Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    Penguatan Kompetensi Pedagogik Pendidik PAUD melalui Pelatihan Pembelajaran Berpusat pada Anak

    No full text
    Peningkatkan kompetensi pedagogik pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi tujuan utama pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya bagi pendidik yang tergabung dalam IGTKI Kabupaten Temanggung dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah kurangnya pemahaman pendidik terhadap prinsip-prinsip pembelajaran yang berpusat pada anak sesuai dengan perkembangan anak dan Kurikulum Merdeka PAUD. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan, lokakarya partisipatif, dan pendampingan langsung kepada guru PAUD di wilayah Kabupaten Temanggung yang diikuti oleh 100 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pendidik dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis kebutuhan anak. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan PAUD serta mendukung pencapaian kompetensi pedagogik pendidik sesuai standar nasional

    Penguatan Pembuatan Inovasi Produk Nugget Ikan Bandeng di Kelurahan Wonorejo dan Kelurahan Keputih Surabaya

    No full text
    Kelurahan Wonorejo dan Keputih merupakan dua kelurahan yang memiliki masalah terkait cara mengolah sejumlah besar ikan bandeng (Chanos chanos) yang diproduksi. Universitas Ciputra Surabaya bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia yakni sebuah NPO (Non Profitable Organization) mengadakan kegiatan pelatihan dengan tujuan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat-masyarakat sekitar dua kelurahan tersebut akan metode pengolahan ikan bandeng agar dapat dikembangkan sebagai sebuah produk yang bisa dibisniskan dalam industri Food and Beverage, guna meningkatkan perekonomian warga. Ada 70 peserta yang terlibat dalam kegiatan ini, di mana merupakan para pelaku UMKM dan ibu rumah tangga. Metode yang digunakan adalah edukasi dan demonstrasi pengolahan daging fillet ikan bandeng menjadi nuget ikan bandeng. Hasil dari kuesioner yang diisi oleh peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan pengetahuan baru dalam pengolahan ikan bandeng menjadi nuget, di mana proses pengolahannya cukup mudah dipahami oleh peserta. Selain itu, mayoritas peserta juga setuju bahwa nuget ikan bandeng dapat menjadi peluang usaha bagi mereka

    Inovasi Efisiensi Energi dalam Produksi Ecoprint untuk Mendorong Produktivitas dan Keberlanjutan Usaha

    No full text
    Ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan bahan alami seperti daun, bunga, dan ranting untuk menciptakan pola unik pada kain, yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Meskipun teknik ini memiliki keunggulan dalam mengurangi dampak lingkungan, proses pemanasan manual yang digunakan untuk mengunci warna sering kali tidak konsisten dan membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemanasan terkontrol berbasis minimum sistem untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil ecoprint. Sistem ini memungkinkan pengaturan suhu pada 90°C dan durasi pemanasan secara otomatis, yang memastikan suhu tetap stabil dan durasi sesuai kebutuhan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem pemanasan terkontrol menghasilkan motif yang lebih konsisten, warna yang lebih tajam, dan mengurangi risiko kerusakan kain dibandingkan metode pemanasan manual. Selain itu, sistem ini juga mampu menghemat energi hingga 20% dan menurunkan biaya operasional. Implementasi teknologi ini memberikan dampak positif terhadap produktivitas UMKM, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas potensi pasar produk ecoprint. Dengan demikian, teknologi pemanasan terkontrol ini tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri kreatif yang berbasis pada kearifan lokal dan ramah lingkungan

    Pelatihan Manajemen Produksi, Keuangan, dan Pemasaran Kelompok Pengrajin Bambu untuk Keberlanjutan Usaha di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali

    No full text
    Produk anyaman berbahan bambu mendukung business to business memiliki nilai sosial dan ekonomis di Desa Sidetapa, Kabupaten Buleleng, Bali. Namun, persaingan produk dan pemasaran membuat problem di pengrajin bambu seperti aset dan omzet tidak mengalami pertumbuhan. Dengan mempertimbangkan problem mitra, berdasarkan analisis situasi, tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan solusi dan implementasi aspek manajemen seperti manajemen produksi, keuangan, dan pemasaran untuk keberlanjutan pengrajin bambu di Desa Sidetapa. Output kegiatan yang ditargetkan adalah peningkatan level keberdayaan dari aspek produksi, keuangan, dan pemasaran. Metode yang digunakan adalah pre-test, sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan perubahan positif sikap, pengetahuan dan perilaku mitra dalam mengelola usaha anyaman bambu. Mira menunjukkan adanya kenaikan tingkat keberdayaan produksi, mampu menggunakan teknologi mesin listrik untuk efektivitas usaha. Mitra menunjukkan adanya kenaikan tingkat keberdayaan pemasaran dengan kemampuan mendesain produk yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan business to business, membangun hubungan yang terkait dengan distribusi hasil usaha, dan menggunakan perangkat teknologi (HP) untuk memasarkan produk di media sosial seperti Facebook (FB). Mira menunjukkan adanya kenaikan tingkat keberdayaan manajemen usaha dan tata kelola keuangan, membedakan aliran uang usaha dan pribadi, mampu membuat neraca, mampu menyusun laporan penjualan, biaya, dan profit, serta mampu mengelola keuntungan untuk menambah modal usaha (misalnya membeli bahan baku bambu, mengganti peralatan seperti gergaji, pisau, blakas yang telah aus atau habis umur ekonomisnya. Implikasi pengabdian ini, merangsang potensi perkembangan usaha bambu multi-fungsi untuk kinerja berkelanjutan

    Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi Guru Bahasa Indonesia di Kota Singkawang

    No full text
    Pelatihan membuat proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diberikan kepada para guru Bahasa Indonesia di Kota Singkawang yang bertempat di SMPN 15 Singkawang, yang beralamat di Jalan Sanggau Kulor, RT 11 RW 5, Kelurahan Sanggau Kulor, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk melatih para guru bahasa Indonesia di kota Singkawang dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas yang meliputi judul penelitian, latar belakang penelitian, identifikasi masalah penelitian, rumusan masalah penelitian; tujuan penelitian; manfaat penelitian; landasan teori; metodologi penelitian; dan daftar Pustaka. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat terdiri dari tahapan: (1) pemberian materi pelatihan yang meliputi hakikat dan sistematika penulisan proposal penelitian tindakan kelas; (2) latihan menulis proposal penelitian tindakan kelas; (3) menilai proposal penelitian tindakan kelas yang disusun guru; dan (4) memaknai tanggapan peserta pelatihan terhadap kegiatan PKM yang dilakukan. Keberhasilan dari pelatihan ini terlihat dari kemampuan para peserta menyusun proposal PTK. Sebanyak 22 peserta (81,5%) telah menyusun proposal dengan sistematika yang lengkap dan hanya 5 peserta (8,5%) yang sistematika proposalnya belum lengkap. Hal-hal yang masih perlu ditingkatkan adalah identifikasi masalah penelitian, tinjauan teoretis, metodologi penelitian, dan penulisan daftar pustaka. Tanggapan para peserta pelatihan terhadap kegiatan PKM ini sangat positif yakni yang berkaitan dengan pelayanan tim PKM, penguasaan materi, relevansi materi, penyajian materi, sistematika materi, ketersediaan waktu, dan rencana pelaksanaan PTK. Namun demikian, masih ditemukan 6 peserta yang masih ragu-ragu untuk melaksanakan PTK. Hal tersebut disebabkan oleh kekurangpahaman dan kekhawatiran karena selama ini belum pernah melakukan PTK

    PKM Kelompok Belajar Mewarnai Sanggar Seni Lukis: Penanaman Life Skill Berbasis Produk Plasterkit dalam Menumbuhkan Kompetensi Kreatif pada Anak Warga Belajar Kabupaten Kudus

    No full text
    Sanggar studio seni, adalah platform komunitas belajar melukis. Merupakan wadah menaungi anak TK/PAUD hingga SMA untuk belajar dan bermain berbasis penciptaan produk seni. Belajar menggambar, mewarnai, mural atau melukis secara klasikal maupun privat. Sanggar seni Ar(t)sada merupakan mitra yang berlokasi di desa Singocandi, Kabupaten Kudus. Sanggar ini memiliki peluang bagus memberikan pengaruh positif bidang seni rupa. Kabupaten Kudus tergolong daerah perkotaan kecil namun padat penduduknya. Masyarakatnya bercirikan tenaga kerja terdidik berdaya saing tinggi. Hal ini berdampak pada persaingan kebutuhan belajar dan Pendidikan di Kudus. Contohnya sekolah bermitra dengan berbagai seniman dan sanggar seni untuk berpartisipasi dalam pembelajaran melukis sebagai ekstrakurikuler. Tujuannya untuk mempromosikan sekolah agar memiliki fasilitas tambahan. Berdasarkan fenomena tersebut, tim PKM UPGRIS menawarkan program melukis menggunakan produk plester sebagai metode pengajaran alternatif untuk mendorong kecakapan hidup, mengembangkan kemampuan kreatif siswa. Permasalahan mitra adalah: (1) bahan dan alat melukis masih sama (melukis dan melukis di atas kertas), (2) pembekalan kecakapan hidup (life skill) anak belajar belum lengkap, (3) perlunya banyak bekerjasama dengan sekolah, untuk memajukan sekolah. Tujuan dan solusi yang diusulkan adalah: (1) memberikan pengetahuan yang menanamkan keterampilan dalam penciptaan seni sebagai alternatif kemampuan kreatif anak, (2) memberikan pemahaman tentang pentingnya kerjasama dengan anak sekolah. pendidikan kreatif di sekolah melalui pembelajaran ekstrakurikuler. (3) Pemantauan dan evaluasi dilakukan sebagai bentuk kemitraan PKM yang berkelanjutan

    Penanaman Karakter: Upaya Peningkatan Karakter Positif Atlet Sepakbola Usia Muda Kabupaten Kulon Progo

    No full text
    Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pelatih dan orangtua mengenai cara penanaman karakter positif bagi atlet sepakbola muda, meningkatkan penerapan karakter positif di lapangan dan luar lapangan bagi atlet sepakbola muda di Kabupaten Kulon Progo. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terbagi dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan monitoring serta evaluasi. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu angket kuesinoer karakter positif bagi pelatih dan orangtua serta lembar observasi yang ditujukan untuk mengamati penerapan karakter positif atlet sepakbola muda pada saat latihan maupun pertandingan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan pelatih dan orangtua setelah mengikuti kegiatan pengabdian, selain itu implementasi karakter positif atlet sepakbola muda juga mengalami peningkatan yang signifikan. Kegiatan ini menekankan pentingnya penanaman nilai karakter yang komprehensif pada saat proses latihan maupun di luar latihan untuk meningkatkan karakter positif atlet pesepakbola muda sehingga dapat mewujudkan atlet sepakbola yang berprestasi dan memiliki karakter positif

    ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DI KELAS 2 SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan pemecahan siswa kelas II SDIT Al-Madinah Juwana pada materi penjumlahan, khususnya dalam menyelesaikan soal cerita. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 20 siswa, dilengkapi wawancara pada 6 siswa dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan langkah-langkah Polya. Hasil penelitian menunjukkan: (1) indikator memahami masalah: 50% siswa mampu, 50% belum mampu; (2) membuat rencana: 66,7% mampu, 33,3% belum; (3) melaksanakan rencana: 66,7% mampu, 33,3% belum; (4) melihat kembali: seluruh siswa belum menuliskan kesimpulan dengan benar. Disarankan guru lebih membimbing siswa menyelesaikan soal secara bertahap dan membiasakan memeriksa kembali jawaban

    ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA DI KELAS V SD NEGERI 4 PAMOTAN

    No full text
    AbstrakLatar belakang yang mendasari penelitian ini adalah kurangnya kemampuan siswa, dalam literasi numerasi dapat mempengaruhi hasil belajar siswa, tidak hanya pada pelajaran matematika tetapi juga bisa berpengaruh pada pelajaran lain. Siswa mengalami kesulitan pada saat memahami teks bacaan dan kalimat matematika pada soal, siswa juga mengalami kesulitan dalam mengembangkan rencana penyelesaian, serta kesulitan dalam menentukan kesimpulan Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahaman siswa dalam literasi numerasi, hasil belajar yang rendah, serta kesulitan dalam memahami soal terutama pada soal cerita. Tujuan dari penelitiannya yaitu untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi siswa di kelas V SDN 4 Pamotan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena dalam penelitian ini peneliti melihat secara langsung subjek yang akan diteliti di lapangan. Penelitian dilakukan kepada siswa kelas 5 di SDN 4 Pamotan. Data dalam penulisan laporan ini berupa hasil tes, hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan siswa, serta hasil dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena dalam penelitian ini peneliti melihat secara langsung subjek yang akan diteliti di lapangan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, karena untuk menganalisis tingkat kemampuan literasi numerasi siswa di kelas V SDN 4 Pamotan. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer adalah hasil belajar siswa kelas V di SD 4 Pamotan. Data sekunder yaitu: hasil penelitian, dan jurnal pendukung. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah: tes tertulis dan wawancara. Pada tes tertulis terdapat 3 indikator yaitu (a) Bilangan, (b) Geometri dan Pengukuran, (c) Data dan Ketidakpastian. adapun pada penelitian ini pemeriksaan keabsahan data menggunakan trianggulasi metode. Kata Kunci: Kemampuan Literasi Numerasi; Literasi Numerasi Siswa; Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Abstract The background underlying this research is the lack of students' numeracy literacy skills, which can affect their learning outcomes—not only in mathematics but also in other subjects. Students experience difficulties in understanding reading texts and mathematical statements in word problems. They also struggle to develop problem-solving plans and to draw appropriate conclusions. The problem addressed in this study is the students' lack of understanding in numeracy literacy, low learning outcomes, and difficulties in comprehending problems, especially word problems. The purpose of this research is to analyze the numeracy literacy skills of fifth-grade students at SDN 4 Pamotan. This research employs a qualitative approach, as the researcher directly observes the subjects in the field. The study was conducted with fifth-grade students at SDN 4 Pamotan. The data collected for this report includes test results, interview outcomes between the researcher and students, and documentation findings. The qualitative approach is used because the researcher directly observes the subjects in their real environment. The method employed is descriptive, aimed at analyzing the level of numeracy literacy skills among fifth-grade students at SDN 4 Pamotan. The data sources in this study consist of primary and secondary data. Primary data includes the learning outcomes of fifth-grade students at SDN 4 Pamotan. Secondary data includes previous research and supporting journals. The data collection techniques used are written tests and interviews. The written test covers three indicators: (a) Numbers, (b) Geometry and Measurement, and (c) Data and Uncertainty. To ensure data validity, this study uses methodological triangulation. of loving peace, respecting each other in differences, upholding tolerance, and having a cooperative attitude. In addition, this attitude is also marked by steadfastness in principle, self-confidence, rejection of all forms of violence or coercion of will, and sincerity. Concern for the environment and protection of the weak or marginalized are also part of religious character. (2) Strengthening religious character through school culture can be implemented through 5S cultural activities, commemoration of Religious Holidays, fun ngaji, congregational prayers, reading Asmaul Husna, Friday alms, and Ramadhan boarding schools. Keywords: Numeracy Literacy Skills; Students’ Numeracy Literacy; Analysis of Numeracy Literacy Skill

    Dominasi Perempuan dalam Proses Produksi Batik (Studi Kasus 2 Produsen Batik di Kabupaten Pekalongan) Kajian Dekontruksi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dominasi peran perempuan dalam produksi batik, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan untuk membedah konstruksi ini adalah dekontruksi Derrida. Gagasan Derrida dianggap mampu memahami konstruksi masyarakat secara kritis dan mendalam. Dominasi perempuan dalam produksi batik memiliki peran serta pada posisi penting dan kuasa didalamnya. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara bersamaowner dan pekerja, dalam proses produksi batik diperoleh hasil, hampir seluruh proses produksi batik dilakukan oleh kaum perempuan. Meskipun, dalam proses pewarnaan masih memerlukan tenaga laki – laki. Hal ini, menunjukan bahwa dominasi perempuan dalam proses produksi batik, memberikan peran sosial dan ekonomi yang tinggi di masyarakat. Dibuktikan dengan dokumentasi saat observasi langsung yang dilakukan oleh peneliti di tempat produksi batik di Desa Wiradesa, Kecamatan Wiradesa dan Desa Babalan, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Kata kunci : Dominasi perempuan, produksi batik, Kabupaten Pekalongan, dekonstruksi Derrid

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇