Beta - Jurnal Tadris Matematika
Not a member yet
100 research outputs found
Sort by
Pembelajaran dengan Metode Accelerated Learning pada Materi Keliling dan Luas Lingkaran
This paper presents the result of a study on learning theory with the method of accelerated learning on the circumference and area of a circle of material. This method is one method of learning that gives students the opportunity to develop themselves. The role of teacher as the giver of knowledge turns into a facilitator who facilitates students to learn and build their own knowledge. Students themselves should build the new knowledge from prior knowledge which is not memorizing. In addition, accelerated learning method makes students to be more active and the learning result becomes more meaningful as well as the teacher becomes more creative by creating a fun learning environment. Method of accelerated learning is divided into six basic steps. The six basic steps can be remembered easily by using the abbreviation of MASTER as follows: 1) Motivating Your Mind, 2) Acquiring The Information, 3) Searching Out The Meaning, 4) Triggering The Memory, 5) Exhibiting What You Know, dan 6) Reflecting How You,ve Learned. With the accelerated learning method, teachers are expected to implement and use it as an alternative learning method in the classroom
Dienes’ Multiple Embodiments and The Sequence of Instruction (Sajian Materi dan Urutan Instruksi dari Teori Dienes)
Untuk memahami suatu konsep matematika yang bersifat abstrak tidaklah mudah sehingga perlu diajarkan dari hal-hal yang konkrit menuju ke konsep yang abstrak tersebut. Suatu konsep lebih mendalam dipahami bila didasarkan pada pengalaman belajar siswa itu sendiri. Dienes membagi konsep matematika dalam tiga tipe, yaitu: (1) konsep matematika murni (pure mathematical concept), (2) notasi konsep (notational concept), dan (3) konsep terapan (applied concept). Dalam rangka belajar matematika (belajar untuk mengklasifikasi struktur dan mengidentifikasi hubungan antar setruktur tersebut) maka siswa harus belajar untuk: (a). Analyze (meneliti), (b). Abstract (abstraksi), (c). Generalize (menggeneralisasi) dan (d). Menggunakan pembelajaran sebelumnya. Dalam proses pentraslasian konsep matematika pada anak juga akan berhasil jika memperhatikan prinsip-prinsip tertentu dalam pembelajaran. Dalam bukunya Building up Mathematics, Dienes mendasarkan metodenya atas 4 prinsip belajar, yaitu: (1). Prinsip dinamis (Dynamic Principl), (2). Prinsip konstruktivitas (Construvtivity Principle), (3). Prinsip variabelitas matematika (Mathematical Variability Principle), dan (4). Prinsip variabelitas persepsi prinsip representasi (Perceptual Variability Principle or Multiple Embodyment Principle)
Pengoptiman Pendapatan Lahan Parkir Kendaraan Bandar Udara Internasional Lombok Menggunakan Metode Branch & Bound
In this research, integer linear programming of vehicle’s setting in Lombok International Airport is solved by Branch and Bound Method. Branch and Bound is the method that can deliver integer solution of the linear programming. The optimum result is parking area’s income of Lombok International Airport can be achieved until Rp1.218.690.000/month with lade of 384 unit’s of motorcycle, 990 units of class I of the car, and 21 units of the bus or truck with the length < 9 m. If we make a comparison between the maximum income with the number of tax in number Rp90.074.550, then the number of the tax is only 7,31% of the maximum income. So that, in the other words we can say that the number of tax which accepted by Central Lombok’s Government is not representative with parking area’s income which can be acquired
Praktek Konsep-Konsep Matematika Dasar dalam Kegiatan Jual Beli di Pasar
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui konsep-konsep matematika yang di gunakan para pedagang Serta implementasi konsep-konsep tersebut dalam kegiatan jual-beli di Pasar Gunungsari, Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat. yang menjadi subjek penelitian, yaitu para pedagang dalam bentuk studi kasus, Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain; Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif adapun Instrument penelitian yang digunakan adalah wawancara. Hasil penelitian ini adalah Para pedagang di Pasar Gunung Sari, Lombok Barat setiap harinya menggunakan konsep matematika dasar dalam melakukan kegiatan jual beli, konsep-konsep tersebut meliputi konsep penjumlahan, konsep pengurangan, konsep perkalian, konsep pembagian dan banyak lagi konsep-konsep yang lainnya. para pedagang mampu mengimplementasikan konsep-konsep tersebut dengan tepat dan benar tentunya dengan bahasa sehari-hari didalam kegiatan jual beli
Hubungan Kemampuan Dasar Matematika dengan Penguasaan Analisis Real I
Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kemampuan Pengantar Dasar Matematika (PDM), Kalkulus I dan Analisis Real I serta ada atau tidaknya hubungan yang signifikan antara variabel kemampuan PDM dengan Penguasaan Analisis Real I, kemampuan Kalkulus I dengan penguasaan Analisis Reall I dan kemampuan PDM dan Kalkulus I dengan penguasaan Analisis Real I pada mahasiswa prodi pendidikan matematika STAIN Bukittinggi angkatan 2010. Penelitian ini adalah penelitian ex post facto, yaitu penelitian empiris yang sistematis dimana peneliti tidak dapat mengontrol lansung variabel bebas, karena variabel tersebut telah terjadi atau menurut sifatnya tidak dapat dimanipulasi. Hasil penelitian diperoleh kemampuan PDM mahasiswa prodi pendidikan matematika cukup dengan rata-rata 68,75, kemampuan Kalkulus I cukup dengan ratat-rata 65,79 dan penguasaan Analisis Real I sangat kurang (gagal) dengan rata-rata 44,55. Hubungan yang signifikan antara kemampuan PDM dengan penguasaan Analisis real I, kemampuan Kalkulus I dengan penguasaan Analisis Real I dan kemampuan PDM dan Kalkulus I dengan penguasaan Analisis Real I pada taraf signifikan 5%. Hal ini disimpulkan setelah dilakukan uji F diperoleh F hitung berturut-turut 34,71, 46,68, 26,92 lebih besar dari F tabel sekitar 3,15 sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel bebas dan variabel terikat
Optimalisasi Kualitas Layanan Melalui Analisis Antrian Pada Pusat Pelayanan Mahasiswa di Fakultas Tarbiyah IAIN Mataram
Antrian merupakan hal yang harus dilakukan oleh seseorang bilamana sedang menunggu giliran untuk dilayani. Antrian yang panjang dan juga lama untuk mendapatkan giliran dalam pelayanan jasa kadang membuat bosan dalam menunggunya apalagi jika kondisi fasilitas pelayanan kurang mendukung. Inilah yang dirasakan oleh mahasiswa di fakultas tarbiyah ketika antri menunggu giliran untuk mendapatkan pelayanan. Mahasiswa sebagai pelanggan atau konsumen selayaknya mendapatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas. Pelayanan yang berkualitas merupakan pilar utama untuk membangun eksistensi, citra diri, dan reputasi IAIN Mataram di masa yang akan datang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Fakultas Tarbiyah IAIN Mataram pada akhir semester genap tahun akademik 2011/2012. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data meliputi data waktu kedatangan mahasiswa dan waktu pelayanan petugas. Pengambilan data kecepatan pelayanan pegawai dilakukan dengan mengamati kecepatan pelayanan terhadap 60 pengunjung di kedua loket yang tersedia. Data tersebut diambil selama jam kerja mulai dari pukul 08.00 – 14.00 setiap hari Senin – Sabtu. Data dianalisis dengan menggunakan rumus antrian baku. Hasil analisis menunjukkan perlunya penambahan server (pelayan) sebanyak 3 server semasa pengurusan kartu rencana studi untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan
Estimasi dan Pengujian Hipotesis Geographically Weighted Regression
Salah satu analisis statistika yang menghubungkan variabel respon dengan variabel bebas yaitu metode regresi. Hasil keluaran (output) dari metode ini adalah estimasi dari parameter yang menghubungkan variabel bebas dan variabel respon. Masalah utama dari metode ini adalah jika metode ini diterapkan pada data spatial. Untuk mengatasi permasalahan pada data spatial maka metode statistik yang akan digunakan adalah Geographically Weighted Regression (GWR), yaitu model yang menggunakan faktor geografis sebagai variabel bebas yang dapat mempengaruhi variabel respon. Estimasi pada model GWR dengan pendekatan MLE menghasilkan estimator yang sama dengan pendekatan Weighted Least Square (WLS) yang sudah umum digunakan. Namun pendekatan ini tidak dapat digunakan secara langsung untuk menaksir estimator varians
Model Persamaan Diferensial Stokastik untuk Proses Prendiville
Suatu model yang banyak digunakan untuk mendekati fenomena alam adalah model persamaan diferensial stokastik, model ini banyak digunakan dalam populasi biologi. Model stokastik yang akan dibahas pada tulisan ini adalah proses Prendiville kelahiran dan kematian logistik. Persamaan Forward Folmogorof atau Fokker Plank digunakan untuk menemukan Model Persamaan Diferensial Stokastik (PDS) dari proses Prendeville ini, selain itu ditemukan juga solusi eksplisitnya, fungsi mean dan fungsi variansi.
 
Menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dengan Menggunakan Metode PEBI
Mathematics is a tool to develop ways of thinking, because mathematics is indispensable for both daily life and progressing science and technology so that mathematics needs to be taught to each student since elementary school, even since kindergarten. Establishing a thorough understanding of math requires a priorly love of math. Therefore a teacher should be able to create "Fun Learning" in the classroom. Fun learning in mathematics can be created when a teacher is able to teach math concepts using methods and techniques variedly so that it is not menoton and boring for students. One material that is taught at elementary and junior high is lesson of KPK and FPB and it is also widely used to understand the concept of high school math. There are several techniques that are commonly used in instilling the concept of KPK and FPB that is using the concept of factors and multiplication. But the concept is not enough. There, it needs for the addition of new concepts that need to introduce to students so that students have many alternatives in resolving issues concerning the KPK and FPB. Given the importance of these concepts, the author tries to connect to other concepts in determining KPK and FPB that is an unusual method introduced in textbooks in school. This method consists of four techniques in solving KPK and FPB. This method is obtained by combining several mathematical concepts to be applied in determining KPK and FPB. Four such techniques determine KPK and FPB in the form of fractions, using the Euclidean algorithm, a concept of prime numbers, and slices in the concept of set theory. The four methods are not prevalent but be expected to be an alternative for teachers so that they can add insight into mathematical concepts entirety. 
Penerapan Metode Pertanyaan Tingkat Tinggi untuk Meningkatkan Komunikasi Matematis dan Kreatifitas Berpikir Mahasiswa
The profile data of the educational process at the Department of Mathematics UNIMED indicates that the student repeat and failure is still high, especially in the advanced course. In Descrete Mathematics I student I know graduation percentage in 2005 s / d 2007 that the obtained value of A is still low at 17%, the value of B is 39%, 7% gained grade C and 37% to obtain the value of E. One indication that causes this problem is a lack of communication skills and creative thinking mathematically finish its students for a problem that is already supported by some of the concepts that have been previously known. If the issue is offered at the level theorem proving, students should begin where complete confusion. Moreover, at the level of analyzing problems, synthesizing questions, solve problems, and evaluate the matter. The main objective of this research is to improve the skills of teachers in applying the model on a subject, in particular whether the application of the method of high-level questions in subjects Descrete Mathematics I can improve mathematical communication and creative thinking students, this study included classroom action research. Based on action research results obtained, for the participation of students found that students who perform activities such as participation in rubric is the score 1-5 contained 86%. Spike 77.7% overall. To obtain 86% graduation rate or 31 people from 36 students. And from the interviews found that 94% of the students or 34 people out of 36 people found the applied learning method was appropriate and suitable researchers in an effort to improve the communication of mathematical thinking and creativity of students