eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)
Not a member yet
3242 research outputs found
Sort by
Studi Komparatif Dampak Layanan Cloud Gaming terhadap Kinerja Jaringan Rumah Berbasis Ethernet dan WLAN
Cloud gaming has transformed the digital gaming landscape by offloading rendering and computational processes to cloud servers, enabling users to play resource-intensive games on low-specification devices. However, in practice, there remains a critical issue regarding differences in performance and stability of home network connections in supporting cloud gaming services, particularly between Ethernet and Wireless Local Area Network (WLAN) connections. This study aims to analyze the impact of cloud gaming services, using NVIDIA GeForce NOW as a case study, on the performance of home networks under two different configurations: high-speed Ethernet and low-speed WLAN. Network traffic data were captured in real time using Wireshark over a total of 18 hours of gameplay sessions conducted across three days for each network type. Quality of Service (QoS) parameters, including latency, jitter, packet loss, and throughput, were extracted and analyzed using Python-based scripts. The results indicate that Ethernet connections provide more stable latency and jitter, experience no packet loss, and deliver more consistent throughput. In contrast, WLAN exhibits higher variability in latency and jitter, with fluctuating and less stable throughput. These findings confirm that while both network types can support cloud gaming under certain conditions, Ethernet offers superior performance and consistency. This study contributes practical insights for selecting and optimizing home network configurations to ensure a more reliable and seamless cloud gaming experience
Sistem Informasi Identifikasi Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Siswa MAN Karo Menggunakan Pendekatan Data Mining
Student academic achievement is a key indicator of learning success and is influenced by various internal factors (such as motivation, learning style, and attendance) as well as external factors (such as parental support and learning facilities). This study aims to identify the main factors that determine students academic achievement by implementing a web-based information system using the Apriori algorithm. The study applied a quantitative descriptive approach using data from 300 students of MAN Karo, collected through questionnaires and academic records. The Apriori algorithm was implemented with a minimum support threshold of 0.05 and a minimum confidence threshold of 0.6, producing 1,621 association rules. The results indicate that a combination of internal and external factors is strongly associated with high academic achievement. The strongest association rule shows that students who attend tutoring classes tend to achieve high report card scores (?85) and have complete learning facilities, with a confidence value of 67.6% and a lift ratio of 3.12. Overall, internal factors such as motivation (77.33%) and high attendance (63.67%), along with external factors including parental support, learning facilities, and tutoring participation, significantly contribute to improving students academic performance. These findings demonstrate that the Apriori algorithm can effectively support schools in identifying dominant academic factors and can be used as a basis for data-driven decision making
Penyuluhan Deteksi Dini Kanker Payudara di Puskesmas Kalumata Kota Ternate
Kanker payudara disebut juga dengan Carcinoma Mammae merupakan sebuah tumor (benjolan abnormal) ganas yang tumbuh dalam jaringan payudara, baik dalam kelenjar susu, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara seperti jaringan lemak, maupun jaringan ikat payudara. Menurut WHO (2020) prevalensi kanker payudara sebesar 2.261.419 kasus dimana kanker ini paling banyak diderita oleh kaum wanita. Terdapat tingkat insiden 88% lebih tinggi di negara-negara berkembang dibandingkan di negara-negara maju (55,9 dan 29,7 per 100.000, masing-masing) dan memiliki angka kematian sebesar 17%. Tingginya angka tersebut karena masih banyak perempuan yang belum memahami dan mengenali tentang kanker payudara ini. Oleh karena itu, perlu mengenali ciri-ciri kanker payudara sejak awal. Dimana penyakit kanker payudara dapat dicegah dengan deteksi dini, karena perlu adanya kesadaran wanita untuk melakukan deteksi dini secara teratur, jika kanker itu ditemukan lebih dini maka angka kesembuhannya tentu akan lebih tinggi. Berdasarkan hal tersebut, penyuluhan dini kanker payudara diangkat dalam rangka kegiatan pengabdian kepada Masyarakat di Puskesmas Kalumata, Kota Ternate. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kapasitas masyarakat yang berada di wilayah layanan Puskesmas Kalumata, Kota Ternate, dalam menjalani gaya hidup sehat dan untuk meningkatkan tingkat kesehatan yang optimal. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah penyampaian ceramah dan distribusi leaflet. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman yang lebih baik mengenai deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan sendiri (SADARI) maupun pemeriksaan payudara klinis (SADANIS)
Uji Antioksidan Kombucha Ekstrak Kunyit dan Seduhan Kunyit Menggunakan Sprektroskopi UV-Vis
Radikal bebas yang berasal dari udara, makanan dapat menyebabkan gangguan kesehatan tetapi dapat ditangkal dengan antioksidan. Antioksidan dapat diperoleh dari tanaman dan salah satunya ialah kunyit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan aktivitas antioksidan dari ekstrak kunyit. Penelitian dilakukan dengan cara ekstraksi serbuk kunyit yang telah diterminasi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol serta seduhan, kemudian masing-masing larutan difermentasi menjadi kombucha. Kombucha ekstrak kunyit dan seduhan kunyit dilakukan penapisan fitokimia, selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH serta vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil penelitian ini diharapkan mendapatkan kombucha ekstrak kunyit dan seduhan kunyit yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan dari kombucha ekstrak kunyit dan kombucha kunyit memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 masing-masing yang dihasilkan sebesar 46,6 ppm dan 5,25 ppm termasuk dalam kategori antioksidan sangat kuat
Evaluasi Potensi Toksisitas Seluler Ekstrak Daun Benger (Lagerstroemia ovalifolia Teijsm. & Binn) menggunakan Uji Microtetrazolium (MTT) pada Kultur Sel RAW 264.7
Tanaman Daun Benger (Lagerstroemia ovalifolia Teijsm. Binn) merupakan salah satu tanaman lokal yang secara empiris digunakan dalam pengobatan tradisional. Namun saat ini belum tersedia data ilmiah yang memadai terkait aspek keamanannya, sehingga pemanfaatan lebih lanjut dalam pengembangan obat herbal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil keamanan ekstrak etanol 70% daun benger secara in vitro sebagai dasar pengembangan produk herbal. Ekstrak benger diperoleh melalui esktraksi dengan metode perkolasi dan diuji toksisitas selulernya menggunakan metode MTT assay pada kultur sel RAW 264.7. Hasil uji menunjukkan bahwa rentan konsentrasi 25-100 µg/mL. Ekstrak daun benger tidak menunjukkan efek toksisitas terhadap sel RAW 264.7, sedangkan pada konsentrasi lebih tinggi (hingga 200 µg/mL) mulai menunjukkan kategori toksisitas sedang. Studi ini memberikan informasi awal menggenai profil keamanan ekstrak daun Benger, dan dapat menjadi landasan penelitian selanjutnya terkait pengembangan obat herbal yang lebih aman dan efektif.Kata kunci— Lagerstroemia ovalifolia Teijsm. Binn, MTT assay,RAW 264,7, Sitotoksisita
HUBUNGAN ANTARA KETEPATAN DOSIS ANTIBIOTIKA DENGAN LAMA RAWAT INAP PASIEN DENGAN GANGGUAN NAFAS DI RUANG NICU (Neonatal Intensive Care Unit) RSUD R.A. KARTINI KABUPATEN JEPARA PERIODE TAHUN 2024
Gangguan nafas pada neonatus merupakan salah satu penyebab utama perawatan intensif di ruang NICU. Infeksi bakteri menjadi faktor pemicu yang sering ditemukan, sehingga penggunaan antibiotik menjadi terapi utama. Ketepatan dosis antibiotik sangat penting untuk memastikan efektivitas terapi dan mencegah resistensi, serta mempercepat proses penyembuhan. Ketidaktepatan dalam pemberian dosis dapat memperpanjang durasi infeksi dan berdampak pada lama rawat inap pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketepatan dosis antibiotika dengan lama rawat inap pasien neonatus dengan gangguan nafas di ruang NICU RSUD R.A. Kartini Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cohort retrospektif, yaitu melalui penelusuran dari rekam medis pasien yang dirawat di ruang NICU RSUD R.A. Kartini Kabupaten Jepara pada periode Januari-Desember 2024. Data diperoleh melalui telaah rekam medis pasien, kemudian dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat uji menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian pada 101 responden dilakukan uji chi square dan mendapat nilai P-value sebesar 0.579 ( p = 0.05), maka Ho diterima dan Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara ketepatan dosis antibiotika dengan lama rawat inap pasien dengan gangguan nafas di ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) RSUD R.A. Kartini Kabupaten Jepara
Formulasi Granul dan Tablet Ekstrak Akar Eurycoma Longifolia Terfermentasi
Pasak Bumi (Eurycoma longifolia) merupakan tanaman herbal yang mengandung senyawa bioaktif, seperti quassinoid, alkaloid, flavonoid, dan triterpenoid yang berperan sebagai tonik dan antioksidan. Fermentasi keadaan padat (SSF) dengan Aspergillus spp. digunakan untuk meningkatkan kualitas ekstrak melalui penurunan senyawa pahit serta peningkatan fenolik bebas dan aktivitas antioksidan, sehingga ekstrak terfermentasi memiliki bioavailabilitas yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi konsentrasi gelatin sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik granul dan tablet ekstrak Pasak Bumi terfermentasi. Granul diproduksi dengan metode granulasi basah dan dievaluasi berdasarkan waktu alir, sudut diam, indeks pengetapan, kadar air, serta distribusi ukuran partikel. Tablet yang dihasilkan diuji meliputi keseragaman bobot, ukuran, kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi gelatin memperbaiki kompresibilitas granul, namun sedikit menurunkan sifat alir. Kadar air pada formula masih berada di atas rentang ideal, tetapi granul tetap dapat dikompresi menjadi tablet. Evaluasi tablet menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan keseragaman bobot dan ukuran, namun nilai kerapuhan masih melebihi batas 1%, sehingga tablet cenderung rapuh. Secara keseluruhan, konsentrasi gelatin memengaruhi sifat fisik granul dan tablet, namun rentang konsentrasi yang digunakan belum menghasilkan tablet dengan kekuatan mekanik optimal. Optimasi konsentrasi gelatin diperlukan untuk menghasilkan tablet ekstrak Pasak Bumi terfermentasi yang stabil dan memenuhi standar mutu
Penerapan Konversi Antibiotik Intravena ke Oral Pada Pasien Demam Tifoid Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto
Peralihan antibiotik intravena ke oral dapat meningkatkan efisiensi perawatan, mempercepat pemulangan pasien, serta menurunkan biaya dan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan konversi antibiotik pada pasien demam tifoid di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto selama tahun 2023 serta menganalisis potensi penghematan biayanya. Studi retrospektif dilakukan pada 201 pasien dewasa dengan total sampling. Hubungan antara karakteristik pasien dan pelaksanaan konversi dianalisis menggunakan Chi-Square, sedangkan analisis biaya dihitung berdasarkan selisih harga antibiotik intravena dan oral. Hasil menunjukkan hanya 3 pasien (7,14%) yang mendapatkan konversi, meskipun 31 pasien (79,5%) memenuhi kriteria klinis. Tidak terdapat hubungan signifikan antara karakteristik pasien dan konversi (p0,05). Konversi berpotensi menghasilkan penghematan biaya sebesar 35,1%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan konversi antibiotik masih rendah meskipun memberikan manfaat ekonomi yang penting
Potensi Antibakteri Ekstrak Terpurifikasi Daun Sirih (Piper betle L.) Terhadap Bakteri P.acnes dan S.epidermidis Penyebab Jerawat
Jerawat merupakan masalah kulit yang banyak dialami remaja dan dewasa muda, umumnya disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Penggunaan antibiotik sintetis yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi, sehingga dibutuhkan alternatif alami seperti daun sirih hijau (Piper betle L.) yang memiliki senyawa aktif antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dan menguji potensi antibakteri ekstrak terpurifikasi daun sirih hijau terhadap bakteri penyebab jerawat. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, dilanjutkan purifikasi dengan pelarut n-heksan. Karakterisasi ekstrak mengikuti standar Farmakope Indonesia. Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode dilusi cair dan padat pada konsentrasi 2%, 4%, 6%, dan 8%. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak terpurifikasi memenuhi standar farmakope dan efektif menghambat pertumbuhan S. epidermidis pada semua konsentrasi, serta P. acnes pada konsentrasi 2%, 4%, dan 6%. Terdapat pertumbuhan bakteri pada konsentrasi 8% terhadap P. acnes. Kesimpulan, ekstrak daun sirih hijau terpurifikasi memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami terhadap bakteri penyebab jerawat
Sales Performance Analysis untuk Peningkatan Kualitas Produk Menggunakan K-Means dan Hierarchical Clustering
Industri fashion, khususnya toko distro, menghadapi persaingan yang semakin ketat sehingga kualitas dan inovasi produk menjadi faktor utama dalam mempertahankan daya saing. Salah satu tantangan yang sering muncul adalah minimnya pemanfaatan data transaksi penjualan sebagai sumber informasi strategis dalam menilai performa produk. Penelitian ini membahas pengelompokan produk berdasarkan performa penjualan menggunakan teknik data mining serta membandingkan efektivitas dua metode clustering, yaitu K-Means dan Hierarchical Agglomerative Clustering. Data yang digunakan berasal dari transaksi penjualan Toko Distro Sextors, dengan tahapan meliputi praproses data, penerapan algoritma clustering, dan evaluasi hasil menggunakan metrik silhouette score. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi kelompok produk dengan performa tinggi, margin keuntungan optimal, serta tingkat penerimaan pasar yang baik, sekaligus menentukan metode clustering yang paling sesuai. Hasil analisis menunjukkan bahwa algoritma K-Means menghasilkan 4 klaster, sedangkan Hierarchical Agglomerative Clustering menghasilkan 3 klaster. Perbedaan jumlah dan karakteristik klaster dari kedua algoritma memberikan gambaran mengenai variasi pola penjualan produk. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi pelaku UMKM untuk mengambil keputusan berbasis data, sehingga strategi bisnis dapat lebih tepat sasaran dan meningkatkan daya saing produk di pasar