Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Analisis Tata Letak Ruang Perpustakaan Kabupaten Pekalongan Berdasarkan Prinsip Penataan Ruang Perpustakaan
Perpustakaan merupakan sumber ilmu dan pusat informasi yang sangat penting bagi perkembangan dunia pendidikan. Perpustakaan Umum Kabupaten Pekalongan adalah perpustakaan umum satu-satunya yang ada di daerah Kabupaten Pekalongan. Ruang perpustakaan hendaklah memperhatikan unsur-unsur tata ruang, desain, ukuran perabot, lokasi yang strategis, struktur ruangan, pengamanan ruangan, dan pengembangan perpustakaan ke masa yang akan datang sesuai dengan prinsip penataan ruang perpustakaan. Pada tata letak dalam ruang baca perpustakaan Umum Kabupaten Pekalongan masih terdapat kendala seperti ruang yang terbatas dan tercampur untuk aktivitas baca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tujuan untuk menganalisis tata letak Perpustakaan Umum Kabupaten Pekalongan berdasarkan prinsip penataan ruang perpustakaan menurut Anugrah and Ardoni, 2013. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat empat kategori zonasi berupa area buku koleksi, area pelayanan, area baca, dan area pendukung lain dengan tata letak ruang pada perpustakaan umum Kabupaten Pekalongan yang belum memenuhi prinsip dan aturan penataan ruang perpustakaan, salah satu diantaranya yaitu penataan jarak antar perabot seperti rak buku, meja baca masih sangat berdekatan (sempit) yang akan sangat berpengaruh terhadap sirkulasi dan juga akan memepengaruhi suasana ruangan.Kata Kunci: Tata Letak, Prinsip Penataan, Perpustakaan AbstractLibrary is a source of knowledge and a very important information center for the development of the world of education. Pekalongan Regency Public Library is the only one public library. The library room should pay attention to the elements of spatial planning, design, furniture size, strategic location, room structure, room security, and future development of the library in accordance with the principles of library space planning. In the layout in the reading room of the Pekalongan Regency Public library, there are still obstacles such as limited and mixed space for reading activities. This study uses a descriptive method with the aim of analyzing the layout of the Pekalongan Public Library based on the principles of library space management according to Anugrah and Ardoni, 2013. The results of the study state that there are four zoning categories in the form of book collection areas, service areas, reading areas, and other supporting areas. with the layout of the space in the public library of Pekalongan Regency that does not meet the principles and rules of library space planning, one of which is the arrangement of the distance between furniture such as bookshelves, reading tables are still very close together (narrow) which will greatly affect circulation and will also affect the atmosphere room.Keywords: Layout, Structuring Principles, Librarie
Analisis Aksesbilitas dan Fasilitas Difabel di Masjid At-Taqwa Bandung
Sarana dan fasilitas difabel berperan penting dalam desain teknis, bahkan menjadi syarat Permen PU dan Perumahan Rakyat nomor 14/PRT/M/2017 tentang kemudahan bangunan gedung. Penelitian ini akan menganalisis aksesbilitas dan fasilitas difabel pada masjid At-taqwa Bandung. Penelitian ini dilakukan secara berkala yaitu pada waktu sholat dhuhur, asar, dan sholat jum'at, dengan metode wawancara dan observasi lapangan dan dilakukan mulai dari pengamatan langsung di lapangan, dengan menganalisis aksesbilitas difabel, terutama akses masuk ke dalam masjid, sangat diperlukan ramp untuk difabel agar difabel mudah dalam mengakses masjid. Dari semua penelitian pada sarana dan fasilitas difabel masih ada yang belum memenuhi syarat Permen PU dan Perumahan Rakyat nomor 14/PRT/M/2017 tentang kemudahan bangunan gedung, yaitu tidak ada area parkir khusus difabel, tidak ada ramp untuk akses difabel, tidak ada tempat wudhu khusus difabel, tidak ada toilet khusus difabel serta ukuran tangga yang tidak sesuai persyaratan. Sehingga penyandang disabilitas tidak dapat mengakses masjid At- taqwa.Kata Kunci : Aksesbilitas dan Falitas Difabel Disability facilities and facilities play an important role in technical design, and even become a requirement for Permen PU and Public Housing number 14/PRT/M/2017 regarding the ease of building. This study will analyze the accessibility and disabled facilities at the At- taqwa mosque in Bandung. This research is conducted periodically, namely during the midday prayer, asar, and Friday prayers, with interviews and field observations and starting from direct observation in the field, by analyzing the accessibility of the disabled, especially access to enter the mosque, it is very necessary to ramp diffable so that the diffable can easily access the mosque. Of all the studies on disability facilities and facilities, there are still those who do not meet the requirements of the Minister of Public Works and Public Housing number 14/PRT/M/2017 on the ease of building, that is, there is no special parking area for disabled people, there is no ramp for disabled access, there is no place special ablution for the disabled, there is no special toilet with disabilities and the size of the stairs that does not fit the requirements. So people with disabilities cannot access the At-taqwa mosque
PENGARUH LATIHAN DEPTH JUMP DAN STEP PUSH OFF TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA KLUB BOLA VOLI SATRIA SEJATI SEMARANG
Aftah Dwi Rajendra Wirasakti. "Pengaruh Latihan Depth Jump dan Step Push Off Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Atlet Bola Voli Satria Sejati Semarang". Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang. 2023. Minimnya aktivitas terstruktur yang mengukur kekuatan otot tungkai pada klub voli Satria Sejati Semarang menjadi latar belakang penelitian ini. Karena model latihan yang digunakan masih kurang dan kurang bervariasi dalam memberikan peningkatan power otot tungkai pemain klub bola voli Satria Sejati Semarang, maka power otot tungkai pemain bola voli Satria Sejati Semarang masih maksimal dan kemampuan power otot tungkai masih rendah. . Dalam penelitian ini, paradigma desain pra-eksperimental dua kelompok pretest-posttest dan metode kuantitatif digunakan. Populasi penelitian ini adalah seluruh pemain bola voli Satria Sejati Semarang. Atlet Satria Sejati Club Semarang dijadikan sebagai sampel penelitian. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan metode ordinal. Temuan penelitian yaitu data lompat kedalaman menghasilkan nilai Sig. (0,000) α (0,05) bila dianalisis menggunakan uji beda sampel berpasangan. Hal ini menunjukkan bahwa Klub Bola Voli Satria Sejati Semarang meningkatkan latihan lompat jauh seiring dengan peningkatan power otot tungkai. Selanjutnya dilakukan pengaruh latihan step push-off terhadap kemampuan power otot tungkai, dengan nilai Sig. (0,000) nilai α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa Klub Bola Voli Satria Sejati Semarang meningkatkan latihan push-off step pada kemampuan kekuatan otot tungkai. Rata-rata hasil pengembangan kemampuan power otot tungkai setelah latihan step push off sebesar 61,83 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil peningkatan kemampuan power otot tungkai setelah latihan depth jump yaitu 61,08. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan power otot tungkai (lompat vertikal) dapat dicapai melalui latihan step push off dan depth jump. Dalam upaya meningkatkan proses latihan, penelitian menunjukkan bahwa bola voli dan materi klub lainnya dapat digunakan sebagai sumber insentif untuk latihan fisik, khususnya untuk metode latihan depth leap dan step push off
Pengaruh Daya Tarik, Promosi dan Fasilitas terhadap Minat Berkunjung Kembali Wisata Curug Bengkawah Kabupaten Pemalang
Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh daya tarik, promosi, dan fasilitas terhadap Minat Berkunjung Kembali ke destinasi wisata Curug Bengkawah di Kabupaten Pemalang, menggunakan teknik regresi linier berganda yang diproses melalui program SPSS dalam penanganan data. Deklinasi dalam frekuensi kedatangan turis ke Curug Bengkawah di Kabupaten Pemalang selama periode 2018 sampai dengan 2022 dicatat oleh observasi. Populasi yang menjadi subjek penelitian ini adalah individu yang paling tidak sekali berkunjung ke Curug Bengkawah, dengan sejumlah 100 responden yang ditarik menggunakan metode purposive sampling. Kuesioner telah digunakan sebagai alat pengumpulan data dalam penelitian kuantitatif ini. Hasilnya menunjukkan bahwa daya tarik (X1), promosi (X2), dan fasilitas (X3) memberikan pengaruh signifikan dan positif terhadap Minat Berkunjung Kembali (Y), baik secara simultan maupun parsial
Tanggapan Guru PJOK Terhadap Imolementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran PJOK di SMA Negeri Se Kabupaten Brebes
ABSTRACT The background of this research is that the independent curriculumis conveyed across schools which impacts PJOK, many changes to K-13 and a free informational program include: Emotional investigation is the methodology for this survey. This study included students from 18 Brebes Regency public high schools. The reaction variable score received a base score of 90, a maximum score of 133, and a mean (mean) score of 109.88 in light of the outcomes. 8.15 standard deviation The general response of PJOK educators at public secondary schools in Brebes Rule demonstrates that the Merdeka Learning educational plan is excellent, as demonstrated by the 42 percent level of the total score for responses to the highest statement. suggestions for sports instructors to learn more about the significance and benefits of the Merdeka Learning curriculum for students, particularly adolescents. for researchers to use their expertise and knowledge to explain the Merdeka Learning curriculum to students and the general public. Keywords: Feedback, Free Learning Curriculum, PJOK, Teacher
Eksplorasi Etnomatematika Motif Batik Lumintu Khas Kabupaten Semarang dalam pembelajaran Transformasi Geometri
Konsep matematika dikaitkan dengan konteks budaya memberikan peran yang besar dalam kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi objek-objek pada Batik Lumintu yang berkaitan dengan konsep matematika yang ada di sekolah. Penelitian ini, merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan etnografi. Instrumen utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, sedangkan instrument pendukung dalam penelitian ini meliputi studi literatur, dokumentasi serta catatan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Batik Lumintu khas Kabupaten Semarang memiliki nilai etnomatematika yang berkaitan dengan konsep-konsep matematika pada materi transformasi geometri. Batik ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk memfasilitasi kemampuan pemahaman konsep siswa dalam materi transformasi geometri
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Android Berbantu Aplikasi Mit App Inventor Materi Aritmatika Sosial untuk Siswa Kelas VII
Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui pengembangan media pembelajaran Mit App Inventor dilihat dari hasil belajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hassil observasi pada studi pendahuluan yaitu dibutuhkannya modifikasi desaind pembelajan matematika yang menarik salah satunya media pembelajaran. Pengembangan system komonen utamanya Mit App Inventor pendukung dalam aplikasi ponsel berbasis Android. Tujuan dari dilakukanya penelitian ini adalah untuk memperoleh media pembelajaran yang layak digunakan, efektif, dan praktis. Jenis metode yang digunakan pada penelitian ini adalah ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis (Analisis), Design (Desaind), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Populasi dalam penelitian iniadalah siswa kelas VII SMPN 26 Semarang dengan menggunakan metode penelitian pree- experimental design dengan desaind penelitian one group pretest - posttest design. Hasil pengembangan dinyatakan bahwa Aplikasi Mit App Inventor pada materi Aritmatika Sosial valid digunakan berdasarkan perolehan validasi oleh ahli media 81,5%, ahli materi 79%, dan uji keterbacaan produk 90,4%, selain itu Aplikasi Mit App Inventor pada materi aritmatika sosial dinyatakan efektif digunakan karena adanya peningkatan pada rata-rata nilai siswa, berdasarkan perolehan rata-rata pretest siswa sebesar 46,9 dan rata-rata posttest diperoleh sebesar 73,2 Hasil Uji N gain juga menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil preetest dan posttest sebesar 0.48 yang diartikan adanya peningkatan dengan kategori sedang. Media Aplikasi Mit App Inventor materi aritmatika sosial praktis digunakan berdasarkan pada perolehan analisis sebesar 91% Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa media ajar Mit APP Inventor materi aritmatika sosial yang telah layak digunakan oleh siswa.Kata Kunci : Pengembangan, Mit App Inventor dan hasil belaja
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Trigonometri ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah trigonometri khususnya pembuktian identitas trigonometri ditinjau dari kemampuan berpikir kritis tinggi, sedang, dan rendah serta faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 6 siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 5 Semarang, yaitu 2 siswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi, 2 siswa dengan kemampuan berpikir kritis sedang, dan 2 siswa dengan kemampuan berpikir kritis rendah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes tertulis dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yang membandingkan hasil tes tertulis satu sumber dengan sumber lainnya dalam kategori yang sama dan kemudian digali lebih dalam melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi tidak mengalami kesulitan. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis sedang mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep. Sedangkan siswa dengan kemampuan berpikir kritis rendah mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep, kesulitan dalam menerapkan prinsip, dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah verbal
Resiliensi perempuan dalam novel srepeg tlutur karya tiwiek SA
The purpose of writing this study is to describe the resilience carried out by female characters in the novel Srepeg Tlutur by Tiwiek SA. The formulation of the problem in this study is how women's resilience in the novel Srepeg Tlutur by Tiwiek SA. The method in this study is qualitative, using feminism theory that focuses on the resilience of female characters. Research data in the form of words, phrases, and sentences containing elements of resilience of female characters in the novel Srepeg Tlutur by Tiwiek SA. Data collection techniques in the form of literature studies consisting of reading techniques and note-taking techniques. After the data is collected, data analysis techniques are used in the form of data reduction, data presentation, and data verification. The results of this study show the resilience characteristics of the novel Srepeg Tlutur by Tiwiek SA in the form of perseverance, calmness, independence, and self-awareness. There are also several traits possessed by resilient individuals in the novel Srepeg Tlutur by Tiwiek SA, namely social competence, and awareness of goals and the future. While the resilience factors in the novel Srepeg Tlutur by Tiwiek SA include emotional regulation, impulse control, optimism, causal analysis, self-efficacy, and recognition
Application of Mind Mapping Method in Learning to Write Geguritan to Students of Class IX A SMP Negeri 04 Bumiayu Brebes Regency in the Academic Year 2023/2024
This study aims to describe the results of applying the mind mapping method in learning to write geguritan for students of class IX A at SMP Negeri 04 Bumiayu, Brebes Regency. This is motivated by the continued lack of interest among many students in learning to write geguritan, which is partly due to the limited variety of learning methods used. Therefore, the application of the mind mapping method is needed to facilitate students in participating in learning, so that later students can develop their ideas and creativity, especially when participating in learning to write geguritan. This study used a descriptive quantitative approach while the design in this study was a pre-experimental design in the form of a one-shot study involving only one group without the need for sampling. The data of this study were collected through questionnaires (questionnaires) accompanied by documentation. While the data collection techniques in this study used test and non-test techniques. The results of this study are: 1) in the knowledge aspect competency test, a percentage of 100% or a total of 24 students obtained a complete score above the KKM. From this acquisition, the final average score was 85.58. 2) in the skill aspect competency test also obtained a percentage of 92% or 22 students whose scores had reached above the KKM. From this acquisition, the final average score was 80.25 in the skill aspect. Based on the analysis of the data obtained, learning to write geguritan can provide a considerable influence on learning activities to write geguritan in class IXA SMP Negeri 04 Bumiayu Brebes Regency