Trijurnal E-Journal Universitas Trisakti
Not a member yet
11312 research outputs found
Sort by
THE EFFECT OF SUSTAINABILITY REPORTING, INSTITUTIONAL OWNERSHIP, MANAGERIAL OWNERSHIP AND INDEPENDENT BOARD OF COMMISSIONERS REGARDING PROFIT MANAGEMENT IN COMPANIES FOOD AND BEVERAGE SECTOR
Financial reports are a crucial instrument for investors in making long-term investment decisions. However, information asymmetry often leads managers to engage in earnings management practices that can mislead users and harm investors. This phenomenon is particularly relevant in the post-pandemic food and beverage sector (2021-2023), where fluctuations in operating costs increase the risk of earnings manipulation to maintain market reputation. This study aims to analyze the influence of sustainability reporting, institutional ownership, managerial ownership, and independent boards of commissioners on earnings management. The research method used was quantitative with a purposive sampling technique, resulting in a sample of 26 food and beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The data were analyzed using multiple linear regression to examine the relationships between the variables. The results indicate that sustainability reporting, managerial ownership, and independent boards of commissioners have a significant influence on reducing earnings management practices. This demonstrates that ESG transparency and internal governance mechanisms are effective in aligning interests and strengthening oversight. Conversely, institutional ownership was found to have no significant effect on earnings management, indicating that the role of institutional investors in external oversight is not yet optimal in this sector. This research provides empirical evidence on the importance of strengthening governance structures and non-financial transparency as strategies to mitigate information asymmetry. For regulators and companies, these results emphasize the need for standardization of sustainability reporting to improve earnings quality and protect the integrity of the Indonesian capital market
Kajian Teknis-Ekologis Keberhasilan Reklamasi Disposal Eeagle 3 PT IPC Berdasarkan Regulasi Nasional: Technical Studies-Ekological Succession of Disposal Eagle 3 PT IPC based on National Regulation
Kegiatan reklamasi merupakan bagian integral dalam siklus pertambangan yang bertujuan untuk memulihkan kembali kondisi lahan pasca-penambangan agar dapat berfungsi secara ekologis, sosial, dan ekonomi. Reklamasi menjadi penentu keberlanjutan lingkungan pasca-eksploitasi, terutama dalam kegiatan pertambangan terbuka yang menyebabkan gangguan fisik, kimia, dan biologi pada lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan reklamasi pada Disposal Eagle 3 milik PT IPC seluas 2,7 hektar yang telah direklamasi pada tahun 2018. Evaluasi dilakukan dengan mengacu pada parameter-parameter keberhasilan yang tercantum dalam Kepmen ESDM No. 1827K/30/MEM/2018, yang meliputi aspek teknis penatagunaan lahan, kondisi media tanam, stabilitas tanah, revegetasi, serta pemeliharaan. Metode yang digunakan meliputi analisis dokumentasi teknis, observasi lapangan, dan perbandingan capaian dengan standar kriteria keberhasilan reklamasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disposal Eagle 3 memperoleh nilai total 98% dengan pencapaian maksimal pada hampir seluruh aspek, meliputi penatagunaan lahan, penebaran topsoil, pengendalian erosi, revegetasi, dan penyelesaian akhir. Capaian ini menunjukkan bahwa reklamasi telah dilaksanakan secara optimal dan sesuai dengan pedoman teknis yang berlaku, serta dapat menjadi referensi praktik reklamasi berkelanjutan di wilayah pertambangan lainnya.
Reclamation is an essential phase in the mining cycle, aiming to restore post-mining land to ecological, social, and economic functionality. In open-pit mining, where land degradation is significant, reclamation ensures long-term environmental sustainability. This study evaluates the reclamation success of Disposal Eagle 3, owned by PT IPC, which was reclaimed in 2018. The assessment refers to the criteria set by ESDM Decree No. 1827K/30/MEM/2018, covering land arrangement, topsoil application, erosion control, revegetation, acid mine drainage (AMD) management, and maintenance. The methodology includes technical documentation analysis, field observations, and comparison with reclamation success benchmarks. Results indicate a total evaluation score of 98%, showing excellent outcomes across almost all components. High performance in land stability, vegetation growth, and erosion prevention reflects optimal implementation. This study concludes that reclamation at Disposal Eagle 3 was successfully carried out according to regulatory standards and offers a strong reference for best practices in sustainable mine reclamation in Indonesia
ANALISIS PRODUKTIVITAS AKTUAL UNIT ROLL CRUSHER PADA DAERAH TAMBANG PT. GUNUNG BALE, KABUPATEN MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR: Analysis of Actual Productivity of Roll Crusher Units in PT. Gunung Bale Mining Area, Malang Regency, East Java Province
PT Gunung Bale merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan piropilit, terletak diwilayah Desa Argotirto, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, penelitian ini dilakukan pada daerah stockpile. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui produktivitas aktual unit roll crusher berdasarkan metode analisis kuantitatif. Roll crusher adalah alat untuk mengurangi ukuran umpan dengan menghancurkannya di antara dua roll, roll crusher terdiri dari dua silinder berat yang berputar ke arah satu sama lain. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dan diperhitungkan maka didapatkan nilai produktivitas aktual roll crusher sebesar 1.246,6 ton/bulan, dengan nilai waktu kerja efektif sebesar 145,78 jam/bulan dan waktu hambatan sebesar 10,22 jam/bulan, didapatkan nilai ketersediaan alat yaitu ketersediaan mekanis sebesar 69,16%, ketersediaan fisik sebesar 69%, ketersediaan penggunaan sebesar 93,45% dan penggunaan efektif sebesar 65,96%. Faktor yang menyebabkan terjadinya waktu hambatan adalah persiapan awal, material tertahan, ganti shift, isoma terlalu lama, pulang cepat, briefing loader, menunggu wheel loader, mechanical down, dan electrical down.
PT Gunung Bale is one of the companies engaged in pyrophyllite mining, located in Argotirto Village, Malang Regency, East Java Province, this research was conducted in the stockpile area. The purpose of this study was to determine the actual productivity of the roll crusher unit based on quantitative analysis methods. Roll crusher is a tool to reduce the size of feed by crushing it between two rolls, the roll crusher consists of two heavy cylinders that rotate towards each other. Based on the research conducted and calculated, the actual productivity value of the roll crusher was 1,246.6 tons/month, with an effective working time value of 145.78 hours/month and a bottleneck time of 10.22 hours/month, the availability value of the equipment was obtained, namely mechanical availability of 69.16%, physical availability of 69%, availability of use of 93.45% and effective use of 65.96%. Factors that cause bottleneck time are initial preparation, stuck material, changing shifts, isoma too long, going home early, briefing loaders, waiting for wheel loaders, mechanical down, and electrical down
Pengabdian Masyarakat: Screening Status Gizi dan Edukasi pada Remaja di Bimbingan Belajar X Kota Tasikmalaya
Adolescents are a vulnerable group to nutritional problems due to increased nutritional needs during growth. The 2018 Basic Health Research (Riskesdas) reported a prevalence of undernutrition at 12.8% and overweight at 16% among Indonesian adolescents. Similar conditions were also found in West Java and Tasikmalaya City, indicating the need for early detection and nutrition education. This community service activity aimed to assess the nutritional status of adolescents at Learning Center X in Tasikmalaya City and to improve their knowledge of healthy eating patterns. The methods included anthropometric measurements (weight, height, body mass index, and mid-upper arm circumference) and nutrition education through interactive counseling using QR-based media. The target participants were 10 adolescents aged 13–18 years enrolled at the learning center. The results showed that 30% of adolescents were undernourished based on BMI-for-age, while 50% experienced Chronic Energy Deficiency (CED) based on MUAC. Nutrition education was conducted after the screening, and participants demonstrated enthusiasm and improved understanding of the importance of breakfast, balanced diet, and stunting prevention. This activity highlights that simple screening can identify adolescents at risk of undernutrition and serves as an effective medium for nutrition education. In conclusion, nutritional problems among adolescents remain high and may impact long-term health. It is recommended to conduct regular monitoring through adolescent health posts or school health units and strengthen collaboration with schools and primary health centers to ensure program sustainability
PERAN AFFECTIVE COMMITMENT TERHADAP EMPLOYEE INNOVATIVE BEHAVIOR TENANT OFFICE DI TCC BATAVIA, JAKARTA PUSAT
Penelitian ini menelaah bagaimana Digital Leadership dan Green Satisfaction memengaruhi Employee Innovative Behavior pada karyawan tenant di TCC Batavia, Jakarta Pusat. Temuan utama menunjukkan bahwa pengaruh kedua faktor tersebut terhadap perilaku inovatif bekerja secara tidak langsung—melalui penguatan Affective Commitment—daripada memberikan efek langsung yang signifikan. Dengan kata lain, dukungan digital dan kepuasan terhadap praktik hijau harus dikonversi menjadi keterikatan emosional untuk benar-benar mendorong munculnya inisiatif dan realisasi ide baru. Hasil ini memberi arah praktis bagi manajer dan HR untuk menautkan program digital dan keberlanjutan dengan strategi peningkatan ikatan afektif karyawan.
PENGARUH FINANCIAL LITERACY, FINANCIAL INCLUSION, LIFESTYLE DAN MENTAL ACCOUNTING TERHADAP FINANCIAL BEHAVIOR
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh tingkat literasi keuangan, inklusi keuangan, gaya hidup, serta mental accounting generasi muda. Topik ini penting dikaji mengingat masih banyak individu yang menunjukkan perilaku keuangan kurang bijak meskipun akses layanan keuangan semakin luas. Metode kuantitatif diterapkan pada penelitian ini dengan sumber data primer melalui survei berbasis kuesioner. Analisis data memakai regresi linier berganda. Hasil analisis membuktikan financial literacy dan mental accounting berdampak secara positif dan signifikan pada financial behavior. Sebaliknya, financial inclusion dan lifestyle tidak berdampak secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan pemahaman keuangan dan kemampuan individu dalam mengelola serta mengelompokkan keuangan secara mental berperan penting dalam membentuk pola pengeloaan keuangan yang rasional, terencana dan bertanggung jawab
PENGARUH MANAJEMEN LABA RIIL TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN
Penelitian ini dilakukan dalam rangka menganalisis pengaruh praktik manajemen laba riil terhadap kecurangan laporan keuangan, dengan ukuran perusahaan dan umur perusahaan sebagai variabel control. Informasi yang dipergunakan berupa data sekunder yang didapatkan dari laporan keuangan tahunan entitas usaha, dengan teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pemeriksaan hipotesis dilaksanakan melalui analisis regresi data panel menerapkan strategi Fixed Effects Model. Temuan pengujian menyatakan bahwasanya pengelolaan laba riil terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Selain itu, ukuran perusahaan dan usia perusahaan sebagai variabel kontrol terbukti berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Hasil tersebut menandakan bahwasanya pengawasan yang lebih intensif pada aktivitas pengelolaan keuntungan riil serta peran audit yang efektif menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan manipulasi pelaporan finansial
PENGARUH INTERAKSI PARASOSIAL INFLUENCER TERHADAP PERSEPSI DAN NIAT BELI BARANG MEWAH DI INDONESIA
Influencer media sosial memainkan peran penting dalam pemasaran dengan memperkenalkan produk kepada para pengikutnya. Penelitian ini mengkaji bagaimana influencer Instagram memengaruhi interaksi parasosial konsumen (Parasocial Interaction/PSI) dalam hubungan antara persepsi nilai dan niat beli. Meskipun konsumen dipengaruhi oleh daya tarik (sosial dan fisik) influencer media sosial dalam membentuk PSI, penelitian mengenai pengaruh PSI terhadap pembelian produk mewah di Thailand masih terbatas. Penelitian ini menelaah hubungan antara PSI dan persepsi nilai pengikut terhadap produk fashion mewah (nilai sosial, personal, dan konspikua) di media sosial. Metode structural equation modeling digunakan untuk menguji hipotesis melalui survei daring terhadap 400 responden milenial Thailand yang memiliki pengalaman mengikuti influencer di Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa milenial Thailand menerima PSI dari influencer Instagram dalam konteks persepsi nilai dan motivasi untuk membeli produk fashion mewah. Daya tarik influencer memicu terbentuknya PSI; pengikut memperoleh persepsi nilai dan meresponsnya dalam bentuk niat beli. Konsep ini diteliti untuk membuktikan bahwa kekuatan influencer dapat mendorong pengikut dengan mengurangi konsekuensi negatif melalui penyampaian persepsi nilai dalam PSI. Temuan ini memberikan implikasi manajerial untuk memahami konsumen di era digitalisasi
DEBT, ASPEK PERPAJAKAN, DAN EARNINGS PERSISTENCE
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh debt dan book-tax differences terhadap earnings persistence pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Perbedaan antara laba akuntansi dan laba fiskal serta tingkat ketergantungan pada utang berpotensi memengaruhi kualitas laba yang dihasilkan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Sampel penelitian terdiri dari 104 perusahaan dengan total 309 observasi yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Earnings persistence diukur menggunakan rasio laba sebelum pajak terhadap rata-rata total aset, debt diproksikan dengan debt to asset ratio, dan book-tax differences diukur menggunakan nilai absolut yang dinormalisasi dengan rata-rata total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debt berpengaruh negatif dan signifikan terhadap earnings persistence, sedangkan book-tax differences berpengaruh positif dan signifikan terhadap earnings persistence. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan utang cenderung melemahkan keberlanjutan laba, sementara perbedaan book-tax yang konsisten dapat berkaitan dengan laba yang lebih persisten. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan struktur pendanaan dan transparansi rekonsiliasi fiskal dalam menjaga kualitas laba perusahaan
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI KOPI DAN KEJADIAN REFLUKS GASTROESOFAGEAL (GERD) PADA DEWASA MUDA
Konsumsi kopi merupakan bagian dari gaya hidup yang umum di kalangan dewasa muda, termasuk Generasi Z. Kandungan kafein dalam kopi diketahui dapat meningkatkan produksi asam lambung dan berpotensi memicu gejala GERD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi kopi dan kejadian GERD pada usia 18–24 tahun di Jakarta Utara. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan podan melibatkan 177 responden yang dipilih melalui metode consecutive non-random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner konsumsi kopi dan GERD-Q, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dan Kolmogorov-Smirnov. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (70,6%) dan sebanyak 27,7% berisiko mengalami GERD. Namun, tidak ditemukan hubungan bermakna antara frekuensi konsumsi kopi, jenis kopi, volume, waktu konsumsi dengan kemungkinan mengalami GERD (p > 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konsumsi kopi tidak memiliki hubungan signifikan dengan kejadian GERD pada dewasa muda usia 18–24 tahun