Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
2407 research outputs found
Sort by
The Development of Case-Based Module to Improve Students Learning Outcomes in Citizenship Education
This study aims to determine the development of case-based modules through a module-based design development case material on Diversity of Tribes, Religion, Race and Intergroup in the Frame of Bhinneka Tunggal Ika, and to see how the implementation and acquisition of learning using case-based modules with research subjects of class VIII students who have studied the material. The research method used in this study is a development research method by combining Borg & Gall's development model with the Dick & Carrey learning design model. Data obtained through interviews, observations and tests applied to the subject of the study. The flow of this research is carried out through three main stages, namely (1) Product development plan phase, which includes analysis of learning objectives, learning analysis, identification of student characteristics, formulating objectives and planning of learning media, (2) Stage of product development, which includes product development, developing test instruments, developing learning strategies, developing and selecting instructional materials, designing and developing evaluation drafts, revising learning packages, and (3) testing and revision stages, which include small group trials, initial product revisions, medium scale tests, revisions second test of result product, and large-scale trials. The results showed a high percentage of the feasibility of learning activities, namely 84.26% in teacher activities and 83.33% in student activities. Learning gain that can be achieved by using case-based modules is the activity of students in learning activities and an increase in the percentage of mastery learning in the pretest and posttest implementation, from 20% to 46.67%. And viewed from the aspect of increasing understanding of the attitudes that must be had regarding the diversity of tribes, religions, races, and intergroup obtained through assessment instruments attitudes as a whole reached an average of 4, which means that some students consider each aspect important to ethnic diversity, religion, race, and intergroup
Analysis of Teacher Competence and Teacher Performance in the Border Area of Bengkayang District
This study aims to determine teacher competence and teacher performance in the learning process, and efforts made by the school so that teacher competence can be implemented optimally and know the maximum work results. The approach used in this study is qualitative. Data collection techniques used direct observation, direct communication, and communication indirectly with tools such as observation guidelines, questionnaires, and interview guidelines. Data analysis was inductive and the results of the study emphasize more meaning than generalization. Sources of the data and data in this study were teacher and headmasters as many as 40 people in the border area of Bengkayang District with Malaysia about the implementation of teacher competence and the result of teacher performance. The results showed that: (1) teacher competence in the border area of Bengkayang District, most of the teachers have implemented teacher competence well; (2) the performance of teachers in the border area of Bengkayang District, most of the teachers in implementing learning have been carried out actively and effectively and the assessment of learning also most have carried out learning evaluation to the maximum; (3) efforts made by the school to overcome teacher competence and teacher performance, in this case, are by carrying out planned and structured coaching and carried out continuously so that teachers can always carry out the mandate of the law and the awareness to improve the results that have not been maximized
PENGARUH MODEL MEA DENGAN PENDEKATAN RME TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PERBANDINGAN KELAS VII
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh model MEA (Means-Ends Analysis) dengan Pendekatan RME (Realistic Mathematic Education) terhadap kemampuan pemecahan masalah, perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan aktivitas belajar siswa pada materi perbandingan kelas VII MTs.N1 Singkawang 2018/2019. Penelitian ini menggunakan desain True Eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas VII MTs.N1 Singkawang yang terdiri dari lima kelas yang berjumlah 160 siswa. Sampel diambil dengan teknik nonprobability sampling. Adapun sampel yang dipilih terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIIC sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIE sebagai kelas kontrol. Hasil analisis menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh penerapan model MEA dengan pendekatan RME terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi perbandingan kelas VII di MTs.N1 Singkawang 2018/2019; 2) Model MEA dengan pendekatan RME berpengaruh tinggi terhadap kemampuan pemecahan masalah; 3) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi perbandingan antara yang mendapat pembelajaran menggunakan model MEA dengan pendekatan RME dan model pembelajaran langsung pada siswa kelas VII MTs.N1 Singkawang 2018/2019; 4) Aktivitas siswa tergolong tinggi saat proses pembelajaran pada tahun 2018/2019 menggunakan model MEA dengan pendekatan RME di kelas VII MTs.N
PROFIL PILIHAN KARIR SISWA SETELAH LULUS SMA BERDASARKAN SUKU (TIONGHOA, DAYAK, MELAYU DAN MADURA) DI KOTA SINGKAWANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arah karir minat siswa berdasarkan suku (tionghoa, dayak, melayu dan madura); Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini subjek yang digunakan sebanyak empat puluh subjek yang dianggap mampu memberikan data yang peneliti inginkan. Objek pada penelitian ini ditentukan berdasarkan situasi sosial. Pada situasi sosial atau objek penelitian ini peneliti dapat mengamati secara mendalam aktivitas (activity) orang-orang (actors) yang ada pada tempat (place) tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa arah karir siswa berdasarkan suku: a. Etnis tioghoa melanjutkan ke Perguruan Tinggi. b. Suku dayak melanjutkan ke Perguruan Tinggi. c. Suku melayu melanjutkan ke dunia kerja. d. Suku madura melanjutkan ke Perguruan Tinggi
Kemampuan Literasi Matematis Siswa Pada Model Pembelajaran Quantum Teaching dalam Materi Teorema Pythagoras Kelas VIII SMPN 1 Jagoi Babang
Kemampuan literasi matematis siswa berperan penting dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran quantum teaching. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 25 orang untuk kelas eksperimen dan 22 orang untuk kelas kontrol. Instrumen penelitian menggunakan tes kemampuan literasi matematis siswa dan angket motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat peningkatan kemampuan literasi matematis siswa antara kelas yang menggunakan model pembelajaran quantum teaching dan kelas yang menggunakan model pembelajaran langsung dengan nilai thitung = 5,43 > ttabel = 1,68, (2) Kemampuan literasi matematis siswa mencapai ketuntasan individu dengan nilai thitung = 10,34 > ttabel = 1,71 bahwa rata-rata mencapai KKM ≥ 65, selanjutnya untuk ketuntasan klasikal yaitu Zhitung = 3,33 ≥ Ztabel = 1,64 disimpulkan bahwa ketuntasan klasikal siswa mencapai 70%, dan (3) Hasil rata-rata motivasi belajar siswa diperoleh sebesar 59,71 dengan kategori baik
IMPLEMENTASI LAYANAN INFORMASI TEKNIK ANALISIS TRANSAKSIONAL (AT) TERHADAP PEMANFAATAN INTERNET PESERTA DIDIK SMP NEGERI 2 METRO
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi layanan informasi teknik AT terhadap pemanfaatan internet peserta didik. Target tujuan jangka panjang setelah penelitian ini adalah membuat layanan informasi teknik AT tidak hanya terhadap pemanfaatan internet saja namun bisa perluas dengan permasalahan lain yang dapat diselesaikan dengan teknik AT dan layanan Informasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Action Research atau Penelitian Tindakan yang diterapkan dalam Layanan Bimbingan dan Konseling dapat disebut PTL (Penelitian Tindakan Layanan). Subjek Penelitian kelas VIII F SMP Negeri 2 Metro. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi dan catatan lapangan. Teknik-teknik observasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi terus terang. Sedangkan teknik catatan lapangan untuk melihat kegiatan setiap siklusnya dan persentase kegiatan layanan klasikal berlangsung di kelas. Hasil implementasi layanan informasi teknik AT terhadap pemanfaatan internet tiap siklusnya terjadi meningkat dengan baik
The Teacher’s Perception on Learning Media Based on Local Resources in Kindergarten in Pontianak City
The learning media has an important role in a learning activity, especially for early childhood education. Media in learning functions to facilitate the student in a learning activity. Through the media, it will be easier for children to comprehend the material as well as making learning activity becomes more fun. Besides, the using of media in learning will stimulate all the children's development aspect. The Pontianak city itself has many local resources that can be used as learning media in kindergarten. The using of local resources as a learning media, in addition to low cost has many benefits, i.e. introducing the various local resources around the children. By getting to know about those resources, it is hoped that the children will be proud and love their city more. But, the phenomenon in kindergarten is teachers prefer the factory-made learning media even though many more benefits for both teachers and children for using the media from their local resources. Thus, the study aims to find out about the teacher's perception toward learning media that based on local resources in kindergarten in Pontianak city. This is a quantitative descriptive study in a survey form. The sampling method used was purposive sampling. The data was obtained using a questionnaire and interview. Data were then analyzed using quantitative descriptive percentage analysis. The study finding shows that 75% of kindergarten teachers in Pontianak city agreed that the using of learning media that based on local resources, it is important for early childhood development; total 36% teachers agreed on the benefits that the students get in using the learning media that based on local resources, while 45% of teachers did not really agree with using that media in learning activities in kindergarten
COLLEGE STUDENT’S ERROR ANALYSIS BASED ON THEIR MATHEMATICAL CONNECTIONS ON GRAPH REPRESENTATION
This study is investigates the college student’s errors on their graph representations making based on the mathematical connections indicators. Pilot studies were conducted with 4 college students of middle to high ability in Graph Theory class. Data analyze revealed that top 3 subject’s errors are 1) Finding the relations of a representations to it’s concepts and procedures, 2) Applying mathematics in other sciences or real life problems, and 3) Finding relations among procedures of the equivalent representations. Their lack of graph concepts understanding and it’s connections plays the major role in their errors. They failed at recognizing and choosing the suitable properties of graph which able to detect the error of their graph representation. So, in order to decrease college student errors in graph representations, we need to strengthen their basic concepts and its connections
Penerapan Pembelajaran Aktif dan Menarik Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Turunan Fungsi di SMAN 1 LEUWILIANG
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT) pada materi Turunan Fungsi Aljabar di kelas XI MIPA 3 SMAN 1 Leuwiliang semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang mengikuti model Kurt Lewin. Penelitian ini mencakup 3 siklus dimana masing-masing siklus mencakup 4 tahap yaitu planning (perencanaan), acting (pelaksanaan), observing (observasi), reflecting (refleksi). Waktu penelitian adalah 3 bulan yaitu dari bulan Februari 2018 sampai bulan Mei 2018 dengan subjek penelitian sebanyak 36 siswa, sedangkan data dikumpulkan melalui tes, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan kualitas pelaksanaan pembelajaran yaitu pada siklus I sebesar 79,38%, siklus II sebesar 88,13% dan siklus III sebesar 91,88% dan peningkatan keaktifan siswa yaitu pada siklus I sebesar 69%, siklus II sebesar 76%, dan siklus III sebesar 91%, serta terjadi peningkatan hasil belajar matematika yang signifikan yang dibuktikan dengan tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada setiap siklus meningkat yaitu pada siklus I sebesar 58,33%, siklus II sebesar 66,67%, siklus III sebesar 80,56%.