eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
Not a member yet
3242 research outputs found
Sort by
Penerapan Metode SAW dalam Penentuan Mata Pelajaran Pilihan Siswa Kelas XI pada MAN 1 Brebes
The subject selection process for eleventh-grade students at Madrasah Aliyah Negeri 1 Brebes faces challenges including misalignment between student interests and academic abilities, and imbalanced teacher-to-subject ratios across Natural Sciences, Social Sciences, and Religious Studies. This study develops a decision support system using the Simple Additive Weighting (SAW) method to provide objective recommendations that consider both academic performance and student preferences. A quantitative descriptive analytical approach was applied with data from 30 tenth-grade students, incorporating four criteria: Natural Sciences scores, Social Sciences scores, Religious Studies scores, and student interests, weighted 0.25, 0.25, 0.10, and 0.40 respectively. The SAW implementation included decision matrix construction, normalization, weighted preference calculation, and recommendation determination. Results showed optimal distribution with 19 students recommended for Natural Sciences, 7 for Social Sciences, and 4 for Religious Studies, achieving 96.67% accuracy in aligning preferences while optimizing academic potential. The system preserved preferences for all students initially interested in Social Sciences and Religious Studies, while reassigning two Natural Sciences–interested students to Social Sciences based on superior performance. Top-performing students identified were Mohammad Abian for Natural Sciences (0.9802), Julia for Social Sciences (0.87243), and a student with 0.75995 for Religious Studies. The SAW method proves effective in addressing multi-criteria decision-making while ensuring transparency, objectivity, and balanced resource use in Islamic secondary education
Mencegah Bullying Melalui Roleplay EMAS (Empati dan Asertif)
AbstrakAnak usia sekolah dasar merupakan anak dengan usia 6 hingga 12 tahun. Anak pada usia ini sedang berapa pada masa berkembang dimana anak mulai memperluas lingkungan relasinya diluar lingkungan keluarga. Hal ini menyebabkan sejumlah penyesuaian diharapkan dapat dilakukan oleh anak pada masa ini. Faktanya anak-anak seusia ini sering kali mengalami masalah dalam kehidupan sosialnya dikarenakan perilaku-perilaku negative, salah satunya adalah bullying. Terjadi banyak kasus putus sekolah di desa ngembul yang disebabkan karena masalah bullying. Sehingga dipilihlah pelatihan EMAS atau empati dan asertif untuk mencegah terjadinya bullying dikalangan anak-anak. Pelatihan ini menggunakan metode roleplay. Peserta perlatihan adalah anak usia sekolah dasar yaitu 6 hingga 9 tahun. Pelatihan dihadiri sekitar 20 anak. Hasil evaluasi menggunakan pertanyaan wawancara, dan observasi menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan anak dalam berempati dan berperilaku asertif. Peserta pelatihan dapat menjelaskan dengan detail perilaku bullying dan dampak buruknya. Selain itu peserta juga dapat memperagakan dengan baik perilaku asertif dan empati. Sehingga pelatihan ini disimpulkan dapat memberikan dampak yang cukup positif kepada anak-anak untuk mencegah perilaku bullying
Perancangan Enterprise Architecture Sistem Informasi Kafe Coffee Chaproek Menggunakan Model Togaf Adm
Abstrak: Penelitian ini membahas perancangan Enterprise Architecture (EA) pada sistem informasi sebuah kafe dengan fokus pada model TOGAF (The Open Group Architecture Framework) ADM (Architecture Development Method). Studi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan interoperabilitas dalam operasional Kafe Coffee Chaproek. Metode TOGAF ADM digunakan sebagai landasan untuk merinci langkah-langkah perancangan EA, termasuk pemodelan arsitektur bisnis, data, aplikasi, dan teknologi.Dengan memahami secara mendalam konteks bisnis kafe, penelitian ini menggambarkan proses analisis kebutuhan bisnis, identifikasi elemen arsitektur, serta penyusunan rencana implementasi yang terintegrasi. Melalui tahapan-tahapan TOGAF ADM, penelitian ini menyajikan pandangan holistik terhadap struktur sistem informasi Kafe Coffee Chaproek, memastikan keseimbangan antara inovasi teknologi dan pemenuhan kebutuhan bisnis.Hasil penelitian ini memberikan panduan praktis untuk perancangan dan implementasi EA dalam konteks bisnis kafe. Diharapkan bahwa implementasi EA berbasis TOGAF ADM pada sistem informasi Kafe Coffee Chaproek dapat meningkatkan efisiensi operasional, mendukung pengambilan keputusan strategis, dan meningkatkan daya saing kafe dalam industri. Studi ini menunjukkan relevansi dan manfaat penggunaan TOGAF ADM sebagai kerangka kerja perancangan arsitektur enterprise yang terstruktur dan terpadu. Kata Kunci : Perancangan Enterprise Architecture, Sistem Informasi Cafe, TOGAF (ADM
The Interplay of Intellectual Capital And Earnings Management on Corporate Valuation: Insights From Financial Services Companies
Rising competition in the financial services industry is becoming more fierce, leading firms to explore innovative strategies to improve their market valuation. Within this context, intangible assets like intellectual capital and financial reporting methods such as earnings management have garnered more focus. This study investigates how intellectual capital performance and earnings management affect the corporate valuation, as proxied by Tobin’s Q, in the financial services companies listed on the IDX. It also identifies which elements of intellectual capital most significantly enhance the valuation. Out of the complete population, a sample of 69 companies was selected annually that fulfilled the criteria for selective sampling and further examined using panel data analysis. The results indicate intellectual capital positively influences firm value in a significant manner. The significant contributions arise primarily from the capital aspects of human and relational resources, whereas the structural component does not significantly impact firm value. This situation is regarded as favorable, though it is not yet optimal. In contrast, earnings management shows no statistically significant impact on firm value. These findings suggest that intellectual capital is a key value driver, whereas earnings management is not a reliable strategy for enhancing firm value in the context examined
Penerapan Reliability Centered Maintenance Pada Fasilitas Power PT. H3I Untuk Peningkatan Ketersediaan Jaringan
Ketersediaan jaringan (Network Availability) merupakan aspek vital dalam industri telekomunikasi yang kompetitif, terutama di Indonesia sebagai negara kepulauan yang menghadapi tantangan pasokan listrik di berbagai wilayah. PT. Hutchison 3 Indonesia (H3I) sebagai operator telekomunikasi nasional telah mengandalkan perangkat cadangan listrik seperti Genset, HFC, dan CDC untuk menjaga kestabilan jaringan. Namun, pendekatan pemeliharaan sebelumnya masih bersifat reaktif dan tidak berbasis analisis keandalan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Reliability Centered Maintenance (RCM) dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan cadangan, khususnya Genset, dengan fokus pada sistem Automatic Transfer Switch (ATS). Metode yang digunakan meliputi analisis FMEA (Failure Mode and Effect Analysis), Intermediate Decision Tree (IDT), dan Logic Tree Analysis (LTA) berdasarkan data Trouble Ticket (TT) dari Januari hingga Mei 2015. Hasil analisis menunjukkan bahwa komponen seperti Lightning Arrester, Modul AMF, dan Contactor merupakan elemen kritis yang berdampak langsung terhadap kegagalan sistem. Tindakan pemeliharaan seperti inspeksi berkala, monitoring kondisi, dan penjadwalan penggantian direkomendasikan sebagai strategi mitigasi. Implementasi RCM terbukti memberikan pendekatan sistematis untuk meningkatkan keandalan sistem dan menurunkan potensi downtime, sehingga mampu meningkatkan performa operasional jaringan secara keseluruhan
Optimalisasi Penggunaan GeoGebra sebagai Media Pembelajaran Geometri di SMP Muhammadiyah Sokaraja
Pembelajaran geometri tiga dimensi di tingkat SMP, khususnya materi Bangun Ruang Kubus dan Balok, seringkali menghadapi kendala akibat rendahnya kemampuan siswa dalam memahami konsep spasial seperti volume dan luas permukaan. Berdasarkan identifikasi kebutuhan mitra di SMP Muhammadiyah Sokaraja, ditemukan bahwa para guru mengalami kesulitan dalam menyampaikan materi secara konkret karena keterbatasan media visual dan rendahnya pemanfaatan teknologi pembelajaran. Salah satu solusi potensial adalah penggunaan perangkat lunak GeoGebra yang memungkinkan visualisasi bangun ruang secara interaktif. Namun, mayoritas guru belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam mengoperasikan aplikasi tersebut. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim pengabdian dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto menyelenggarakan pelatihan GeoGebra kepada 22 guru matematika. Kegiatan ini mencakup teori, praktik, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan rata-rata skor sebesar 25,3 poin, yang mencerminkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesiapan guru menggunakan GeoGebra dalam pembelajaran. Kegiatan ini menjadi solusi nyata atas permasalahan mitra dan memiliki potensi untuk direplikasi di sekolah lain guna memperkuat integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika
Sistem Informasi Penanganan Perkara Pada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mitra Santri Berbasis Web dan Notifikasi Whatsapp
Perkembangan teknologi informasi yang semakin hari semakin melesat, yang mana teknologi digital seperti halnya komputer/laptop, handphone,dan teknologi lainnya yang selalu bersaing dalam mengembangkan teknologi buatannya masing-masing, dan tidak ketinggalan juga dalam melakukan aktifitas sehari-hari baik dalam lingkup perkatoran, lembaga pendidikan, bahkan dalam melalukan jual-beli pun di zaman modern ini sudah menggunakan yang namanya teknologi informasi, sebagaimana yang kita ketahui dalam penggunaan teknologi informasi ada yang namanya sistem informasi yang juga menyebar di kalangan masyarakat khususnya di instansi perkantoran, sudah menjadi lumrah penggunaan sistem informasi di manfaatkan untuk mempermudah pengerjaan suatu pekerjaan di kantor, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mitra Santri merupakan salah satu lembaga pengacara yang ada si kabupaten situbondo. Lembaga bantuan hukum ini sudah sangat terkenal di kabupaten situbondo khususnya, di lihat dari banyaknya kasus yang sudah ditangani tidak menutup kemungkinan masyarakat sudah tidak asing dengan lembaga advokat yang satu ini. Maka dari itu untuk mempermudah pelayanan di kantor LBH mitra santri ini diperlukan adanya sistem yang lebih mudah di jangkau oleh masyarakat yaitu website yang di dalamnya bisa ditambah dengan fitur notifikasi otomatis untuk mengetahui informasi yang sudah diberikan oleh instansi bantuan hukum mitra santri
Rancang Bangun Sistem Informasi Administrasi Pembayaran Santri Berbasis Website dan Whatsapp Gateway
Pondok pesantren memegang peranan penting dalam pembinaan rohani dan pembentukan akhlak masyarakat. Banyak pondok pesantren, seperti Pondok Pesantren Nurul Iman di Situbondo, yang masih menggunakan Microsoft Excel untuk mengelola pembayaran uang pesantren. Hal ini menunjukkan bahwa kemajuan teknologi belum sepenuhnya terintegrasi dalam pengelolaan administrasi. Prosedur administrasi yang digunakan masih lamban, tidak efektif, dan rentan terhadap ketidakakuratan data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perlunya suatu sistem informasi terpadu yang dapat meningkatkan kualitas dan transparansi data keuangan sekaligus memperlancar dan mempercepat administrasi pembayaran uang pesantren. Pengumpulan data secara langsung melalui wawancara dan observasi merupakan salah satu pendekatan penelitian yang digunakan untuk menciptakan suatu sistem yang sesuai dengan kebutuhan pondok pesantren. Dengan adanya sistem informasi yang efisien, diharapkan proses administrasi Pondok Pesantren Nurul Iman dapat berjalan lebih efisien, memudahkan wali santri dalam mengakses informasi, dan memudahkan pengelolaan keuangan yang lebih profesional. Diharapkan dengan penerapan sistem ini mampu mengatasi tantangan yang ada saat ini dan meningkatkan mutu pelayanan administrasi di pondok pesantren
Penerapan Metode Monte Carlo Dalam Memprediksi Jumlah Antrian Pasien Yang Berobat
Abstrak: Prediksi jumlah antrian pasien yang berobat merupakan suatu pendekatan dalam analisis data untuk memperkirakan jumlah pasien yang akan datang ke fasilitas kesehatan dalam periode tertentu. Prediksi ini dapat membantu rumah sakit atau klinik dalam mengoptimalkan sumber daya, seperti tenaga medis, ruang tunggu, dan waktu pelayanan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Jumlah kunjungan pasien yang terlalu banyak terkadang berpotensi menimbulkan rasa tidak puas menunggu menyebabkan keterlambatan pelayanan, ketidakpuasan pasien, dan beban kerja staf medis yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah antrian pasien yang berobat kedepannya dengan lebih efesien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Monte Carlo. Metode ini memiliki tahapan, Menentukan Distribusi Probabilitas, Distribusi Probabilitas Kumulatif, Menetapkan Interval Angka Acak, Membangkitkan Angka Acak, Percobaan Simulasi Monte Carlo Antrian Kedatangan Pasien. Dataset yang diolah dalam penelitian ini bersumber dari bagian Administrasi diklit RSU Aisyiyah Padang. Dataset terdiri dari data reservasi 1 periode dengan ketentuan dataset mingguan dari minggu 1 sampai minggu 52. Hasil penelitian ini dapat menghitung presentase jumlah antrian pasien yang berobat dengan Tingkat akurasi 83%. Penelitian ini dapat menjadi acuan dalam memprediksi jumlah antrian pasien yang berobat untuk mencegah rasa tidak puas menunggu dan keterlambatan pelayanan dan beban kerja staf medis yang tidak merata.Kata Kunci – Teknologi Informasi; Simulasi; Prediksi; Antrian, Monte Carl
System Monitoring Suhu Ruangan Kandang Ayam Guna Mempermudah Kinerja Peternak Berbasis Arduino Uno
Penelitian ini bertujuan untuk mengavaluasi pengaturan suhu ruangan terhadap kesejahteraan ayam di kandang. Suhu ruangan merupakan faktor penting dalam produksi ayam karena suhu yang tidak tepat dapat mempengaruhi perkembangan dan produksi ayam. Penelitian ini melibatkan pengukuran suhu ruangan di dalam kandang ayam selama periode waktu yang berbeda. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa suhu ruangan yang tinggi atau rendah di luar rentang yang optimal dapat menyebabkan steres pada ayam berdampak negative pada kesehatan dan produksi ayam. Selain itu kelembapan udara juga berperan dalam memengaruhi kenyamanan ayam di kandang. Oleh karena itu pemantauan dan pengaturan suhu ruangan yang tepat di kandang ayam sangat penting untuk memastikan kesejahteraan dan produktivitas ayam yang optimal. Eksplorasi ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya mengatur suhu dalam ruangan kandang ayam