Trijurnal E-Journal Universitas Trisakti
Not a member yet
11312 research outputs found
Sort by
ANALISIS LAJU INFILTRASI TANAH PADA DAERAH GROGOL PETAMBURAN DAN SEKITARNYA, KOTA JAKARTA BARAT: SOIL INFILTRATION RATE ANALYSIS IN THE GROGOL PETAMBURAN AREA AND SURROUNDING AREAS, WEST JAKARTA CITY
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju infiltrasi tanah di Daerah Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat. Metode yang digunakan yaitu pengambilan data lapangan pada 12 titik di daerah penelitian, setelah itu dihitung menggunakan rumus laju infiltrasi dan dibagi ke dalam klasifikasi. Hasil analisis menunjukkan pada daerah penelitian terdapat 3 zona laju infiltrasi, yaitu sedang (52 mm/jam) di bagian utara daerah penelitian dengan ukuran butir pasir kasar–sedang, sedang–cepat (80–120 mm/jam) di bagian tengah daerah penelitian dengan ukuran butir pasir kasar–sedang, dan cepat (132–240 mm/jam) di bagian selatan daerah penelitian dengan ukuran butir pasir kasar–halus.
This study aims to analyze the soil infiltration rate in the Grogol Petamburan District, West Jakarta. The method employed involves field data collection across 12 points in the research area, followed by calculations using the infiltration rate formula and categorization into specific classifications. The analysis results reveal three infiltration rate zones within the study area: moderate (52 mm/hr) in the northern part, characterized by coarse-to-medium sand grain size; moderately rapid (80–120 mm/hr) in the central part with coarse-to-medium sand grain size; and rapid (132–240 mm/hr) in the southern part, characterized by coarse-to-fine sand grain size
PREDIKSI KEBUTUHAN AIR MINUM PADA 4 KECAMATAN DI KABUPATEN KARAWANG HINGGA TAHUN 2050WATER DEMAND PREDICTION IN 4 DISTRICTS IN KARAWANG REGENCY UNTIL 2050
Air minum merupakan sumber daya yang terbatas dan permintaannya terus meningkat. Dalam beberapa dekade terakhir, pemahaman dan prediksi konsumsi air minum telah menjadi titik fokus kebijakan, untuk mendukung akses terhadap air minum dan sanitasi layak bagi masyarakat. Tujuan studi ini untuk memprediksi kebutuhan air hingga tahun 2050 pada empat kecamatan di Kabupaten Karawang, yaitu Kecamatan Karawang Barat, Kecamatan Karawang Timur, Kecamatan Klari, dan Kecamatan Teluk Jambe Timur, dimana cakupan pelayanan di wilayah studi ini pada tahun 2022 masih sekitar 27,91%. Analisis konsumsi air minum domestik dan non domestik dilakukan berdasarkan data konsumsi air minum perpipaan tahun 2022 dari Perumdam Tirta Tarum. Prediksi kebutuhan air dilakukan untuk mencapai cakupan pelayanan 45% pada tahun 2030 atau 343.138 jiwa terlayani, sesuai dengan target air minum aman dari tujuan ke-6 Sustainable Development Goals. Cakupan pelayanan air minum perpipaan tahun 2050 ditargetkan mencapai 90% atau 806.439 jiwa terlayani. Prediksi kebutuhan air harian rata-rata pada tahun 2030 adalah 730,76 L/detik dan pada tahun 2050 mencapai 1.808,42 L/detik. Selanjutnya, kapasitas produksi yang diperlukan harus dapat mengantisipasi adanya kehilangan air serta kebutuhan hari maksimum, sehingga diperlukan kapasitas instalasi produksi sebesar 1.240 L/detik pada tahun 2030 dan sebesar 2.555 L/detik pada tahun 2050.
Penanganan Pertama Trauma pada Gigi Dewasa Disertai Perawatan Gigi Sederhana Kepada Warga Kelurahan Kembangan Selatan Jakarta Barat
Dental trauma is a common condition caused by physical injury to the teeth and surrounding oral structures, often resulting from accidents, falls, or sports activities. Immediate management is crucial to prevent complications such as pulp necrosis, infection, or tooth loss, which may negatively affect mastication, aesthetics, and self-confidence. This Community Partnership Program (PKM) aims to increase public awareness and knowledge of first aid for dental trauma in adults through educational counseling and basic dental treatment. The program targets residents of Kembangan Selatan, West Jakarta, with 75 participants. Activities include interactive education sessions, demonstrations, and simple dental treatments such as fillings, pre-medication, initial endodontic care, and referrals. The expected outcomes include improved understanding of dental trauma management, enhanced preventive behavior, and the creation of intellectual property in the form of educational poster. This initiative demonstrates the commitment of Universitas Trisakti’s Faculty of Dentistry to promote oral health and empower communities in managing dental emergencies effectively
Pemberdayaan Kader “BERSERI” (Bersih, Sehat, Mandiri) untuk Meningkatkan PHBS dan Ekonomi Keluarga di Desa Adat Baduy
Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) is a main foundation to achieve an optimal level of public health through the adoption of healthy lifestyle practices in daily life. In indigenous communities such as the Baduy, the implementation of CHLB faces challenges, particularly related to culture, beliefs, and access to healthcare services. This community service program provided education and training for women’s groups in the Baduy community to improve the application of household CHLB and enhance family economic resilience. The target participants were Baduy women organized in the “BERSERI” (Clean, Healthy, Independent) cadre group. Health education on household CHLB in this program had a statistically significant impact on increasing participants’ knowledge (p<0.05). Furthermore, participants were trained in entrepreneurship and the development of Baduy woven products, resulting in agenda books and purses. The development of Baduy weaving products contributes to improving community welfare through entrepreneurship and economic empowerment in the Baduy community.
ANALISIS PENGARUH KURS, INFLASI, DAN PDB TERHADAP NERACA PERDAGANGAN INDONESIA PENDEKATAN ARDL PERIODE 2010-2024
Perdagangan luar negeri Indonesia menghadapi berbagai perubahan, seperti fluktuasi nilai tukar, tekanan inflasi, dan perubahan dalam keadaan ekonomi domestik yang terlihat dari pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak dari nilai tukar, inflasi, dan PDB terhadap neraca perdagangan Indonesia baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Metode yang diterapkan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan menggunakan data deret waktu dari tahun 2010 - 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, nilai tukar dan inflasi memberikan dampak positif yang signifikan terhadap neraca perdagangan, sementara PDB memberikan dampak negatif yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penurunan nilai rupiah dan sedikit peningkatan inflasi dapat meningkatkan ekspor dan mengurangi impor, sedangkan pertumbuhan ekonomi mendorong kenaikan impor yang melebihi ekspor. Namun, dalam jangka panjang, ketiga faktor tersebut tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap neraca perdagangan Indonesia, yang menandakan bahwa kinerja perdagangan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti harga komoditas internasional dan permintaan global. Temuan ini menekankan pentingnya untuk melakukan diversifikasi ekspor, menerapkan kebijakan substitusi impor, dan memperkuat industri yang berorientasi ekspor agar neraca perdagangan Indonesia tetap stabil di tengah gejolak ekonomi dunia
PENGARUH PDB PER KAPITA, KETIMPANGAN PENDAPATAN, IPM, DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP EMISI CO2 DI INDONESIA
Penelitian ini menganalisis pengaruh PDB per kapita, jumlah penduduk, ketimpangan pendapatan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap emisi CO₂ di Indonesia menggunakan data deret waktu periode 1990–2023 dengan pendekatan Error Correction Model (ECM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa PDB per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap emisi CO₂ dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Jumlah penduduk berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap emisi CO₂, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Ketimpangan pendapatan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap emisi CO₂ dalam jangka panjang, namun tidak signifikan dalam jangka pendek. IPM berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap emisi CO₂ dalam kedua jangka waktu. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan emisi CO₂ di Indonesia terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi, sementara faktor demografi, ketimpangan pendapatan, dan pembangunan manusia memiliki peran yang lebih terbatas
PENGARUH PENGUNGKAPAN ESG, INOVASI HIJAU, PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KUALITAS AUDIT SEBAGAI PEMODERASI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan ESG, inovasi hijau, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi. Objek penelitian adalah perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keuangan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel penelitian sebanyak 160 ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil hipotesis menunjukkan bahwa pengungkapan ESG berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, inovasi hijau berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, kualitas audit memperlemah pengaruh antara pengungkapan ESG dan nilai perusahaan, kualitas audit memperlemah pengaruh antara inovasi hijau dan nilai perusahaan, serta kualitas audit memperkuat pengaruh antara profitabilitas dan nilai perusahaan
PENYULUHAN TENTANG PENGENALAN SINDROMA METABOLIK DAN CARA MENGATASINYA
Sindroma metabolik adalah sekelompok gangguan kesehatan yang terjadi bersamaan. Sindrom aini dapat meningkatkan risiko terjadi penyakit jantung koroner, serangan jantung, diabetes tipe 2. Beberapa penanganan yang dapat dilakukan terdahap sindroma metabolik antara lain menerapkan pola makan yang baik, aktivitas fisik setidaknya 150 menit aktivitas sedang per minggu, dan menurunkan berat badan. Selain itu perlu dilakukan manajemen stres, berhenti merokok, dan cukup tidur yang berkualitas. Bila telah dilakukan hal-hal tersebut tidak juga mengurangi sindroma metabolik, maka perlu penanganan lebih lanjut oleh ahlinya. Masih banyak warga di Kelurahan Tomang yang belum memahami apa itu sindroma metabolik sehingga tidak mengetahui bahaya terhadap kesehatannya dan bagaimana mengatasinya. Oleh karena itu dirasakan perlu untuk dilakukan penyuluhan tentang sindroma meyabolik dan apa yang perlu dilakukan untukl mengurangi kejadian sindrom ametabolik. Kegiatan PKM ini disambut baik oleh warga Kelurahan Tomang. Warga mendapatkan pengetahuan tentang sindroma metabolik dan dapat memahami bagaimana cara mencegahnya. Hal sederhana yang dapat dilakukan oleh warga dalam mencegah sindroma metabolik antara lain mengurangi makanan dan minuman manis dan sejenisnya, membatasi makanan tinggi lemak dan tinggi garam, memperbanyak sayuran dan buah-buahan segar serta protein tanpa lemak dan biji-bijian
PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA DALAM PENANGANAN ANEMIA GRAVIS BERULANG PADA PEREMPUAN USIA DEWASA MUDA
Anemia pada perempuan usia dewasa muda masih merupakan masalah kesehatan yang penting, terutama di daerah sosial-ekonomi rendah. Anemia yang tidak tertangani dapat berkembang menjadi anemia gravis dengan risiko komplikasi sistemik. Telah dilakukan Praktek Lapangan di Kelurahan Krendang, Jakarta Barat pada Desember 2025. Sasaran kegiatan adalah Nn. N, 18 tahun dengan riwayat anemia gravis kronik berulang. Kegiatan dilakukan dalam bentuk wawancara, pemeriksaan fisik, penilaian fungsi keluarga menggunakan F-APGAR, dan evaluasi kondisi tempat tinggal. Berdasarkan hasil kunjungan, Nn. N memiliki riwayat anemia gravis berulang hingga memerlukan transfusi darah, gangguan menstruasi, pola makan rendah zat besi, keterbatasan ekonomi, lingkungan rumah yang kurang layak huni, serta disfungsi keluarga tingkat sedang. Kombinasi faktor biopsikososial, dan dinamika keluarga berperan dalam terjadinya anemia gravis kronik dan terputusnya pengobatan pada Nn. N. Dapat disimpulkan bahwa perlunya pendekatan kedokteran keluarga yang mencakup tata laksana klinis, edukasi berkelanjutan, pendampingan keluarga, peningkatan literasi kesehatan, serta penguatan dukungan emosional dan praktis sangat diperlukan untuk mencegah kekambuhan dan memperbaiki luaran jangka panjan
SATU KASUS ALOPESIA ANDROGENIK YANG DITERAPI MICRONEEDLING PLATELET-RICH PLASMA
Alopesia androgenik merupakan bentuk kerontokan rambut paling umum dijumpai dan dapat menurunkan kualitas hidup. Disebabkan karena gangguan pada hormon androgen. Terapi lini pertama seperti minoksidil dan finasterid terbukti efektif, namun membutuhkan kepatuhan jangka panjang serta berpotensi menimbulkan efek samping. Kombinasi Platelet-Rich Plasma (PRP) dan microneedling menjadi pilihan terapi lain yang menjanjikan karena mampu meningkatkan aktivitas folikel rambut melalui stimulasi faktor pertumbuhan. Seorang laki-laki 40 tahun kebangsaan Arab datang dengan keluhan kebotakan progresif pada area vertex dan frontal selama satu tahun. Pemeriksaan menunjukkan penipisan rambut terminal dan dominasi rambut miniatur, konsisten dengan alopesia androgenik stadium Hamilton–Norwood III vertex. Pasien belum pernah mendapatkan terapi sebelumnya. Terapi microneedling-PRP dilakukan sebanyak empat sesi dengan interval empat minggu. PRP diperoleh dari 10 mL darah vena, menghasilkan 5 mL plasma kaya trombosit yang diaplikasikan secara topikal setelah teknik microneedling. Setelah empat sesi, ditemukan peningkatan densitas rambut, penurunan area kebotakan, serta perbaikan ketebalan rambut terminal. Pasien melaporkan kepuasan subjektif, dan tidak dijumpai efek samping sepanjang terapi. pengobatan PRP dengan teknik microneedling menunjukkan efektivitas klinis yang baik pada kasus ini dan dapat menjadi pilihan terapi bagi pasien yang ingin menghindari penggunaan farmakoterapi jangka panjang