Trijurnal E-Journal Universitas Trisakti
Not a member yet
11312 research outputs found
Sort by
ANALISIS KESTABILAN LERENG TERHADAP KUAT GESER LANGSUNG PADA TAMBANG ANDESIT DAERAH RUMPIN, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT: SLOPE STABILITY ANALYSIS BASED ON DIRECT SHEAR STRENGTH PARAMETERS AT THE ANDESITE QUARRY IN RUMPIN, BOGOR REGENCY, WEST JAVA
Kegiatan penambangan andesit di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, membentuk lereng curam yang berpotensi longsor dan membahayakan operasional tambang. Penelitian ini bertujuan menilai kestabilan lereng berdasarkan kondisi geologi dan sifat fisik-mekanik tanah menggunakan Metode Bishop dengan bantuan Slide 6.0. Data diperoleh melalui observasi lapangan, pengambilan sampel tanah tak terganggu pada empat titik, serta pengujian laboratorium untuk menentukan parameter kohesi, sudut geser dalam, bobot isi, permeabilitas, dan kadar air. Hasil menunjukkan lokasi tersusun oleh batuan andesit tanpa struktur geologi yang melemahkan. Nilai faktor keamanan berturut-turut sebesar 1,723 (A-A’), 1,235 (B-B’), 1,625 (C-C’), dan 1,556 (D-D’), serta 1,362 pada model rekomendasi B-B’. Secara umum lereng dalam kondisi stabil, namun tetap diperlukan pengelolaan drainase dan monitoring berkala untuk menjaga kestabilan.
Andesite mining activities in Rumpin District, Bogor Regency, have created steep slopes with potential landslide hazards that may disrupt mining operations. This study aims to evaluate slope stability based on geological conditions and the physical–mechanical properties of the soil using the Bishop Method with the assistance of Slide 6.0 software. Data were obtained through field observations, undisturbed soil sampling at four locations, and laboratory testing to determine cohesion, internal friction angle, unit weight, permeability, and water content. The results indicate that the study area is composed of andesite rock without any weakening geological structures. The calculated safety factors are 1.723 (A-A’), 1.235 (B-B’), 1.625 (C-C’), and 1.556 (D-D’), with a value of 1.362 for the recommended model at section B-B’. Overall, the slopes are classified as stable; however, proper drainage management and periodic monitoring are still required to maintain stability
ANALISIS PENGGUNAAN 6 GRAM KULIT JERUK BALI SEBAGAI ADITIF PADA LUMPUR PEMBORAN TERHADAP FILTRATION LOSS DAN RHEOLOGY
Penelitian ini untuk melihat potensi besar kulit jeruk bali (Citrus maxima) sebagai additive alami yang ramah lingkungan dengan cara dicampurkan pada lumpur pemboran. Hasil pengujian filtration loss menunjukkan data bahwa penambahan kulit jeruk bali secara efektif menurunkan volume kehilangan filtrat pada lumpur pemboran, dengan peningkatan efektivitas seiring dengan peningkatan konsentrasi additive.Dapat dilihat data dengan sampel yang mengandung kulit jeruk bali berubah secara signifikan, sampel dengan 6 gram kulit jeruk bali mencatat penurunan filtration loss paling baik, mencapai 8 ml pada 80°F dan 7 ml pada 200°F, nilai yang konsisten dengan standar API 13 A1. Menariknya, filtration loss juga diamati berkurang seiring dengan peningkatan suhu. Mekanisme di balik pengurangan filtration loss ini melibatkan peran kandungan pektin dalam kulit jeruk bali yang meningkatkan viskositas lumpur sehingga dapat terjadi pembentukan lapisan pelindung (mud cake) yang lebih efisien. Selain itu, sifat penyerapan air kulit jeruk bali membantu mengurangi filtration loss dalam lumpur. Lebih jauh, kulit jeruk bali terbukti meningkatkan nilai reologi lumpur, memperbaiki kemampuan suspensi, dan stabilitasnya secara keseluruhan. Pemanfaatan kulit jeruk bali menawarkan solusi berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk mengelola filtration loss dan meningkatkan sifat reologi lumpur, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan kimia berbahaya. Ini membuka pengetahuan dalam optimasi formulasi lumpur pemboran di masa depan.
This research explores the significant potential of pomelo orange peel (Citrus maxima) as an environmentally friendly natural additive for drilling mud. Filtration loss tests demonstrate that adding pomelo orange peel effectively reduces filtrate loss volume in drilling mud, with its effectiveness increasing proportionally to the additive\u27s concentration. The data clearly shows a significant change in samples containing pomelo orange peel. The sample with 6 grams of pomelo orange peel recorded the best reduction in filtration loss, reaching 8 ml at 80°F and 7 ml at 200°F, values consistent with API 13 A1 standards. Interestingly, filtration loss was also observed to decrease with increasing temperature. The mechanism behind this reduction in filtration loss involves the pectin content in pomelo orange peel, which increases mud viscosity. This enhanced viscosity facilitates the formation of a more efficient protective layer, or mud cake. Furthermore, the water absorption properties of pomelo orange peel help reduce filtration loss in the mud. Beyond this, pomelo orange peel also proved to improve the mud\u27s rheological values, enhancing its suspension capabilities and overall stability. Ultimately, utilizing pomelo orange peel offers a sustainable and environmentally friendly solution for managing filtration loss and improving the rheological properties of drilling mud. It simultaneously reduces reliance on hazardous chemicals, opening new avenues for optimizing drilling mud formulations in the future
ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT ROCK BREAKER DI PT. GUNUNG BALE, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR: Analysis of Productivity of Rock Breaker in PT. Gunung Bale, Malang Regency, East Java
PT Gunung Bale yang melakukan penambangan batu piropilit yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas 6,7 ha yang berlokasi di Desa Argotirto, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian dilakukan di site penambangan PT Gunung Bale. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah evaluasi dengan menggunakan analisis kuantitatif. Pengambilan data secara aktual diambil langsung dilokasi site penambangan PT Gunung Bale dengan mengamati proses operasional rock breaker yang sedang beroperasi. Untuk mencari data produktivitas pertama harus didapatkan data swell factor dan kapasitas chisel berdasarkan masing-masing rock breaker karena setiap rock breaker memiliki panjang chisel yang berbeda-beda dan cycle time rock breaker, maka didapatkan data produktivitas masing-masing rock breaker pada bulan september Produtivitas rock breaker D1 didapatkan sebesar 1.028,7 ton/bulan, D3 CAT320D2 sebesar 2.618,18 ton/bulan, Untuk rock breaker D4 CAT320D didapatkan produktivitas sebesar 2.701,19 ton/bulan, untuk SG02 PC210 produktivitas yang didapatkan sebesar 1.864,73 ton/bulan. dengan nilai waktu kerja efektif sebesar 113,47 jam/bulan dan waktu hambatan sebesar 5,53 jam/bulan. Perhitungan ketersediaan alat pada masing-masing rock breaker yaitu untuk D! CAT320D MA 76% PA 77% UA 95% EU 73%, D3 CAT320D2 MA 100% PA 100% UA 95% EU 95%, D4 CAT320D nilai ketersediaan alatnya sama dengan D3 CAT320D, dan untuk SG02 PC210 nilai ketersediaan alatnya didapatkan MA 94% PA 94% UA 95% EU 90%. Adapun faktor penghambat yang mempengaruhi produktivitas yaitu MAN, Method, Machine, Material, Environment.
PT Gunung Bale, which mines pyropilit stone, has a Mining Business License (IUP) covering an area of 6.7 ha located in Argotirto Village, Sumbermanjing Wetan District, Malang Regency, East Java. The research was conducted at the mining site of PT Gunung Bale. The research method used in this study is evaluation using quantitative analysis. The actual data collection was taken directly at the location of the PT Gunung Bale mining site by observing the operational process of the rock breaker that was in operation. To find productivity data, first you must get swell factor data and chisel capacity based on each rock breaker because each rock breaker has a different chisel length and cycle time rock breaker, then the productivity data of each rock breaker in September is obtained The productivity of rock breaker D1 is obtained at 1,028.7 tons/month, D3 CAT320D2 is 2,618.18 tons/month, For the D4 rock breaker CAT320D a productivity of 2,701.19 tons/month, for SG02 PC210 the productivity obtained is 1,864.73 tons/month. with an effective working time value of 113.47 hours/month and an obstacle time of 5.53 hours/month. The calculation of the availability of tools on each rock breaker is for D! CAT320D MA 76% PA 77% UA 95% EU 73%, D3 CAT320D2 MA 100% PA 100% UA 95% EU 95%, D4 CAT320D the availability value of the tool is the same as D3 CAT320D, and for SG02 PC210 the tool availability value is MA 94% PA 94% UA 95% EU 90%. The inhibiting factors that affect productivity are MAN, Method, Machine, Material, Environment
ANALISIS PENERAPAN TOD DI KAWASAN DUKUH ATAS BNI
This Research analyzes TOD Implementation in Dukuh Atas BNI Area, Jakarta, which multi mode hub transportation that integrates MRT, KRL, LRT, and Transjakarta. A methode is used to qualitative description with GIS Integration to map land use and transportation network. Research result shows that this area has high connectivity level, supporting mixed principle development with integration house facility, commercial, and public space, however, some challenges like crowds arrangement to rush hour and optimilization pedestrian path also bicyle needs to be improved. TOD implementation in this area have shown essential step in admitting sustainable urban area, however infrastructure empowerment and supporting policy need. Dukuh Atas BNI potentially becomes ideal TOD Model in Indonesia with coordinating good crossing secto
PERANCANGAN LANSKAP TAMAN KULINER DENGAN INTEGRASI ESTETIKA ALAM DAN FASILITAS PUBLIK : STUDI KASUS DESA WARNASARI, PANGALENGAN, BANDUNG
Perancangan lanskap dengan pendekatan antara estetika alam dan fasilitas publik merupakan rencana penting dalam menciptakan ruang yang tidak hanya berfungsi dengan baik tetapi juga indah dan nyaman dikunjungi. Studi ini membahas perancangan lanskap untuk suatu Taman Kuliner di Desa Warnasari, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat, dengan tujuan menggabungkan potensi alam yang ada disana dengan kebutuhan ruang publik yang dapat mendukung aktivitas masyarakat dan rekreasi. Desa Warnasari memiliki kekayaan alam yang indah seperti gunung, perkebunan teh serta udara yang sejuk dapat menjadi daya tarik utama dalam pengembangan lanskap. Pendekatan desain yang digunakan mempertimbangkan faktor ekologis, budaya serta kebutuhan masyarakat dan pengunjung dari luar Desa, sehingga tercipta sinergitas antara lingkungan buatan dan alam sekitarnya. Proses perancangan dimulai dengan analisis kondisi eksisting dan potensi lahan seperti pemandangan, vegetasi dan tata guna lahan. Elemen-elemen ini kemudian ditafsirkan ke dalam suatu rancangan yang menonjolkan elemen alam, seperti penggunaan tanaman lokal dan perancangan lanskap ruang terbuka hijau yang multifungsi. Selain itu, fasilitas yang dirancang menyatu dengan lanskap atau alam di sekitarnya. Penempatan ruang interaksi di area terbuka dengan memanfaatkan pemandangan alam dengan aktivitas ringan dan bersantai yang terintegrasi dengan elemen estetika alami. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan Taman Kuliner Desa Warnasari dapat menjadi sarana pendukung dari area wisata alam di Desa Warnasari, selain sebagai sarana rekreasi warga dan sarana pendukung dari wisata alam yang sudah ada, ruang terbuka publik ini diharapkan dapat menjadi ruang yang dapat dinikmati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Hasil rancangan ini berpotensi untuk menjadi model pengembangan ruang terbuka publik yang memiliki basis alam yang berkelanjutan
PENGARUH WORK-LIFE CONFLICT DAN WORK-LIFE ENRICHMENT TERHADAP JOB PERFORMANCE PADA DESAINER GRAFIS GENERASI Z
Industri kreatif menuntut kualitas kerja tinggi dan kreativitas berkelanjutan, sehingga pekerja Generasi Z rentan mengalami dinamika antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Work-Life Conflict dan Work-Life Enrichment terhadap Job Performance dengan Work-Related Stress sebagai variabel mediasi pada desainer grafis Generasi Z di wilayah JABODETABEK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 170 responden yang memiliki pengalaman kerja minimal enam bulan. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Conflict berpengaruh dan signifikan terhadap Work-Related Stress, sedangkan Work-Life Enrichment berpengaruh dan signifikan terhadap Work-Related Stress. Selanjutnya, Work-Related Stress berpengaruh dan signifikan terhadap Job Performance. Temuan juga menunjukkan bahwa Work-Life Conflict dan Work-Life Enrichment tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap Job Performance. Namun, Work-Related Stress terbukti memediasi secara signifikan pengaruh Work-Life Conflict dan Work-Life Enrichment terhadap Job Performance. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan stres kerja menjadi faktor kunci dalam menjaga kinerja desainer grafis Generasi Z di industri kreatif
PENGARUH STRUKTUR TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN (STUDI PADA SEKTOR PERUSAHAAN OTOMOTIF DI INDONESIA TAHUN 2020-2024)
Penelitian ini diadakan untuk melakukan analisis hubungan antara implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dengan kinerja perusahaan pada industri otomotif di Indonesia selama periode 2020–2024. Aspek tata kelola perusahaan yang diteliti mencakup keberadaan Dewan Komisaris Independen, Dewan Direksi, serta Komite Audit, sementara kinerja perusahaan diproksikan melalui ROE. Pendekatan penelitian yang dipergunakan ialah kuantitatif melalui pemanfaatan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan perusahaan otomotif yang tercatat di BEI. Sampel penelitian melibatkan 11 perusahaan dengan total 55 unit observasi yang ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilaksanakan melalui metode regresi linier berganda. Temuan studi ini menunjukkan bahwasanya Dewan Komisaris Independen dan Dewan Direksi tidak memiliki dampak yang signifikan pada kinerja perusahaan. Sebaliknya, Komite Audit terbukti menyebabkan pengaruh positif dan signifikan pada kinerja perusahaan. Hasil ini menjadi indikasi bahwasanya fungsi pengawasan Komite Audit memiliki peranan krusial dalam mendorong peningkatan kinerja perusahaan
PENGARUH AUDIT COMMITTEE FINANCIAL EXPERTISE TERHADAP KINERJA KEBERLANJUTAN
Perkembangan bisnis modern menuntut transparansi kinerja keberlanjutan, namun implementasi di Indonesia sering kali masih menghadapi tantangan dan bersifat formalitas. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh audit committee financial expertise (ACFE) terhadap kinerja keberlanjutan dengan mengendalikan faktor umur dan ukuran perusahaan. Menggunakan pendekatan kuantitatif kausal, data sekunder dikumpulkan dari 75 perusahaan sektor consumer cyclicals, consumer non-cyclicals, dan basic materials di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024 dengan total 225 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan model estimasi Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ACFE berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keberlanjutan. Temuan ini mengonfirmasi bahwa keahlian keuangan dalam komite audit memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaporan ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola (EESG) serta membantu meminimalkan asimetri informasi. Selain itu, variabel kontrol umur dan ukuran perusahaan juga terbukti berpengaruh positif signifikan. Kesimpulannya, penguatan kompetensi teknis komite audit sangat penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kredibilitas laporan keberlanjutan serta mencegah praktik greenwashing guna menjaga kepercayaan pemangku kepentingan
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP EFISIENSI OPERASIONAL MCDONALD’S INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam meningkatkan efisiensi operasional pada industri restoran cepat saji, dengan studi kasus McDonald’s Indonesia. Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk mengintegrasikan sistem digital seperti Point of Sale (POS), Enterprise Resource Planning (ERP), dan Customer Relationship Management (CRM) guna mendukung proses bisnis dan pengambilan keputusan manajerial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIM di McDonald’s Indonesia mampu meningkatkan kecepatan pelayanan, akurasi pengelolaan inventaris, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Meskipun demikian, perusahaan masih menghadapi tantangan berupa adaptasi sumber daya manusia terhadap teknologi baru dan risiko ketergantungan pada sistem digital. Penelitian ini menegaskan bahwa SIM merupakan faktor strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan restoran cepat saji di era digital.