Jurnal Online Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin
Not a member yet
3956 research outputs found
Sort by
Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan Melalui Wakaf Produktif: Studi Pada Dompet Dhuafa
Pemberdayaan masyarakat berkelanjutan dapat dilakukan secara masif oleh berbagai pihak dengan tujuan mewujudkan masyarakat dhuafa yang dapat bertahan, bangkit dan berdaya dalam kehidupan bermasyarakat. Proses pemberdayaan masyarakat berkelanjutan mencakup beberapa aktivitas yang diantaranya ialah perubahan sikap, peningkatan pengetahuan, penguatan keterampilan dan dukungan sumberdaya. Kehadiran Dompet Dhuafa Banten sebagai lembaga filantropi Islam tentu memiliki peran penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pendistribusian kekayaan yang dianjurkan oleh Islam, hal ini tercermin dengan terlaksananya program pemberdayaan masyarakat berkelanjutan melalui Dompet Dhuafa Farm yang didanai oleh wakaf produktif guna menciptakan sumber daya manusia yang lebih produktif. Pola ataupun skema pemberdayaan masyarakat berkelanjutan pada Dompet Dhuafa Farm bertujuan untuk memandirikan masyarakat dhuafa (mustahik) melalui peningkatan pengetahuan dan penguatan keterampilan di bidang peternakan dengan harapan dapat memberikan dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarkat dhuafa
Rasionalisme dan Epistemologi: Analisis Kritis atas Pengaruh Rene Descartes terhadap Filsafat Barat
The emergence of the Renaissance in the Western world started when individuals exhibited a high degree of criticality towards the prevailing circumstances, subjecting everything to empirical scrutiny. To attain a truth, it is necessary to employ several modes of thinking and evidence, one of which is the criterion of rationalism, which significantly shaped the foundation of the Age of Enlightenment. The present evaluation of rationalism in the Postmodern era is crucial to determine if the sole actual truth is a rational truth that is logically coherent, if the ratio is the exclusive source of truth, or if there exist alternative truths that rationalism is unable to attain. This study aims to acquire knowledge and comprehension of the epistemology of rationalism as a theory of truth. This study methodology employs literature (library research) by systematically collecting and tracking data or library resources pertaining to the topic of the discussion and the actual problem. The results indicate that rationalism is a philosophical perspective that asserts reason as the primary instrument for acquiring knowledge, with the ultimate truth being attributed to human reason or rationality. 2) In his philosophy, Descartes introduced a way of scepticism, the doubt method, which involves questioning all beliefs, ideas, thoughts, and materials acquired by the senses. The integrity of information and knowledge acquired by individuals from birth is not assured, necessitating thorough testing through doubt. 3) Despite being driven by rational and empirical principles, rationalism is inherently incapable of elucidating or manifesting empirical existence beyond the confines of the intellect, such as phenomena related to colour, taste, smell, or shadow.Kebangkitan abad Renaisans di Barat diawali ketika masyarakatnya mulai bersikap sangat kritis terhadap keadaan, segala sesuatu di hadapkan dengan “pengadilan” rasio. Untuk mencapai suatu kebenaran diperlukan berbagai macam cara berpikir dan pembuktian, salah satunya melalui tolok ukur Rasionalisme yang memberikan pengaruh besar pijakan awal Abad pencerahan. Penting untuk dikaji kembali Rasionalisme di abad Postmodern seperti sekarang, apakah satu-satunya kebenaran yang valid itu hanya kebenaran yang rasional masuk akal saja, apakah hanya rasio yang menjadi satu-satunya sumber kebenaran, atau ada kebenaran lain yang tidak bisa dijangkau oleh rasionalisme. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui dan memahami epistemologi rasionalisme sebagai salah satu teori tentang kebenaran. Metode penelitian ini menggunakan kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan dan menelusuri data atau bahan-bahan kepustakaan yang berkaitan dengan tema pembahasan dan permasalahannya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: 1) Rasionalisme sebuah pandangan filsafat yang berpegang teguh bahwa akal adalah alat terpenting untuk memperoleh pengetahuan, kebenaran tertinggi berada pada akal atau rasio manusia. 2) Descartes mencetuskan metode keraguan dalam filsafatnya yang disebut doubt methode, meragukan semua keyakinan, gagasan, pemikiran, dan materi yang diperoleh melalui indera. Informasi dan ilmu pengetahuan yang diterima oleh manusia dari sejak lahir tidak ada jaminan dengan kebenaran yang pasti, oleh karena itu semuanya harus diuji kembali dengan cara meragukannya. 3) Sekalipun berpedoman kepada prinsip rasional dan empiris, pada kenyataannya rasionalisme tidak mampu menjelaskan atau menjangkau eksistensi empiris di luar pikiran seperti soal warna, rasa, bau, atau bayangan
Analisis Peran LPS dalam Penjaminan Polis Asuransi Syariah di Indonesia
This study analyzes the role of the Indonesia Deposit Insurance Corporation (LPS) in guaranteeing Sharia insurance policies in Indonesia, based on Law No. 4 of 2023 concerning the Development and Strengthening of the Financial Sector. The research is motivated by numerous cases of unpaid insurance claims involving insurance companies in Indonesia, both conventional and Sharia, such as Bakrie Life, Kresna Life, Jiwasraya, and PT Asuransi Syariah Mubarakah. Despite the Financial Services Authority (OJK) undertaking various supervisory and law enforcement actions against these companies, there are still legal gaps in protecting policyholders. To address these issues, Law No. 4 of 2023 outlines the role and function of the LPS in guaranteeing Sharia insurance policies, including the establishment and implementation of policy guarantee programs and the liquidation of Sharia insurance companies whose licenses are revoked by the OJK. This study employs a normative juridical approach with a descriptive analytical method, analyzing secondary data from legislation, scientific literature, and interviews with practitioners in the insurance industry. The findings show that the LPS plays a vital role in providing legal certainty and protection to Sharia insurance policyholders, as well as maintaining financial system stability through supervision, liquidation resolution, and policy guarantee measures. However, the effective implementation of the LPS's role requires stronger regulations and better cooperation between supervisory authorities and insurance companies to minimize the risk of future default
Peningkatan Prestasi Belajar Materi Iman Kepada Malaikat Allah Dengan Media Lagu Pada Siswa Tunagrahita Kelas Vii Smpkh Di Skh Negeri 03 Lebak Tahun Ajaran 2022/2023
Rumusan dari masalah dari Penelitian Tindakan Kelas ini adalah bagaimana proses pembelajaran, seberapa besar peningkatan prestasi belajar materi Iman Kepada Malaikat Allah Swt. setelah menggunakan media lagu pada peserta didik kelas VII SMPKh di SKh Negeri 03 Lebak Banten? Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa media lagu dapat meningkatkan prestasi belajar materi Iman Kepada Malaikat Allah Swt. peserta didik Tunagrahita kelas VII SMPKh di SKh Negeri 03 Lebak Banten. Hal ini ditunjukan dari hasil tes pratindakan yang mencpai rata-rata 58,75 pada siklus I meningkat menjadi 68, 75, dan pada siklus II meningkat menjadi 88,00. Penerapan media lagu juga mampu meningkatkan prestasi belajar materi Iman kepada Malaikat Allah Swt. hal ini terlihat dari rentang tes belajar pada pra tindakan dan setelah tindakan
Analisis Pengembangan Manajemen Peserta Didik Pada Lembaga Pendidikan Melalui Sistem Informasi Manajemen
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan sistem informasi manajemen pada lembaga pendidikan terkhusus peserta didik serta mengetahui faktor-faktor yang mendukung implementasi sistem informasi manajemen pada lembaga pendidikan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan pendekatan studi pustaka. Dalam penggunaan aplikasi pengelolaan data dapodik dan emis serta teknologi informasi dalam menunjang proses pembelajaran dengan menyediakan layanan pendidikan berbasis teknologi, seperti pembelajaran fasilitas dengan menggabungkan komputer dengan wifi. Proses pengurusan segala hal yang berkaitan dengan peserta didik mulai dari penerimaan peserta didik hingga keluarnya peserta didik dari suatu sekolah. Faktor yang mendukung adanya sistem informasi manajemen yaitu sistem dapodik yang berisi data pendidik dan data peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa manajemen sistem informasi sangat mendukung dalam dunia pendidikan khususnya pada manajemen peserta didi
Analisis Pengaruh Afiliasi Bisnis Terhadap Kinerja Perusahaan dan Saham Pada PT Sofyan Hotels, Tbk di Masa Covid-19
The study aims to assess the impact of Business Affiliates, specifically Profitability Ratios, on the performance and stock prices of PT Sofyan Hotels, Tbk during the Covid-19 pandemic. Business affiliation serves as the independent variable (X), encompassing profitability ratios (X1) such as gross profit margin, net profit margin, return on investment, and return on equity. The dependent variables include (Y1) company performance indicators like sales revenue, net income after tax, and earnings per share, and (Y2) stock metrics such as earnings per share, price to book value, and price earnings ratio. Financial data spanning six years (2016-2021) for PT Sofyan Hotels, Tbk was analyzed using Partial Least Squares (PLS) with SmartPLS version 3.0 software. The first hypothesis (H1) posits that Profitability Ratios significantly impact company performance; the second hypothesis (H2) suggests that Profitability Ratios significantly affect stock performance; and the third hypothesis (H3) proposes that Company Performance significantly influences stock performance
Gaya Hidup Halal Perempuan Muslim Perkotaan: (Studi Kasus Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Kota dan konsumsi tidak dapat dipisahkan satu sama lain, karena kota merupakan pusat dari kegiatan perekonomian dan kultural. Perputaran ekonomi di kawasan perkotaan selaras dengan perputaran konsumsi yang begitu tinggi. Konsumsi telah mengubah mode kuasa dari yang bersifat “memaksa” menjadi “sukarela” yang pada akhirnya kita terjerembab dalam lingkar kapitalisme. Kapitalisme dalam kondisi yang mutakhir menawarkan kenikmatan-kenikmatan dan kepuasan serta kesenangan yang terus berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan mengamati aktivitas gaya hidup halal pada Mahasiswi dikedua kampus tersebut, dengan menggunakan pendekatan Fenomenologi Interpretatif dengan mengamati perilaku para informan yang menjadi obejek dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ekspresi keberagamaan muslim kelas menegah perkotaan (mahasiswi) secara langsung atau bahkan tidak langsung menjadikan Islam sebagai komoditas, dan juga dapat memicu konsumerisme Islam dan muslim yang konsumtif. Perilaku konsumtif mahasiswi muslim perkotaan di kedua kampus menyebabkan komodifikasi Islam dalam gaya hidup mereka. Tidak jarang perilaku konsumtifnya berujung pada hedonisme
Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan Di Barat Dan Islam Serta Jenis-Jenis Penalarannya
In fact, the history of scientific progress and expansion is closely intertwined with periodic shifts in the structure of human existence. New findings serve as important building blocks for future discoveries. This causes history to play a big role in the creation of a discovery that is based on historical aspects at that time. However, the history of the evolution of science in the West and Islam is often contradicted, that the history of Western evolution has nothing to do with Islam and vice versa. Here, the researcher wants to explain the history of the evolution of science in the West and Islam and its reasoning. This study uses a library design. This study uses a descriptive analysis method, namely an orderly breakdown of the data that has been obtained, followed by understanding and explanation so that readers can understand it well. Research findings show that the evolution of science in the Western and Islamic worlds has a periodization from each era that is related to each other. 1) Ancient Greek Period (6 BC-6 AD), 2) Middle Ages (6-14 AD), 3) Islamic Period (6-12 AD 4) Renaissance Period (14-17 AD), 5) Modern Era (17 -19 AD), 6) Contemporary Era (20-21 AD). There are three types of scientific reasoning in the West: 1) Deductive (textual), 2) Inductive (contextual), 3) Abductive, while reasoning in the Islamic world there are three types: 1) Bayani (textual), 2) Burhani (contextual), 3) Irfani (intuition).Faktanya, sejarah kemajuan dan perluasan ilmu pengetahuan berkaitan erat dengan perubahan berkala dalam struktur keberadaan manusia. Temuan-temuan baru berfungsi sebagai landasan penting bagi penemuan-penemuan di masa depan. Hal ini menyebabkan sejarah berperan besar dalam terciptanya suatu penemuan yang didasarkan pada aspek sejarah pada masa itu. Namun sejarah evolusi ilmu pengetahuan Barat dan Islam seringkali dipertentangkan, bahwa sejarah evolusi Barat tidak ada hubungannya dengan Islam dan sebaliknya. Di sini peneliti ingin menjelaskan sejarah evolusi ilmu pengetahuan di Barat dan Islam serta penalarannya. Penelitian ini menggunakan desain perpustakaan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu menguraikan secara terurut data-data yang telah diperoleh, dilanjutkan dengan pengertian dan penjelasan agar pembaca dapat memahaminya dengan baik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evolusi ilmu pengetahuan di dunia Barat dan Islam mempunyai periodisasi dari masing-masing zaman yang saling berkaitan satu sama lain. 1) Zaman Yunani Kuno (6 SM-6 M), 2) Abad Pertengahan (6-14 M), 3) Zaman Islam (6-12 M. 4) Zaman Renaisans (14-17 M), 5) Zaman Modern (17 M). -19 M), 6) Era Kontemporer (20-21 M). Ada tiga jenis penalaran ilmiah di Barat: 1) Deduktif (tekstual), 2) Induktif (kontekstual), 3) Abduktif, Sedangkan penalaran di dunia Islam ada tiga jenis: 1) Bayani (tekstual), 2) Burhani (kontekstual), 3) Irfani (intuisi)
Social Character Education in the Perspective of the Qur'an and Hadith
This research discusses the meaning of social education and its value in forming social character from the perspective of the Qur’an and Hadith. The assessment was done through a literature review, taking references from commentaries, books, journals, and related articles, accessed online via the Internet network. There are many values of social character education taught in the Qur'an and Hadith, such as brotherhood, mutual help, caring, forgiveness, tolerance, mutual giving, not being individualistic, and giving each other space to others. Many more social and community education values are presented in the Al-Qur'an and Hadith, which can be used to form social character. Due to limitations, several examples of social and social education values are taken, as informed in the Al-Qur'an and Hadith
Rekonstruksi Sosial Kampung Pecarikan: Upaya Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Positif
The Pecarikan Village is a real example of a village with a variety of social problems such as unruly garbage disposal and a low level of education. The study aims to analyze the social challenges in Kampung Pecarikan and explore initiatives for community empowerment through positive activities. Through qualitative methods, the researchers found that activities such as gotong royong, Masar, joint studies, and religious activities have had a positive impact. It is seen in the rise of gotong royong spirit, awareness of education and health, as well as harmonious inter-citizenship relations. Pecarikan Village, located in Cokopsulanjana Village, Kurung Waringin, Serang District, Banten, is characterized by multiple social issues including improper waste disposal, inadequate education, and limited access to clean water. The research aimed to analyze the social challenges in the village and investigate initiatives for community empowerment through positive activities. Research methods involve observations, interviews, and FGD. Activities like gotong royong, Masar, collaborative studies, posyandu sessions, religious practices, and community bonding events have significantly boosted the spirit of cooperation, raised awareness about education and health, and fostered harmonious community relationships.Pecarikan Village adalah contoh nyata dari sebuah desa dengan berbagai masalah sosial seperti penghapusan sampah yang tidak teratur dan tingkat pendidikan yang rendah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis tantangan sosial di Kampung Pecarikan dan mengeksplorasi inisiatif untuk memberdayakan masyarakat melalui kegiatan positif. Melalui metode kualitatif, para peneliti menemukan bahwa kegiatan seperti gotong royong, Masar, studi bersama, dan kegiatan agama memiliki dampak positif. Hal ini terlihat dalam kenaikan semangat gotong royong, kesadaran pendidikan dan kesehatan, serta hubungan antar warga yang harmonis. Desa Pecarikan, yang terletak di Desa Cokopsulanjana, Kurung Waringin, Distrik Serang, Banten, ditandai dengan berbagai masalah sosial termasuk penghapusan limbah yang tidak tepat, pendidikan yang tidak memadai, dan akses terbatas ke air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan sosial di desa dan menyelidiki inisiatif untuk memberdayakan masyarakat melalui kegiatan positif. Metode penelitian melibatkan pengamatan, wawancara, dan FGD. Kegiatan seperti gotong royong, Masar, studi kolaboratif, sesi posyandu, praktik keagamaan, dan acara ikatan masyarakat telah secara signifikan meningkatkan semangat kerjasama, meningkatkan kesadaran tentang pendidikan dan kesehatan, dan mempromosikan hubungan masyarakat yang harmonis