Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
2407 research outputs found
Sort by
Strategi Pendampingan Berkelanjutan sebagai Alternatif Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis IT
SDN 65 Singkawang yang berada pada ranking terbawah hasil UASBN disebabkan karena guru mengajar masih menggunakan metode pembelajaran konvensional. Untuk mengkondisikan proses belajar mengajar yang bermutu, perlu peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan media pembelajaran berbasis IT melalui bimbingan berkelanjutan, Maka diadakanlah IHT dalam bentuk Workshop SAGUSAMED dan Inovasi Pembelajaran. Setelah dilakukan supervisi didapatlah kesimpulan bahwa ada perubahan cara mengajar guru, Sebagian guru sudah mengajar menggunakan media pembelajaran berbasis IT.Guru juga sudah melakukan inovasi pembelajaran dengan menggunakan yel-yel atau mengubah materi pembelajaran dalam bentuk lagu agar mudah dipahami anak .Dampak dari semua ini adalah siswa berhasil menjadi juara I Lomba Olympiade Siswa Nasional Tingkat Kota dan peningkatan pada ranking sekolah
Strategy Analysis of Financing Management Quality toward Performance Improvement of Islamic Higher Education in Lampung
The purpose of this study was to determine the formulation of strategies for improving the quality of management performance at Islamic Higher Education in Lampung, knowing the planning process and implementation of strategies carried out by Islamic Higher Education in Lampung, knowing leadership and management behavior in meeting the expectations of Islamic University Stakeholders in Lampung and knowing the suitability of the quality of the management performance of the preferences of the Management Stakeholders and Staff of Islamic Universities in Lampung. Data collection techniques in this study used a questionnaire and data analysis techniques with a qualitative approach. The results showed that the two Universities in Lampung in the formulation of strategies for improving the quality of performance have not been systematic, changes in the strategic environment have not been followed by proactive steps; the process of implementing the strategy has not been carried out maximally in the allocation of available resources; based on strategic management, the two institutions are still influenced by bureaucratic culture and low adjustments to change; Islamic tertiary institutions in Lampung have negative or maximum gaps in the role of leadership
Analysis of Student Difficulties in Understanding The Concept of Newton's Law of Motion
The aim of this study is to investigate the difficulties experienced by students on the concept of Newton’s Law of Motion. The method used is descriptive analysis with a sample of 14 students who take Mechanics Course on Physics Education Study Porgram, Faculty of Teacher Training and Education of Samawa University. The data was collected by essai test. Based on the test result show that (1) students have difficulty in integrating mathematical equation. (2) students was unable to operated integration and differentiation related to trigonometric function. (3) students have not understood the concept of potential in conservative force field
Sikap Siswa Terhadap Pelajaran Fisika di SMAN Kabupaten Batanghari
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap serta kendala atau masalah yang dihadapi siswa terhadap mata pelajaran fisika di SMA Kabupaten Batanghari. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif kuantitatif menggunakan prosedur penelitian survei dengan instrumen yang digunakan adalah angket dan wawancara. Subjek dari penelitian ini yaitu 926 siswa di lima SMA Kabupaten Batanghari. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan descriptive statistic sedangkan untuk data kualitatif menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman. Hasil dari 4 indikator yang didiskusikan pada penelitian ini, pada Indikator implikasi sosial terhadap fisika sebanyak 54.3 % berkategori baik. Untuk indikator adopsi dari sikap ilmiah sebesar 61.2% berkategori baik. Kemudian pada indikator kesenangan dalam belajar fisika sebesar 55.5% berkategori cukup. Sedangkan pada indikator ketertarikan berkarir dibidang fisika sebanyak 57.9% siswa berkategori cukup
Identifikasi Miskonsepsi Buku Ajar Fisika SMA Kelas X Pada Pokok Bahasan Kinematika Gerak Lurus
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bentuk-bentuk miskonsepsi pada buku ajar fisika SMA kelas X. Buku ajar dalam penelitian ini, yaitu: (1) Fisika untuk SMA/MA Kelas X Semester I karangan Rinawan Abadi dan Syarifah Isnaini diterbitkan tahun 2012 oleh penerbit Intan Pariwara, (2) Fisika untuk SMA/MA Kelas X Semester I karangan Supiyanto diterbitkan tahun 2007 oleh penerbit Phibeta Aneka Gama, dan (3) Fisika untuk SMA/MA Kelas X karangan Kamajaya diterbitkan tahun 2012 oleh penerbit Grafindo Media Pratama. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, pada buku ajar Intan Pariwara mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 20%, penulisan rumus dengan persentase 66,67%, penulisan simbol dengan persentase 40%, dan penyajian gambar dengan persentase 20%. Buku ajar Phibeta Aneka Gama mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 10%, penulisan rumus dengan persentase 22,22%, penulisan simbol dengan persentase 10%, dan penyajian gambar dengan persentase 20%. Buku ajar Grafindo Media Pratama mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 20%, penulisan rumus dengan persentase 44,44%, penulisan simbol dengan persentase 10%, dan tidak mengalami miskonsepsi pada aspek penyajian gambar. Pada aspek penulisan satuan, tidak terdapat miskonsepsi pada buku ajar Intan Pariwara, Phibeta Aneka Gama, dan Grafindo Media Pratama. Dari kesimpulan hasil penelitian yang dilakukan, memberikan informasi kepada seluruh guru khususnya pada bidang studi fisika kelas X untuk lebih berhati-hati dalam memilih buku yang digunakan dalam proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini sebaiknya dapat dijadikan masukkan bagi penerbit dan dinas pendidikan untuk pembaruan isi dari bahan ajar pada buku tersebut
The Improvement of Students’ Ability to Write Exposition Text through Learning Cycle Model
This research aims at improving students’ ability to write exposition text through learning cycle model to the third-semester students of Indonesian Language Study Program, Faculty of Teacher Training and Educational Sciences, Pakuan University. The method used for this research is action research with qualitative and quantitative approach. Qualitative data are taken from data analysis and analysis of learning process from three cycles. Meanwhile, quantitative data are taken from the comparison of students' score from the first to the third cycle. The implementation of learning cycle that consists of engagement, exploration, explanation elaboration and evaluation in writing exposition activity done in every cycle successfully improves students’ ability to write exposition text. It is shown on the average score which increases from 52.38 to 80.13. This improvement comes along the improvement of students’ activity in expressing their ideas throughout learning cycle. As a result, learning cycle can improve students’ ability to write exposition text
Management of Kindergarten (TK) Parenting Program in Mujahidin 2 on East Pontianak District
Parenting program is an educational effort implemented by the family by utilizing the resources available in the family and the environment in the form of between the care of the family with the care of the school so that the growth and development of learners can be optimal. This study aims to 1) Describe the planning parenting program of Kindergarten (TK) of Mujahidin 2 East Pontianak District, 2) To describe the implementation of a parenting program in Kindergarten of Mujahidin 2 East Pontianak District, 3) To describe the evaluation of the parenting program of Kindergarten of Mujahidin 2 Eastern Pontianak District. This research uses the descriptive method with a qualitative approach. The focus of this research is the management of parenting program of Kindergarten (TK) on aspects of planning, implementation, and evaluation. The technique of collecting data using interview, observation, and documentation. The result of the research are 1) parenting program planning conducted by theprincipal, educators and parent representatives as well as the planning that is compiled still refers to the school program and based on the educational calendar. 2) Implementation of parenting program is evident with the cooperation between principal, educators, and parents for both the required funding issues and the mean of infrastructure used. 3) The evaluation of the parenting program is carried out internally by the principal and educators and implemented after the program is completed
Critical Discourse Analysis 0n Ideology 0f Feminism in Nawāl Al-Sa’adāwi’s Mudzakkirāt Thobībah
The aim of this research is to carry out a critical discourse analysis on the ideology of feminism in the novel Mudzakkirāt Thobībah by Nawāl Al-Sa’adāwī, through linguistic feature in the symbol of sound, vocabulary and text structure or the dialog contained in the novel. This research utilizes qualitative approach with content analysis method of Philipp Mayring. Data is collected by way of reading the novel, identifying, marking, classifying and interpreting meaning. The findings are 1) patriarchal sound symbols because of the existence of non (nir)-sound in Nawāl Al-Sa’adāwī’s Mudzakkirāt Thobībah linguistic feature. They can be identified as patriarchal because the text is commonly read by men due to minimum access of education for women. Women are illiterate and experience oppression in education. There is almost no information about women figure that become a linguist, scientists and including female scholars. 2) the inequality of antonym and synonym. The word relation and series word by word (word) is ideologically unequal. The words that are used for women are not culturally conditioned as a partner to men. 3) The hegemony of power in the structure of texts in the form of dialog among the characters. In the texts the harmonious and disharmonious dialogs are reciprocal. From the result of this research, the researchers recommend a newly designed curriculum for education to carry out advocacy for the awareness linguistic feminist education with the character of the East and Indonesia
IDENTIFIKASI NILAI KEARIFAN LOKAL (LOCAL WISDOM) PIIL PESENGGIRI DAN PERANNYA DALAM DALAM PELAYANAN KONSELING LINTAS BUDAYA
Tingkat social crime pada suku lampung terkategorikan cukup tinggi, hal ini sangat miris dikarenakan suku lampung sebenarnya memiliki nilai agung yang sangat dijunjung tinggi yaitu nilai kearifan lokal. Permasalahan sosial yang ada harus dilakukan upaya penentasan masalah salah satunya melalui konseling lintas budaya. Untuk mencapai efektivitas pelayanan konseling, maka perlu dianalisis tentang makna piil pesenggiri sebagai pembentuk karakter suku lampung, sehingga upaya pelayanan konseling dapat menjadi lebih tepat dan sesuai dengan nilai luhur budaya lampung. Mengetahui nilai kearifan lokal piil pesenggiri mewarnai karakter suku lampung, dan menginternalisasikan nilai kearifan lokal piil pesenggiri dalam pelaksanaan konseling lintas budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif, informan penelitian adalah tokoh adat lampung di kelurahan Hadimulyo Timur dan Tejo Sari Kota metro. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Data dianalisis secara kualitatif dengan tahapan mereduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini Nilai kearifan lokal Piil Pesenggiri dalam mewarnai karakter suku Lampung, yaitu: (1) Nilai kearifan lokal Piil Pesenggiri menjadikan masyarakat suku Lampung sebagai masyarakat yang memiliki motivasi yang tinggi untuk maju dan tidak mau tertinggal dengan masyarakat lain, (2) Nilai kearifan lokal Piil Pesenggiri menjadikan masyarakat suku Lampung sebagai masyarakat yang terbuka, dan suka bergotong royong, (3) Nilai kearifan lokal suku Lampung Piil Pesenggiri membentuk karakter masyarakat suku Lampung sebagai masyarakat yang menghormati orang lain, dan bertoleransi