disebabkan oleh kurangnya kegiatan yang bisa merangsang motorik halus anak. Kemampuan ibu-ibu dalam deteksi dini gangguan perkembangan anak balita, terutama di pedesaan, masih relatif rendah. Tujuan penelitian yaitu diketahuinya pengaruh pendidikan kesehatan dengan pendekatan modelling terhadap pengetahuan ibu dalam menstimulasi tumbuh kembang bayi 3-6 bulan di Puskesmas Talise. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 ibu yang mempunyai balita dengan teknik pengambilan cluster sampling. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa  berdasarkan hasil uji Wilcoson  0.005 < (α 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara pengetahuan ibu dalam menstimulasi tumbuh kembang bayi 3-6 bulan di Puskesmas Talise

    Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Melalui Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi

    No full text
    Menjaga kesehatan reproduksi adalah hal yang sangat penting terutama bagi para remaja karena kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dapat menimbulkan suatu kasus. Studi pendahuluan di SMAN Long Bagun belum pernah diberikan penyuluhan melalui audio visual pada remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi melalui audio visual terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Jenis penelitian yang di gunakan adalah pre-eksperimental design dengan rancangan one group pretest and posttest design. Populasi yaitu siswa dan siswi di SMAN 1 Long Bagun berjumlah 658 orang. Penentuan besar sampel menurut rumus Slovin diperoleh 87 orang. Teknik sampling dengan metode proporsional random sampling Analisa data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Karakteristik responden sebagian besar usia 15 tahun (35,6 persen), pendidikan orang tua tamat SMA (48,3 persen) dan pekerjaan orang tua sebagai wiraswasta (49,4 persen). Skor rata-rata perilaku pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi sebelum pemberian penyuluhan melalui audio visual yaitu 20,97 dan setelah pemberian penyuluhan melalui audio visual yaitu 27,43. Ada pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi melalui audio visual terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi (p value : 0,024 kurang dari α : 0,05). Ada pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi melalui audio visual terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi

    Motivasi Dan Tingkat Kemandirian Ibu Nifas Dalam Merawat Diri Selama Immediate Postpartum Di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas

    No full text
    Immediate postpartum yaitu masa segera setelah plasenta lahir sampai dengan dua puluh empat jam pertama. Periode postpartum adalah masa yang penting bagi kesehatan ibu, sehingga  dibutuhkan perawatan ekstra pada ibu dan bayi. Tujuan: Mengetahui Motivasi dan Tingkat Kemandirian Ibu Nifas Dalam Merawat Diri Selama Immediate Postpartum di RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, pengambilan sampel pada penelitian ini berjumlah 30 sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling, dan instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner. Responden terbanyak dengan umur 20-35 tahun yaitu 25 orang (83,3 persen), responden terbanyak dengan pendidikan SD yaitu 14 orang (46,7 persen), responden terbanyak dengan pekerjaan ibu rumah tangga yaitu 20 orang (66,7 persen), responden terbanyak dengan paritas yaitu 18 orang (60 persen), responden terbanyak dengan motivasi rendah yaitu 17 orang yaitu (56,7 persen) dan responden terbanyak tidak mandiri yaitu 17 orang (56,7 persen). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terdapat motivasi dan tingkat kemandirian ibu nifas yang rendah dalam perawatan diri selama Immediate Postpartum dipengaruhi oleh umur yang beresiko, pandidikan yang rendah, pekerjaan ibu rumah tangga, dan paritas yang masih primigravida

    Pengaruh Asupan Makanan Terhadap Anak Autisme

    No full text
    Autisme adalah masalah neurobiologis serius atau penyakit perkembangan yang mempengaruhi banyak elemen kehidupan anak dan dapat muncul dalam tiga tahun pertama kehidupan. Anak-anak dengan autisme memiliki kesulitan membangun komunikasi dengan lingkungan sekitar mereka, serta menunjukkan kelemahan dalam mengendalikan perilaku mereka. Seorang anak dengan autisme harus mengadopsi diet yang dapat membantu mengendalikan dirinya sendiri. Makanan serta pola hidup yang sehat menjadi faktor utama dalam menjaga emosi anak autisme agar tetap terkontrol. Terdapat hubungan yang memiliki pengaruh yang signifikan pada implementasinya antara pola konsumsi pada anak-anak dengan autisme dan pengetahuan dan sikap orang tua tentang autisme

    Pendidikan Kesehatan Meningkatkan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil

    No full text
    Word Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa anemia merupakan 10 masalah kesehatan terbesar di abad modern ini. Menurut WHO pada tahun 2019, diperkirakan kematian ibu sebanyak 303.000 jiwa atau sekitar 216/100.000 kelahiran hidup di seluruh dunia. Secara global prevalensi anemia pada ibu hamil sebanyak 41,8 persen. Menurut WHO prevalensi anemia pada wanita di Indonesia yaitu sebanyak 23,9 persen, yang terbagi dari prevalensi anemia pada wanita umur 5- 14 tahun sebanyak 26,4 persen dan umur 15-25 tahun sebanyak 18,4 persen. Sekitar setengah dari kejadian anemia tersebut disebabkan karena defisiensi zat besi.  Anemia  defesiensi zat  besi  yang  banyak  dialami  ibu  hamil  di  sebabkan  oleh kepatuhan  mengkonsumsi  tablet  Fe  yang  tidak  baik  ataupun  cara  mengkonsumsi  yang  salah. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan komsumsi tablet Fe pada ibu hamil. Desain penelitian pre eksperimen dengan one group Pretest- posttest desaign. Pengumpulan data menggunanak lembar observasi. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan purposive samping dengan jumlah sampel sebanyak 24 ibu nifas. Tekhnik Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai p value = 0.000< 0,05 maka dapat diartikan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam pemberian Pendidikan Kesehatan terhadap kepatuhan komsumsi tablet Fe pada ibu hamil di Puskesmas Madising Na Mario Kota Parepare. Sehingga diperoleh kesimpulan  bahwa ada pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap kepatuhan komsumsi tablet Fe pada ibu hamil di PKM Madising Na Mario Kota Parepare

    Pengaruh Diseminasi Interprofessional Education (IPE) Terhadap Pengetahuan, Persepsi Dan Kesiapan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Undiksha

    No full text
    Kerjasama lintas sektor hingga kolaborasi berbagi pihak menjadi kunci penting bagi suksesnya pembangunan kesehatan. Salah satu kerjasama atau kolaborasi yang sudah dilakukan pada ranah pelayanan Kesehatan adalah melalui praktek kolaborasi antar tenaga Kesehatan dalam perawatan pasien. Namun, sebagian besar praktek kolaborasi ini cenderung jarang diperoleh secara langsung atau diimplementasikan di ranah akademik. Pendidikan dan pembelajaran mahasiswa Kesehatan cenderung berfokus pada pemecahan masalah masing-masing. Padahal kolaborasi dapat dilakukan antar tenaga Kesehatan lain, untuk meningkatkan efektifitas pelayanan kepada pasien. Pendekatan pengajaran dan pembelajaran yang ditawarkan oleh IPE, terbukti efektif dalam menghasilkan tenaga Kesehatan yang kompeten dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh diseminasi interprofessional education (IPE) terhadap pengetahuan, persepsi dan kesiapan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Penelitian ini bertujuan mencari dan menggambarkan hasil atau pengaruh dari perlakuan dalam bentuk diseminasi kepada sampel. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Undiksha jenjang Sarjana. Sampel pada penelitian ini adalah 30 mahasiswa dari Prodi S1 Kedokteran, S1 Keperawatan dan S1 Kebidanan Fakultas Kedokteran Undiksha. Diperoleh hasil terdapat pengaruh diseminasi pada variable pengetahuan mengenai IPE. Namun tidak dapat pengaruh terhadap variable persepsi dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi pembelajaran IPE. Pelaksanaan perlakuan dalam bentuk diseminasi IPE telah terlaksana dengan baik. Terlihat pada peningkatan dan pengaruh pengetahuan mahasiswa dalam menghadapi IPE sebelum dan setelah menerima diseminasi IPE. Namun tidak terdapat pengaruh IPE dalam variable persepsi dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi IPE

    Pengaruh Teknik Pranayama dan Gerak Restorative Prenatal Yoga Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskemas Karang Rejo Tahun 2024

    No full text
    Latar Belakang: Mual dan muntah atau dikenal dengan Emesis gravidarum merupakan salah satu ketidaknyamanan pada kehamilan trimester I yang disebabkan oleh perubahan hormon. Emesis gravidarum menyebabkan rasa tidak nyaman karena adanya pusing, perut kembung dan badan terasa lemas disertai keluarnya isi perut melalui mulut yang dapat menyebabkan ibu hamil menjadi stress, cara penanganan emesis gravidarum ada 3 cara yaitu modifikasi lifestyle,farmakologi, dan non farmakologi salah satunya dengan melakukan teknik pranayama dan gerak restorative prenatal yoga yang bertujuan untuk menormalkan kadar hormon kortisol yang menyebabkan stres dan naiknya asam lambung ibu hamil agar tidak terjadinya mual hingga muntah pada ibu hamil. Metode Jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatf menggunakan Quasi eksperimen dengan one group pre-post design. Populasi dalam penelitian ini ibu hamil trimester I yang berkunjung pada bulan April-Mei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 orang. Hasil : Analisis bivariat pada penelitiaan ini mengunakan uji wilcoxon dengan hasil p-value (0,000) kurang dari 0,05 Kesimpulan: dapat disimpulkan penelitian ini berpengaruh teknik pranayama dan gerak retorative prenatal yoga terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I dipuskemas karang rejo 2024. Disarankan bagi tenaga kesehatan dapat menerapkan prenatal yoga untuk menagatasi keluhan emesis gravidarum, bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk memodifikasi variabel, menambahkan kelompok kontrol dan waktu perlakuan

    Perancangan dan Pembuatan Fetal Doppler Simulator

    No full text
    Denyut jantung janin (DJJ) adalah indikasi sensitif status janin, terutama karena berhubungan dengan kontraksi uterus. Pemantauan detak jantung janin tidak bisa dilakukan secara kasat mata, jadi peralatan diperlukan untuk membantu memantau detak jantung janin. Janin detak jantung dapat dipantau menggunakan Doppler. Doppler berguna untuk memeriksa apakah janin tumbuh normal, dengan ditandai detak jantung pada janin. Denyut jantung pada janin sangat penting karena denyut jantung merupakan indikator utama kehidupan janin di dalam rahim. Ini terkait penggunaan Doppler yang berfungsi sebagai jantung janin monitor tarif harus akurat. Untuk menguji akurasi Doppler (Kalibrator Doppler) simulator janin diperlukan. Simulator janin adalah peralatan yang digunakan untuk melakukan tes dan memecahkan masalah di Doppler. Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 363/Menkes/IV/1998 Tentang Pengujian dan Kalibrasi Perangkat Medis di Kesehatan Fasilitas Pelayanan Pasal 2 menyatakan bahwa "Setiap peralatan kesehatan harus diuji dan / atau dikalibrasi untuk memastikan nilai yang benar keluaran atau kinerja dan keamanan penggunaan "sehingga simulator janin atau simulator Doppler janin merupakan peralatan penting dalam menentukan kebenaran nilai Doppler. Dari hasil uji fungsi alat didapatkan Pengujian fungsi alat Fetal doopler simulator ini dilakukan dengan menempelkan solenoid dengan tranduser alat fetal doopler, dari pengaturan yang diatur oleh user jumlah rangsangan yang diterima oleh fetal doopler mendapatkan nilai presentase kesalahan sebesar 1,88% secara keseluruhan dan memiliki tingkat akurasi sebesar 98,1%

    Pengaruh Senam Dismenore Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Remaja Putri SMPN 03 Pabuaran Kabupaten Purwakarta

    No full text
    Menstruation or or coming months is a physiological change in women that occurs periodically and is influenced by reproductive hormones, starting from menarche to menopause (Syafrudin, 2011). Menstruation is a physiological change in a woman's body that occurs regularly and is experienced every month on a regular basis. The brain releases reproductive hormones which facilitate the ovaries to release the hormones estrogen and progesterone. These two hormones will ripen the egg so that menstruation or pregnancy occurs if fertilization occurs (Anwar et al, 2014). Objective: To identify the effect of dysmenorrhea exercise on reducing dysmenorrhea in female adolescents at SMPN 3 Pabuaran. Methods: This research is a type of pre-experimental research with a Two Group Pretest and Posttest design approach in the control and intervention groups. The research population was all young girls at SMPN 3 Pabuaran Subang Regency in August-September 2022 with a total of 135 respondents, with a total sample of 30 respondents who were taken using an accidental sampling technique. Results: The results of this study showed that the mean value before doing menorrhoea exercise was 5.4667 with a standard deviation of 0.51640 and a standard error of 0.13333. while the mean value after doing dimenorrhoea is 2.8000 with a standard deviation of 0.41404 and a standard error of 0.10690. Based on the results of the Independent T-Test statistical test, it was obtained a P Value of 0.000 <0.050, so it can be concluded that there is an effect of doing menorrhoea exercise on reducing menstrual pain in adolescents. Conclusion: Based on the results of the analysis that has been carried out, there is an effect of dysmenorrhea exercise on reducing menstrual pain by P 0.001 < 0.050. Suggestion: It is recommended for young women who are menstruating to do physical exercise such as dysmenorrhea gymnastics to reduce excess pain during menstruation

    113

    full texts

    450

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇