eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
Not a member yet
3242 research outputs found
Sort by
Perancangan Visualisasi Elektronik Pencegahan Jantung Koroner Berbasis Teknologi Augmented Reality
Augmented reality (AR) merupakan teknologi yang memungkinkan benda maya yang dimasukan secara real time di dalam dunia nyata. Teknologi augmented reality sangat menarik dan mudah untuk diterapkan dan digunakan bagi penggunanya. Pemanfaatan teknologi augmented reality pada saat ini telah meluas ke berbagai aspek termasuk kesehatan. Di dunia kesehatan, penyakit jantung koroner masih menjadi ancaman di Indonesia bahkan di dunia. Penyakit jantung koroner adalah gangguan fungsi jantung, akibat otot jantung kekurangan nutrisi dan oksigen karena adanya penyempitan pada pembuluh darah koroner, namun masyarakat masih sering menilai bahwa penyakit jantung merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sekali pengobatan. Maka di butuhkan suatu media informasi yang kuat, yang dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit jantung khususnya penyakit jantung koroner karena penyakit jantung jenis ini yang paling populer di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi berbasis augmented reality (AR) pada platform Android yang dapat digunakan sebagai media visualisasi penyakit jantung, khususnya penyakit jantung coroner. Hal ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit jantung khususnya penyakit jantung coroner. Dalam membangun aplikasi ini, metode yang digunakan adalah metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Dari hasil pengujian yang dilakukan dengan metode Alpha dan Beta, dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dinilai layak untuk digunakan sebagai media edukasi interaktif tentang penyakit jantung koroner, hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian beta test yang telah dilakukan dan menghasilkan nilai rata-rata tingkat persetujuan usability aplikasi secara keseluruhan sebesar 89,3 %
Analisis Sentimen Aplikasi Get Contact di APP Store Menggunakan Metode SVM (Support Vector Machine)
Current technological developments have led to a variety of new innovations to create applications that make it easier for users to manage phone calls, one of which is the Get Contact application. By managing phone calls, it is hoped that it will help users to minimize the occurrence of fraud or the like. The goal is to analyze user sentiment towards the Get Contact application by classifying user reviews into positive and negative categories through sentiment analysis. The Support Vector Machine method is used in this analysis process with a linear kernel approach to determine the accuracy of the Get Contact application review classification. The stages used in this research include data collection, preprocessing, labeling, split data, SVM model training, and model evaluation. This study shows that the Support Vector Machine (SVM) method classification of sentiment analysis of Get Contact application reviews on the App Store produces an accuracy value of 95.50%, negative precision 0.96, positive precision 0.95, negative recall 0.95, positive recall 0.96, positive and negative f-1 scores are the same, amounting to 0.95. As for the results of the most reviews are negative reviews with a negative review percentage of 94.8%, while for positive reviews it is 5.2%
Implementasi Konsep Smart Identity Learning and Education sebagai Upaya Pembangunan Kehidupan Masyarakat Sosial dan Berpendidikan di Desa Pagaruyung
Smart Identity Learning and Education merupakan konsep pemberdayaan masyarakat yang menekankan kepada peningkatan kapasitas dan kecakapan masyarakat sebagai upaya pembangunan kehidupan masyarakat sosial dan berpendidikan. Konsep ini akan berfokus pada peningkatan literasi dengan membentuk pojok-pojok literasi sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kapasitas setiap identitas-identitas yang tergabung kedalam ekosistem sosial di desa. Konsep tersebut diinisiasi oleh Tim PPK Ormawa Himip Fisip Unri dalam melakukan pengabdian di Desa Pagaruyung dengan membentuk Lima Pojok Literasi Bertuah. Metode pelaksanaan program terdiri dari sosialisasi, edukasi, pelatihan dan pendampingan serta menggunakan Partisitipatory Rural Appraisal sebagai pedoman penyusunan program. Pelaksanaan program dilaksanakan dengan bermitra kepada Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Kampar. Sasaran dari pelaksanaan program ini adalah penyelenggara pemerintah, Peserta Didik TK dan SD, PKK, Karang Taruna dan UMKM di Desa Pagaruyung. Indikator keberhasilan program terdiri dari terbentuknya lima pojok literasi, dihasilkannya kurikulum pembelajaran non-formal, meningkatnya keberhasilan dan kecakapan hidup masyarakat, dan tumbuhnya kegiatan ekonomi baru. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan kapasitas pengetahuan masyarakat dan keterampilan kecakapan hidup masyarakat yang menjadi peserta pojok literasi serta tumbuhnya kegiatan ekonomi baru sebagai implementasi keterampilan kecakapan hidup yang diajarkan di pojok literasi
Pengaruh Komponen Self Nanoemulsifying Drug Delivey System (SNEDDS) Fenofibrat Terhadap Karakteristik Dan Uji Disolusi
Fenofibrat sebagai obat antikolesterol masuk dalam BCS (Biopharmaceutics Classification System) kelas II, yaitu obat yang memiliki kelarutan rendah sehingga proses disolusi lambat yang berakibat menurunkan bioavailabilitas. Permasalahan tersebut dapat dihindari salah satunya dengan memperbaiki sistem penghantaran obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sistem penghantaran obat Self Nanoemulsifying Drug Delivey System (SNEDDS) fenofibrat dengan memvariasi komponen SNEDDS yaitu : minyak miglyol 812, surfaktan tween 80 dan kosurfaktan PEG 400. Penelitian ini menggunakan enam formula dengan perbandingan konsentrasi 10%-20% miglyol 812, 50%-60% tween 80 dan 20%-30% PEG 400. Masing-masing formula dibuat SNEDDS fenofibrat kemudian dilakukan karakterisasi meliputi ukuran partikel, drug loading, % transmitan, waktu emulsifikasi dan disolusi. Data hasil penelitian dianalisis dan dibandingkan dengan pustaka. Hasil penelitian SNEDDS fenofibrat memberikan hasil karakterisasi dan profil disolusi yang berbeda signifikan. F4 dengan jumlah komponen surfaktan (twenn 80) dan kosurfaktan (PEG 400) dalam proporsi yang besar dan minyak (miglyol 812) dalam proporsi yang kecil memberikan ukuran partikel yang kecil, waktu emulsifikasi yang cepat serta drug loading yang besar dibandingkan F1, F2, F3, F5 dan F6. Untuk hasil disolusi menunjukkan semua formula SNEDDS fenofibrat mampu mempercepat disolusi dibandingkan formula kontrol yang berisi serbuk obat fenofibrate. F3 dan F4 memberikan % disolusi obat yang lebih baik dibandingkan F1, F2, F5 dan F
Sansevieria trifasciata Prain. : Aktivitas Antibakteri, Toksisitas, dan Prediksi ADME Senyawa In silico
Sansevieria trifasciata Prain has antibacterial activity, but this has been limited to extract and fraction samples. Nowadays, the prediction of toxicity and pharmacokinetics has not been reported. The aim of this study is to test the antibacterial activity of subfraction c of S. trifasciata Prain against S. aureus and provide in silico data on toxicity predictions and ADME profiles of the compounds within subfraction c. The antibacterial test method used microdilution, where the turbidity of each sample was tested spectrophotometrically to generate optical density (OD). Toxicity was assessed using ProTox-II, and ADME profiling was done through SwissADME. OD data were analyzed using one-way ANOVA (α0.05), and the absorbance data were visualized through Principal Component Analysis (PCA). The minimum inhibitory concentration (MIC) values for subfraction c and the positive control were 1.95 ppm and 1.95 ppm, respectively. The inhibition percentages for both treatments were 54.30% and 100%, respectively. The LD50 values for oliveramine and tricosanoic acid were 500 mg/kg (level 4) and 3200 mg/kg (level 5), respectively. Oliveramine and tricosanoic acid are toxic to the blood-brain barrier (BBB). Both compounds meet Lipinski's rules. Oliveramine has high gastrointestinal absorption, whereas tricosanoic acid has low absorption. Oliveramine shows the ability to cross the blood-brain barrier (BBB), while no permeation occurs in the brain for tricosanoic acid. Oliveramine is an inhibitor of four enzyme isoforms (CYP2C19, CYP2C9, CYP2D6, and CYP3A4), while tricosanoic acid is an inhibitor of one isoform (CYP1A2). In conclusion, subfraction c of S. trifasciata Prain can inhibit the growth of S. aureus, and the compounds suspected to play a role in this antibacterial activity are oliveramine and tricosanoic acid. Both compounds could be developed into drugs, with tricosanoic acid possibly having lower toxicit
Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Di Salah Satu Apotek Kota Kotamobagu
Penyakit infeksi masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting, khususnya dinegara berkembang. Salah satu obat andalan untuk mengatasi masalah tersebut adalah antibiotic. Ketidakrasional pemberian dan penggunaan antibiotic memiliki dampak yang sangat besar bagi manusia, salah satunya adalah terjadi resistensi mikroba terhadap antibiotic. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi jumlah antibiotic yang diresepkan terhadap keseluruhan obat disalah satu apotek kota kotamobagu periode januari-maret 2024. Metode penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dari resep. Data yang diperoleh diolah menggunakan metode segmen DU 90%. Hasil penelitian menunjukan presentase antibiotic dalam resep sebesar 62, 85%, golongan antibiotic yang memenuhi segmen DU 90% adalah sefalosforin, kloramfenikol dan kuinolon. Terjadi pergeseran penggunaan antibiotic, dimana golongan sefalosforin merupakan antibiotic yang paling banyak digunakan, sehingga dapat dikatakan bahwa terjadi resistensi golongan penicillin pada wilayah tersebut. Oleh karena itu, hal ini menjadi perhatian penulis resep dan apoteker untuk menggunakan antibiotic secara rasional sehingga dapat menurunkan angka resistensi yang terjadi diwilayah tersebu
Analisis Data Warehouse Pada Perpustakaan Universitas XYZ Untuk Efisiensi Manajemen Menggunakan Metode Kimball 4 Langkah
The XYZ University Library faces recurring book losses that affect the efficiency of library collection management. This study aims to develop a data-driven analysis system to identify loss patterns and support decision-making. The proposed solution uses a Data Warehouse approach with the Kimball Four-Step method and the ETL (Extract, Transform, Load) process. This methodology includes business process selection, grain declaration, dimension identification, and fact determination. Library transaction data from 2022 to 2024 was extracted, transformed, and loaded into a MySQL-based warehouse and visualized using Power BI. The analysis revealed that popular book categories, such as novels, were the most frequently lost. The visualization also enabled trend analysis based on time, book types, and user segments. The findings highlight a significant decline in loss cases, from 27 in 2022–2023 to 13 in 2023–2024, suggesting improved monitoring and management. The study demonstrates that the Data Warehouse approach effectively supports historical data analysis and provides accurate insights for sustainable library policy formulation
Pelatihan Google Drive untuk Manajemen dan Kolaborasi Berkas Digital di PAUD Khairani Tangerang Selatan
Perkembangan teknologi digital telah merambah ke sektor pendidikan. Kemampuan pengelolaan data secara efisien menjadi kebutuhan krusial dalam era digital. Guru PAUDKhairani di Tangerang Selatan menghadapi tantangan dalam mengelola data dan dokumen penting secara digital untuk proses akreditasi BAN PAUD PNF. Dokumen yang dikelolasaat ini masih terpisah di berbagai akun dan perangkat. Maka dari itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengelola data di Google Drive. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi observasi awal untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan, diskusi kelompok terfokus untuk merumuskan solusi, pelatihan intensif yang mencakup teori dan praktik penggunaan Google Drive, serta evaluasi untuk mengukur dampak kegiatan. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang fitur-fitur Google Drive, termasuk penyimpanan, berbagi, kolaborasi, dan pengelolaan dokumen. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan guru dalam menggunakan Google Drive. Tingkat peningkatan kemampuan peserta sebesar 10-20 poin, rata-rata 11,25%, diukur melalui kuisioner. Berdasarkan observasi, seluruh peserta menunjukan kemampuan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan pembicara. Pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan data di PAUD Khairani, serta mendukung proses belajar mengajar yang lebih terorganisas
Sosialisasi Penerapan Materi Pengantar Akuntansi di Politeknik METrO Betong Sarawak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Politeknik METrO Betong Sarawak (PMBS) untuk mengatasi masalah kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang berdampak pada kemampuan mereka dalam mengelola laporan keuangan dan analisis data akuntansi. Pemilihan topik ini penting karena akuntansi merupakan keterampilan esensial yang diperlukan dalam dunia kerja, terutama di sektor keuangan yang terus berkembang. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep dasar akuntansi dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari serta dunia usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi kasus. Kegiatan ini melibatkan 47 mahasiswa dari jurusan Kewangan di PMBS, di mana mereka dibagi ke dalam kelompok kecil untuk mendorong diskusi dan analisis kasus. Hasil dari kegiatan sosialisasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, dengan 63,82% mahasiswa memiliki pemahaman akuntansi yang sangat baik. Kesimpulannya, kegiatan ini tidak hanya berhasil meningkatkan pemahaman akuntansi mahasiswa, tetapi juga memperkuat hubungan kerja sama antara Politeknik Negeri Madiun dan PMBS, yang dapat berlanjut ke program-program pengembangan lainnya di masa mendatang
Implementasi Tracing Location Sistem Pada Sepeda Motor Berbasis Internet Of Things Dengan Integrasi Aplikasi Mobile
Dalam era digital saat ini, keamanan dan pemantauan kendaraan bermotor menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem tracking lokasi pada sepeda motor yang berbasis Internet of Things (IoT) dengan integrasi aplikasi mobile. Sistem ini dirancang untuk memberikan pemantauan real-time dan notifikasi kepada pemilik sepeda motor mengenai lokasi kendaraannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode waterfall dan melibatkan penggabungan perangkat keras berbasis IoT, seperti modul GPS dan ESP32, dengan aplikasi mobile yang dikembangkan menggunakan flutter. Perangkat keras ini dipasang pada sepeda motor untuk mengirimkan data lokasi secara periodik ke server. Aplikasi mobile yang dikembangkan memungkinkan pengguna untuk memantau posisi sepeda motor mereka secara real-time, menerima notifikasi jika terjadi pergerakan yang tidak diinginkan, serta mengakses riwayat perjalanan sepeda motor.Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan informasi latitude dan longitude yang akurat. Integrasi antara perangkat IoT dan aplikasi mobile berjalan dengan baik, memungkinkan pengguna untuk memantau sepeda motor mereka dengan mudah. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan sepeda motor dan memberikan rasa aman kepada pemilik kendaraan