Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Karakteristik Fisikokimia : Pewarna Makanan Dari Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Yang Kaya Anti Oksidan
The butterfly pea flower can be used as a food coloring to provide color, enhance visual appeal, and maintain or improve its organoleptic properties. Its role is not only limited to aesthetic aspects, but also has a significant health impact. Antioxidants owned by telang flowers have health potential, namely as anti-microbial, anti-depressant, anthelmintic, anti-cancer, and anti-diabetes. Therefore, the purpose of this research is to produce a powdered food coloring using telang flowers as the base material, which contains anthocyanins as a high source of antioxidants. This research method includes extraction with a 1% acetic acid solvent, a solubility test, a yield test, water content, and anthocyanin content. Maltodextrin (5,10,15%) and Carboxy Methyl Cellulose (CMC) were used as good capsulants. The total anthocyanin content determination test used the UV-Vis spectrometry method. The test results showed that increasing maltodextrin concentration was directly proportional to solubility, yield, and moisture content but inversely proportional to total anthocyanin content
Penghematan Energi, Air, dan Material Dalam Pengendalian Emisi CO2 Pada Desain Asrama Mahasiswa UPGRIS dengan Menggunakan Aplikasi EDGE
Penerapan green building pada suatu perencanaan bangunan merupakan faktor penting dalam didirikannya bangunan karna sangat berpengaruh terhadap pengguna maupun lingkungan contohnya dalam penerapan green building pada perancangan asrama Upgris. Mendesain pada bangunan ini memiliki arah orientasi bangunan menghadap utara dan Selatan untuk menghindari sinar matahari dari arah timur dan barat karena cenderung lebih intens. Tujuan penerapan green building ini meliputi penggunaan energi yang minim sehingga mengurangi paparan sinar matahari yang panas terhadap bangunan dan pengurangan biaya operasional.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif karena dilakukan untuk memperoleh hasil yang akurat karnamengandalkan perhitungan yang pasti, kemudian hasilnya dibandingkan dengan standar nilai bangunan hijau.Kata Kunci: Green Building, Asrama Mahasiswa AbstractThe application of green building in a building plan is an important factor in the construction of a building because it has a big influence on users and the environment, for example in the application of green building in the design of an upscale dormitory. The design of this building has the building orientation facing north and south to avoid sunlight from the east and west because it tends to be more intense. The aim of implementing green building includes minimal energy use, thereby reducing the building's exposure to hot sunlight and reducing operational costs.This research uses quantitative methods because it is carried out to obtain accurate results because it relies on exact calculations, then the results are compared with standard green building values
ANALISIS AKSESBILITAS DISABILITAS DI TAMAN KERANG KABUPATEN JEPARA
Abstrak Seperti yang kita ketahui keberadaan ruang publik sangatlah memiliki perananan bagi keselarasan di sebuah kota,salah satu wujudnya adalah taman kota,taman kota yaitu ruang didalam lingkup perkotaan yang strukturnya bersifat alami dengan hanya sedikit bagian yang terbangun,akan tetapi pembangunan tersebut tidak diterapkan dengan penambahan standar-standar yang sudah ditentukan.sehingga dari kesalahan itulah yang menjadikan taman kurang nyaman dan kurang layak untuk digunakan terutama bagi penyandang disabilitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang bersangkutan dengan fasilitas bagi penyandang disabilitas dengan melandaskan standart pada Permen PUPR14-17 yang kemudian dilakukan perbandingan antara data ekisting dengan standart.setelah mendapatkan hasil dari perbandingan antara data ekisting dengan standart maka akan ditemukan data-data yang kurang sesuai dengan standart yang sudah ditentukan.hal inilah yang akan menjadi fokus penelitian yang kemudian akan dilakukan redesain pada bagian-bagian yang kurang sesuai agar nantinya bisa menjadi koreksi dalam pembuatan taman yang baru. Kata Kunci: Aksesibilitas, Disabilitas, Taman Abstract As we know the existence of public space has a very important role for harmony in a city, one of its forms is city parks, city parks, namely spaces within the urban scope whose structure is natural with only a few parts that are built, but the development is not implemented with the addition of standards. -standards that have been determined, so that from mistakes that make the park less comfortable and less suitable for use, especially for people with disabilities.This study aims to identify problems related to facilities for persons with disabilities by basing the standards on the Minister of Public Works and Public Housing 14-17 which is then made a comparison between existing data and standards. with a predetermined standard. This will be the focus of research which will then be redesigned on the parts that are not suitable so that later it can be a correction in making a new garden
Dimensi Ruang Duduk Penonton Pada Tribun Stadion Citarum Semarang
Semarang merupakan salah satu kota terbesar yang mempunyai potensi dalam bidang olahraga sepak bola. Kota semarang sendiri mempunyai dua stadion yaitu stadion jatidiri dan stadion citarum dengan beberapa klub sepak bola. Namun mencermati dari kedua stadion, penulis memutuskan untuk melakukan penelitian terhadap stadion Citarum Semarang, karena pengelolaan dimensi ruang pada tribun yang kurang baik. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan melakukan survey di tribun Citarum Semarang.Pengolahan data sesuai literatur standar tribun dan tahap terakhir membandingkan data dengan standar sesuai Neufert dan Buku Tata Cara Perencanaan Bangunan Stadion. Dari hasil penelitian, beberapa bagian tribun di Stadion Citarum Semarangmasih kurang dari standard. Akibatnya penonton merasa tidak nyaman dan membuat penonton tidak memanfaatkan tribun sebagimana mestinya yang membuat tribun semakin rusak. Perbaikan pada tribun sangat diperlukan agar kenyamanan penonton meningkat dan tribun dapat dimanfaatkan dengan bai
Pengaruh Pemilihan Warna terhadap Suasana Ruang pada Cafe Lingkar di Semarang
Dalam ilmu arsitektur, suasana hati memiliki makna yang sama dengan pengertian tempat. Pemilihan warna yang tepat dapat memperkuat suasana, kesan atau citra yang ingin ditampilkan oleh pemilik cafe. Cafe dengan pemilihan warna yang tidak tepat dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas pengunjung, perasaan seperti ini memicu adanya kesan tidak baik dibenak pengunjung untuk segera beranjak pergi (fast turn-over). Temperatur warna pada pencahayaan cafe sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan suasana cafe. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bagaimana pengaruh pemilihan warna terhadap suasana ruang pada cafe khusus nya di Cafe Lingkar Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dimana dalam pelaksanaannya meliputi data, analisis dan interpretasi tentang arti dan data yang diperoleh dengan metode pengumpulan data yakni Angket atau Kuesioner. Dari hasil penelitian, pemilihan temperatur warna dan pemilihan warna berpengaruh dan memberikan kesan berbeda pada ruangan serta dapat mempengaruhi psikologi manusia.Kata Kunci: warna, temperatur warna, interior cafe, psikologi AbstractIn architecture, mood has the same meaning as the meaning of place. Choosing the right color can strengthen the atmosphere, impression or image that the cafe owner wants to display. Cafes with inappropriate color choices can cause discomfort and can disrupt visitors' activities. Feelings like this trigger a bad impression in the minds of visitors to leave immediately (fast turn-over). The color temperature of cafe lighting greatly influences the comfort and atmosphere of the cafe. The purpose of this research is to prove how color choice influences the room atmosphere in cafes, especially at Cafe Lingkar Semarang. This research uses a descriptive research method where the implementation includes data, analysis and interpretation of the meaning and data obtained using the data collection method, namely Questionnaires. From the research results, the choice of color temperature and color selection has an influence and gives a different impression to the room and can influence human psychology
Efektifitas Penggunaan Cat Be Cool Pada Atap Pada Bangunan Rumah Makan Geprek Dhe Gun Kota Semarang Terhadap Perubahan Suhu Ruangan
Pemanasan global atau Global Warming sendiri merupakan suatu fenomena alam yang disebabkan oleh manusia dan berdampak besar bagi bumi serta isi di dalamnya. Pemanasan global sendiri di sebabkan oleh beberapa hal sederhana yang setiap harinya dilakukan oleh manusia, seperti halnya penggunaan kendaraan yang berlebihan, efek rumah kaca dan lain sebagainya. Pemanasan global sendiri berdampak besar apalagi terhadap perubahan suhu sendiri, baik suhu didalam maupun diluar ruangan. Semakin hari semakin meningkatnya populasi penduduk beserta aktivitasnya yang tentunya menyebabkan semakin meningkatnya global warming. Akibatnya perubahan suhu pada suatu ruangan sangat meningkat drastis dan mengurangi kenyamanan pada pengguna ruangan tersebut. jika suhu didalam ruangan terus meningkat maka akan mengakibatkan ketidaknyamanan pengunjung. Perubahan suhu pada ruangan tersebut dapat dikurangi dengan menggunakan suatu green product atau eco produk yang dapat meredam dan mengurangi pemanasan global yang terjadi di jaman sekarang
Karakteristik Masjid Jami' Sunan Abinawa Dusun Praan, Desa Pekuncen, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal
AbstrakMasjid Jami' Sunan Abinawa merupakan salah satu masjid tertua di Kabupaten Kendal yang terletak di Dusun Praan, Desa Pekuncen, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal. Juga merupakan peninggalan Pangeran Benawa atau Sunan Abinawa yang merupakan raja ketiga dari Kerajaan Pajang sebelum lengser. Kerajaan Pajang sendiri didirikan oleh Jaka Tingkir yang sebelumnya berhasil merebut tahta Kerajaan Demak dari Arya Penangsang. Dengan menggunakan metode observatif dan literasi, Masjid Jami' Sunan Abinawa masih mempertahankan keaslian bagian pilar kayu penyangga atap dan bagian atap. Serta, terdapat gentong peninggalan yang konon air didalamnya tidak pernah kering walau musim kemarau datang. Dari analisis dapat disimpulkan bahwa Masjid Jami' Sunan Abinawa telah mengalami banyak perubahan dari waktu ke waktu.Kata kunci : Masjid, Jami' Jami' Sunan Abinawa Mosque is one of the oledest mosque in Kendal regency which located in Dusun Praan, Desa Pekuncen, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal. It is also reluc of Prince benawa also known as Sunan Abinawa who was the third king of the Pajang Kindom before stepping down. The Kingdom of Pajang itself was founded by Jaka tingkir who previously succeeded in seizing the throne of the Demak Kingdom from Arya Penangsang. By observatorial and literacy methods, the Jami' Sunan Abinawa Mosque still maintains the authenticity of the wooden pillars which support the roof and the roof itself. Also, there is a relic barrel which is said to have water in it that never dries up eveb though the dry season comes. From the analysis it can be concluded that the Jami' Sunan Abinawa Mosque has changes from time to time
SURVEY KEBUGARAN JASMANI EKSTRKURIKULER BULUTANGKIS SMKN 1 PATI
Tujuan penelitian ini dibuat agar dapat mengetahui bagaimana tingkat kebugaran fisik murid SMK Negeri 1 Pati yang berpartisipasi dalam olahraga bulutangkis. Semua orang ingin hidup sehat. Dengan demikian terawatnya kesehatan, jauh lebih baik untuk kesehatan kebugaran fisik seseorang, latihan untuk kebugaran fisik bisa dilakukan di sekitar rumah dan juga dapat dilakukan tanpa memandang usia atau umur. Tes kebugaran fisik terdiri dari lari 1200 meter, loncat tegak selama 60 detik, gantung dengan angkat tubuh enam puluh detik, baring duduk enam puluh detik, dan vertical jump. Setiap kegiatan kebugaran mempunyai kriteria tes yang berbeda beda. Penelitian kebugaran jasmani menggunakan pendekatan deskriptif dengan pendekatan survey dan uji tes, orang coba yang digunakan siswa yang bermain bulutangkis sebagai aktivitas ekstrakurikuler sebanyak 43 murid yang diambil dari kelas 10 dan kelas 11, dengan usia yakni 16-19 tahun. Setelah dilakukannya penelitian kebugaran jasmani mendapatkan hasil yang sudah dilakukannya perhitungan yaitu 0 murid 0% diketahui tingkat aktivitas fisik Baik Sekali, 2 murid 5% diketahui tingkat aktivitas fisik Baik, 29 murid 69% diketahui tingkat aktivitas fisik Sedang, 12 murid 28% diketahui tingkat aktivitas fisik kurang, dan yang terakhir 0 murid 0% diketahui tingkat aktivitas fisik Kurang Sekali. Dengan penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan kategorikan Sedang untuk siswa ekstrakurikuler olahraga bulutangkis SMK Negeri 1 Pati
Pengaruh Push Up Dan Fins Terhadap Kecepatan Renang 50 Meter Gaya Bebas Pada Alva Aquatic Swimming Club
Penelitian ini dilatar belakangi bahwa atlet pada alva aquatic swimming club belum mencapai target waktu yang diharapkan, hal tersebut karena kurangnya jam latihan beban dan teknik yang benar dan kurangnya jam latihan untuk meningkatkan kecepatan berenang. Sehingga tujuan penelitian untuk melihat dari latihan push-up dan fins untuk kecepatan renang 50 m gaya bebas pada atlet alva aquatic swimming club. Metode penelitian dengan pendekatan pre-experimental design, dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling pada atlet alva aquatic swimming club. Teknik pengumpulan data dilakukan memakai metode two-group pretest-posttest design. Teknik analisis menggunakan Uji T untuk mengetahui pengaruh antara variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa latihan push up dan fins tidak memiliki pengaruh yang pasti terhadap kecepatan renang gaya bebas pada atlet alva aquatic swimming club. Hasil dari kelompok latihan push-up dan fins mendapatkan nilai signifikan (sig2-tailed) sebesar 0,139 (pushup) serta 0,198 (fins) dan 0,05 maka latihan push-up dan fins tidak memiliki pengaruh terhadap kecepatan renang gaya bebas pada atlet alva aquatic swimming club di Kendal. hasil dari penelitian ini adalah tidak ada pengaruh yang signifikan antara latihan push-up dan fins walau ada peningkatan hasil antara hasil pre-test dan post-test pada kecepatan renang gaya bebas jarak 50 meter. Untuk itu, bagi peneliti selanjutnya dapat disarankan latihan serupa yang dapat diterapkan oleh guru atau pelatih untuk mengevaluasi kecepatan berenang dalam meningkatkan kualitas atle
Utilization of the Wondering, Exploring, and Explaining (WEE) Learning Model Assisted by GeoGebra to improve Understanding of Mathematical Concepts
This study aims to describe the application of the Geogebra-assisted Wondering, Exploring, and Explaining (WEE) learning model in improving the ability to understand mathematical concepts on lines and angles material at Junior High School of Darush Sholihin Batu in the 2022/2023 academic year. The study employs practical classroom action research, recruiting class VII-B as the research subjects. Interview guides, observation sheets, end-of-cycle test questions adapted to indicators of the ability to understand concepts, and field notes were the study's pilots for data collection. The findings showcased that the observation of teachers' and students' activities, the final cycle test completeness, and the interview results with happy students were boosted from cycles I to II. Furthermore, cycle II met the indicators of action success, indicating that the Geogebra-assisted Wondering, Exploring, and Explaining (WEE) learning model can improve the ability to understand mathematical concepts on lines and angles material at SMP Darush Sholihin Batu