UBM Journal (Universitas Bunda Mulia Jakarta)
Not a member yet
2474 research outputs found
Sort by
KOMODIFIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI POLITIK CALON PRESIDEN TAHUN 2024
Pesta demokrasi terbesar di Indonesia adalah saat pemilihan umum (PEMILU) calon presiden dan calon wakil presiden. Pemilu tahun 2024 menjadi pemilihan umum yang lebih meriah, seiring dengan adanya kampanye melalui media sosial. Penggunaan media sosial tentu menjadi strategi yang dipertimbangkan mengingat jangkauan luas dan kemudahan dalam mengaksesnya. Aplikasi TikTok salah satu media sosial yang memiliki jumlah unduhan terbesar di Indonesia, pada tahun 2023 terdapat 67,4 unduhan untuk aplikasi TikTok. Fenomena aplikasi TikTok dimulai tahun 2018, saat akun Aplenliebe memulai menggunakan aplikasi tersebut, untuk media ekspresi dan identik dengan aplikasi untuk berjoget dan mendapatkan respon yang negatif. Seiring waktu aplikasi TikTok mulai terkenal setelah pandemi Covid-19. Terkenalnya aplikasi TikTok ini yang penggunanya kebanyakan generasi muda, mulai dipergunakan dalam kepentingan pada pemilihan calon presiden. Melalui pendekatan systematic literature review dan studi pustaka, penelitian ini ingin menjelaskan bagaimana komodifikasi TikTok dalam keberfungsiannya dan prakteknya dalam pemilu calon presiden pada tahun 2024. Temuan dalam penelitian ini, melalui pemberitaan di media online seperti pintarpolitik.com dan detikcom diperoleh bahwa TikTok sebagai kekuatan politik dalam momen pemilu calon presiden tahun 2024. Media tersebut menjelaskan bahwa TikTok sebagai wadah aktifitas politik, karena penyebaran pesannya cepat dan melalui video pendek mudah diserap dan disebar oleh masyarakat.. Sedangkan dari detikcom dijelaskan bahwa dalam penggunaan TikTok selama masa kampanye pemilu calon presiden tahun 2024, postingan di TikTok memberikan pengaruh pada pandangan politik dan dukungan kepada calon presiden. Secara pengguna TikTok data dari detikcom menyebutkan ada 41,26% yang menggunakan TikTok pada rentang usia 18-24 tahun dari total pengguna TikTok di Indonesia yang sejumlah 106,52 juta orang. Proses komodifikasi TikTok dalam teori ekonomi politik Vincent dapat ditemukan melalui konten dari media ekspresi menjadi media politik, audiens yang awalnya pada generasi muda berubah ke semua masyarakat dan pekerja dari yang bersifat individu menjadi pekerja profesional (admin media sosial).@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:3 0 0 0 1 0;}@font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-469750017 -1073732485 9 0 511 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:8.0pt; margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:IN;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:11.0pt; mso-ansi-font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:IN;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:8.0pt; line-height:107%;}div.WordSection1 {page:WordSection1;
Penggunaan Jargon pada Autobase @localanuniverse di Aplikasi X (Kajian Sosiolinguistik)
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan jenis dan makna jargon yang digunakan pada autobase @localanuniverse di platform X. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik untuk mengidentifikasi karakteristik linguistik jargon. Teori yang digunakan yaitu teori Finnegan (2014) dan Abdul Chaer (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 56 jenis jargon yang terbagi dalam empat jenis, yang terdiri dari 10 akronim, 11 singkatan, 25 kata, dan 10 frasa. Jargon-jargon tersebut dievaluasi berdasarkan kategori linguistik, yang meliputi 17 makna leksikal, 20 makna kontekstual, 11 makna gramatikal, dan 8 makna asosiatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jargon dalam komunitas AU menunjukkan kreativitas bahasa dan proses adaptasi budaya populer ke dalam praktik komunikasi digital.Kata kunci: jargon, makna bahasa, autobase, media sosial, alternative universe.
IMPLEMENTING A DIGITAL TECHNOLOGY-INTEGRATED ENGLISH SYLLABUS FOR ADAPTIVE AND INTERACTIVE LEARNING IN COMMUNITY LEARNING CENTERS
This community service project focused on implementing a digital technology-integrated English syllabus to support adaptive and interactive learning in community learning centers run by ISCO (Indonesian Street Children Organization). The program developed ten lesson plans for Grade 7 learners, covering monthly topics from January to December. Each lesson was designed to be simple, engaging, and accessible, using a communicative and values-based approach with low-tech teaching materials that can be used in limited-resource settings although classroom implementation is planned for the next phase, the materials were reviewed by ISCO tutors who will teach them. Their feedback showed that the lesson plans are well-structured, easy to use, and suitable for community-based education. Tutors also recommended improvements—such as adding ice breakers to more sessions and expanding examples of factual statements—which were included in the final revision. This project shows that a digital-supported, value-based English syllabus can be effectively designed for low-resource, informal education settings. It supports both student learning and tutor confidence, and serves as a model for other non-formal learning environments. The approach aligns with current research on digital learning, inclusive teaching, and character educatio
A Survey on Teaching Anxiety of Chinese Teachers in Indonesia in the Post-Pandemic Era
The Covid-19 epidemic has changed the face of education, and the remodeling and strengthening of the learning environment, the first to bear the brunt is the teacher. Under the repeated epidemic situation, the teaching form is constantly changing, and teachers have to constantly adapt and adjust. When we care about students' learning effectiveness and psychological quality, at the same time, the psychological quality of teachers is often overlooked. Therefore, this study explored the anxiety of Chinese teachers in Indonesia in the post-epidemic era to understand the challenges and problems faced by teachers. A questionnaire survey was conducted on 35 local primary school Chinese teachers in Jakarta, Indonesia to investigates and analyzes teachers' internal anxiety dimensions (before class, during class, and after class) and external anxiety dimensions (from parents, students, and schools). The results showed that teachers were worried about the long preparation time before class, classroom order and management of the class during the class, and the fun of the class after class. In the external anxiety section, teachers are very concerned about students' recognition of the fun and teaching methods of the class, teachers are anxious about lesson preparation when the school arranges classroom observation, and were concerned about parents who had high expectations regarding their ability to enhance students' interest in learning
The Impact of Quality and Price on Purchase Decisions Mediated by Customer Satisfaction
This study investigates the influence of product quality and price on purchase decisions, with customer satisfaction as a mediating factor, focusing on Samsung smartphone users in Indonesia. Utilizing a quantitative approach, the research examines the causal relationships among variables, employing Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) for analysis. Data were collected through a structured online questionnaire targeting 113 respondents using convenience sampling. The findings reveal that product quality significantly impacts customer satisfaction and directly influences purchase decisions, highlighting its pivotal role. Price also positively affects customer satisfaction but shows minimal direct influence on purchase decisions, underscoring the mediating role of satisfaction. Customer satisfaction strongly drives purchase decisions as a crucial intermediary between independent and dependent variables. These insights emphasize the necessity for businesses to prioritize product quality and strategies that enhance customer satisfaction to remain competitive in the smartphone industry
Understanding Repurchase Decision of Boba Milk Drink among Gen Z in Jakarta
The growth of boba milk drinks in Greater Jakarta has led to tight competition in the market. Regarding that, numerous small new brands exist in the market. As a result, the big company in the boba milk drink industry has a threat of losing its competition in the market. This study aims to examine consumers’ behavior to repurchase boba milk drinks by implementing TPB attitude, subjective norm, perceived behavioral control, product quality, and E-WOM towards repurchasing intention for boba milk drinks. Using the online survey, the data were collected from 165 respondents in greater Jakarta who love to drink boba milk. The findings indicate that attitudes are the strongest predictor of repurchasing intention for boba milk drink. Besides, the findings of this study showed that E-WOM is also known to have an influence on subjective norms, but E-WOM and subjective norms do not have a significant impact on repurchasing intention. Meanwhile, the findings show that perceived behavioral control has a significant impact on repurchasing intention
INVESTASI CERDAS DAN BISNIS WARALABA: JALAN MERAIH KESUKSESAN BISNIS
Investasi cerdas dan bisnis waralaba merupakan dua pilar penting dalam membangun kemandirian ekonomi serta meningkatkan daya saing wirausaha. Artikel ini membahas strategi literasi keuangan sejak usia muda, pemilihan instrumen investasi yang tepat, serta peluang pengembangan bisnis waralaba yang berkelanjutan. Melalui kajian literatur dan praktik terbaik dari para pakar serta pelaku usaha, diperoleh pemahaman bahwa literasi finansial berperan signifikan dalam mendukung perencanaan keuangan individu, menghindarkan dari risiko investasi bodong, serta mendorong keberanian memulai bisnis. Bisnis waralaba, sebagai salah satu model kewirausahaan modern, menawarkan keunggulan berupa merek yang telah dikenal, sistem yang terstandarisasi, serta peluang ekspansi yang lebih cepat dibandingkan usaha konvensional. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kombinasi antara investasi cerdas dan pemilihan waralaba yang tepat menjadi kunci bagi wirausaha untuk meraih keberhasilan bisnis. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi literasi keuangan dan strategi kewirausahaan dalam membentuk generasi wirausaha yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing global
UNIVERSITY COMMUNITY SERVICE ENABLING OPTIMAL HIGH SCHOOL CURRICULUM-BASED ACTIVITIES
As one of the pillars of higher education institutions, community services provide opportunities for university lecturers to contribute and acquire knowledge. The main objective of this study is to provide detailed descriptions on how university-school collaborations as a mode for promoting engaged scholarship and improve students’ learning experiences. This article discusses university community service activities at two private high schools in the Jakarta area. The two high schools invited university faculty members as jurors to assess the students’ projects, which determined their final grades. Observations found that having university faculty members present to give student scores enabled the schools to optimize the mechanisms in place that defined graduation requirements. As jurors, the faculty members provided objective, science-based assessments and the necessary feedback for the students. In addition to interacting with university-level teachers, presenting in front of academic jurors allowed the students to gain perspectives on related topics and make sound improvements to their projects. Consequently, the schools can optimize their curriculum-based activities that not only extend the learning experiences of the students but also provide long-term improvements to the overall quality of education
Tinjauan Literatur Sistematis Terhadap Proyek Desain Sistem Signage dan Wayfinding
Environmental Graphic Design (EGD) adalah disiplin yang memadukan komunikasi visual dan desain lingkungan untuk memandu, menginformasikan, dan membentuk pengalaman ruang pengunjung. Penelitian ini berfokus pada salah satu komponen utama EGD, yaitu signage dan wayfinding, karena perannya yang penting dalam mengarahkan pengguna melalui jalur yang jelas, landmark, peta, dan teknologi pendukung. Tinjauan pustaka sistematis dilakukan dengan menggunakan kerangka PSALSAR untuk memetakan perkembangan topik EGD, khususnya signage dan wayfinding, dalam publikasi akademik selama lima tahun terakhir (2020–2025). Pencarian dilakukan melalui Google Scholar dan difilter berdasarkan relevansi, bahasa, dan periode publikasi, sehingga diperoleh 29 jurnal yang memenuhi kriteria. Analisis menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian berfokus pada situs wisata dan rekreasi, dengan metode observasi, studi literatur, dan wawancara sebagai teknik yang paling sering digunakan. Sementara itu, usability testing masih jarang diterapkan, terutama dalam konteks penelitian nasional. Temuan ini menunjukkan adanya peluang untuk mengeksplorasi kategori situs yang lebih beragam dan menerapkan metode pengujian yang lebih inovatif
PENGGUNAAN MEME KUCING SEBAGAI STRATEGI EDUKASI YANG MENGHIBUR PADA MASYARAKAT CYBERSPACE
Kemajuan teknologi telah mempermudah penyampaian pesan di era digital melalui berbagai format visual, sehingga menekankan keterlibatan pengalaman dan aspek emosional masyarakat di ruang maya (cyberspace). Meme kucing menjadi salah satu strategi komunikasi populer yang digunakan terutama pada platform TikTok dengan tujuan menghibur. Akun TikTok @inhistoryyy menjadi viral di Indonesia karena menerapkan meme kucing sebagai pendekatan pesan edukasi bernuansa humor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan meme kucing sebagai strategi edukasi yang menghibur di kalangan masyarakat digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan netnografi. Strategi penyampaian edukasi yang menyenangkan melalui meme kucing dilakukan dengan mempertimbangkan aspek form, content, dan context secara tepat. Pendekatan ini memanfaatkan familiaritas visual, perancangan multimodal berupa kombinasi visual dan teks, pemilihan topik yang relevan dan sederhana, aktivasi emosional melalui humor ringan, serta optimalisasi timing dan relevansi tren. Meme kucing yang dipilih merupakan meme populer dan sudah akrab di mata audiens, sehingga mampu menggugah emosi penonton dan menghasilkan respon yang persuasif. Kesesuaian antara gambar dan teks yang mengikuti prinsip visual rhetoric membuat pesan lebih mudah diterima. Tema “Black Death” ditampilkan secara sederhana namun menghadapi kekurangan pada pengaturan waktu publikasi, karena pembagian konten hingga empat bagian ternyata menurunkan minat penonton