Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
2407 research outputs found
Sort by
BLENDED LEARNING METHOD BASED ON LOCAL WISDOM AS A SPIRITUAL GUIDANCE HOLY TRINITY COMMUNITY IN DISTRICT BENGKAYANG
Bengkayang is one of the districts the outermost in Indonesia. The district has limitations and underdevelopment in various fields, one of which is in the field of education. Writing this article aims to show that blended learning based on local wisdom is very helpful coaching Holy Trinity Community (HTC) in the district Bengkayang. It has been proven from previous studies, suggesting that coaching HTC with blended learning to be more flexible, effective and efficient . Blended learning has been applied HTC with a combination of conventional learning and e-learning in most areas in Indonesia. With the blended learning, the process of spiritual guidance becomes more flexible, effective and efficient so as to improve student in district Bengkayang
THE IMPORTANCE OF SERVICE PLACEMENT AND CHANNELLINGTO PREPARE HUMAN RESOURCES FOR STUDENTS TO MEET THE CAREERS OF THE FUTURE
Placement and distribution Service aimed at helping put and passing students in accordance with the potential, interests, and talents. Placement and distribution services, namely continuous process to facilitate learners achieve success the process and results of the study as well as optimal development in order to achieve the goals of national education. Guidance and counselling Services in the form of peminatan provide ample opportunity for learners to channel and put yourself on the path to a more appropriate in the framework of the completion of the studies are focused, successful, educated and clear in next. The purpose of the service placement and channelling instill interest subjects, confirming the interest of subjects, as well as select and establish an interest group of subjects, the cross-subjects and study subjects who followed in the education unit, which was being pursued, career choice and/or advanced course options up to the Colleg
Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Pada Materi Sudut Dan Garis Di Kelas VII MTs Normal Islam Samarinda
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi sudut dan garis di kelas VII Mts. Normal Islam Samarinda. Jenis penelitian ini adalah ex post facto dan, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proporsional random sampling dengan sampel sebanyak 132 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket kecerdasan emosional, dan tes hasil belajar matematika. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier sederhana dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan perhitungan analisis deskriptif, nilai rata-rata dari data kecerdasan emosional siswa sebesar 178,41 hal ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional siswa kelas VII MTs. Normal Islam Samarinda pada kategori tinggi. Untuk nilai rata-rata dari hasil belajar matematika siswa adalah 65,33 hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar kelas VII Mts. Normal Islam Samarinda pada kategori sedang. Dari hasil analisis inferensial menggunakan regresi linier sederhana, diperoleh persamaan penduga Ŷ = -32,736 + 0,550X. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thit = 19,631; ttabel= 1,645 dan p = 0,000, diperoleh nilai thit lebih dari ttabel yaitu 19,631> 1,645 dan taraf signifikansi statistik kurang dari taraf signifikansi penguji α = 0,05 maka persamaan regresi penduga yang diperoleh adalah berarti pada taraf signifikan 5%, sehingga terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika. R2 = 0,748 menunjukkan bahwa 74,8% hasil belajar matematika siswa dapat dijelaskan oleh variabel kecerdasan emosional. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan antara kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika siswa di kelas VII MTs. Normal Islam Samarinda
Membangun Budaya Literasi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Menghadapi Era MEA
Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi bangsa Indonesia. Saat ini keberadaan bahasa Indonesia mendapat tantangan yang serius baik itu tantangan internal maupun tantangan eksternal. Bahasa Indonesia yang seharusnya harus terus dilestarikan keberadaannya sekarang ini cenderung megalami pergeseran. Sikap kurang peduli dari seluruh pengguna bahasa menjadikan bahasa Indonesia tidak mendapat kedudukan yang pantas dikalangan penggunanya. Bahasa Indonesia justru hanya sebagai perlambang dalam kegiatan-kegiatan resmi saja. Bahasa Indonesia yang baik dan benar hanya sebagai slogan saja. Bahasa Indonesia yang diplintir dengan bahasa-bahasa lain menjadikan bahasa alay yang banyak digunakan kalangan muda untuk berkomunikasi, yang justru merekalah yang seharusnya melestarikan keberadaan bahasa Indonesia tersebut. Lebih parahnya lagi bahasa alay tersebut menjadikan sebuah keharusan untuk menunjukkan eksistensi mereka atau pengakuan diri mereka. Ditambah lagi ketika memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), keberadaan bahasa Indonesia akan mendapatkan tantangan kedua dengan banyaknya arus tenaga kerja asing yang akan berkerja di Indonesia. Hal ini jelas akan mengancam keberadaan bahasa Indonesia jika kita tidak mau berbenah mulai dari sekarang. Untuk bisa memperbaiki persoalan ini para akademisi, ahli bahasa, guru pendidikan bahasa Indonesia harus dapat memberikan contoh yang positif tentang penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah. Serta memberikan pengertian mengenai kedudukan bahasa Indonesia. Selain itu pemerintah pusat sebagai pembuat kebijakan juga harus merespon dengan cepat menanggapi persoalan ini. Bila perlu mengeluarkan kebijakan yang mengharuskan penggunaan bahasa dalam setiap komunikasi di lingkungan instansi pemerintah. Salah satu upaya dalam melestarikan bahasa Indonesia yaitu dengan budaya literasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, maka dengan budaya literasi masyarakat Indonesia akan mampu mempertahankan bahasa Indonesia ditengah-tengah tantangan baru pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
DEVELOPING LEARNING MEDIA BASED ON AUGMENTED REALITY (AR) TO IMPROVE LEARNING MOTIVATION
This research aims to reveal the development of Augmented Reality-based learning media to increase motivation to learn computer assembly materials. This research is an research and development type. The population was ninth students of SMP Harapan Ananda Kubu Raya totaling 112 students. The sample was 68 students with proportional random sampling technique. Data Collection using a questionnaire. To test the hypothesis, one-tailed t-test was used. Data analysis was performed descriptively. The results showed that one-tailed t-test data is posttest questionnaire motivation experimental class and control sig 0.000 <α 0.05, so it can be concluded that the motivation to learn the experimental group was higher than the control group
IMPLEMENTATION OF TEXT TRANSFORMATION IN PHYSICS EDUCATION TO REDUCE STUDENTS’ MISCONCEPTION
This research aimed to know the effect of text transformation in educational physics especially Impuls and momentum to reduce students’ misconception. This study was held at state senior high school (SMAN) 2 in Pontianak, West Borneo. The instrument in this study has made with diagnostic test using certainly of responden index method. The research design in this study using one group pretest-posttest design. Population in this research is all students of science major in state senior high school 2 in Pontianak. This study have found that implementation of text transformation giving effect significantly to reduce students’ misconception according Wilcoxon test (Z = -3,418, p = 0.01). However, this research is not finding corelation which is significantly between skill to make a note using text transformation and reduction of students’ misconception ( = 0.119, p = 0.490). The value of effect size in this research is 1.65
Nilai Moral dalam Dwilogi Novel Saman dan Larung Karya Ayu Utami
Novel Saman dan Larung merupakan sebuah novel yang berisikan potret peristiwa sejarah dan politik. Tentu saja di dalamnya terdapat nilai-nilai moral yang dapat diambil hikmahnya. Oleh karena itu, peneliti ingn mengetahui bagaimana nilai moral dalam dwilogi novel Saman dan Larung karya Ayu Utami? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, bentuk penelitian kualitatif, dan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah dwilogi novel Saman dan Larung karya Ayu Utami yang di dalamnya terdapat nilai-nilai moral sebagai objek penelitian hal ini dilakukan agar peneliti mampu memperoleh data sesuai masalah yang diteliti. Data yang diambil berupa kata-kata, kalimat, maupun wacana yang secara tersirat menandung nilai-nilai moral. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga nilai moral dalam Dwilogi Novel Saman dan Larung karya Ayu Utami. (1) Nilai moral dilihat dari hubungan manusia dengan Tuhan. Nilai tersebut digolongkan menjadi: rasa takut akan Tuhan dan tidak percaya atau ragu akan Tuhan. (2) Nilai moral dilihat dari hubungan manusia dengan Masyarakat. Nilai moral kaitannya dalam hubungan manusia dalam masyarakat dibedakan mejadi: jujur terhadap orang lain, pertalian persahabatan, tolong-menolong, kewajiban mengabdi kepada orang lain atau melaksanakan kewajiban dan perintah, saling mengenal, dan penyimpangan seksual. (3) Nilai moral dilihat dari hubungan manusia dengan Individu (diri sendiri). Nilai tersebut dapat dibedakan menjadi: pengendalian diri, takut berdosa atau bersalah, senang hidup sederhana, berani mengakui dosa, percaya diri, berlaku adil, dan bertindak hati-hati
Revitalisasi Nilai-Nilai Edukatif Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Membangun Masyarakat Berwawasan Global Berjiwa Nasionalis
Saat ini bangsa Indonesia dihadapkan pada suatu masa dimana bangsa ini mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat pesat. Pembangunan dalam bidang pendidikan yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesai juga telah menunjukkan hasilnya. Tetapi pendidikan warga Negara yang berpendidikan tinggi belum dapat dikatakan sebagai hasil pembangunan bangsa. Hal itu karena ada sebagian warga negara Indonesia yang memiliki pendidikan yang tinggi, namun mereka justru menghancurkan bangsa ini secara perlahan.Untuk meminimalisi perbuatan tidak bertanggung jawab dari orang berpendidikan tinggi yang bisa menggunakan ilmunya ke arah yang kurang baik maka pemerintah memunculkan PKn baik dipersekolahan maupun perguruan tinggi. Dengan memunculkan kembali nilai-nilai utama dalam PKn diharapkan dapat membangun wawasan global warga Negara yang dijiwai rasa nasionalisme. Nilai-nilai dasar yang perlu dikembangkan dalam membangun wawasan global dalam konteks Indonesia antara lain ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, keadilan sosial, kompetisi, menghormati orang lain, kemerdekaan dan perdamaian. Nilai-nilai dasar ini penting untuk dikembangkan dalam rangka mengembangkan wawasan global warga Negara yang semangat didalamnya tetap dijiwai oleh rasa nasionalime agar dapat berperan secara efektif dalam kancah global tanpa meninggalkan jati diri sebagai bangsa Indonesia yang memiliki Pancasila sebagai falsafah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
Penerapan Metode Eksperimen Terhadap Aktivitas Dan Hasil Belajar Pada Materi Elastisitas Bahan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan aktivitas siswa setelah diajarkan menggunakan metode eksperimen pada materi elastisitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah The One Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA MAN Model Singkawang 2014/2015 yang terdiri dari tiga kelas. Sampel yang dipilih terdiri dari satu kelas (kelas eksperimen) yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpul data yang digunakan yaitu pengukuran dan observasi langsung. Data hasil belajar siswa diperoleh dari tes hasil belajar berupa tes esai, sedangkan data aktivitas siswa diperoleh melalui lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui ketercapaian hasil belajar siswa terhadap KKM menggunakan statistik inferensial. Sedangkan untuk mengetahui aktivitas siswa menggunakan rumus persentase. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa thitung>ttabel yaitu 4,256 > 1,703 hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode eksperimen mencapai KKM pada materi elastisitas bahan. Hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode eksperimen mempreroleh nilai rata-rata sebesar78 dan aktivitas siswa tergolong baik dengan persentase nilai rata-rata 70,89%
Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Gerak Lurus Kelas X
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran peningkatan keterampilan berpikir kritis dan respon siswa terhadap model pembelajaran group investigation pada materi gerak lurus.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 28 orang siswa di salah satu Madrasah Aliyah di kota Singkawang. Bentuk tes yang digunakan berupa tes uraian.Hasil penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dari keterampilan berpikir kritis siswa pada materi gerak lurus.Kategori keterampilan berpikir kritis siswa menggunakan kategori N-gain.Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator menyimpulkan dengan skor sebesar 0,65 dengan kategori sedang, indikator penyelidikan dengan skor sebesar 0,48 dengan kategori sedang, indikator menganalisis dengan skor sebesar 0,52 dengan kategori sedang, indikator pemecahan masalah dengan skor sebesar 0,48 dengan kategori sedang dan indikator membuat keputusan dengan skor sebesar 0,67 dengan kategori sedang. Rata-rata persentase keseluruhan dari angket respon siswa terhadap keterampilan berpikir kritis siswa sebesar 83,6% dengan kategori positif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa setiap indikator berkategori sedang. Hasil penelitian ini bisa menjadi referensi bagi peneliti lain untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada indikator menyimpulkan, penyelidikan, menganalisis, pemecahan masalah dan membuat keputusan