Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    CUSTOMARY INHERITANCE LAW OF THE SASAK TRIBE IN LOMBOK: THE POSITION OF DAUGHTERS AND THE INFLUENCE OF ADAT LEADERS

    No full text
    According to the customary law of the Sasak ethnic group in Lombok, women are traditionally excluded from inheritance rights, in line with a patrilineal system that prioritizes male lineage. However, influenced by Islamic teachings adhered to by the majority of the Sasak population, women have begun to assert their rights to inheritance, leading to disputes between male and female heirs. This study aims to examine the status of women in the Sasak customary inheritance system and the role of traditional leaders (Kepala Adat) in resolving inheritance disputes. The research employs an empirical juridical and descriptive-analytical approach. Data were collected through field interviews (primary data) and literature review (secondary data), and analyzed qualitatively. The findings indicate a shift in the position of women in Sasak customary inheritance, particularly following the Supreme Court Decision No. 179/K/Sip./1961, which affirmed equal inheritance rights for sons and daughters. Inheritance disputes are generally resolved through family deliberations, customary council meetings, or religious courts. The Kepala Adat plays multiple roles: as a mediator in family discussions, a customary judge in adat councils, and a supervisor in the execution of court decisions. This study recommends public education and socialization efforts to foster a unified understanding of women's inheritance rights, with the aim of reducing intra-family conflicts

    THE DEMAND FOR PUBLIC ACCOUNTANTS' SERVICES AND THE LEGAL IMPLICATIONS OF PROFESSIONAL ACCOUNTABILITY

    No full text
    This study aims to further examine the legal accountability of public accountants in the Indonesian legal system. This study is important to conduct considering that the public accountant profession has a significant role in expressing opinions on fairness in all material matters, financial position, results of operations, changes in equity, and cash flows in accordance with generally accepted accounting principles in Indonesia. In other words, the responsibility of a public accountant is to provide a statement on the financial statements. Public accountants are responsible for planning and conducting audits to obtain reasonable assurance that the financial statements are free from material misstatements, whether caused by errors or fraud. Financial statements are the responsibility of management, and the public accountant profession cannot be punished simply. This study is a normative legal study. The data used are secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The data collection technique uses literature studies, while the data validation technique uses source criticism. The data were analyzed using the legal interpretation method to obtain answers to the questions studied. The results of the study indicate that a public accountant can have criminal and civil liability in carrying out his duties when publishing a company's financial statements.Keywords: criminal liability, civil liability, public accountant, financial statements

    PEMANFAATAN MATERIAL LOKAL SEBAGAI EKSPRESI SENI DALAM ARSITEKTUR VERNAKULAR

    No full text
    Material Lokal merupakan material bangunan yang dikatakan material yang berasal dari daerah setempat, material lokal memiliki banyka kegunaan selain harganya yang murah. Pada umumnya material lokal lebih banyak di sukai dikarnakan lebih praktis dalam pemaplikasian desain pada bangunan, seni dalam arsitektur menjadi satu kesatuan yang menarik yang dituangkan pada desain bangunan, penggunaan material lokal dengan disatukan pada arsitektur vernakular memiliki banyak keuntungan terutama desain yang berkelanjutan, selain itu arsitektur vernakular merupakan pendekatan yang menekankan material lokal serta memperhatikan tradisi dari lingkungan setempat. Local Material Are building material which are said to be materials that come from the local area, local materials have many uses besidesbeing cheap, in general, local materials are preferred because they are more practical in applying design to buildings, Art in architecture becomes an attractive whole that is expressed in building design, the use of local materials combined with vernacular architecture has many advantages,especially sustainable design, apart from that, architecture vernacular us an approach that emphasizes local materials and pays attetios to the traditions of the local environme

    Peran Guru PPKn Dalam Menumbuhkan Kesadaran Moral Anti Korupsi Pada Siswa Kelas 8 di MTS AMTSILATI Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara

    No full text
    Whimby Adam Bhayhaqi. "Peran Guru PPKn dalam menumbuhkan kesadaran moral anti korupsi pada siswa kelas 8 di MTS AMTSILATI Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara", Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2024.Pendidikan anti korupsi adalah usaha sadar untuk memberi pemahaman dan pencegahan terjadinya perbuatan korupsi. Kebanyakan orang masih menganggap jika korupsi itu hanya sebatas perbuatan seseorang mengambil uang yang bukan haknya. Padahal, korupsi sebenarnya bisa muncul berbagai penyebab dan bahkan tempat terjadinya korupsi tidak hanya sebatas arena politik. Pendidikan diakui sebagai strategi paling mudah dan jitu untuk merubah, setidaknya mengarahkan cara berpikir dan mindset seseorang dalam bertindak. Dalam hal ini institusi Pendidikan adalah tempat terbaik yang strategis didalam proses menumbuhkan serta memperbaiki moral antikorupsi pada generasi muda. Oleh sebab itu peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Guru PPKn dalam menumbuhkan kesadaran moral anti korupsi pada siswa kelas 8 di MTS AMTSILATI Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara.Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di MTS AMTSILATI Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Fokus penelitiannya adalah (1) Rendahnya pemahaman tentang kesadaran moral anti korupsi pada siswa (2) Lemahnya pendidikan antikorupsi di sekolah menjadi akar permasalahan dari rendahnya kesadaran moral antikorupsi bagi generasi muda (3) Kurangnya Peran yang dilakukan guru PPKn dalam memberikan pemahaman dan pengetahuan pada siswa tentang bahaya praktik korupsi. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan anatara lain Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan.Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Peran Guru PPKn dalam menumbuhkan kesadaran moral anti korupsi pada siswa kelas 8 di MTS AMTSILATI Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara anatara lain sebagai motivator, sebagai teladan, sebagai pembangun kerja sama yang baik, menjadi pendamping dalam memahami masalah, memberi nasehat agar siswa memiliki semangat untuk berkembang, memberi perhatian lebih dalam mengontrol perilaku siswa yang bermasalah, bekerja sama dengan sesama Guru mata Pelajaran (MGMP) terkait Pendidikan Anti Korupsi dan mengintegrasikan nilai-nilai luhur kepada siswa yaitu nilai keadilan, kejujuran, kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, kepedulian, kesederhanaan, kemandirian, dan kerja keras. Hambatan yang dialami guru PPKn yaitu materi tentang anti korupsi belum terintegrasi secara sistematis kedalam kurikulum, dan masih banyak peserta didik yang belum paham betul nilai-nilai Anti Korupsi dengan baik. Solusi yang diberikan guru PPKn atas hambatan yang terjadi adalah dengan memperkuat keimanan atau ketakwaan siswa, selalu memupuk Pendidikan karakter, banyak mengajarkan nilai-nilai kejujuran, keadilan dan Amanah, integritas dan tanggung jawab kedalam berbagai mata Pelajaran, serta memberi dukungan atau motivasi agar siswa semangat untuk berkembang

    PENGARUH LATIHAN MENGGUNAKAN BOLA TENIS DAN TOUCHING CONE TERHADAP KECEPATAN REAKSI KIPER SEPAKBOLA SSB BMC KANGKUNG

    No full text
    Studi ini merupakan percobaan pada jenis desain eksperimental dan penggunaan "desain uji setelah dua kelompok pretest." Populasi latihan semua kiper SSB-BMC dan 10 pemain dilengkapi dengan teknologi pengambilan sampel total. Peralatan uji menggunakan pemotretan 5 meter (Hamid, 2023: 34) dengan efektivitas 0, 8120, keandalan 0, 3589. Hasil latihan tenis pasca perawatan naik dari 4,80 menjadi 7,40 dari pretest, peningkatan rata-rata 2,6 atau 54,1%. Hasil uji-t untuk dua latihan menerima nilai SIG. (2 penjualan) 0,000 dan 0,002. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peningkatan antara waktu perawatan dengan gerakan bola tenis dan gerakan sentuh tap, meningkatkan tingkat respons kiper sepak bola SSB-BMC. Saran untuk pelatih dapat menjadikan latihan ini sebagai variasi latihan untuk meningkatkan tingkat respons

    Pengaruh Literasi Keuangan, Financial Technology dan Materialisme terhadap Pengelolaan Keuangan (Studi pada Generasi Z di Kabupaten Demak)

    No full text
    Studi ini bertujuan untuk mengkaji dampak literasi keuangan, teknologi finansial, dan materialisme pada cara Generasi Z mengelola keuangan di Kabupaten Demak. Metodologi yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini, purposive sampling dilakukan terhadap 100 responden, disertai analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Temuan penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan teknologi finansial memberikan dampak positif pada pengelolaan keuangan, sementara materialisme tidak menunjukkan pengaruh. Secara keseluruhan, ketiga variabel ini berkontribusi pada pengelolaan keuangan dengan persentase 39,8% dan 60,2% dipengaruhi faktor lain di luar cakupan penelitian ini. Rekomendasi dari hasil ini mencakup peningkatan pendidikan tentang investasi, pemanfaatan layanan teknologi finansial yang lebih baik, dan peneguhan nilai-nilai non-materi.Kata kunci: literasi keuangan, financial technology, materialisme, pengelolaan keuanga

    TINGKAT KECEMASAN DAN PERCAYA DIRI SISWA KKO CABANG OLAHRAGA BOLA VOLI DI SMPN 3 SEMARANG

    No full text
    Bagas Adi Wicaksono "Tingkat kecemasan dan percaya diri siswa kko cabang olahraga bola voli di SMP Negeri 3 Semarang'' Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2024.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa beberapa siswa KKO yang bermain pada pertandingan bola voli di SMPN 3 Semarang memiliki tingkat kecemasan yang rendah, kurang percaya diri terhadap kemampuan sendiri, dan cenderung bergantung pada bimbingan teman-temannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kecemasan dan kepercayaan diri siswa KKO terhadap olahraga bola voli di SMPN 3 Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 38 siswa yang memenuhi kriteria sebagai berikut: (1) siswa SMPN 3 Semarang (2) siswa saat ini KKO SMPN 3 Semarang, (3) mengikuti olahraga bola voli. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang sangat valid dengan koefisien reliabilitas 0,631 hingga 0,823. Berdasarkan data yang diperoleh, tingkat kecemasan siswa KKO pada permainan bola voli di SMP Negeri 3 Semarang sebagian besar berada pada kategori sedang yaitu 52,6% atau sebanyak 20 siswa. Sebaliknya kepercayaan diri siswa KKO pada olahraga bola voli SMP Negeri 3 Semarang juga cenderung berada pada kategori sedang yaitu sebesar 55,3% atau sebanyak 21 siswa

    Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum ditinjau dari Kepribadian

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi numerasi siswa SMP ditinjau dari kepribadian ekstrovert dan introvert dalam menyelesaikan soal asesmen kompetensi minimum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas IX E SMP Negeri 1 Wedung Demak tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 4 orang yaitu, 2 siswa dengan kepribadian introvert dan 2 dengan kepribadian ekstrovert. Subjek ditentukan dengan melakukan tes kepribadian yang diadopsi dari Jung untuk mengetahui kepribadian introvert dan ekstrovert siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket kepribadian serta tes tertulis dan wawancara untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi siswa. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian yaitu siswa introvert dalam menyelesaikan soal asesmen kompetensi minimum memenuhi seluruh indikator kemampuan literasi numerasi. Sedangkan siswa ekstrovert cukup mampu menyelesaiakan permasalahan kontesktual dengan berbagai macam angka dan simbol karena kurang teliti dalam menjawab, mampu memprediksi informasi yang disajikan dengan berbagai bentuk (grafik, tabel, bagan, diagram, dan sebagainya) juga menggunakan logikanya dan cukup mampu memprediksi dan mengambil keputusan dengan menginterpretasikan hasil analisis dari semua soal namun pada salah satu soal mengalami kesalahan transformasi

    Pengembangan LKS Berbasis Missouri Mathematics Project (MMP) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi observasi dan pemberian tes awal di SMP Negeri 6 Lahewa, yang menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII masih sangat kurang dan bahan ajar yang digunakan masih terbatas, kurangnya kemandirian belajar, dan siswa yang kesulitan memahami dan menjawab soal matematika sehingga menyebabkan siswa tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan bahan ajar berupa LKS yang sederhana, sehingga mudah dipahami oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKS berbasis Missouri Mathematics Project (MMP) yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE, yang terdiri atas lima tahapan yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi ahli materi, bahasa, desain, angket respon guru dan siswa. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa komentar dan saran yang diberikan terhadap LKS yang dikembangkan. Data kuantitatif berupa hasil angket dari validator, angket respon siswa, angket respon guru dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, LKS yang dikembangkan telah teruji dan dinyatakan valid baik dari segi validitas materi (isi), validitas bahasa, dan validitas desain. Selanjutnya, LKS juga sangat praktis digunakan oleh siswa dengan persentase kepraktisan sebesar 86,86% dan hasil persentase kepraktisan dari guru sebesar 97,27%. LKS yang dikembangkan juga efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan nilai rata-rata 85,00 dan berada pada kategori sangat baik dan persentase ketuntasan klasikal sebesar 86,36% berkategori sangat efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan sudah memenuhi harapan atau tujuan penelitian

    Analisis Kesalahan Siswa SMK Bina Patria 1 Sukoharjo dalam Menyelesaikan Soal Cerita Statistika berdasarkan Tahapan Polya

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi statistika berdasarkan tahapan polya dan mendeskripsikan penyebab kesalahannya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan subjek sebanyak 36 siswa kelas XI TKJ-2 SMK Bina Patria 1 Sukoharjo yang dipilih berdasarkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan tes tertulis, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Validasi data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh siswa kelas XI TKJ-2 SMK Bina Patria 1 Sukoharjo adalah pada tahapan memahami masalah yaitu sebanyak 66% dan melihat kembali sebanyak 83%. Penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi statistika berdasarkan tahapan polya yaitu kurangnya kemampuan siswa dalam memahami permasalahan yang disediakan serta siswa kurang teliti atau sering lupa dalam memeriksa kembali hasil jawaban yang sudah dikerjakan

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇