Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    KLASIFIKASI PENGUNJUNG WISATA DI KOTA PAGAR ALAM DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR (K-NN)

    No full text
    The city of Pagar Alam has many beautiful tourist options, fresh and cold air, and unique culture and culinary delights. So that it becomes an area that is visited by many local and foreign tourists. Of the many visitors who come, not a few of them leave impressions in the form of reviews of the places they have visited. The purpose of this study is to determine the classification and to determine the accuracy produced by the K-Nearest Neighbor (K-NN) method. The K-Nearest Neighbor (K-NN) method is used to classify visitor data on Pagar Alam tours. Tests carried out to get good accuracy results and evaluate using a confusion matrix. This research produces a classification system that can identify and classify Pagar Alam tourism visitors using the K-Nearest Neighbor (K-NN) algorithm with the results obtained the greatest accuracy with a value of k = 3 with 99% accuracy, K0 gets 98% precision, recall 100 and a fi-score of 99%, for k1 precision 100%, the recal is 89% and the fi-score is 92%, while for K2 the precision is 100%, the recal is 100%, the f1-score is 100%

    BEAN SPROUT FOR BACTERIAL CELLULOSE PRODUCTION: A REVIEW

    No full text
    Cellulose is an organic material that can be obtained from plants and bacterial fermentation. Cellulose which was produced from bacterial fermentation requires some source of nutrients such as carbon and nitrogen. Several studies have been conducted to produce bacterial cellulose (BC) using various nitrogen sources. This paper reviews the production of bacterial cellulose using bean sprouts as a nitrogen source. From the various studies that have been conducted, it was found that the use of bean sprouts as nitrogen source increased bacterial cellulose production. Higher bean sprouts concentration will result in high bacterial cellulose production and thick layer in bacterial cellulose. However, high concentration of bean sprouts can make lower bacterial cellulose production due to increase in the viscosity of fermentation medium and lack of oxygen supply. Based on the organoleptic test, it was found that transparent white bacterial cellulose tends to be produced from high bean sprouts concentrations and is preferred by consumers

    PENGEMBANGAN BUKU AJAR MENULIS CERPEN BERBASIS KARAKTERISTIK BUDAYA LOKAL DENGAN TEKNIK MENERUSKAN CERITA UNTUK SMK KABUPATEN GROBOGAN

    No full text
    AbstracTraditional learning activities of writing simple essays do not provide instructions to make it easier for students to write essays. As a result, students clash in writing down the material that comes to mind, causing frustration and considering learning boring. The purpose of this study is to develop a textbook on how to write short stories that meet the needs of students with storytelling skills based on local cultural characteristics. The research was conducted in the following phases using modified Borg and Gal research and development methods. 1) We collect information. 2) planning; 3) initial product development; 4) the first experiment. 5) Product Revision

    POTENSI PENERAPAN EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) DALAM PEMBELAJARAN TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN DI SMP NEGERI 2 SELOPAMPANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi penerapan Education for Sustainable Development (ESD) dalam pembelajaran teknologi ramah lingkungan bagi siswa SMP Negeri 2 Selopampang Kabupaten Temanggung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan angket, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa SMP Negeri 2 Selopampang Kabupaten Temanggung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran teknologi ramah lingkungan belum menerapkan ESD. Hal ini dapat diketahui bahwa sebagian besar (80%) guru belum memahami tentang ESD, beberapa (60%) guru telah mengaitkan pembelajaran teknologi ramah lingkungan dengan isu lingkungan, sebagian besar (80%) guru belum menerapkan ESD dalam pembelajaran teknologi ramah lingkungan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ESD memiliki potensi untuk diterapkan dalam pembelajaran teknologi ramah lingkungan di SMP Negeri 2 Selopampang Kabupaten Temanggung

    PENINGKATAN KINERJA GURU KELAS I, II, DAN III DALAM MENYUSUN PERANGKAT ADMINISTRASI GURU KELAS MELALUI KEGIATAN SUPERVISI ADMINISTRASI

    No full text
    Latar belakang penelitian ini adalah banyak guru yang menemui permasalahan pembelajaran, kepala sekolah belum melaksanakan tugas supervisi secara efektif dan berkesinambungan dalam upaya meningkatkan kinerja guru. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan supervisi administrasi guru kelas dapat meningkatkan kinerja guru kelas I, II dan III di SD Negeri 05 Cikadu Kecamatan Watukumpul. Tujuan penelitian ini adalah untuk:(1) mengetahui keefektifan, dampak dan model pelaksanaan supervisi administrasi guru kelas di SD Negeri 05 Cikadu Kecamatan Watukumpul terhadap peningkatan kinerja guru kelas I, II dan III dalam penyusunan administrasi guru kelas. Subyek dalam penelitian 3 orang guru di SD Negeri 05 Cikadu Kecamatan Watukumpul Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi serta analisis dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peningkatan kinerja guru dalam penyusunan administrasi kelas, di mana pada kondisi awal tidak ada guru yang mampu menyusun penyusunan administrasi kelas dengan baik hal tersebut dibuktikan dengan rendahnya hasil nilai rata-rata yang diperoleh guru-guru yaitu 78 dan hanya masuk dalam kategori kurang, pada siklus I meningkat cukup signifikan walaupun masih belum ada guru yang dinyatakan mampu menyusun administrasi kelas dengan baik, dengan peroleh nilai rata-rata secara klasikal sebesar 118 dan masuk dalam kriteria cukup dan pada siklus terakhir menjadi guru atau 100%, dibuktikan dengan perolehan nilai secara klasikal sebesar 158 dalam kriteria nilai baik. Kesimpulannya adalah supervisi administrasi guru kelas yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap 3 orang guru di SD Negeri 05 Cikadu Kecamatan Watukumpul dinyatakan berhasil meningkatkan meningkatkan kinerja guru dalam penyusunan administrasi guru kelas

    WAYS OF UNDERSTANDING DAN WAYS OF THINKING SISWA MAN BERDASARKAN TEORI HAREL DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PERSAMAAN LINGKARAN

    No full text
    Studi ini bertujuan untuk menganalisis cara pemahaman dan cara berpikir siswa MAN dalam menyelesaikan masalah yang melibatkan persamaan lingkaran berdasarkan teori Harel. Riset ini memanfaatkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenografi untuk mengungkap perbedaan WoU dan WoT siswa dalam menyelesaikan masalah terkait persamaan lingkaran. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu tes persamaan lingkaran, serta wawancara klinis. Riset ini dilaksanakan di salah satu MAN di Jakarta Timur pada semester genap 2020/2021. Subjek riset berjumlah 28 siswa kelas XI MIPA 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah persamaan lingkaran dipengaruhi oleh cara memahami konsep yang telah siswa pelajari. Cara memahami konsep yang salah atau tidak utuh menghasilkan cara berpikir yang tidak logis atau salah. Begitu pun sebaliknya, pemahaman yang baik mengenai persamaan lingkaran akan menghasilkan penyelesaian dari cara berpikir yang sistematis, ekeftif, dan logis. Dengan demikian, teori Harel mengenai duality principle berlaku terhadap siswa dalam menyelesaikan masalah terkait persamaan lingkaran

    PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP N 7 SALATIGA

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kepercayaan diri siswa, tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis, dan apakah kepercayaan diri berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMPN 7 Salatiga pada kelas VIII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Siswa SMPN 7 Salatiga yang berada di kelas VIII adalah populasi penelitian ini. Metode simple random sampling digunakan untuk memilih 69 siswa sebagai sampel penelitian. Digunakan angket, soal berbentuk esai, dan dokumentasi untuk memperoleh data. Analisis regresi linier sederhana digunakan untuk menganalisis data dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil olah data diperoleh rata-rata kepercayaan diri sebesar 52,17% dengan kategori sedang. Rata-rata untuk kemampuan pemecahan masalah matematis siswa juga tergolong kategori sedang sebesar 50,73%. Didapat nilai signifikansi yaitu 0,00 0,05 pada uji regresi linier sederhana. Kesimpulannya adalah bahwa kepercayaan diri mempengaruhi kemampuan siswa untuk memecahkan masalah matematika. Diperoleh kepercayaan diri mempunyai pengaruh sebesar 76,2% terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematis, sedangkan 23,8% dipengaruhi oleh aspek lain

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS XII SMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) BERBANTUAN GEOGEBRA

    No full text
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran think pair share berbantuan GeoGebra. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan pada peserta didik kelas XII MIPA 7 SMA Negeri 1 Kuta Utara yang berjumlah 38 orang. Penelitian dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus dengan 2 pertemuan pada tiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika peserta didik kelas XII MIPA 7 SMA Negeri 1 Kuta Utara mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Secara klasikal rata-rata nilai peserta didik mengalami peningkatan yaitu 71,71 pada pra siklus meningkat menjadi 85,13 pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 92,37 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal juga meningkat yaitu 55,26% pada pra siklus meningkat menjadi 73,68% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 94,74% pada siklus II. Rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar peserta didik pada siklus II telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan. Adapun peningkatan aktivitas belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran think pair share berbantuan GeoGebra yaitu 70,79% pada siklus I menjadi 89,47% pada siklus II

    Karakteristik Fisik Komposit Biopolimer Sebagai Alternatif Gelatin

    No full text
    Gelatin memiliki peranan yang sangat penting bagi industri. Pembuatan gelatin menggunakan kulit dan tulang babi atau sapi yang bisa menimbulkan masalah bagi umat islam, hindu, yahudi dan vegetarian. Upaya yang dapat dilakukan mengatasi hal tersebut yaitu dengan mencari bahan baku lain sebagai alternatif gelatin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komposit biopolimer terbaik sebagai alternatif gelatin. Biopolimer yang digunakan adalah kappa karagenan, pati termodifikasi, CMC, dan isolat protein kedelai. Beberapa analisis yang dilakukan diantaranya pembentukan gel, efek pengental, pembentukan film, transparansi gel, sineresis, kelarutan dalam air dingin, dan kekutan gel. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Dunnett dengan taraf signifikansi 5%. Hasil yang tidak berbeda nyata dengan gelatin akan dipilih sebagai komposit biopolimer terbaik. Komposit biopolimer terbaik terdiri dari kappa karagenan, pati termodifikasi, dan isolat protein kedelai. Berdasarkan uji kekuatan gel, formula komposit biopolimer yang tidak berbeda nyata dengan gelatin adalah K3I4C0, K3P3I1 dan K3P4I0

    MODEL JIGSAW BERBANTU KARTU SOAL MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VI SDN 2 KESAMBI

    No full text
    The purpose of this classroom action research was to determine the increase in activity and learning outcomes of Mathematics learning in grade VI SD 2 Kesambi, Kudus Regency through the Jigsaw model assisted by question cards. The Jigsaw learning model is a variation of the Cooperative Learning model, which is a group learning process where each member contributes information, experiences, ideas, attitudes, to jointly improve the understanding of all members. The research was carried out in 2 cycles, each cycle of four stages, namely planning, implementing, observing and reflecting. It is proven by the existence of a jigsaw model assisted by a question card to improve learning outcomes from the initial conditions, cycle I, and cycle II. Classical completeness in the initial conditions was 17 students (49%), cycle I was 25 students (71%), in cycle II it was 29 students (83%). Likewise, student learning activities in the first cycle with a class average of 73 and in the second cycle it became 79. Keywords: Mathematic, Jigsaw, Question Car

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇