Jurnal Online Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin
Not a member yet
3956 research outputs found
Sort by
Speech Acts Analysis of Jokowi’s Speech on National Santri Day Commemoration
This research deals with the types of illocutionary acts in Jokowi’s opening speech on National Santri Day commemoration. The aim of this research was to analyse the types of illocutionary speech act which was dominantly used in that speech. This research applied descriptive qualitative method and speech act theory by Yule. There were 25 utterances and the percentage of utterances were Representative 44%, Expressive 20%, Directive 20%, Commissive 4%, and Declarative 12%. The result showed that Jokowi states the facts to the audiences about the current existence of santri. It is found that Jokowi’s speech acts in his speech are intended as a statement of fact, description and assertion. 
Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter Religius di Sekolah
Pendidikan menjadi salah satu fokus yang dituju terhadap pembentukan karakter. Jika seorang anak tumbuh di lingkungan pendidikan yang baik, maka besar kemungkinan juga anak tersebut akan tumbuh dengan kebiasaan yang ada di sekitarnya. Begitupun sebaliknya. Walaupun tidak sedikit yang tetap teguh dengan berusaha mencari lingkungan sekitar yang baik. Kemajuan teknologi komunikasi, khususnya digital sangat mudah mempengaruhi mental dan psikis anak. Paper ini bertujuan untuk memahami konsep pendidikan islam di dalam lingkungan sekolah, mengetahui upaya dalam membentuk karakter religius di sekolah, dan mengetahui faktor penghambat dalam konsep pendidikan islam dalam membentuk karakter yang religius. Media internet diklaim menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam mempengaruhi karakter anak bangsa. Pendidikan karakter mempunyai makna bagaimana menanamkan kebiasaan mengenai hal-hai yang baik dalam kehidupan sehingga anak memiliki kesadaran dan pemahaman yang tinggi serta kepedulian dan komitmen untuk menerapkan hal-hal yang baik tersebut dalam kehidupan sehari-harinya. Penanaman nilai karakter tersebut dapat diupayakan melalui mata pelajaran yang ada di sekolah. Salah satu mata pelajaran yang memiliki keterakaitan yang erat dangan karakter adalah Pendidikan Agama Islam. Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu sarana yang mampu untuk memberikan konstribusi dalam penanaman nilai karakter, pembentuk karakter yang sesuai dengan ajaran dan norma yang ad
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA DAN KECERDASAN INTRAPERSONAL TERHADAP ADVERSITY QUESTION
This research was conducted using a quantitative approach, the number of samples was 68 using a saturated sampling technique. Data collection techniques through observation and questionnaires. The data was processed using SPSS version 26 software so that the results obtained were that there was no positive influence between parenting patterns and the Adversity Quotient with a t-count of -0.764 > 1.671. There is a positive influence between Intrapersonal Intelligence and Adversity Quotient with a tcount of 116,206 > 1.671. There is a simultaneous influence of the Parenting Pattern Variable and the Intrapersonal Intelligence Variable on the Adversity Quotient Variable with a significance value of 0.000 < 0.05.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, jumlah sampel 68 melalui Teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan angket. Data diolah dengan menggunakan software SPSS versi 26 sehingga diperoleh hasil yakni tidak terdapat pengaruh yang positif antara Pola Asuh Orang Tua dengan Adversity Quotient dengan diperoleh hasil thitung -0,764 > 1,671. Terdapat pengaruh yang positif antara Kecerdasan Intrapersonal dengan Adversity Quotient dengan diperoleh hasil thitung 116.206 > 1,671. Terdapat pengaruh secara simultan Variabel Pola Asuh Orang tua dan Variabel Kecerdasan Intrapersonal terhadap Variabel Adversity Quotient dengan diperolehnya nilai signifikansi 0,000 < 0,05
Bagaimana Kepemimpinan Reflektif Dalam Pendidikan ?
Pendidikan memiliki posisi yang sangat strategis untuk membangun karakter anak bangsa karena untuk memajukan kualitas pendidkan dengan didasari dalam memperkuat bangunan pemikiran siswa, maka dari itu perlunya untuk melatih kepemimpinan yang relatif mengajarkan kepada siswa serta membangun nilai-nilai agama yaitu beriman, berilmu, beramal. Sementara itu kepemimpinan yang paling reflektif dalam pendidkan yaitu mengacu kepada 4 sifat rasul shidiq, amanah, fathanah, tabligh, pemimpin harus mengedepankan hal itu, agar bisa mencetak siswa yang berkualitas akademis. Fenomena yang sekarang terjadi guru hanya mentransfer keilmuan tanpa tahu apa yang harus sebenarnya disampaikan atau bisa dikatakan mentransfer akhlak dan kepemimpinan atau melakukan brainstroming terhadap siswa karena kelak ia menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri dan menjadi pemimpin bagi negara, maka dari itu kepemimpinan harus melekat dalam pendidikan. Penulisan ini berdasarkan hasil analisis kepemimpinan dalam pendidikan agar mendongkrak tingkat pendidikan yang ada di Indonesia, serta siswa harus mempertajam daya nalar kritis, guru juga harus menerapkan pembelajaran 4C (Comunication, Coloboration, Critical Thingking, Creative) itulah yang sering digaungkan sesuai tuntutan zaman abad 21. Dengan demikian sebagai calon pendidik, harus sadar akan potensi yang dimiliki siswa. Untuk melaksanakan perannya guru harus mengacu aspek-aspek pendidikan, yaitu mencerminkan kewibawaannya sebagai pendidik, mengenal karakter individual siswa, serta sadar transformasi masyarakat yang begitu signifika
Perbandingan Kuota Keterwakilan Perempuan di Parlemen Pada Pemilu 1999 & 2019
ABSTRAK
Reformasi demokrasi yang signifikan pasca-Orde Baru di Indonesia dimulai dengan Pemilu 1999, salah satunya adalah meningkatkan keterwakilan perempuan. Kehadiran perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat hanya sekitar 8,8% pada tahun tersebut, yang merupakan hasil dari pembatasan institusional dan sosial yang menghalangi perempuan untuk berpartisipasi. Berdasarkan teori gender Dahlerup dan teori partisipasi politik Sidney Verba dan Norman Nie, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana perubahan sosial, kebijakan tindakan afirmatif, dan latar belakang sejarah mempengaruhi representasi perempuan antara tahun 1999 dan 2019. Penelitian kualitatif dengan tinjauan literatur adalah metodologi yang digunakan. Informasi dikumpulkan dari buku-buku, majalah, dan catatan tentang aturan dan sejarah pemilu. Kami menggunakan pendekatan Miles dan Huberman untuk analisis data.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterwakilan perempuan di parlemen Indonesia dari 9,82% pada pemilu 1999 menjadi 20,52% pada pemilu 2019. Kebijakan kuota gender 30% yang diimplementasikan sejak pemilu 2004 menjadi faktor utama peningkatan ini, meskipun representasi perempuan yang terpilih belum mencapai angka 30%. Tantangan yang dihadapi termasuk peran ganda perempuan, pendidikan yang lebih rendah, dan hambatan budaya serta legal yang masih membatasi partisipasi politik perempuan. dapat disimpulkan bahwa Perubahan signifikan terjadi dalam representasi perempuan di parlemen Indonesia dari pemilu 1999 ke 2019. Pada 1999, tanpa kuota gender, hanya 9,82% perempuan terpilih. Pemilu 2019 dengan kuota 30% meningkatkan keterwakilan perempuan menjadi 20,52%. Meski belum mencapai target, kebijakan ini efektif meningkatkan partisipasi perempuan. Tantangan seperti peran ganda, pendidikan rendah, dan hambatan budaya serta hukum masih perlu diatasi.
Keywords: keterwakilan perempuan, demokrasi, partisipasi politik
PARADIGMA PENDIDIKAN DALAM ISLAM : Studi Surat Al-Alaq ayat 1 – 5
Education in Islam has a deep theological and philosophical foundation, one of which can be found in Surah Al-Alaq verses 1-5. These verses, which were the first revelations revealed to the Prophet Muhammad (PBUH), provide an important guide to the basic principles of education in Islam. This research aims to describe the paradigm of Islamic education by examining the meaning and implications of Surah Al-Alaq verses 1-5. This study examines how the concepts of reading, human creation, and teaching through the pen as mentioned in these verses form the foundation of education that integrates intellectual, moral, and spiritual aspects. The results of the analysis show that the educational paradigm in Islam does not only emphasize intellectual development, but also emphasizes the importance of character formation based on awareness of the existence of Allah SWT and human responsibility as leaders on earth. In doing so, this research contributes to understanding how education in Islam should be designed to create intellectually and morally balanced individuals, who are able to face the challenges of modern times without losing their Muslim identity.Pendidikan dalam Islam memiliki landasan teologis dan filosofis yang mendalam, salah satunya dapat ditemukan dalam Surat Al-Alaq ayat 1-5. Ayat-ayat ini, yang merupakan wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, memberikan panduan penting tentang prinsip-prinsip dasar pendidikan dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan paradigma pendidikan Islam dengan menelaah makna dan implikasi dari Surat Al-Alaq ayat 1-5. Penelitian ini mengkaji bagaimana konsep membaca, penciptaan manusia, dan pengajaran melalui pena sebagaimana disebutkan dalam ayat-ayat tersebut membentuk fondasi pendidikan yang mengintegrasikan aspek intelektual, moral, dan spiritual. Hasil analisis menunjukkan bahwa paradigma pendidikan dalam Islam tidak sekadar menekankan pada pengembangan intelektual semata, tetapi juga menekankan pentingnya pembentukan karakter yang berbasis pada kesadaran akan keberadaan Allah SWT dan tanggung jawab manusia sebagai pemimpin di bumi. Dengan begitu, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana pendidikan dalam Islam harus dirancang untuk menciptakan individu yang seimbang secara intelektual dan moral, yang mampu menghadapi tantangan zaman modern tanpa kehilangan jati diri sebagai Muslim
TANTANGAN SANTRI DI ERA DIGITAL
The digital era has brought significant transformations in human life. The use of technology in the digital era is increasingly widespread in various sectors such as education, economy, health, agriculture and government. For santri in Indonesia, who are the digital native generation, the challenges of the digital era have a special impact. This research aims to discuss the challenges faced by santri in the digital era and focuses on the abilities that santri must have to be able to compete in the digital era. The study shows that challenges arise in the form of unequal access and use of technology, digital content that is not in accordance with religious norms, customs and decency, interference with worship, and threats to personal security and privacy. To be able to adapt to technological advances in the digital era, santri must have competencies such as digital literacy, creativity, adaptability, visionary and integrity. In addition, choosing the right educational institution and mastering foreign languages are significant factors. With adequate knowledge and skills, santri will be able to face competition in the digital era
STRATEGI DAKWAH FORUM KOMUNIKASI DA’I MUDA INDONESIA (FKDMI) DALAM MENINGKATKAN KREDIBILITAS DA'I DI PROVINSI BANTEN
Abstrak
Organisasi dakwah diperlukan untuk membentuk sosok seorang da'i yang berkualitas dan memiliki kredibilitas yang baik serta memiliki strategi dakwah yang efektif untuk membina, mengkader, mendidik, membimbing dan melatih seorang da'i agar kredibilitasnya dapat meningkat. Forum Komunikasi Da'i Muda Indonesia (FKDMI) adalah organisasi yang bersifat resmi yang bergerak di bidang dakwah dan bertugas untuk memberikan ilmu pengetahuan, wawasan, pengalaman dan ajaran agama, serta melatih para kader da'i muda yang berbakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui strategi dakwah yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Da'i Muda Indonesia (FKDMI) Provinsi Banten dalam meningkatkan kredibilitas da'i dalam berdakwah. Mengetahui faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat Forum Komunikasi Da'i Muda Indonesia (FKDMI) Provinsi Banten dalam meningkatkan kredibilitas da'i dalam berdakwah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa Forum Komunikasi Da'i Muda Indonesia (FKDMI) Provinsi Banten dalam upaya meningkatkan kredibilitas para da'i di Provinsi Banten telah melakukan ketiga strategi peningkatkan kredibilitas komunikator (da'i) yang dikemukakakan oleh Aristoteles yaitu Ethos, Pathos dan Logos melalui kegiatan-kegiatan yang ada dalam program kerja Forum Komunikasi Da'i Muda Indonesia (FKDMI) Provinsi Banten. Adapun faktor pendukungnya adalah para Da'i, Kiyai, Ustadz, Penyuluh Agama, Masyarakat, Majlis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Kementerian Agama Provinsi Banten, Polisi Daerah (Polda) Banten dan Lembaga-Lembaga ataupun Instansi lainnya yang memiliki kerja sama dan hubungan baik dengan Forum Komunikasi Da'i Muda Indonesia (FKDMI) Provinsi Banten. Adapun Faktor penghambatnya yaitu terletak pada pembiayaan dan kondisi infrastruktur.
Kata Kunci : Strategi, Dakwah, Kredibilitas Da’i
STRATEGI KOMUNIKASI PARTAI POLITIK MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN POPULARITAS DAN ELEKTABILITAS: (Studi Pengelolaan Media Sosial DPP Partai NasDem)
Political communication is a form of message delivery characterized by political messages with the aim of influencing the masses. The presence of social media is certainly used as a communication tool by political parties, legislative candidates, government and activists. Social media plays an important role in letting political parties inform the general public about their political activities. Social media is used for political purposes by political parties because with social media the audience can be easily influenced. The aim of this research is to find out how the NasDem political party manages its social media to communicate with the public, especially in terms of increasing the party's popularity and electability. The method used in this research is a qualitative research method with a sociological approach. The object of this research is the social media of the NasDem Party, which is one of the political parties in Indonesia. The data needed in this research is divided into 2 (two) sources, namely primary data and secondary data. The methods used to search for data in this research were observation, interviews and document study. Based on the research results, it can be concluded that the unanimous strategy of the National Democratic Political Party (NasDem) in its efforts to provide a boost to its electoral electability is considered to be running smoothly, and the results benefit the NasDem political party itself. So that the NasDem Political Party has succeeded in proving its ability to compete with other major political parties in Indonesia.
 
Analisis Praktik Asuransi Kecelakaan PT. Jasa Raharja Ditinjau dari Prinsip-Prinsip Asuransi Syariah
This research examines the application of De Moivre's Law in determining the value of the contribution allowance for endowment life insurance using the Canadian method. Contribution allowance is very important for life insurance companies to meet claims arising in the current or future period. Insufficient contribution allowance can lead to financial risks, especially when claims submitted exceed predictions. This research aims to develop a contribution allowance calculation model using De Moivre's Law in the Canadian method, compare the results with calculations without using De Moivre's Law, and assess the financial implications for insurance companies. Data was taken from the Indonesian Mortality Table IV and processed using Microsoft Excel. The research results show that the Canadian method without De Moivre's Law produces a greater contribution allowance value in the early years, which provides financial benefits for the company