eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
Not a member yet
3242 research outputs found
Sort by
Optimasi AdaBoost dan XGBoost untuk Klasifikasi Obesitas Menggunakan SMOTE
Obesity is a condition in which a person's weight exceeds the normal limit due to excessive accumulation of fat tissue. Thus, obesity is considered a global public health challenge. This is evidenced by the latest data from the World Health Organization (WHO) in 2022, namely that 2.5 billion adults aged 18 years and over are overweight and 890 million of them are obese. Therefore, it is very important to accurately identify these risk factors in order to implement effective interventions in the prevention and management of obesity. However, in previous studies there has been no application of SMOTE with the AdaBoost and XGBoost algorithms, so this study aims to compare the performance of the AdaBoost and XGBoost algorithms with SMOTE. The stages of this research begin with problem identification, data collection, preprocessing and model evaluation and model comparison. This study also applies the SMOTE technique to balance unbalanced data. Based on the results of the research that has been carried out, it shows that the accuracy and recall values of the XGBoost algorithm with SMOTE are 0.945 and precision 0.947. Meanwhile, the accuracy and recall values on AdaBoost with SMOTE are 0.388. Then, the precision is 0.371. Thus, it is expected that the results of the XGBoost model with SMOTE can be a source for other research and can help in efforts to prevent and manage obesity
Implementasi Algoritma Binary Space Partitioning Untuk Procedural Map Generation Dalam Gim
The popularity of games as an interactive entertainment medium continues to grow, with 2D maps playing a vital role in enhancing user experience. Manual map creation is time-intensive, particularly as game worlds become increasingly complex. Procedural Content Generation (PCG) offers a solution by automating map creation, improving replayability, and reducing designer workload. This research explores the use of the Binary Space Partitioning (BSP) algorithm for procedural dungeon map generation, incorporating random connections between rooms to create more exploratory and dynamic maps. The process includes three stages: developing a dungeon map generator, implementing BSP with random room connectors, and validating the generated maps to ensure navigability. Space Syntax analysis, including Visibility Graph Analysis (VGA) and Axial Line Analysis, is applied to evaluate the quality of the maps in terms of connectivity, visibility, and integration. Results show that BSP-generated maps with random connections offer dynamic layouts, while Space Syntax measures reveal that smaller minimum room sizes result in lower integration and connectivity but increase interaction hotspots. This study demonstrates the potential of BSP in generating varied game maps and the utility of Space Syntax for assessing their spatial properties
Optimalisasi Pemasaran Produk Unggulan Desa Pucangsari: Implementasi Pelatihan Digital Marketing Berbasis Medsos
Era digital telah secara signifikan mengubah lanskap ekonomi dan perilaku konsumen, menuntut adaptasi strategi pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk di wilayah pedesaan. Desa Pucangsari, Kecamatan Purwosari, memiliki potensi produk unggulan lokal yang pemasarannya masih terbatas. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran digital menjadi kendala utama. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dan masyarakat produktif di Desa Pucangsari dalam mengoptimalkan pemasaran produk unggulan mereka melalui pelatihan digital marketing berbasis media sosial. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop interaktif selama satu hari pada tanggal 16 April 2025 di Balai Desa Pucangsari. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung penggunaan media sosial untuk bisnis. Peserta yang terlibat berjumlah sekitar 20 orang, yang mayoritas merupakan pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep pemasaran digital. berdasarkan pre-post test, serta peningkatan motivasi dan kepercayaan diri (soft skill) dalam menggunakan media sosial untuk promosi, yang berpotensi meningkatkan nilai ekonomis produk. Hasil ini menunjukkan pentingnya kegiatan serupa dalam membekali masyarakat desa dengan keterampilan digital yang relevan untuk pengembangan ekonomi loka
OTOMATISASI PINTU BERBASIS MIKROKONTROLER UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK NEGERI 1 BREBES
Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di SMK Negeri 1 Brebes karena di sekolah tersebut memiliki keterbatasan pendidik untuk meningkatkan kompetensi di bidang mikrokontroler. PKM ini bertujuan untuk mengembangkan sistem otomatisasi palang pintu berbasis mikrokontroler sebagai media pembelajaran guna meningkatkan kompetensi siswa di SMK Negeri 1 Brebes, khususnya dalam bidang otomasi dan mikrokontroler. Sistem ini dirancang menggunakan sensor dan mikrokontroler untuk mendeteksi kendaraan serta mengoperasikan palang pintu secara otomatis. Metode pengembangan dilakukan melalui tahapan perancangan, pembuatan prototipe, dan uji coba sistem oleh siswa. Hasil implementasi menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman terhadap konsep sistem otomasi dan pengendalian mikrokontroler. Selain itu, penggunaan alat bantu ini dapat meningkatkan keterampilan praktik siswa dalam merancang dan memprogram sistem berbasis teknologi terkini dibuktikan dengan hasil posttest yaitu 56,25% peserta pelatihan bisa menjawab dengan benar 100%. Dengan demikian, otomatisasi palang pintu ini efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk mendukung peningkatan kompetensi siswa SMK dalam bidang teknik elektronika dan otomasi
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Dengan Metode Gyssens Pasien Demam Tifoid Rawat Inap di RSUD Dr. Soedono Madiun Tahun 2019-2020
Typhoid fever is an acute infection of the digestive tract caused by Salmonella typhi bacteria. The main therapy for typhoid fever is the administration of antibiotics. The high incidence of typhoid fever in Indonesia has led to increased antibiotic use and triggered antibiotic resistance. Antibiotic resistance will cause various problems such as incurability of the disease, suprainfection, increased risk of side effects, mortality, morbidity and health costs. This study aims to determine the pattern of antibiotic use and evaluate the rationality of antibiotic use in typhoid fever patients at RSUD Dr. Soedono Madiun qualitatively using the Gyssens method. This study uses a qualitative descriptive method by collecting patient medical records retrospectively with a purposive sampling method. The obtained medical records will be analyzed qualitatively using Gyssens criteria. The results of the qualitative analysis show that from 57 medical records there are 14 types of antibiotics used with thiamphenicol as the most common antibiotic (22%). The results of the qualitative analysis are antibiotic prescriptions for typhoid fever at Dr. Soedono Madiun Regional General Hospital. Soedono Madiun is in accordance with 72% accuracy, namely category IV A as many as 9 (15%), category IV B as many as 2 (4%), category IV D as many as 5 (9%), category III B as many as 9 (15%), category II A as many as 1 (2%), category II B as many as 4 (7%), category I as many as 1 (2%) and category 0 as many as 26 (46%)
Penerapan Sistem Informasi Monitoring Produksi Oleh Buyer Di Pt. Muara Tunggal Sukabumi Menggunakan Framework Zachman
Abstrak: Bagian produksi dalam suatu perusahaan merupakan suatu hal yang penting. Pengelolaan sumber daya produksi pun tidak dapat dipandang sebelah mata karena produksi menjadi salah satu penentuan kesuksesan perusahaan. PT. Muara Tunggal merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi dan pengelolaan Pakaian Jadi yang sangat mengutamakan kualitas produknya. Monitoring produksi pun dilakukan agar proses produksi berjalan dengan baik. Sistem informasi monitoring produksi akan sangat membantu manajemen dalam mengelola dan monitoring produksi pakaian. Pembuatan rancangan sistem informasi monitoring produksi ini sesuai dengan analisis PIECES dan kerangka kerja Zachman. Analisis PIECES menghasilkan kelebihan dan kekurangan sistem lama yang dapat digunakan sebagai referensi pengambilan keputusan perancangan sistem informasi monitoring produksi. Kerangka kerja Zachman digunakan sebagai acuan dalam perancangan sistem informasi. Rancangan sistem yang dihasilkan dari kerangka kerja Zachman akan menjadi sistem informasi yang menjadi salah satu senjata strategis perusahaan. User sistem informasi monitoring produksi antara lain manajer produksi, admin produksi dan customer service Kata Kunci : Monitoring Produksi, Sistem Informasi, Kerangka Kerja Zachma
Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Hotel Kecil Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah
UMKM hotel kecil menghadapi tantangan seperti literasi keuangan, keterbatasan sumber daya manusia, dan tidak adanya sistem pelaporan keuangan yang terstruktur. Isu-isu ini menghambat akses mereka ke pembiayaan formal dan pengambilan keputusan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Akuntansi (SIA) manual khusus untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hotel kecil dengan memanfaatkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Studi ini mengidentifikasi kesenjangan utama dalam praktik akuntansi saat ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mencakup wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi pada hotel kecil di Gianyar, Bali. Berdasarkan temuan tersebut, model SIA sederhana telah dikembangkan, terdiri dari modul untuk mencatat pendapatan dan pengeluaran harian, memelihara buku besar, dan menyiapkan laporan keuangan utama yaitu Laporan Laba Rugi, Laporan Posisi Keuangan, dan Catatan Laporan Keuangan. Sistem manual ini dirancang agar praktis, mudah diimplementasikan, dan sesuai dengan SAK EMKM. Hal ini diharapkan akan meingkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas manajemen keuangan UMKM hotel kecil. Penelitian ini diharapkan akan memperkuat kapasitas pelaporan keuangan hotel kecil dan keberlanjutan bisnis dalam sektor perhotelan
ANALISIS OUTPUT GROUND POWER UNIT DALAM MENYUPLAI LISTRIK PESAWAT ATR 72-600
Penelitian ini menganalisis karakteristik output Ground Power Unit (GPU) yang digunakan untuk menyuplai listrik pesawat ATR 72-600, khususnya pada parameter tegangan, arus, dan daya arus searah (DC). Studi ini dilatarbelakangi oleh peran krusial bandar udara dalam mobilitas dan ekonomi, serta esensialnya GPU untuk operasional pesawat di darat. Ketergantungan ATR 72-600 pada sumber daya eksternal, karena ketiadaannya Auxiliary Power Unit (APU), menjadi justifikasi utama penelitian. Metode penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui observasi lapangan komprehensif. Pengambilan data dilakukan langsung pada unit GPU tipe TLD GPU-4060 yang terintegrasi dengan pesawat ATR 72-600. Data primer dilengkapi wawancara teknis dan kajian literatur. Analisis data menggunakan perhitungan matematis untuk mengevaluasi kesesuaian output GPU terhadap spesifikasi teknis kelistrikan pesawat. Hasil analisis menunjukkan tegangan DC GPU berkisar 27,8-28,3 V DC, sesuai dengan spesifikasi pesawat (25-28 V DC). Arus teramati 100-150 A menghasilkan daya aktual 2,82–4,25 kW. Kapasitas daya kontinu GPU (28,5 kW) jauh melampaui konsumsi aktual pesawat, mengindikasikan operasional pada beban ringan dan minim risiko overload. Observasi lapangan tidak mengidentifikasi overvoltage atau undervoltage, menegaskan efektivitas Bus Power Control Unit (BPCU) pesawat dalam menjada stabilitas dan proteksi. Namun, kapabilitas GPU dalam menyediakan arus puncak tinggi (hingga 1.275 A untuk starting engine) krusial untuk mencegah disrupsi operasional
Efektivitas Sun Protecting Factor Serum Ekstrak Biji Pinang (Areca catechu L.) Sebagai Tabir Surya
The impact of UV exposure on the skin is to increase the risk of skin cancer, cause sunburn, accelerate premature aging, dark spots and various other skin problems. Based on various research data on the activity of areca nut extract, it can support the development of herbal ingredients for the pharmaceutical and cosmetic industries. The purpose of this study was to determine the effectiveness of areca nut extract serum preparations as sunscreen by calculating the SPF value. The research method used was an experimental method in the laboratory by varying the concentration of areca nut extract in the serum preparation at F0 0%; F1 1.5%; F2 3%; F3 4.5% and F4 6%. The results showed that the extract serum with organoleptic brick red preparations, the distinctive aroma of areca nuts and a semi-solid texture. The resulting pH value ranged from 5.10 to 5.63 with a spreadability of the preparation between 5.13 to 6.07 cm and a viscosity of the preparation in the range of 1363.03 to 4703.03 cPs. The test results on the SPF value showed that F4 had the highest SPF value of 7.088 which was included in the maximum protection category. Based on this study, it can be concluded that the areca nut extract serum in the Oneway Anova test obtained a significance value of 0.05, meaning that there was no significant difference in the SPF activity of each sample. So it can be concluded that the difference in the concentration of areca nut extract in the serum formulation does not significantly affect the sun protecting factor value in the areca nut extract serum preparation
Profil Penggunaan Obat Tradisional pada Civitas Akademika Universitas Sahid Surakarta
Penggunaan obat tradisional di Indonesia masih menjadi pilihan masyarakat mengobati penyakit ringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan obat tradisional pada civitas akademika Universitas Sahid Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian berupa kuesioner dalam bentuk google form. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive sampling, dengan total responden sebanyak 159 orang dari civitas akademika Universitas Sahid Surakarta. Teknik analisis dilakukan secara deskriptif dengan melihat persentase profil penggunaan obat tradisional. Kuesioner dilakukan uji validitas dengan metode Content Validity Index mendapatkan nilai 1 pada angket keseluruhan dan butir angket yang berarti valid. Hasil uji reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Aalpha 0,89 untuk angket keseluruhan dan 0,91 untuk butir angket yang berarti reliabel. Hasil penelitian menunjukkan jamu merupakan jenis obat tradisional yang paling sering digunakan (50,94%), persentase terbesar menunjukkan bahwa sediaan yang paling sering digunakan adalah dalam bentuk cair (54,71%), sebagian besar responden memanfaatkan obat tradisional untuk mengatasi penyakit ringan (62,89%), dan kebanyakan responden memperoleh obat tradisional dari apotek (37,10%), sementara durasi penggunaannya paling banyak selama 2-3 (45,28%). Alasan menggunakan obat tradisional karena terbuat dari bahan alami (49,68%). Produk obat tradisional yang paling banyak digunakan adalah tolak angin (28,04%). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa sebagian besar civitas akademika Universitas Sahid Surakarta menggunakan obat tradisional dalam bentuk jamu dengan alasan karena bebahan dasar alami dan untuk mengobati penyakit ringan.