Portal Jurnal Elektronik Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
Not a member yet
    2881 research outputs found

    ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF PRODUCTION FACTORS ON THE PRODUCTION OF CASSAVA FARMING BUSINESS IN SALATIGA CITY

    Get PDF
    Usahatani ubi kayu di Kota Salatiga merupakan usahatani komoditas tanaman pangan yang memiliki peluang baik karena permintaan ubi kayu di pasaran semakin meningkat. Namun terdapat kendala yang menghambat usahatani ubi kayu yaitu produktivitas ubi kayu yang belum mencapai sasaran target dan faktor produksi yang terbatas. Hal tersebut mengindikasikan bahwa penggunaan faktor produksi masih belum efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis pengaruh faktor - faktor produksi meliputi  luas lahan, bibit, pupuk, dan tenaga kerja terhadap produksi ubi kayu, (2) menganalisis tingkat elastisitas faktor - faktor produksi ubi kayu dan (3) menganalisis tingkat efisiensi teknis dan efisiensi ekonomis penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani ubi kayu di Kota Salatiga. Metode analisis menggunakan regresi linier berganda, yang ditransformasikan ke dalam model fungsi produksi Cobb Douglass dengan bantuan program SPSS. Efisiensi teknis dianalisis menggunakan fungsi Produksi Stochastic Frontier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor – faktor produksi meliputi bibit, pupuk kandang dan tenaga kerja berpengaruh dalam usahatani ubikayu. Hasil analisis elastisitas seluruh faktor produksi berada pada daerah rasional (Daerah II) dengan nilai positif. Hasil analisis efisiensi teknis menunjukkan hanya variabel bibit yang memberikan niai positif dan signifikan. Berdasarkan hasil perhitungan analisis efisiensi ekonomis menunjukkan penggunaan faktor – faktor produksi meliputi luas lahan, bibit, pupuk kandang dan tenaga kerja belum efisien.  Cassava farming in Salatiga City is a food-crop commodity farming business that has good opportunities because the demand for cassava in the market is increasing. However, some obstacles hinder cassava farming, namely cassava productivity which has not reached the target and limited production factors. This indicates that the use of production factors is still not efficient. Production factors that directly affect the productivity of cassava are land area, seeds, fertilizers, and labor. The aims of this study were: (1) to analyze the influence of production factors on cassava production, (2) to analyze the level of elasticity of cassava production factors, and (3) to analyze the level of technical efficiency and economic efficiency in cassava farming activities in Salatiga City. The analytical method used is the Cobb-Douglas production function with thehelp of the SPSS program to examine the influence of factors on cassava production and production elasticity. Technical efficiency is analyzed using the stochastic frontier production function. The results showed that the factors of seeds, manure, and labor were thought to affect cassava farming. The results of the elasticity analysis of all factors of production are in the rational area (Region II) with a positive value. The results of the technical efficiency analysis show that only the seed variable has a positive and significant value. Based on the results of the calculation of  economic efficiency analysis, it shows that the input use of the land area, seeds, manure, and labor is not efficient

    Membangun Interaksi Sosial Mahasiswa dengan Penyandang Disabilitas melalui Permainan Goyang Balon di Sentra Terpadu Temanggung

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk untuk meningkatkan interaksi sosial pada orang dengan Disabilitas di Lembaga Sentra Terpadu Kartini Temanggung  Pengabdian Masyarakat ini dilakukan bersama orang disabilitas yang beragam dengan aktivitas kelompok yang yaitu “Goyang Balon”. Terdapat 3 jenis permainan yaitu, menggiring balon, melambungkan balon dan meletuskan balon. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya interaksi sosial yang dibangun antara sesama disabilitas walaupun dengan keragaman usia dan penyandang disabilitas ketika dalam permainan aktivitas kelompok.The community service activity aims to increase social interaction for people with disabilities at the Lembaga Sentra Terpadu Kartini Temanggung. This community service is carried out with people with various disabilities by carrying out group activities namely “Goyang Balon”. There are 3 type of games is dribbling balloons, inflating balloons and popping balloons. The result of this community service activity is that there is social interaction that is built between people with disabilities despite the diversity of ages and persons with disabilities when in group activity games

    Ninati Sedang ‘Merias’ Diri: Sebuah Kajian Pemberdayaan Masyarakat Adat

    Get PDF
    In the present-day era, the notion of human development is a key concept that has been continuously pursued by various nations, including Indonesia. Nonetheless, there are still numerous regions and communities in the outermost, foremost, and disadvantaged areas that have yet to fully experience the benefits of development. To support the process of human development, it is crucial to establish a synergistic collaboration across multiple sectors, involving not only the government but also the private sector, academia, and the local community. The Muyu tribe, residing in Ninati Village, Ninati District, Boven Digoel Regency, South Papua, represents an indigenous community situated on the brder between Indonesia and Papua New Guinea (PNG) that is currently making strides towards enhancing human development. In response to this pressing need, academics from Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) and several other stakeholders have taken the initiative to empower the indigenous people of Muyu tribe. Though on-site research and remote empowerment process, the involvement of UKSW academics and other parties aims to facilitate empowerment and foster various aspects of human development by harnessing the indigenous people inherit potential.In the present-day era, the notion of human development is a key concept that has been continuously pursued by various nations, including Indonesia. Nonetheless, there are still numerous regions and communities in the outermost, foremost, and disadvantaged areas that have yet to fully experience the benefits of development. To support the process of human development, it is crucial to establish a synergistic collaboration across multiple sectors, involving not only the government but also the private sector, academia, and the local community. The Muyu tribe, residing in Ninati Village, Ninati District, Boven Digoel Regency, South Papua, represents an indigenous community situated on the brder between Indonesia and Papua New Guinea (PNG) that is currently making strides towards enhancing human development. In response to this pressing need, academics from Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) and several other stakeholders have taken the initiative to empower the indigenous people of Muyu tribe. Though on-site research and remote empowerment process, the involvement of UKSW academics and other parties aims to facilitate empowerment and foster various aspects of human development by harnessing the indigenous people inherit potential

    INSTITUTIONAL SYNERGY FOR THE DEVELOPMENT OF LEREP TOURISM VILLAGE, SEMARANG REGENCY

    Get PDF
    Tourism villages can develop if the community supports them. To accomplish a goal, a community that is part of the institution must be able to perform its duties and functions as a unitary institution. The institutions have to communicate with one another and work together to develop Lerep Tourism Village. This research will outline the roles of each institution and examine this synergism. Based on the institutions participating in the management of the Lerep Tourism Village, the location was chosen using a purposive sampling strategy. This is a qualitative approach with case study research. Purposive sampling was used to select 26 informants to interview, covering head of village and hamlets, leaders and members of institutions, representative of communities from 4 hamlets. In-depth interviews, observation, and documentation were utilized to obtain the data, and evaluated using Miles Huberman’s flow model. The data’s veracity was examined using source triangulation and technique triangulation. The results show that each institution namely Government Institution, Economic Institution, Art and Cultural Institution, Agricultural Institution, and Environmental Institution plays different roles. There are varieties of purposes in institutional synergy. However, institutions have implemented elements of effective communication and coordination. Such synergies lead to the establishment of new tourist attractions and facilities, increase in the number and satisfaction of visitors, job opening and increase in community income, moreover receiving recognition and passing the certification process. There needs to be discussions and follow-up process regarding improving the internal conditions of institutions and communities between hamlets.Desa wisata dapat berkembang apabila masyarakat lokal memberikan dukungan. Salah satu dukungan dari masyarakat bisa berupa tergabungnya masyarakat di dalam sebuah lembaga. Masyarakat yang tergabung dalam lembaga harus bisa menjalankan perannya sebagai kesatuan lembaga untuk mencapai suatu tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran tiap lembaga serta menganalisis sinergisme dari segi komunikasi dan koordinasi yang terjadi antara internal dan eksternal lembaga dalam pengembangan Desa Wisata Lerep. Lokasi dipilih dengan metode purposive sampling atas pertimbangan lembaga-lembaga di tingkat desa dan dusun terlibat dalam kepengurusan Desa Wisata Lerep. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penetuan 26 informan dengan metode purposive sampling untuk diwawancarai yang terdiri atas kepala desa, kepala dusun, ketua dan anggota lembaga, serta perwakilan masyarakat 4 dusun. Pengambilan data menggunakan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model alir Miles Huberman. Keabsahan data diuji dengan metode triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran yang dijalankan oleh lembaga Pemerintah Desa, BUMDes, Pokdarwis, Paguyuban Kuliner, Pengurus Pasar Kuliner, PKK, Karang Taruna, Proklim, TPS 3R, Bank Sampah, Kampung KB, Gapoktan, Kelompok Ternak, KWT, Paguyuban Air Bersih, Sanggar Tari, Paguyuban Homestay, Paguyuban Sopir, KUB, Kelompok Karawitan, dan Paguyuban Kuda Lumping. Sinergisme antar lembaga memiliki tujuan yang bervariasi, tetapi adanya kesamaan dalam implementasi unsur-unsur komunikasi dan koordinasi yang efektif. Saran yang diberikan untuk penelitian ini berupa lembaga saling melakukan evaluasi kinerja dan studi tiru, masyarakat menumbuhkan kesadaran bahwa desa wisata memberikan dampak kesejahteraan, serta pemerintah memfasilitasi pertemuan khusus membahas kegiatan desa wisata

    Peran Pembangunan Bird Watching Isyo Hill’s Sebagai Upaya Menghadapi Perusahaan Kelapa Sawit di Kampung Rhepang Muaif Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura Papua.

    Get PDF
    Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang permasalahan yang sedang marak terjadi mengenai adanya ancaman kerusakan ekosistem hutan yang lebih besar dari aktivitas illegal logging, pembalakan liar, dan deforestasi oleh Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di tanah Papua khususnya di daerah Kampung Rhepang Muaif Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura. Tujuan penelitian ini sendiri menganalisis bagaimana pengaruh dan upaya daripada pembangunan kelompok Ekowisata Bird Watching Isyo Hill’s dalam menghadapi adanya ancaman Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di daerah tanah adat mereka. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kualitatif yang secara komparatif diterapkan untuk menelaah fenomena pada penelitian ini. Hasil temuan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa PT.ABC sudah memiliki izin lokasi lahan perkebunan kelapa sawit seluas 32.000 Ha tanpa melakukan pertemuan secara internal bersama masyarakat adat sebagai pemilik hal ulayat tanah adat. Lalu PT. ABC juga tidak pernah memberikan keterangan laporan perkembangan terkait lokasi lahan Kelapa Sawit terhadap Pemerintah Kabupaten Jayapura. Akibatnya menimbulkan terjadinya konflik sengketa lahan antar suku tepatnya di kawasan Spot Korea sehingga upaya yang sudah dilakukan oleh masyarakat adat di Kampung Rhepang Muaif adalah membentuk dan membangun kelompok Ekowisata Bird Watching Isyo Hill’s untuk menjaga hutan adat serta mengurangi dan mencegah dampak kerusakan ekosistem hutan yang lebih besar di tanah Papua.Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang permasalahan yang sedang marak terjadi mengenai adanya ancaman kerusakan ekosistem hutan yang lebih besar dari aktivitas illegal logging, pembalakan liar, dan deforestasi oleh Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di tanah Papua khususnya di daerah Kampung Rhepang Muaif Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura. Tujuan penelitian ini sendiri menganalisis bagaimana pengaruh dan upaya daripada pembangunan kelompok Ekowisata Bird Watching Isyo Hill’s dalam menghadapi adanya ancaman Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di daerah tanah adat mereka. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kualitatif yang secara komparatif diterapkan untuk menelaah fenomena pada penelitian ini. Hasil temuan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa PT.ABC sudah memiliki izin lokasi lahan perkebunan kelapa sawit seluas 32.000 Ha tanpa melakukan pertemuan secara internal bersama masyarakat adat sebagai pemilik hal ulayat tanah adat. Lalu PT. ABC juga tidak pernah memberikan keterangan laporan perkembangan terkait lokasi lahan Kelapa Sawit terhadap Pemerintah Kabupaten Jayapura. Akibatnya menimbulkan terjadinya konflik sengketa lahan antar suku tepatnya di kawasan Spot Korea sehingga upaya yang sudah dilakukan oleh masyarakat adat di Kampung Rhepang Muaif adalah membentuk dan membangun kelompok Ekowisata Bird Watching Isyo Hill’s untuk menjaga hutan adat serta mengurangi dan mencegah dampak kerusakan ekosistem hutan yang lebih besar di tanah Papua

    Principal's Effective Communication and Teacher Performance: A Classroom Perspective

    Get PDF
    This research analyzes the school principal's effective communication towards improving teacher performance. Effective principal-teacher communication is essential for building trust and mutual support. This research uses qualitative methods, with a narrative research design involving five class teachers in one of the elementary schools in Cibitung Sub-District, Bekasi Regency, West Java Province. Data collection was carried out through interviews, observation and documentation studies. Inductive and thematic data analysis was conducted using NVivo 12 Plus to identify, evaluate, and create themes expressed by participants. This research shows that the principal's effective communication has an impact on the performance of classroom teachers through the principles established by the principal. This research contributes to improving effective school principal communication so that it has an impact on the quality of educational units and the findings can be used by policy makers in determining the direction of school principals in leading educational units

    PENGARUH CONTENT MARKETING, PROMOSI, DAN CUSTOMER REVIEW TERHADAP MINAT BELI PRODUK BARENBLISS PADA PLATFORM TIKTOK

    Get PDF
    Persaingan dalam aktivitas pemasaran membuat layanan e-commerce menghadapi tantangan yang besar untuk menarik minat beli konsumen dalam membeli produk yang ditawarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimana pemasaran konten, promo, dan ulasan pelanggan mempengaruhi minat beli produk.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan data survei secara online melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google form. Jumlah responden sebanyak 85. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji regresi linear berganda yang menunjukan bahwa: (i) content marketing berpengaruh terhadap minat beli; (ii) promosi berpengaruh terhadap minat beli; (iii) customer review tidak berpengaruh terhadap minat beli

    PEMBUKTIAN EMPIRIS KURVA PHILIP DI INDONESIA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan kausalitas antara inflasi dan pengangguran di Indonesia menggunakan pengujian kausalitas Granger. Dengan menggunakan data sekunder yang berupa data tahunan dari tahun 1991-2022, dianalisis menggunakan metode Granger Variance Autoregressive (VAR-Granger) di Eviews 10. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan satu arah antara inflasi terhadap pengangguran maupun sebaliknya, namun terdapat indikasi pengaruh inflasi dan tingkat pengangguran sebelumnya terhadap pengangguran saat ini. Pengaruh Inflasi terhadap pengangguran cenderung lebih besar dibandingkan pengaruh pengangguran terhadap inflasi, meskipun pengaruh tersebut tidak signifikan. Faktor struktural, seperti dominasi sektor jasa yang fleksibel dalam menyesuaikan harga dan stabilitas inflasi yang dijaga oleh Bank Indonesia, berkontribusi pada lemahnya hubungan antara kedua variabel tersebut. Kebijakan moneter yang hanya berfokus pada stabilitas inflasi tidak secara langsung memengaruhi pengangguran di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan struktural yang berorientasi pada peningkatan produktivitas tenaga kerja, pengembangan sektor formal, dan penciptaan lapangan kerja baru. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai efektivitas kebijakan ekonomi untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia

    Penghindaran Pajak, Karakteristik Dewan Komisaris dan Cost Stickiness

    Get PDF
    This study aims to examine the relationship between tax avoidance and cost stickiness. This study also tests whether the relationship between tax avoidance and cost stickiness varies with the characteristics of the board of commissioners. The characteristics of the board of commissioners used are the size of the board of commissioners and the educational background of the board of commissioners. The study was conducted on listed firms on Indonesia Stock Exchange for the period 2013-2017. The results showed that there was a positive relationship between tax avoidance and cost stickiness. This study did not find enough evidence that the relationship between tax avoidance and stickiness costs was more positive in firms with a small size of the board of commissioners compared to large ones. Firms with a small size of board of commissioners indeed show anti-sticky costs and tax avoidance is not related to cost stickiness, but firms with a large board of commissioners show that there is a positive relationship between tax avoidance and cost stickiness. This study also found that in groups with small proportions of economic education / business background of board members there was a positive relationship between tax avoidance and cost stickiness, whereas in large groups there was no cost stickiness and found no relationship between tax avoidance and cost stickiness

    Pembinaan Guru di SMA Swasta Kabupaten Wonosobo: Menuju Pembelajaran Abad 21 Society 5.0

    Get PDF
    Pembinaan guru menuju Society 5.0 adalah suatu upaya yang penting untuk mempersiapkan guru agar siap menghadapi era masyarakat yang semakin terhubung secara digital dan berbasis teknologi. Program pelatihan guru dan kegiatan belajar mengajar sangat menolong guru untuk siap menuju kepada pembelajaran Society 5.0,  dengan melakukan langkah-langkah yang tepat, diharapkan guru dapat memainkan peran yang penting dalam menghadapi tantangan yang ada dan membawa perubahan yang positif dalam pembelajaran. Seperti lngkah pembinaan dengan pelatihan dan workshop.Coaching teachers towards Society 5.0 is an important effort to prepare teachers to encounter an era of digitally-connected and technology-based society. Teacher training programs and teaching and learning activities indeed help teachers to be ready for Society 5.0 learning. By taking the right steps, hopefully teachers can play their important roles in facing the existing challenges and making positive changes in teaching and learning, i.e. coaching through trainings and workshops

    2,637

    full texts

    2,881

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Elektronik Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇