Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Limbah Organik Kampus sebagai Pupuk untuk Produksi Tanaman Holtikultura
Permasalahan yang diangkat pada pengabdian ini pengolahan limbah organik kampus menjadi pupuk kompos yang dimanfaatkan pada tanaman holtikultura. Universitas Riau setiap harinya menghasilkan limbah organik kampus salah satunya dari dedauan dan ranting tanaman yang gugur. Kegiatan ini merupakan program pengabdian unggulan perguruan tinggi yang berkaitan dengan pengembangan produk intelektual kampus. Program studi pendidikan biologi FKIP Universitas Riau telah mempunyai unit incubator bisnis "Biofarm" yang berfokus pada pengembangan produktivitas tanaman holtikultura dengan implementasi pupuk organik. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium alam Pendidikan Biologi dengan tahapan 1. Pembuatan pupuk kompos dari limbah organik kampus dengan teknik bokhasi dilakukan dengan metode eksperimen. 2. Implementasi pupuk kompos pada tanaman holtikultura (sawi pakcoy, kangkung, dan bayam). Hasil kegiatan menunjukkan kualitas pupuk kompos dari limbah organik kampus telah sesuai dengan standar SNI tentang kualitas kompos dan produksi tanaman holtikultura serta pupuk kompos telah dilabelkan dengan merk Biofarm yang telah dipasarkan
Penerapan Teknologi PV-SHS sebagai Penyedia Listrik Bertenaga Matahari di Kabupaten Kutai Kartanegara: Studi Kasus Wilayah Desa Jonggon Jaya
Kendala geografis merupakan faktor utama terhambatnya distribusi PLN dalam memenuhi kebutuhan lsitrik masyarakat di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegera. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan energi listrik dilakukan dengan menggunakan Genset. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif bagi pengentasan masalah elektrifikasi dengan penerapan Teknologi PV-SHS (Photovoltaic-Solar Home System) yang memanfaatkan sumber energi matahari yang dikonversi langsung menjadi energi listrik. Tahapan kegiatan yang dilakukan dalam merealisasikannya, diantaranya perakitan Sistem PV-SHS, uji fungsionalitas dan perhitungan perkiraan kebutuhan energi listrik sesuai kebutuhan sehari-hari. Perangkat Sistem PV-SHS yang dihasilkan merupakan perangkat modular yang terdiri dari modul PV, charge controller, inverter, dan sistem beban (loading) dalam bentuk perangkat yang kompatibel sebagai penghasil energi listrik. Hasil uji fungsionalitas menunjukkan bahwa pengujian kinerja Sistem PV-SHS berpotensi tinggi untuk dikembangkan di daerah ini. Selain itu, upaya untuk menekan biaya investasi dilakukan dengan perhitungan perkiraan kebutuhan energi listrik harian untuk menghindari terjadinya over-sizing pada perancangan dan implementasinya
Analisis Aktualisasi Nilai-Nilai Profil Pelajar Pancasila Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 8 Semarang
Salah satu sikap yang terus digaungkan dalam kurikulum merdeka ini adalah profil pelajar pancasila. Profil pelajar pancasila merupakan nilai karakter dan kompetensi yang harus dibangun dan dipupuk dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Kompetensi tersebut adalah bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bergotong royong, mandiri, berpikir kritis, dan kreatif, berkebhinekaan tunggal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengembangan karakter siswa dalam implementasi nilai-nilai pancasila pada kurikulum merdeka melalui kegiatan P5. Metode dari penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif kuantitatif, bertujuan untuk mendeskripsikan dan merumuskan ke dalam angka-angka terkait dengan perilaku peserta didik dalam P5 yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X yang sedang melakukan projek P5. Hasil persentase penelitian nilai bertaqwa kepada Tuhan YME 87,7%; berkebhinekaan global 84,2%; mandiri 84,2%; gotong royong 81,5%; kritis 47,35%; dan kreatif 57,9%. Implementasi profil pelajar pancasila yang terintegrasi pada kurikulum merdeka merupakan kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik. Pendidikan karakter yang senantiasa ditanamkan dalam diri peserta didik harus dimulai dan dipupuk dalam lingkungan sekolah.Kata Kunci : Profil Pelajar Pancasila, Karakter Sisw
Analisis Nilai Moral dalam Novel Anak Sejuta Bintang Karya Akmal Nasery Basral sebagai Alternatif Bahan Ajar SMA
This Study aims to Find and describe the moral values contained in the children's novel a millon stars by akmal nasery basral. This research use desciptive qualitatif approach. The results of this study found in the "˜asb' novel are the moral value of wisdom (bj), the moral value of compassion (ks), the moral value of not giving up (tpa), the moral value of discipline (d), the moral value of being generous (de), the moral value of being helpful (sm), pateint moral value (s), diligent moral value (j), hard work moral value (kk), responsibility moral value (c), courageous moral value (b), firm moral values (tgs), tough moral values (tgr), tenacious moral values (u), fair moral values (a), and orderly (t).Keywords: analysis of moral values, alternative teaching materials, in novels AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terkandung di dalam Novel "˜Anak Sejuta Bintang' karya Akmal Nasery Basral. Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif Kualitatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan dalam novel "˜asb' adalah nilai moral bijaksana (bj), nilai moral kasih sayang (ks), nilai moral tidak putus asa (tpa), nilai moral disiplin (d), nilai moral dermawan (de), nilai moral suka menolong (sm), nilai moral sabar (s), nilai moral tekun (tk), nilai moral jujur (j), nilai moral kerja keras (kk), nilai moral tanggung jawab (tj), nilai moral cerdas (c), nilai moral berani (b), nilai moral tegas (tgs), nilai moral tegar (tgr), nilai moral ulet (u), nilai moral adil (a), dan tertib (t).Kata kunci: analisis nilai moral, alternatif bahan ajar, dalam nove
Implementasi Kegiatan Project-based Learning Menggunakan Media Loose Parts pada Anak Usia 5-6 Tahun
AbstractProject-based learning is a benchmark point in the Independent Curriculum, especially in driving schools, which in reality, not all institutions at the early childhood education level have implemented Project-based Learning (PjBL). This study aims to describe implementing PjBL activities using loose parts media in the Independent Curriculum in a driving school in early childhood education. This research method is descriptive with a qualitative approach, using data collection techniques of observation, in-depth interviews, and documentation. Primary data sources are the principal, 4 class teachers, 19 students, and four parents at Hidayatullah Islamic Kindergarten. Secondary data sources are annual work programs, weekly learning tools, school guidebooks, daily assessments, serial photo assessments, school profiles, infrastructure, and photos of PjBL activities. They are using data analysis techniques (1) data collection, (2) data reduction, (3) data presentation, and (4) conclusion making. The results of the study found that implementing PjBL at the early childhood education level provides learner-centered educational services according to the needs of children's play based on ideas and imagination of children using loose parts media in project work with the teacher's role as a facilitator and motivator.Keywords: Early childhood education; implementation; loose parts media; project based learningAbstrakPembelajaran berbasis proyek menjadi titik tolak dalam Kurikulum Merdeka khususnya di sekolah penggerak yang pada kenyataannya belum semua lembaga di jenjang PAUD telah menerapkan Project-based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan PjBL menggunakan media loose parts dalam Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak di PAUD. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data primer adalah kepala sekolah, 4 guru kelas, 19 siswa, dan empat orang tua siswa di TK Islam Hidayatullah. Sumber data sekunder antara lain program kerja tahunan, perangkat pembelajaran mingguan, buku panduan sekolah, penilaian harian, penilaian foto berseri, profil sekolah, infrastruktur, dan foto kegiatan PjBL. Menggunakan teknik analisis data (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa penerapan PjBL pada jenjang pendidikan anak usia dini memberikan layanan pendidikan yang berpusat pada peserta didik sesuai dengan kebutuhan bermain anak berdasarkan ide dan imajinasi anak menggunakan media loose parts dalam pengerjaan proyek dengan peran guru sebagai fasilitator dan motivator.Kata kunci: Pendidikan usia dini; implementasi; media loose parts; pembelajaran berbasis proye
Pengenalan Pendidikan Seksual Melalui Media Audio-Visual pada Anak Usia 5-6 Tahun
AbstractThe background of the research is that the high rate of sexual violence every year in Indonesia makes the community uneasy about the conditions of child development. This makes researchers interested in researching the prevention of child sexual violence through sexual education using audio-visual learning media. The focus of the research is the introduction of sexual education through audio-visual media for children aged 5-6 years at Kuncup Sari Kindergarten Semarang. The research objective was to provide an understanding of the importance of introducing sexual education to children, and information on the introduction of sexual education to children aged 5-6 years through audio-visual media. Researchers used a descriptive qualitative research approach. The research data consisted of four children consisting of two boys and two girls. Data collection techniques through observation, interviews, documentation and triangulation of sources. The results showed that the introduction of sexual education to children aged 5-6 years at Kuncup Sari Kindergarten Semarang can be given through audio-visual media. The introduction of sexual education that can be given is in the form of gender differences, habituation of toilet training, introducing parts of the body that can and cannot be touched, introducing parts of the body that must be covered with clothes, identifying negative behaviors of others, and how to refuse invitations from strangers.Keywords: Sexual Education, Audio- Visual Media, Children Aged 5-6 Years.AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah tingginya angka kekerasan seksual pada anak di Indonesia khususnya di Semarang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kekerasan seksual anak melalui pendidikan seksual. pendidikan seksual yang diajarkan pada anak usia 5-6 tahun dapat dilakukan melalui bantuan media pembelajaran, yaitu media auido-visual. permasalsah dalam penelitian ini adalah kasus kekerasan seksual anak semakin meningkat setiap tahunnya, salah satu upaya pencegahan kekerasan seksual melalui pendidikan seksual, pendidikan seksual yang diajarkan pada anak usia 5-6 tahun melalui media pembelajran, yaitu media audio-visual. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan deskriptis bersifat kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data berupa teks deskriptif dan tabel, penarikan kesimpulan dan verification. Hasil penelitian menunjukkan pengenalan pendidikan seksual pada anak usia 5-6 tahun di TK Kuncup Sari Semarang dapat diberikan melalui media audio-visual. Materi yang dapat diberikan pada pengenalan pendidikan seksual bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh. bagian tubuh yang harus tertutup pakaian, mengidentifikasikan perilaku negatif orang lain, cara menolak ajakan orang tidak dikenal.Kata kunci: Pendidikan Seksual, Media Audio-Visual, Anak Usia 5-6 Tahun
Penampilan Watak Tokoh dalam Cerkak "Didongakne Malah Nesu" Karya Djaid Belor
The purpose of writing this scientific paper is to fulfill lecture assignments in order to develop writing skills and describe a person's character based on interactions between characters in a short story literary work or it can also be called cerkak. The story comes from a Javanese-language magazine published in 2019. However, what will be discussed in this scientific paper is the one with the title Didongake Malah Nesu which was created by Djaid Belor. The method used in this research is qualitative. Research data in the form of cerkak texts sourced from Javanese-language magazines published in 2019 tells of the reality of a husband and wife as officials who were accidentally prayed for by foreigners. The theory used is literary psychology that focuses on the behavior of characters that clearly describe the character's character. The results of this study are to find out the inner conflict that occurs in each character, to know the psychological condition of the character and the psychology of the author through the plot of the short story. Each character has a different role and response to the events they face to make the story interesting. This behavior becomes a reference for knowing the character's character through conversations and interactions between characters
PERSEPSI SEKOLAH PELAYARAN MENGGUNAKAN GAP ANALISIS
Hingga saat ini, sekolah kedinasan cenderung memiliki sifat kaku, keras, militer, senioritas, identik bekerja pada pemerintahan dan kurang menampilkan sisi akademik. Artikel ini dibuat untuk memberikan gambaran mengenai gap antara keinginan dan kenyataan yang memuat kondisi akademik, permakanan dan asrama khususnya di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.Harapan dari taruna untuk semua variabel tidak mencapai 100%, Artinya ada kesenjangan antara harapan taruna terhadap persepsi akademiknya, arama dan permakanan. Nilai yang lebih rendah berarti kesenjangannya lebih tinggi, Dapat disimpulkan bahwa Ketersediaan peralatan penunjang (jam, remote AC, spidol, penghapus, dll), Asrama mempunyai fasilitas yang memadai, tertib dan aman.tidak memenuhi harapan taruna, serta menu makan dan variasinya tidak memenuhi harapan Taruna.Hal Ini terjadi karena jumlah Taruna melebihi kapasitas asrama serta perlunya renovasi karena bangunan sudah berumur lebih dari 34 tahun, serta masih terdapat intimidasi dari senior sehingga Taruna merasa tidak nyaman berada di kelas atau asrama
EFEKTIFITAS MEDIA PEMBELAJARAN LOOSE PARTS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KREATIFITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN
Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya kemampuan pemecahan masalah dan kreatifitas anak usia 5-6 tahun di TK BARIDA. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana efektifitas media loose parts terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan kreatifitas anak usia 5-6 tahun di TK BARIDA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas media loose parts untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kreatifitas anak dan berapa besar peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan kreatifitas anak usia 5-6 tahun di TK BARIDA Desa Waru Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak melalui media loose parts. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian kuantitatif. Teknik penetapan sampel (subyek penelitian) yang digunakan adalah teknik sampel bertujuan (purposive sampling) yang biasanya disebut criterian based sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rata-rata skor nilai pretest dan postest dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dilihat dari skor pretest nilai rata-rata pemecahan masalah anak kelas control sebesar 50,33 dan kelas eksperimen sebesar 52. Sedangkan untuk kreatifitas anak nilai kelas kontrol sebesar 51,86 dan kelas eksperimen sebesar 48,4. Setelah diberikan perlakuan skor nilai rata-rata meningkat yaitu untuk nilai posttest kelas control sebesar 66,27 dan kelas eksperimen sebesar 82,4. Sedangkan untuk kreatifitas anak untuk posttest kelas kontrol sebesar 62,4 dan kelas eksperimen sebesar 78,8. Dilihat dari hasil Uji t melalui SPSS pemecahan masalah anak dapat dilihat bahwa nilai Sig. (2-tiled) 0,001 0,005, dan untuk kreatifitas anak dapat dilihat bahwa nilai Sig. (2tiled) 0,001 0,005 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya nilai rata-rata awal variabel pemecahan masalah anak kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen terdapat perbedaan yang signifikan yang berarti terbukti bahwa media loose parts ini sangat efektif mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak TK BARIDA. Kata Kunci: media loose parts, Kemampuan Pemecahan masalah Anak, Kemampuan Kreatifitas Anak
KEEFEKTIFAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTU MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS IV SDN SENDANGGUWO 02 KOTA SEMARANG
Penelitian ini dilatarbelakangi hasil belajar yang belum optimal pada materi IPAS peserta didik kelas IV SDN Sendagguwo 02 Kota Semarang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penggunaan model Project Based Learning pada hasil belajar IPAS kelas IV SDN Sendangguwo 02 Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah eksperimen, jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk desain pre-experimental berupa one-group pretest posttest design. Hasil penelitian menunjukan bahwa model Project Based Learning efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa lebih baik yang diberikan perlakuan menggunakan model Project Based Learning karena peran siswa lebih aktif, bervariasi, dan inovatif di dalam proses pembelajaran. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, disarankan kepada guru yaitu model Project Based Learningdapat dijadikan salah satu alternatif bagi guru karena sebagai inovasi agar dapat menumbuhkan suasana belajar menjadi aktif, menyenangkan, dan efektif sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. Kemudian bagi peneliti lain dapat menggunakan variasi media pembelajaran yang lain agar hasil penelitian tentang Model Project Based Learning yang lebih bervariasi