Online Journal System-Kumpulan Jurnal STKIP Singkawang ((Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Singkawang)
Not a member yet
2407 research outputs found
Sort by
The Effectiveness of Predict Observe Explain Learning Model to Students’ Critical Thinking Skills
This research aims to understand the differences of critical thinking skill in learning physics using predict observe explain (POE). It was experimental research with pretest posttest control group. It was conducted in class XI IPA of SMAN 3 Banda Aceh on the topic of thermodynamic law. This research used two parallel classes, which is the first class stands for control and another is used as experiment. Conventional model is applied in control class, whereas class of experiment had predict observe explain model. Instrument of this research was objective test with five multiple choice. Then, data were collected through pretest and posttest. Data analysis is carried out by comparing initial and final skills of students and then tested for significance using two different means through independent simple t-test. The results showed that there were differences in critical thinking skills between students using POE model and students using non-POE model. Therefore, it can be concluded that application of learning model predict observe explain in improving students critical thinking skills
Development of Descriptive Text Learning E-Module with a Constructivistic Approach
The main objective of this research is to develop learning e-modules in teaching English in the classroom as well as to produce and disseminate learning media. This e-module can be used on smartphones and this e-module uses a constructivist approach. The steps of the research model are defined, designed, developed, and disseminated/implemented. Participants in this study were teachers and students of MAN 3 Pontianak. The data collection technique in this study refers to the interview list guidelines, namely the questionnaire. Data collection tools are learning outcomes and questionnaire sheets. This study uses a qualitative descriptive approach for data analysis. The results showed that the design of the electronic module learning development in this study consisted of an analysis of curriculum and learning materials, an analysis of the characteristics of students and an analysis of student learning outcomes. The steps for developing an electronic module are by submitting a lot of learning materials and then being reviewed by experts according to their backgrounds as media experts and learning materials experts. The results of the expert review showed that the average score of the electronic module was 3.77 (range 1 - 4) and also the test given to students before applying it. The response of students after using the e-module showed 83.2% which means a positive response. This e-module can be applied to students because it has criteria such as self-instruction, stand alone, adaptive and user friendly. The learning outcomes of this research are that students are more active and construct themselves in learning descriptive texts in English class. The Minimum Completeness Criteria (KKM) in this study is 75 and the average is 79.04, which means that the use of e-modules in teaching descriptive texts is effective and can increase their scores
Analysis the Influence of Online Learning on Students' Learning Enthusiasm
This research was created to explain in detail how the objective conditions of decreased enthusiasm for learning experienced by students in online learning during the covid-19 pandemic. This research uses quantitative methods with survey techniques. This research was conducted by involving 10 high school or vocational high school students. The data collection technique used in this study was a survey technique with a Likert scale. The survey was created in Microsoft Word and then distributed via WhatsApp to make it easier to access. The data analysis technique used in this study was to calculate the percentage of data on each indicator, then interpret the presentation score and analyze each indicator in detail. The inal results of the study indicate that the decline in learning of high school or vocational high school students is considered to be less good, it is obtained from the percentage score which amounts to 45%. Hope this reseacrh can be an evaluation of various parties in implementing online learning, especially those involving motivation and enthusiasm for learning in it. In addition, it is hoped that it van be use as research material for other researchers in analyzing and developing students’ enthusiasm for learning in online learning during emergencies
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Seluler Pendampingan Anak BDR (Belajar Dari Rumah) PKK Br. Purwakerta Desa Gerih – Abiansemal Kab. Badung Prov. Bali
Permasalahan yang terjadi pada Ibu-ibu PKK Br. Purwakerta Desa Gerih – Abiansemal Kab. Badung adalah hambatan dalam pendampingan peserta didik yang memiliki anak SD sebagai pendamping merasa kesulitan dalam memanfaatkan telepon seluler sebagai media untuk mengirimkan tugas kepada guru. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada orang tua tentang pemanfaatan aplikasi seluler, pemberian informasi diharapkan mampu mengembangkan keterampilan orang tua berupa cara mengirim tugas-tugas peserta didik. Hasil yang dicapai berupa, 85% Ibu-ibu dapat memanfaatkan menu aplikasi seluler sebagai pendampingan anak BDR. Pelatihan ini memberikan edukasi kepada orang tua sebagai pendamping anak BDR memperbaharui pengetahuan mereka mengenai perkembangan teknologi
PENGGUNAAN SELF-EFFICACY TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN SISWA SMP DALAM PENYELESAIAN MASALAH KONSEPTUAL
Terdapat pemahaman konsep yang rendah pada salah satu SMP Negeri di Kota Singkawang, yang ditandai dengan nilai yang jauh dari standar KKN. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk menggambarkan penggunaan self-efficacy terhadap pengambilan keputusan siswa SMP dalam menyelesaikan masalah konseptual; 2) untuk menggambarkan korelasi antara self-efficacy terhadap penyelesaian masalah konseptual siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII di salah satu SMP di Kota Singkawang. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling. Objek dalam penelitian ini adalah self-efficacy dan pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) bahwa self-efficacy dapat menggambarkan siswa ditandai pada tes kemampuan pemahaman konsep. Implikasi ini dapat dijelaskan dalam beberapa kategori. Kategori self-efficacy yang positif: dua siswa, nilai yang lebih tinggi dan self-efficacy yang lebih tinggi. Kategori self-efficacy yang positif: 1 siswa, nilai yang lebih rendah dan self-efficacy yang lebih rendah. Kategori self-efficacy yang negatif: 1 siswa, nilai lebih rendah tetapi self-efficacy lebih tinggi. Kategori self-efficacy negatif: 3 siswa, nilai lebih tinggi tetapi self-efficacy lebih rendah; 2) hubungan antara self-efficacy terhadap pemahaman konsep masuk pada tingkat hubungan yang sangat erat
Analisis Pesan Moral Berdasarkan Stratifikasi Sosial Tokoh Dalam Film Animasi Soul (2020)
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pesan moral hubungan antara manusia dengan entitas lain yang disebut Soul atau Jiwa berdasarkan stratifikasi sosial tokoh yang terjadi dalam film Soul. Sumber data pada penelitian ini adalah film animasi berjudul Soul yang disutradarai oleh Pete Docter yang tayang pada akhir tahun 2020. Data penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, kalimat, maupun paragraf yang berkenaan dengan pesan moral hubungan manusia dengan entitas lain yang disebut Soul berdasarkan stratifikasi sosial tokoh tersebut dari film Soul. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik studi pustaka. Hasil temuan pada artikel ini adalah bahwa dalam film yang disutradarai Pete Docter yang diteliti untuk jenis pesan moral hubungan manusia dengan entitas lain yaitu Jiwa yang paling mendominasi adalah mawas diri dan menikmati hidup setiap menitnya. Kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan analisis yang dilakukan beserta kutipan yang diambil dalam film tersebut karya Pete Docter
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN ANALOGI MATEMATIS DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KUBUS DAN BALOK KELAS IX
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran analogi matematis ditinjau dari motivasi belajar siswa pada materi kubus dan balok. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-C SMP Negeri 2 Singkawang. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket motivasi belajar, tes kemampuan penalaran analogi matematis dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah Model Miles dan Huberman yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) Kemampuan penalaran analogi matematis siswa pada materi kubus dan balok ditinjau dari motivasi belajar tinggi terdapat 8 siswa rata-rata (62,88) pada kategori sedang, sebagian besar siswa tidak dapat pada tahap Applying, 2) Kemampuan penalaran analogi matematis siswa pada materi kubus dan balok ditinjau dari motivasi belajar sedang terdapat 16 siswa rata-rata (46,48) pada kategori sedang, sebagian besar siswa tidak dapat pada tahap Mapping, 3) Kemampuan penalaran analogi matematis siswa pada materi kubus dan balok ditinjau dari motivasi belajar rendah terdapat 6 siswa rata-rata (26,56) pada kategori rendah, sebagian besar siswa tidak dapat pada tahap Mapping dan Applying
Development Training of Android-Based Interactive Learning Application as Supporting Media in Online Learning
In supporting the success of online learning, it is necessary to increase the creativity of educators in developing and using learning media applications. The purpose of this research is to provide training and assistance to lecturers, teachers and prospective teacher students in making Windows and Android-based learning applications. The structured training program is carried out in collaboration between lecturers from the Teacher Training and Education Faculty and partner teams from the Permata Bunda Educational Institution through the Kedaireka Matching Fund program. The training was carried out in a hybrid manner with details of 10 participants participating offline and 60 participants participating online. The training was carried out for one day by dividing into 3 types of activities, namely the introduction of learning applications, direct practice of making learning applications and as a closing activity a questionnaire was given as an evaluation of the success of the activity. Based on the evaluation results obtained information that 14.26% of participants have been able to develop learning applications up to the publication stage, 71.43% of participants have been able to develop learning application content and 10% of participants are able to complete the learning media framework design stage, while 4 ,26% are still at the stage of program installation. In addition, at the end of the activity, participants also filled out a satisfaction questionnaire with the ongoing training activities. Based on the response analysis of participants' satisfaction above 85% which is included in the very good category. This shows that participants are very satisfied with the training they have receive
EKRANISASI NOVEL PERBURUAN KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER KE FILM PERBURUAN KARYA SUTRADARA RICHARD OH
Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah pendeskripsian proses ekranisasi novel Perburuan karya Pramoedya Ananta Toer ke film Perburuan karya sutradara Richard Oh yang meliputi penciutan, penambahan, dan perubahan variasi, serta implementasi hasil penelitian terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan pendekatan penelitian yakni pendekatan objektif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Perburuan karya Pramoedya Ananta Toer dan film Perburuan karya sutradara Richard Oh. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, frasa, klausa, kalimat dan kutipan yang terdapat di dalam novel Perburuan karya Pramoedya Ananta Toer dan dialog yang terdapat dalam film Perburuan karya sutradara Richard Oh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi, teknik baca dan catat, serta teknik transkripsi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analysis Interactive Model dari Miles dan Huberman yang dilakukan dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan empat cara yaitu ketekunan pengamatan, kecukupan referensi, tringulasi, dan pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Berdasarkan hasil penelitian, data yang diperoleh adalah penciutan sebanyak 196 data, penambahan 102 data, dan perubahan variasi 52 data. Hasil penelitian selanjutnya diimplementasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia (peminatan) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas XII semester ganjil pada kompetensi dasar KD 3.3 “Menganalisis hasil alih wahana (konversi) dalam karya satra baik dari novel ke film maupun sebaliknya” dan KD 4.3 “Mengevaluasi hasil analisis alih wahana (konversi) novel ke film maupun sebaliknya”
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SDN 3 SINGKAWANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model discovery learning terhadap hasil belajar IPA siswa pada materi organ gerak hewan dan manusia. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 3 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental design, dengan bentuk desain Nonequivalent Kontrol Group Design . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 3 Singkawang. Sampel diambil menggunakan teknik sampling jenuh, Setelah pengambilan sampel yang terpilih menjadi kelas eksperimen kelas VA yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model discovery learning dan VB kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran langsung. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelas yang diberikan model discovery learning dengan kelas yang diberikan pembelajaran langsung pada materi organ gerak hewan dan manusia di kelas V SDN 3 Singkawang; (2) Terdapat seberapa besar pengaruh hasil belajar IPA siswa antara kelas yang diberikan model discovery learning dengan kelas yang di berikan model pembelajaran langsung pada materi organ gerak hewan dan manusia di kelas V SDN 3 Singkawang; (3) Respon siswa positif terhadap model discovery learning diperoleh dari hasil rata-rata keseluruhan sebesar 84% kriteria sangat tinggi