Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Analisis Buku Fisika Siswa pada Materi Suhu dan Kalor menggunakan Instrumen Science Textbook Rating System (STRS)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kualitas buku siswa pada materi Suhu dan Kalor berdasarkan kriteria-kriteria pada instrumen penilaian STRS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang didukung dengan data kuantitatif. Sumber data berupa materi Suhu dan Kalor pada dua buku Fisika siswa yang dinilai oleh lima penilai. Pengumpulan data melalui angket penilaian yang dimodifikasi oleh Jumanto. Teknik uji validitas data yang dilakukan adalah dengan triangulasi sumber data. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku A dan buku B cukup sesuai dengan kriteria aspek STRS. Kekurangan pada buku A adalah materi yang tidak lengkap, tidak menyajikan keterkaitan sains dengan lingkungan sosial dan masyarakat, dan ditemukan kesalahan informasi pada tabel kalor jenis zat halaman 427. Kekurangan pada buku B adalah tingkatan soal kurang bervariasi, tidak memuat latar belakang sejarah konsep, tidak terdapat panduan penggunaan buku, gambar kurang jelas, dan terdapat kesalahan konsep pengertian kalor pada halaman 128. Data kualitatif yang dikuantifikasi dianalisis mengunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 100% penilai menilai bahwa buku A memiliki kategori memuaskan. Pada buku B, 80% penilai menyatakan buku memiliki kategori memuaskan dan 20% dengan kategori cukup memuaskan.Kata kunci: analisis buku, STRS, Suhu dan Kalo
Kajian Literatur : Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Materi Fisika Terhadap Hasil Belajar Siswa
Pembelajaran fisika sering kali dianggap sulit oleh siswa karena sifatnya yang abstrak dan penuh dengan konsep matematis. Untuk mengatasi tantangan ini, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menjadi alternatif inovatif yang menarik perhatian dalam dunia pendidikan. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model PBL dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fisika. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel penelitian yang relevan dari database Google Scholar.Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, khususnya dalam pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, model PBL juga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif dan kolaboratif. Namun, keberhasilan implementasi PBL sangat bergantung pada kesiapan guru, perencanaan yang matang, dan fasilitas pendukung. Kesimpulan dari kajian ini adalah bahwa model pembelajaran PBL merupakan pendekatan yang efektif untuk diterapkan pada pembelajaran fisika, dengan catatan pentingnya dukungan yang memadai untuk mengatasi tantangan implementasi. Kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan peneliti dalam merancang strategi pembelajaran fisika yang lebih efektif
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SISWA KELAS III DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JAWA DI SD NEGERI REJOSARI 02 KOTA SEMARANG
Kurangnya interaksi dan pemahaman siswa dalam menyerap informasi menjadi tantangan bagi mereka saat mempelajari Bahasa Jawa. Pentingnya kemampuan literasi (berbahasa) yang sangat berhubungan dengan proses belajar, alasan ini membuat keterampilan ini harus diasah dan dilatih mulai dari tingkat sekolah dasar. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi siswa kelas III dalam pembelajaran Bahasa Jawa di SD Negeri Rejosari 02 Kota Semarang serta mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan 66-96% siswa dapat mengikuti serangkaian pembelajaran dengan baik serta menguasai aspek keterampilan literasi. Upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan pemahaman literasi Bahasa Jawa seperti dalam beberapa indikator menggunakan media flashcard yang menarik dan metode “meringitian” yang mengajak siswa untuk aktif berpartisispasi dalam belajar Bahasa Jawa. Pemberian tugas untuk pemahaman lebih lanjut tentang materi yang diberikan, serta pembiasaan komunikasi dalam Bahasa Jawa selama pembelajaran
DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA KECERDASAN EMOSIONAL DAN INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS IV SD TLOGOSARI KULON 06 SEMARANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dampak penggunaan media sosial pada kecerdasan emosional dan interaksi sosial siswa kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 Semarang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dampak positif penggunaan media sosial terhadap perkembangan kecerdasan emosional siswa kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 diantaranya siswa dapat mengenali emosi diri sendiri dan orang lain, dapat membina hubungan sedangkan dampak negatif adalah siswa tidak dapat mengelola emosi dengan baik. Dampak positif penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial anak kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 diantaranya siswa mengetahui cara melakukan kontak sosial, menghargai dan saling memberikan kesempatan berbicara kepada orang lain, ada keterbukaan terhadap orang lain dan rasa empati sedangkan dampak negatifnya adalah siswa menjadi suka mengomentari orang lain dan tersinggung ketika mendapat kritikan dari orang lain
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MANDIRI PADA TOKOH- TOKOH DALAM SERI VIDEO ANIMASI “RIRI CERITA ANAK INTERAKTIF”
Penelitian ini memiliki rumusan permasalahan dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana Pengembangan Karakter Mandiri yang tergambar pada tokoh- tokoh dalam seri video animasi “Riri Cerita Anak Interaktif” Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengembangan Karakter Mandiri yang tergambar pada tokoh- tokoh dalam seri video animasi “Riri Cerita Anak Interaktif”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Setting penelitian dilaksanakan di seri video animasi Riri Cerita Anak Interaktif dengan teknik pengumpulan data berupa triangulasi teknik dengan metode yaitu observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan karakter mandiri yang tergambar pada tokoh-tokoh dalam seri video animasi Riri cerita anak interaktif menghasilkan beberapa indikator karakter mandiri ciri-ciri karakter mandiri dalam belajar. Seperti memiliki hasrat atau inisiatif, percaya diri, kreatif, disiplin, merencanakan sesuatu sendiri berani mengambil keputusan dan berani menghadapi masalah serta memenuhi hak dan kewajibannya secara mandiri. Adapun adanya tokoh-tokoh dan cerita yang sesuai realita serta animasi yang menarik, singkat jelas dapat menggambarkan atau menjadi rangsangan bagi anak-anak agar dapat diambil contoh dan ditiru perilaku positif tentang penerapan sikap mandiri dalam kegiatan belajar dan sehari-hari
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MISSTAYA (MINIATUR SISTEM TATA SURYA) BERBANTU QUICK RESPONSE CODE UNTUK SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan dan menghasilkan produk media pembelajaran misstaya (miniaur sistem tata surya), dan untuk mengetahhui bagaimana kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran misstaya (miniatur sistem tata surya) berbantu quick response code untuk siswa kelas VI sekolah dasar. Metode penelitian dan pengembangan (RD) yang digunakan peneliti yaitu metode ADDIE yang terdiri dari lima tahapan meliputi analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Penelitian ini dilaksanakan di SD Pangudi Luhur Vincentius dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas VI dengan jumlah siswa sebanyak 25 siswa. Hasil penelitian didapatkan dari validasi ahli media dan materi serta angket respon siswa dan guru terhadap media pembelajaran yang telah dikembangkan. Hasil validasi media menunjukan bahwa media pembelajaran Misstaya mendapatkan kategori “sangat layak” dengan presentase 96% , sedangkan validasi materi mendapatkan presentase 94,6% dengan kategori “sangat layak”. Hasil penilaian angket respon siswa terhadap media pembelajaran Misstaya mendapatkan presentase 95,6% dengan kategori sangat baik. Sedangkan hasil penilaian angket respon guru memperoleh presentase 98% dengan kategori sangat baik
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS STEAM MATERI IPAS KELAS V SDN TLOGOSARI WETAN 01
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah didasari oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa. Hal tersebut disebabkan kurangnya media yang diberikan, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. Permasalahan dalam penelitia ini adalah 1) Bagaimanakah karakteristik media pembelajaran interaktif berbasis STEAM untuk mata pelajaran IPAS kelas V SDN Tlogosari Wetan 01? 2) Bagaimana kevalidan media pembelajaran interaktif berbasis STEAM untuk mata pelajaran IPAS kelas V SDN Tlogosari Wetan 01? 3) Bagaimanakah respon siswa dan guru dalam media pembelajaran interaktif berbasis STEAM untuk mata pelajaran IPAS kelas V SDN Tlogosari Wetan 01? Tujuan yang hendak di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis STEAM pada materi IPAS kelas V serta mengetahui kelayakan dan kevalidan media tersebut dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis STEAM pada materi IPAS . Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli materi, ahli media, guru kelas serta uji coba pada siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari lembar penilaian kelayakan media oleh para ahli, angket respon guru kelas dan lembar respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan penilaian sangat layak dari ahli materi dengan persentase 96% kategori sangat layak digunakan dan ahli media dengan persentase 98 % kategori sangat layak digunakan, penilaian guru kelas V SDN Tlogosari Wetan 01 dengan persentase 95% ketegori sangat layak digunakan dan respon siswa mendapatkan respon positif dengan persentase 92% Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis STEAM pada materi IPAS kelas V ini layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran
IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI KEGIATAN MEMBATIK ECOPRINT DALAM MELESATRIKAN BUDAYA LOKAL DI SD NEGERI PAGENDISAN
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam kegiatan membatik ecoprint di SD Negeri Pagendisan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode desktiptif. Lokasi penelitian di SD Negeri Pagendisan, dengan subyek penelitian semua peserta didik kelas 5 SD Negeri Pagendisan. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kualitatif di antarannya adalah observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian dari kegiatan membatik ecoprint ini adalah untuk mengenalkan peserta didik pada teknik membatik tradisional dengan menggunakan bahan alami. Faktor pendukung kegiatan membatik ecoprint di antaranya adalah adanya dukungan kepala sekolah, antusias guru dalam mendampingi peserta didik, bahannya mudah ditemukan, antusias peserta didik dalam pembuatan batik ecoprint, dan biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan membatik ecoprint tidak terlalu banyak. Tetapi dalam proses pembuatan batik ecoprint juga terdapat faktor penghambat di antaranya adalah menggunakan waktu yang cukup lama dan faktor cuaca
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA DALAM MATERI OPERASI HITUNG CAMPURAN BILANGAN BULAT KELAS V SDN 1 PABEDILAN KALER KECAMATAN PABEDILAN KABUPATEN CIREBON
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep siswa dan hasil belajar siswa dalam operasi hitung campuran bilangan bulat di kelas V SDN 1 Pabedilan Kaler. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Dengan subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas V di SDN 1 Pabedilan Kaler. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi, wawancara, dan soal tes. Hasil penelitian yang diperoleh dalam kemampuan pemahaman konsep yaitu a) siswa tidak memahami langkah-langkah penyelesaian soal dengan benar; b) tidak dapat mengoperasikan bilangan yang berbeda tanda negatif; dan c) siswa masih kurang teliti dalam menghitung. Hasil belajar siswa kelas V SDN 1 Pabedilan Kaler pada materi operasi hitung campuran bilangan bulat nilai yang di dapat siswa sangat beragam. Mulai dari yang paling tinggi yaitu 85, dan yang paling rendah yaitu 40
ANALISIS APLIKASI MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATERI DAUR HIDUP HEWAN PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 3 SIRAU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media video pembelajaran dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Bahasa Indonesia materi Daur Hidup Hewan pada siswa kelas III SD Negeri 3 Sirau. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas III SD Negeri 3 Sirau. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Keaktifan belajar meningkat dari 57,7% (cukup aktif) pada observasi awal menjadi 82% (sangat aktif) pada siklus II. Sementara hasil belajar meningkat dari rata-rata 66,75 dengan ketuntasan 33,25% pada observasi awal menjadi rata-rata 82 dengan ketuntasan 85% pada siklus II. Dengan demikian, media video pembelajaran efektif digunakan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar sisw