Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI RISIKO DAN PERMASALAHAN PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN KERETA API ELEVETED TRACK SIMPANG JOGLO
The construction of the Simpang Joglo Elevated Track Bridge is an iconic development in the city of Surakarta with the Elevated Railway Bridge which was built over seven very busy intersections. At this intersection, traffic jams often occur when trains pass, for this reason an elevated track railway bridge was built to reduce this congestion. The implementation of development is not free from risks that occur both internally and externally. This research aims to identify the risks and problems that occur in the construction of the Simpang Joglo Elevated Track Bridge. After identification, an assessment will be carried out on the level of risk that has been identified in the construction of the elevated track bridge at Joglo intersection. Data collection was divided into two, namely primary data collection through distributing questionnaires and interviews on the Simpang Joglo Elevated Track Bridge Construction Project which was conducted with project owners, consultants and contractors and secondary data collection through previous research and data from the Simpang Joglo Elevated Track Bridge Construction Project. Risk identification is carried out using the Risk Breakdown Structure (RBS) method and probability impact grid to determine the level of risk. After obtaining the data, a feasibility test will be carried out on respondents and then a validity and reliability test will be carried out for the three stakeholders. Risk identification is carried out by calculating the probability and impact for each variable and then clarifying the ranking using the Extremely Ineffective, Ineffective, Moderately Ineffective, Very Effective and Extremely Effective rating scale. After that, the risk level is classified using a probability-impact matrix. From the results of the risk level classification, it was found that there were 31 risk variables in the high category from the owner, 31 risk variables according to the consultant and 19 risk variables according to the contractor. Determining the high category of risk is based on combining the same variables from the three stakeholders to obtain 18 risk variables. These variables are problems that occur and influence the implementation of the Simpang Joglo Elevated Track Bridge Construction Project. These problems include increased vibration, traffic flow, road damage, K3 environmental sanitation, community attitudes and perceptions, organizational structure, payments, owner finances, overtime, time and cost estimates, changes in design, heavy equipment and material
KINERJA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN SATU ARAH (STUDI KASUS JL. SUNAN KUDUS KABUPATEN KUDUS)
The high mobility of the people and traffic due to the existence of a railroad crossing on the Mranggen road section is the main factor for the high congestion that exists on this section. The government's efforts through the Central Java Office of Public Works and Human Settlements to build the Ganefo Mranggen KM 14 Fly Over is an alternative solution to tackling the high traffic jams on this section. Therefore, researchers will identify how the performance of the Mranggen road section after the construction of the Fly Over. After conducting research, it was found that the busiest traffic was on Wednesday at 16.00-16.15 with a total flow value of 883.3 pcu/hour. The degree of saturation is 0.962 0.75, which exceeds the requirements of the 1997 MKJI guidelines. If the value of the degree of saturation 0.75 requires improvement, then the degree of saturation is included in the category E service level with conditions of very high traffic density and low volume. The highest side resistance value on this section is 906.8 where the time interval is 06.00-09.00 WIB with the VH Resistance Class (906.8 900) which means commercial area, with roadside market activity. So that alternative solutions can be found using SWOT calculations where it is known that the segment is in a position between the Weakness and Opportunity axes, namely in quadrant 4. This means that the Ganefo Mranggen Fly Over segment is advised to change the strategy from internal Weaknesses So that the strategy is changed to Opportunity ( external Opportunity) in order to achieve good traffic performance on the Ganefo Mranggen Km 14 Fly Over section
Pengaruh Viral Marketing, Brand Awareness dan Lokasi Terhadap Proses Keputusan Pembelian Konsumen (Studi Kasus Pada Barbarian Kerang Mejasem Kabupaten Tegal)
Latarbelakang dalam studi adalah kejadian fluktuasi penjualan yang dialami oleh Barbarian Kerang Mejasem Kabupaten Tegal dalam tiga tahun terakhir. Pada periode 2021-2022 penjualan Barbarian Kerang Mejasem Kabupaten Tegal mengalami penurunan senilai 0,59%. Namun berbedan dengan periode sebelumnya, pada periode 2022-2023 volume penjualan mengalami kenaikan yang signifikan yaitu 20,51%. Studi ini untuk mengidentifikasi dampak Viral Marketing, Brand Awareness, dan Lokasi pada proses keputusan pembelian Barbarian Kerang Mejasem Kabupaten Tegal.Studi ini memakai jenis penelitian kuantitatif. Mengambil data dalam penelitian memakai metode survei dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, survei dilaksanakan menyebarkan kuesioner untuk mengumpulkan informasi mengenai viral marketing, brand awareness, dan dampak lokasi pada proses mengambil keputusan pembelian konsumen. Dan dokumentasi pada penelitian ini dipakai untuk mengumpulkan data berupa foto atau gambar responden dalam mengisi kuesioner untuk mendapatkan bukti bahwa konsumen atau pelanggan Barbarian Kerang menjadi responden sudah mengisi kuesioner yang disediakan oleh peneliti. Teknik yang dipakai untuk pengumpulan data pada penelitian ini dilaksanakan melalui kuesioner yang diberikan kepada 100 responden yang terpilih secara acak dari populasi konsumen Barbarian Mejasem Kabupaten Tegal. Pemilihan responden memakai Teknik mengambil sampel insidental sampling. Analisis data dilaksanakan dengan memakai regresi linier berganda yang dilengkapi dengan uji asumsi klasik, uji t dan uji F. Dari hasil analisis, diketahui bahwa viral marketing (X1), brand awareness (X2) dan lokasi (X3) memiliki dampak signifikan positif pada proses Keputusan pembelian (Y), secara bersamaan
Pendekatan Fuzzy Goal Programming untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi UMKM Furniture
UMKM Royal Jepara menghadapi permasalahan dalam perencanaan produksi yang melibatkan tujuan bertentangan, yaitu memaksimalkan pendapatan dan meminimalkan biaya bahan baku di tengah keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan menyusun perencanaan produksi optimal menggunakan metode Fuzzy Goal Programming (FGP), yang memadukan pendekatan Goal Programming dan logika fuzzy. Data diperoleh dari laporan penjualan dan penggunaan bahan baku. Peramalan dilakukan menggunakan metode moving average 3 bulan. Model matematis disusun dengan dua fungsi tujuan dan delapan kendala bahan baku. Fungsi keanggotaan fuzzy dibentuk untuk mengukur tingkat pencapaian terhadap target pendapatan minimal dan batas biaya maksimal. Hasil menunjukkan bahwa pendapatan mencapai Rp 1.917.600.000 dan biaya bahan baku Rp 779.400.000, dengan tingkat kepuasan , yang berarti seluruh tujuan tercapai optimal. FGP terbukti efektif membantu UMKM merencanakan produksi secara efisien dan adaptif terhadap keterbatasan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MOBILE EDUKASI PADA MATERI DASAR JARINGAN KOMPUTER SEBAGAI SARANA BELAJAR MANDIRI SISWA SMK
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran mobile edukasi berbasis Android pada materi Dasar Jaringan Komputer sebagai sarana belajar mandiri bagi siswa SMK. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Produk dikembangkan menggunakan aplikasi Smart Apps Creator dan divalidasi oleh ahli media dan materi dengan hasil sangat layak. Implementasi dilakukan pada kelas X TKJ di SMK Muhammadiyah 5 Mijen Demak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sangat praktis digunakan, dengan skor kepraktisan 85,57%. Efektivitas media dibuktikan melalui uji statistik, di mana kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar yang signifikan berdasarkan uji paired sample t-test, independent sample t-test, dan uji N-Gain. Kelas eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 76,70% (kategori efektif), sedangkan kelas kontrol hanya sebesar 28,84% (kategori tidak efektif). Dengan demikian, media mobile edukasi ini terbukti valid, praktis, dan efektif digunakan dalam mendukung pembelajaran mandiri siswa SMK serta mampu meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan.Kata kunci:Mobile Edukasi, ADDIE, Media Pembelajaran, Jaringan Komputer, SMK
IMPLEMENTASI METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi di Fakultas Pendidikan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi Informasi (FPMIPATI) UPGRIS selama ini dilakukan secara manual, yang rentan terhadap subjektivitas, memerlukan waktu yang cukup lama sehingga kurang efisien. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk membuat Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi berbasis web menerapkan metode SAW (Simple Additive Weighting) dalam menaikkan tingkat objektivitas dan efisiensi pada proses seleksi. Metode pengembangan sistem mempergunakan model waterfall, yang mencakup tahap analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, serta pemeliharaan. Sistem ini mencakup fitur pengelolaan data sub kriteria, kriteria, alternatif (mahasiswa), penilaian, serta perhitungan otomatis melalui penerapan metode SAW (Simple Additive Weighting) dalam menghasilkan perangingan mahasiswa berprestasi. Hasil pengujian UAT (User Acceptance Testing) serta Black Box memperlihatkan bahwasanya sistem berfungsi secara baik, dengan tingkat keberhasilan 100% dan persentase ketercapaian 90,1%. Validator juga menilai sistem sangat layak dengan persentase 91,67%. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi yang transparan, adil, dan terukur untuk pemilihan mahasiswa berprestasi di lingkungan Fakultas Pendidikan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam serta Teknologi Informasi UPGRIS
KEMAMPUAN GURU MENYUSUN BAHAN AJAR KELAS X SMA NEGERI 1 WIROSARI KABUPATEN GROBOGAN
This study contains the ability of teachers to prepare teaching materials for class X SMA Negeri 1 Wirosari. This study aims to describe how teachers prepare teaching materials according to the curriculum. With the formulation of the problem of how the Javanese language teacher's ability to compile teaching materials for class X SMA Negeri 1 Wirosari. This research uses a qualitative research method because the data is in the form of words, phrases and sentences, the source of the data used is teaching materials Javanese for class X SMA Negeri 1 Wirosari. Data collection techniques in the form of documentation and interviews. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study were the preparation of teaching materials written by Mrs. Siti Nurasih, S.Pd, class X semester 2, in which there were 5 main materials, namely types of text, geguritan, wayang mahabarata, upload-ungguh basa, and pawarta according to the rules for preparing teaching materials. In this study using assessments based on content feasibility and language feasibility. Assessments on content feasibility and language feasibility used predetermined assessment instruments
Gaya Bahasa dalam Lirik Lagu "Satu Bulan", "Apa Mungkin" dan "Terlintas" pada Album "Terlintas" karya Bernadya
The music industry is currently thriving with new songs popularized by young musicians. One striking example is Bernadya's Terlintas album, which presents a number of popular songs thanks to its lyrics that attract listeners' attention. This study aims to analyze the use of language styles in the lyrics of the songs on Terlintas album and explore the meaning contained in them. The three songs studied in this research are "Satu Bulan", "Apa Mungkin", and "Terlintas". Using a descriptive qualitative approach, this study collected data through listening and note-taking techniques. The data obtained from the song lyrics were then analyzed using Keraf's (2006) stylistic theory, which distinguishes stylistic language based on direct and indirect meaning. The results show that there are three types of dominant language styles in the song lyrics, namely comparison, affirmation, and figurative language styles. Comparative language style is seen through the use of figures of speech such as metaphor, hyperbole, personification, and symbolism, which function to enrich meaning and create new images for listeners. Meanwhile, oppositional language style appears in the form of subtle criticism through irony and allusion. This research confirms that the use of language styles in song lyrics has an important role in exploring deeper meanings and strengthening the emotional message that the songwriter wants to convey. Therefore, song lyrics not only function as a means of entertainment, but also as a medium to convey ideas and feelings in a more complex manner
Sosialisasi dan Pelatihan Sport Massage bagi Guru PJOK se-Kota Palu dalam Meningkatkan Profesionalisme Pendidikan Jasmani
Kurangnya kompetensi guru PJOK di Kota Palu dalam penerapan teknik sport massage menjadi kendala dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran olahraga dan kesejahteraan peserta didik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PJOK dalam memberikan layanan pemulihan dan pencegahan cedera melalui sosialisasi dan pelatihan teknik sport massage. Kegiatan ini diikuti oleh 80 guru PJOK tingkat SMP se-Kota Palu, dengan materi meliputi pemahaman dasar sport massage, teknik-teknik manipulasi jaringan lunak, hingga praktik langsung penanganan cedera olahraga ringan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi praktik peserta. Data hasil evaluasi dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa 94,8% peserta telah menguasai materi yang diberikan, dan 87,4% mampu menerapkan teknik sport massage secara mandiri. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru PJOK, sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan jasmani dan kesejahteraan siswa di Kota Palu
PENGEMBANGAN MEDIA KADOPAS (KARTU DOMINO IPAS) BERBASIS PBL UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATERI IPAS TOPIK BAGAIMANA BENTUK INDONESIAKU KELAS V SD NEGERI SUMBEREJO 02
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan dan keefektifan media KADOPAS (Kartu Domino IPAS) pada materi IPAS Topik Bagaimana Bentuk Indonesiaku kelas V SD Negeri Sumberejo 02. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket dan tes yakni pretest dan postest, sedangkan teknik analisis data menggunakan data deskriptif validasi dan analisis Uji-t. Produk Media KADOPAS (Kartu Domino IPAS) diuji cobakan kepada 28 siswa kelas V SD Negeri Sumberejo 02. Hasil penelitian ini berupa produk KADOPAS (Kartu Domino IPAS) dengan memperoleh persentase Uji Kelayakan ahli media dan ahli materi sebesar 93% dengan kategori sangat valid dan layak, hasil validasi oleh tiga guru/praktisi terhadap media sebesar 82% dan Materi sebesar 84% kategori praktis dan hasil dari tanggapan siswa sebesar 96%, tanggapan guru memperoleh persentase 85% termasuk kategori Sangat Baik. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada nilai pretest dan posttest menggunakan rumus Uji-t diperoleh signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,005 dan N-gain score memperoleh sebesar 0,8 dengan kriteria tinggi. Dengan demikian media KADOPAS (Kartu Domino IPAS) sangat efektif dan dapat meningkatkan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri Sumberejo 02