Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    Analisis Penguatan Karakter Religius Siswa Kelas V melaui Implementasi Budaya Sekolah di SD Negeri 4 Putatsari

    No full text
    Abstrak Pendidikan karakter menjadi bagian penting sebagai upaya menjadikan individu yang berakhlak mulia dan memiliki nilai-nilai luhur yang sesuai dengan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 mengenai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), program ini dirancang untuk memperkuat karakter religius siswa melalui harmonisasi berbagai aspek kehidupan, dengan melibatkan satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana penguatan karakter religius siswa kelas V dilaksanakan melalui implementasi budaya sekolah di SD Negeri 4 Putatsari. Metode dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif dengan instrumen pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) Siswa kelas V SD Negeri 4 Putatsari sudah menerapkan karakter religius tercermin melalui sikap cinta damai, saling menghormati dalam perbedaan, menjunjung tinggi toleransi, serta memiliki sikap kerja sama. Selain itu, sikap ini juga ditandai dengan keteguhan dalam prinsip, kepercayaan diri, penolakan terhadap segala bentuk kekerasan atau pemaksaan kehendak, serta ketulusan hati. Kepedulian terhadap lingkungan dan perlindungan terhadap mereka yang lemah atau terpinggirkan juga menjadi bagian dari karakter religius. (2) Penguatan karakter religius melalui budaya sekolah dapat dilaksanakan melalui kegiatan budaya 5S, peringatan Hari Besar Agama, ngaji seru, salat berjamaah, membaca Asmaul Husna, Jumat bersedekah, dan pesantren Ramadhan. Kata Kunci: Karakter Religius, Penguatan Karakter, Budaya Sekolah Abstract Education becomes an important part of character as an effort to create individuals with noble morals and have noble values in accordance with Permendikbud Number 20 of 2018 concerning Strengthening Character Education (PPK), this program is designed to strengthen students' religious character through harmonization of various aspects of life, involving educational units, families, and communities. The purpose of this study is to analyze how strengthening the religious character of fifth grade students is carried out through the implementation of school culture at SD Negeri 4 Putatsari. The method in this study is a qualitative descriptive method with data collection instruments in the form of observation, interviews, and documentation. This study uses data analysis techniques in the form of source triangulation and technique triangulation. The results of this study are: (1) Fifth grade students of SD Negeri 4 Putatsari have implemented a religious character that is reflected through an attitude of loving peace, respecting each other in differences, upholding tolerance, and having a cooperative attitude. In addition, this attitude is also marked by steadfastness in principle, self-confidence, rejection of all forms of violence or coercion of will, and sincerity. Concern for the environment and protection of the weak or marginalized are also part of religious character. (2) Strengthening religious character through school culture can be implemented through 5S cultural activities, commemoration of Religious Holidays, fun ngaji, congregational prayers, reading Asmaul Husna, Friday alms, and Ramadhan boarding schools. Keywords: Religious Character, Strengthening Character, School Cultur

    ANALISIS STRATEGI PENANAMAN NILAI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DAN RELIGIUS DI SD NEGERI SELOKARTO 01 KECAMATAN PECALUNGAN KABUPATEN BATANG

    No full text
    Abstrak Pendidikan karakter saat ini menjadi aspek penting dalam sistem pendidikan nasional, tidak hanya membentuk kecerdasan akademik tetapi juga akhlak, kepedulian lingkungan dan nilai religius. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi penanaman nilai karakter peduli lingkungan dan religius di SD Negeri Selokarto 01, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tekhnik observasi, dokumentasi wawancara, dan angket, serta analisis data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa strategi penanamam nilai karakter peduli lingkungan dan religius sudah dilaksanakan secara optimal melalui berbagai program yang terintegrasi dalam budaya sekolah. Program-program ini seperti Jumat bersih, kegiatan piket kelas, program menanam sayur, program daur ulang sampah, dan pembiasaan membuang sampah pada tempatnya merupakan strategi penanaman karakter peduli lingkungan. Selain itu, nilai karakter religius ditanamkan melalui pembiasaan membaca asmaul husna, kegiatan salat Zuhur berjamaah, pembiasaan membaca doa sebelum dan sesudah pembelajaran, serta kegiatan peringatan hari besar agama Islam. Meskipun demikian, tantangan yang dihadapi dalam penanaman nilai karakter mencakup kesadaran siswa yang belum merata dan kurangnya keterlibatan orang tua.Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Peduli Lingkungan, Religius, Strategi, Tantangan Abstract Character education is currently an important aspect in the national education system, not only forming academic intelligence but also morals, environmental awareness and religious values. The purpose of this study was to analyze the strategy of instilling environmental and religious character values in Selokarto 01 Elementary School, and to identify the challenges faced. The approach used was qualitative descriptive with observation techniques, interview documentation, and questionnaires, as well as data analysis through source triangulation. The results of this study revealed that the strategy of instilling environmental and religious character values has been implemented optimally through various programs integrated into the school culture. These programs such as clean Friday, class picket activities, vegetable planting programs, waste recycling programs, and the habit of throwing garbage in its place are strategies for instilling environmental character. In addition, religious character values are instilled through the habit of reading Asmaul Husana, congregational Dhuhur prayer activities, the habit of reading prayers before and after learning, and activities to commemorate Islamic religious holidays. However, the challenges faced in instilling character values include uneven student awareness and lack of parental involvement.Keywords: Character Education, Environmental Care, Religious, Strategy, Challenge

    Penyusunan Instrumen Keterampilan Sosial pada Anak Usia Dini ASD (Autism Spectrum Disorder) di TK Inklusi Fun & Play Semarang

    No full text
    Keterampilan sosial pada anak usia dini ASD (Autism Spectrum Disorder) belum memiliki instrumen pengukuran. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun instrumen pengukuran keterampilan sosial pada anak usia dini Autism Spectrum Disorder di TK Inklusi Fun Play Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia dini ASD usia 4-6 tahun yang bersekolah di TK Inklusi Fun Play Semarang. Penyusunan instrumen terdiri dari 3 tahap, yaitu (1) penulisan item skala keterampilan sosial; (2) uji validitas; (3) uji reliabilitas melalui cronbach alpha. Hasil penelitian ini adalah skala keterampilan sosial anak usia dini Autism Spectrum Disorder terdiri dari 9 item dengan nilai cronbach alpha sebesar 0,603. Artinya skala yang telah disusun layak digunakan sebagai instrumen pengukuran keterampilan sosial anak usia dini ASD (Autism Spectrum Disorder)

    KOMPETENSI AKUNTANSI SEBAGAI TANTANGAN DIGITALISASI AKUNTANSI PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (STUDI KASUS PADA KEDAI TEH DESA DI KOTA SEMARANG)

    No full text
    Pertumbuhan Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satau strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Untuk dapat mencapai tujuannya pelaku UMKM memerlukan informasi keuagan yang memadai sebagai dasar pengambilan keputusan. Penerapan system informasi akuntansi merupakan sebuah langkah strategis. Namun demikian, strategi ini memiliki tantangan yaitu kualitas sumberdaya manusia. Karena sumberdaya manusia (SDM) dengan kompetensi akuntansi yang memadai pada umumnya berasal dari kelompok masyarakat dengan tingkat pendidikan lebih tinggi dan spesifik melalui program keahlian akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan survey terhadap tingkat Pendidikan dan pengetahuan akuntansi karyawan Teh Desa. Penelitian dilakukan di kota semarang dengan subjek penelitian adalah karyawan dan pemilik Teh Desa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan karyawan kedai Teh Desa di kota Semarang masih didominasi oleh lulusan Sekolah menengah atas (SMA). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa karyawan teh Desa memiliki pengetahuan akuntansi yang kurang memadai disebabkan karena pengalaman belajar yang rendah. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa kompetensi akuntansi merupakan tantangan bagi pelaku UMKM dalam penerapan digitalisasi akuntansi. Kata Kunci: Kompetensi Akuntansi; Tantangan Digitalisasi; Usaha Mikro Kecil dan Menenga

    ANALISIS STRATEGI BERSAING PT BCA DALAM PERSPEKTIF KEUNGGULAN KOMPETITIF BERKELANJUTAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bersaing PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dalam membangun keunggulan kompetitif berkelanjutan di industri perbankan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengandalkan data primer dari wawancara dan observasi terbatas, serta data sekunder berupa laporan tahunan, dokumen internal BCA, dan publikasi eksternal periode 2018–2023. Analisis dilakukan secara tematik dan dilengkapi teknik triangulasi serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama BCA meliputi diferensiasi layanan digital, efisiensi operasional berbasis teknologi, serta penguatan loyalitas nasabah melalui ekosistem layanan. Reputasi merek dan budaya inovasi diidentifikasi sebagai aset tidak berwujud yang menjadi sumber keunggulan kompetitif jangka panjang, diperkuat oleh kapabilitas dinamis dalam merespons regulasi dan berkolaborasi dengan fintech. Kesimpulan penelitian mendukung teori Resource-Based View bahwa aset intangible memiliki peran strategis dalam menciptakan keunggulan yang berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan green banking dan ekspansi ke perbankan pedesaan sebagai arah strategi diferensiasi masa depan.Kata Kunci: Keunggulan kompetitif berkelanjutan, strategi perbankan, BCA, sumber daya tidak berwujud, transformasi digita

    DEVELOPMENT OF CYBERCRIME AND INDONESIAN CRIMINAL LAW

    No full text
    The advancement of information technology and technology has a positive impact, but can also be exploited by (cyber) criminals to carry out their evil intentions, with the potential to cause many victims and spread quickly. Crimes that use or are related to computers and the internet can make a place in cyberspace (computers/internet) a means to commit evil deeds, a target/target of crime, or a place to hide the proceeds of crime. The research method used is a normative research method with a descriptive model that examines aspects of legal regulations related to cybercrime and its development. The results of the study show that the development of computer crime today is not only limited to illegal access, and at a low level has disrupted social relations between communities with the type of defamation/hoax. Further development of the scope of crime and cybercrime requires sophisticated tools for law enforcement, as well as the professionalism of law enforcers. In addition to the criminal law system and imprisonment for cyber criminals, another alternative is restorative justice for low-level crimes. The government "needs to pay attention" to the development of crime in cyberspace, considering the acceleration of its development is very hig

    Legal Protection for Consumers Against the Presence of Hazardous Chemical Substance Sodium Dehydroacetate in Food Products

    No full text
    This research aims to examine the legal protection and liability provided to consumers against the presence of hazardous chemical substances in food products. This study employs a normative legal research method with a prescriptive approach to formulate recommendations for addressing the identified legal issues. It utilizes both statutory and conceptual approaches. The research findings indicate that legal protection consists of two types: preventive and repressive. Preventive legal protection is carried out by the National Agency of Drug and Food Control (BPOM) as a government institution responsible for food safety supervision. Meanwhile, repressive legal protection grants consumers the right to file claims when they suffer losses, either through litigation or non-litigation mechanisms. Keywords: Legal Protection, Consumers, Sodium Dehydroacetate

    EXAMINING HOW HARMONIOUS WORK PASSION MEDIATED WELL-BEING ORIENTED MANAGEMENT AND INNOVATIVE WORK BEHAVIOR

    No full text
    Innovation is essential for organizational success to be adaptive to this dynamic business situation. Organizational innovation is highly dependent on employees' innovative work behavior regarding the level of creativity and proactive behavior. This study aims to determine the effect of well-being-oriented management on innovative work behavior through harmonious work passion as mediation. This study uses social exchange theory and the job-demand resources model to be able to describe how to increase the level of employee creativity. This research method is quantitative by distributing questionnaires using a purposive sampling method with 150 respondents. SEM-PLS is used to analyze data in this study. The results of this study indicate that well-being oriented management has a positive effect on harmonious work passion, and harmonious work passion has a positive effect on innovative work behavior. In addition, harmonious work passion mediates the relationship between well-being oriented management and innovative work behavior. Thus, organizations need to maintain employee well-being through well-being oriented management because it can impact employee behavior at work

    Pendampingan Pembentukan LKS Bipartit sebagai Strategi Penguatan Hubungan Industrial di Yogyakarta

    No full text
    Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan berdasarkan permintaan dari salah satu Serikat Pekerja (SP) Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibidang transportasi di Yogjakarta untuk mewujudkan hubungan industrial yang harmonis. Salah satu alat yang efektif untuk tujuan ini adalah membentuk Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit yang pada dasarnya berfungsi sebagai forum resmi untuk dialog dan negosiasi antara serikat pekerja dan pihak manajemen, guna mencapai kesepakatan mengenai berbagai isu ketenagakerjaan. Masalah utama yang dihadapi SP Yogyakarta ini adalah belum terbentuknya LKS Bipartit karena adanya keraguan dari pihak manajemen perusahaan. Sehingga, tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk mendampingi SP merancang dan membentuk LKS Bipartit serta mengadakan pelatihan agar SP dapat meyakinkan manajemen perusahaan untuk mencapai kesepakatan bersama. Metode yang digunakan adalah workshop untuk memulai proses pembentukan LKS Bipartit, dengan peserta sebanyak 30 anggota serikat pekerja pada bulan Juli 2024, di Surakarta. Hasil kegiatan PKM ini adalah (1) peningkatan pemahanan pengurus dan anggota terhadap LKS Bipartit dengan memberikan materi yang memperkenalkan LKS Bipartit. (2) Peningkatan kemampuan megosiasi pengurus dan anggota SP agar LKS Bipartit dapat dibentuk dalam kesepakatan bersama antara pihak SP dan manajemen perusahaan. (3) Peningkatan pemahaman pengurus dan anggota SP terkait langkah awal dam pembentukan LKS Bipartit

    Penerapan Web Company Profile sebagai Media Informasi untuk Meningkatkan Awareness Masyarakat di Desa Karangbendo

    No full text
    Desa Karangbendo merupakan wilayah yang kaya akan produksi pertanian serta kreativitas usaha masyarakat dalam wujud UMKM. Selain itu, berbagai kebijakan dan kegiatan positif merupakan salah satu keunggulan dari Desa ini dalam upaya pengembangan Desa menjadi lebih maju. Keunggulan-keunggulan tersebut tentunya telah disebarluaskan, namun pelaksanaan yang dilakukan masih secara konvensional, yaitu dengan cara ke rumah-rumah melalui perangkat Desa seperti ketua RT/RW, atau pemasangan di papan pengumuman kantor Desa. Hal ini menyebabkan penyebaran informasi tidak optimal dan mengakibatkan rendahnya atensi atau animo masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sebuah media Website Company Profile Desa Karangbendo untuk memfasilitasi persebaran informasi dengan mudah oleh Masyarakat yang dapat diakses kapanpun dan di manapun. Hal ini dapat membantu perangkat Desa dalam menyimpan rekam jejak informasi sebagai landasan kebijakan atau langkah strategis dalam pengembangan Desa selanjutnya. Metode Pelaksanaan kegiatan Pengabdian ini di antaranya adalah observasi lapang pada mitra; pengembangan sistem; sosialisasi dan pendampingan penggunaan sistem; pengunggahan dokumen desa pada platform aplikasi web; publikasi; serta evaluasi dan laporan. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan desa memiliki company profile sebagai media yang dapat menyebarkan informasi lebih mudah dan menyeluruh, sehingga dapat meningkatkan kepedulian/awareness masyarakat desa terhadap pembangunan desa

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇