Jurnal Rekayasa Sistem & Industri (JRSI)
Not a member yet
    254 research outputs found

    STUDI KOMPARATIF TERHADAP ALTERNATIF TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN UNTUK MENJAMIN KEBERLANGSUNGAN JARINGAN KOMPUTER DI PERGURUAN TINGGI

    Get PDF
    Jaringan komputer dalam suatu perusahaan merupakan aspek kritis yang mendukung berlangsungnya kegiatan operasional perusahaan terutama dalam hal pertukaran data. Hal ini dianggap kritis karena saat ini data dan informasi merupakan faktor pendukung utama untuk pengembangan dan keberlangsungan bisnis suatu perusahaan. Hal ini menyebabkan pertukaran data dan informasi dalam internal perusahaan menjadi proses yang sangat mendukung kegiatan operasional perusahaan dan dengan pemanfaatan jaringan pertukaran data dapat dilakukan dengan cepat dan aman. Oleh karena itu, keberlangsungan jaringan computer (network continuity) dianggap salah satu aspek penting dalam menjamin keberlangsungan bisnis pada suatu perusahaan. Terdapat banyak teknologi yang dapat digunakan untuk network continuity. Dalam makalah ini, kami akan memberikan perbandingan antara beberapa teknologi tersebut. Perbandingan tersebut didapatkan dengan literatur pembelajaran terhadap beberapa sumber. Dengan adanya perbandingan untuk setiap teknologi, maka akan dapat diketahui teknologi mana yang cocok untuk diterapkan di perguruan tinggi. &nbsp

    ALGORITMA PENENTUAN RUTE KENDARAAN DENGAN MEMPERHATIKAN KEMACETAN

    Get PDF
    Transportasi merupakan salah satu aspek pada logistik yang memberikan kontribusi biaya paling besar [1]. Efisiensi pada aktivitas transportasi dapat memberikan penghematan yang besar pada keseluruhan logistik suatu organisasi. Salah satu penyebab tidak efisiennya aktivitas transportasi adalah kemacetan. Kemacetan dapat menambah waktu dan biaya transportasi yang berimbas kepada menurunnya tingkat pelayanan kepada konsumen. Pada tulisan ini, peneliti akan membahas mengenai pencarian rute aktivitas transportasi yang memperhatikan kemacetan. Algoritma heuristik disusun untuk menghasilkan solusi rute transportasi yang dapat digunakan untuk mengatasi kemacetan

    PEMODELAN SISTEM MULTIAGENT PADA WIRELESS SENSOR NETWORK

    Get PDF
    Wireless Sensor Network (WSN) merupakan perangkat embedded kecil yang dipasang di jaringan skala besar yang memiliki kapabilitas penginderaan, komputasi, dan komunikasi. WSN mengkombinasikan teknologi sensor modern, teknologi micro electronic, komputasi, teknologi komunikasi, dan pemrosesan terdistribusi. Implementasi sistem multiagent pada WSN cukup menjanjikan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja WSN. Namun, penelitian yang dilakukan terkait sistem multiagent di WSN masih parsial dengan kata lain terlalu fokus pada isu-isu tertentu. Paper ini mendeskripsikan penelitian terkait dengan penerapan sistem multiagent di WSN yang memperhatikan berbagai aspek pendukung untuk efektifitas dan efisiensi agent seperti arsitektur organisasi multiagent, itinerary planning, kapabilitas agent, middleware, dan platform hardware yang digunakan. Metodologi yang digunakan adalah INGENIAS yang berbasis pada agent-oriented software enginering

    Penilaian Kinerja Berbasis Reliability Pada Continuous Casting Machine 3 (CCM 3) Pt Krakatau Steel (Persero) Tbk Menggunakan Metode Reliability Availability Maintainability dan Cost of Unreliability

    Get PDF
    Industri baja merupakan industri strategis yang digunakan sebagai bahan baku penting bagi industri-industri secara keseluruhan, baik untuk infrastruktur, produksi barang modal, alat transportasi, otomotif, hingga persenjataan. World Steel Association mencatat, konsumsi baja per kapita pada tahun 2014, Indonesia mencapai 62,2 kg/kapita, namun angka tersebut masih tergolong rendah. Pemerintah Indonesia saat ini sadar akan hal tersebut dan merencanakan akan meningkatkan konsumsi baja nasional. Salah satu cara dalam mengurangi kerugian yang terjadi adalah dengan meningkatkan RAM (Reliability Availability Maintainability) dari mesin CCM 3. Dalam perhitungan RAM digunakan pemodelan RBD (Reliability Block Diagram) untuk mempermudah pemahaman terhadap sistem. Biaya yang dihasilkan dari masalah RAM dapat diketahui dengan menggunakan metode COUR (Cost of Unreliability). Hasil pengolahan data menggunakan RAM dengan pemodelan RBD didapatkan nilai reliability system sebesar 28,44% pada t = 936 dan nilai maintainability mesin sebesar 100% minimal membutuhkan waktu 13 jam. Dengan nilai inherent availability sebesar 99,47% dan operational availability sebesar 99,44%. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan dengan menggunakan kebijakan perusahaan dan Key Performance Indicator IVARA, indikator availability telah mencapai target indikator yang diberikan. Dari hasil perhitungan menggunakan RAM didapatkan nilai COUR sebesar Rp 5.031.295.257,00 berdasarkan pada downtime atau corrective time

    USULAN PERBAIKAN UNTUK MENGURANGI LEAD TIME PADA PLASTIC INJECTION MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA DI PT X

    Get PDF
    PT X merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pembuatan plastic part dengan lini produk utamanya adalah lini produk plastic injection. Salah satu jenis produk plastic injection yang jumlah produksinya tertinggi dan selalu diproduksi per bulannya adalah FB 7084 dengan rata-rata demand 441.102 unit per bulan. Namun, perusahaan tidak dapat mencapai target produksi yang telah direncanakan untuk jenis produk FB 7084 dengan tingkat perencanaan produksi yang tinggi pada beberapa periode. Oleh karena itu dilakukan perancangan suatu usaha perbaikan untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi waste dominan yang terjadi selama aliran proses dengan metode Lean Six Sigma. Objek penelitian ini difokuskan pada proses pembuatan produk FB 7084 di lantai produksi plastic injection. Tahap penelitian dimulai dengan tahap pembuatan current state map, untuk mengetahui aliran nilai saat ini dan diketahui lead time proses sebesar 5130.45 detik. Kemudian dilakukan identifikasi waste dominan yang terjadi menggunakan alat bantu waste checklist dan diketahui waste dominan yang terjadi adalah waste waiting atau delay yang memperbesar lead time proses. Selanjutnya dilakukan perancangan usulan perbaikan untuk mengatasi waste dominan yang terjadi dengan mengimplementasikan pull system, serta melakukan perbaikan metode pengerjaan operasi sehingga aliran material dapat mengalir dengan lebih lancar. Dengan usulan tersebut didapatkan lead time proses yang lebih singkat yaitu 3259.44 detik

    Perancangan Proses Menetapkan Risiko Dan Peluang Berdasarkan ISO 9001:2015 Klausul 6.1 Dengan Pendekatan ISO 31000:2009 Menggunakan Metode Business Process Improvement Di CV.XYZ

    Get PDF
    CV.XYZ merupakan industri kecil bergerak dalam bidang manufaktur. Perusahaan tersebut memproduksi berbagai macam spare part untuk sepeda motor, mould, jig & fixture, dan press tool. Kondisi saat ini perusahaan dituntut oleh customer untuk mengimplementasikan ISO 9001:2015 karena ISO 9001:2008 akan habis masa waktunnya. Sehingga perusahaan perlu menyesuaikan persyaratan dengan ISO 9001:2015. Salah satu hal yang perlu diperhatikan yaitu perusahaan harus mempertimbangkan risiko pada setiap prosesnya, maka diperlukan proses menetapkan risiko dan peluang. Untuk merancang proses menetapkan risiko dan peluang, maka perusahaan perlu memenuhi persyaratan pada ISO 9001:2015 klausul 6.1, ISO 31000:2009, dan teori manajemen risiko.Perancangan proses menetapkan risiko dan peluang dibuat dengan mempertimbangkan analisis kondisi aktual dan analisis gap dengan persyaratan. Selain itu perancangan proses menetapkan risiko dan peluang dibuat berdasarkan ISO 9001:2015 klausul 4.4.1 dimana harus menentukan input dan output, urutan proses, penanggung jawab, sumber daya, dan improvement. Setelah itu dilakukan perbaikan proses tindakan untuk menangani risiko dan peluang dengan melakukan analisis value added dan apply improvement technique, sehingga proses tersebut menjadi lebih efisien. Kemudian proses yang telah diperbaiki didokumentasikan dalam bentuk SOP.Melalui SOP ini diharapkan agar perusahaan dapat menguruangi dampak risiko yang akan terjadi pada perusahaan sehingga sasaran atau tujuan pada setiap proses perusahaan tidak terganggu. Selain itu untuk memudahkan perusahaan dalam melakukan pendokumentasian, maka dibuat form berbasis web aplikasi dengan software Joget Workflow agar data yang diinput dapat tersimpan secara terstruktur

    PERANCANGAN MODEL OPTIMASI ALOKASI JUMLAH SERVER UNTUK MEMINIMALKAN TOTAL ANTREAN PADA SISTEM ANTREAN DUA ARAH PADA GERBANG TOL

    Get PDF
    Terdapat beberapa sistem antrean menggunakan sistem dua arah input dan output pada satu gerbang. Sebagai contoh adalah gerbang tol. Antrean terjadi pada kedua arah; input yaitu masuk ke dalam ruas tol dan output yaitu keluar dari ruas tol menuju jalan umum. Optimasi tidak bisa dilakukan pada satu sisi input saja atau pun pada satu sisi output saja. Perlu didapatkan sebuah metode untuk mengoptimalkan alokasi gardu secara simultan baik input maupun output. Pendekatan yang dilakukan adalah pemodelan matematika dengan memodifikasi dari formulasi antrean yang telah dikembangkan sebelumnya. Pemodelan matematika menggunakan metodologi yang diusulkan oleh Daellenbach yaitu memulai dari pemodelan sistem diakhiri dengan pemodelan matematika berserta verifikasi dan validasinya. Didapatkan model matematika yang dapat mengoptimalkan alokasi gardu menyesuaikan dengan deras arus input dan output secara proporsional. Implikasi dari temuan ini adalah menjelaskan bahwa optimasi dari sistem antrean dua arah dapat dilakukan secara bersamaan dan simultan. Implikasi sosial dari temuan ini adalah pengelolaan sistem antrean dua arah sebagaimana di gardu tol ataupun pelabuhan dapat menggunakan perhitungan yang lebih akurat dan optimal untuk kedua sisi input dan output. Fokus temuan ada pada sistem antrean M/M/C yaitu jumlah kedatangan per satuan waktu memoryless berdistribusi poisson, waktu pelayanan memoryless dengan distribusi binomial, dan jumlah server lebih dari satu. Panjang antrean tidak dibatasi, jumlah populasi tidak dibatasi

    PERANCANGAN SISTEM OTOMASI PROSES CHAMFER PART STOPPER VALVE PADA MESIN BENCH LATHE SD-32A DI PT DHARMA PRECISION PARTS

    Get PDF
    Seiring perkembangan teknologi yang sangat pesat mendorong perusahaan manufaktur untuk dapat menerapkan teknologi ke dalam proses produksinya, salah satu teknologi tersebut yaitu otomasi. Penggunaan teknologi otomasi di sebuah perusahaan terutama perusahaan manufaktur dapat meningkatkan produktivitas. PT Dharma Precision Parts merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang permesinan dan memproduksi ribuan unit part yang terdiri atas berbagai macam setiap harinya. Salah satu produknya yaitu stopper valve. Permasalahan yang muncul dalam produksi stopper valve, yaitu proses pengerjaannya yang masih semiotomatis, yakni masih tingginya tingkat keterlibatan operator dalam proses produksi dan juga ketidakmampuan perusahaan dalam memenuhi target produksi. Perancangan sistem otomasi menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) sebagai pengendali utama dalam proses dan teknologi pneumatik sebagai penggerak dilakukan agar dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dan dapat diterapkan pada proses chamfering part stopper valve.  Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa, perancangan sistem otomatisasi proses chamfering stopper valve pada mesin Bench Lathe SD-32A pada PT Dharma Precision Parts telah selesai dilakukan dan waktu proses baru untuk proses chamfer yaitu sekitar 5 detik/part. Dengan menggunakan sistem otomasi pada proses produksi part stopper valve ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan dapat mengurangi penggunaan tenaga kerja sehingga dapat memberikan dampak positif kepada perusahaan

    USULAN PERBAIKAN UKURAN MEJA PEWARNAAN DI STASIUN KERJA PEWARNAAN BATIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (STUDI KASUS RUMAH BATIK KOMAR)

    Get PDF
    Musculoskeletal disorders (MSDs) atau gangguan otot rangka merupakan kerusakan pada otot, saraf, tendon, ligamen, persendian, kartilago, dan discus invertebralis. Penyebab utama terjadinya MSDs adalah postur tubuh yang salah. Postur tubuh adalah posisi bagian dari tubuh yang berhubungan dengan bagian tubuh lain yang dihubungkan oleh sudut sambungan. Batik Komar merupakan badan usaha milik perseorangan yang dimiliki oleh H. Komarudin Kudiya S.IP, M.Ds. yang bergerak dibidang produksi kain batik. Produk unggulan yang diproduksi Batik Komar diantaranya batik cap dan batik tulis. Salah satu kegiatan pada perusahaan Batik Komar adalah kegiatan pewarnaan kain batik yang sebelumnya telah dilakukan proses pembatikan. Alat yang digunakan operator dalam proses pewarnaan batik berupa meja kerja dengan ukuran 176 x 80.5 x 155.5 cm. Observasi yang dilakukan dengan menggunakan alat kerja eksisting terdapat posisi canggung operator berupa punggung membungkuk lebih dari 30o dan posisi lengan terangkat melebihi bahu operator. Washington State Department of Labor and Industries (WISHA) mendeskripsikan bahwa bekerja dengan posisi leher atau punggung membungkuk dengan sudut lebih dari 30o tanpa dukungan selama lebih dari total 2 jam dalam sehari sebagai postur canggung. Hasil penelitian postur kerja operator yang sedang melakukan proses pewarnaan dengan menggunakan RULA (Rapid Upper Limb Assessment) diperoleh skor assessment sebesar 5. Nilai ini mengindikasikan bahwa postur kerja operator berada dalam posisi yang berbahaya sehingga memerlukan perbaikan

    PENERAPAN BUSINESS INTELLIGENCE PADA APLIKASI DASHBOARD MONITORING PERFORMANSI MAHASISWA DAN LULUSAN BERDASARKAN STANDAR 3 BAN-PT PROGRAM STUDI SARJANA MENGGUNAKAN METODE SCRUM

    No full text
    Business Intelligence merupakan salah satu pengembangan teknologi informasi yang digunakan sebagai alat bantu untuk meningkatkan nilai bisnis organisasi, tidak hanya untuk organisasi profit-oriented, tetapi juga organisasi non-profit seperti lembaga pendidikan. Telkom University merupakan lembaga pendidikan yang sudah memanfaatkan teknologi informasi yang digunakan untuk menunjang kebutuhan akan informasi pada berbagai proses bisnisnya, termasuk untuk melakukan monitoring mahasiswa dan lulusan, yang mana dilakukan oleh tiap program studi. Tiap program studi dapat memantau kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa dan lulusannya sebagai dasar pembuatan strategi perbaikan sistem pelayanan kepada mahasiswa dan lulusan. Proses monitoring performansi mahasiswa dan lulusan memerlukan data dan informasi yang diambil dari banyak bagian dengan berbagai format data. Hasil pemantauan tersebut digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan. Untuk melakukan proses tersebut, dalam penelitian ini akan dirancang sistem monitoring melalui Business Intelligence System dalam bentuk dashboard. Dashboard dengan perspektif Business Intelligence tidak hanya mampu melakukan monitoring secara dinamis, tetapi juga menyediakan informasi hasil prediksi untuk mendukung pembuatan keputusan bagi top level management program studi. Sistem ini dikembangkan menggunakan metode scrum yang merupakan salah satu Metode Pengembangan Sistem Agile Development yang memiliki keunggulan dalam penerapan real-world progress dan lebih adaptif, revolusioner, dan fleksibel terhadap perubahan

    219

    full texts

    254

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Rekayasa Sistem & Industri (JRSI)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇