Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    KEEFEKTIFAN METODE BERNYANYI BERBANTU MEDIA FLASHCARD PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS 1 SDN 01 KEBONDALEM PEMALANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode bernyanyi berbantu media flashcard pada kemampuan membaca permulaan dalam mata Pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas 1 SDN 01 Kebondalem Pemalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk pre-expermental design dengan desain one-grup pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 01 Kebondalem Pemalang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang merupakan siswa dan siswi kelas 1 yang diambil dengan menggunakan teknik non probability jenis sampling jenuh. Berdasarkan perhitungan diperoleh rata-rata nilai pretest yaitu 57,00 sedangkan rata-rata nilai posttest yaitu 71,75. Pada saat pretest hanya ada 6 siswa yang tuntas dan 14 siswa lainnya belum tuntas dengan ketuntasan belajar klasikal 30%. Setelah dilakukan posttest terdapat kenaikan sebnayak 14 siswa yang tuntas dan 6 siswa yang belum tuntas dengan ketuntasan klasikal 70%. Hal tersebut diperkuat oleh analisis uji-t dengan perolehan thitung sebesar (7,959) ttabel (1,729) jadi H0 ditolak yang artinya rata-rata sebelum dan sesudah diberi perlakuan tidak sama. Dari penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan metode bernyanyi berbantu media flashcard efektif terhadap kemampuan membaca dalam mata Pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas 1 SDN 01 Kebondalem Pemalang.Kata Kunci: Metode Bernyanyi, Media Flashcard, Bahasa Indonesi

    Pengaruh Model Pembelajaran Students Teams Achievment Division (STAD) Berbantuan Wayang Kertas terhadap Motivasi Belajar dan Pemahaman Konsep Siswa Kelas II SD Negeri Gondoriyo Jambu

    No full text
    The learning and learning process is a process that occurs in the educational unit environment. The learning process carried out must produce changes in the student's self, this is supported by the student's desire or encouragement to make changes in learning, this is called learning motivation. Motivation according to Sari (2018) is the desire from within oneself to carry out certain activities in order to achieve the goals to be achieved, Good motivation will later influence students' understanding of concepts. Jihad and Haris (2013) explain that conceptual understanding is a competency that enables students to understand concepts and carry out problem solving procedures accurately, efficiently and perfectly. The problem in this research is that teachers are not optimal in using learning media and only focus on the lecture method which causes students to get bored with learning and students' understanding of concepts is low, so the researcher offers a solution in the form of implementing the STAD learning model assisted by paper puppets. This research uses quantitative research with quasi-experimental research and nonequivalent control group design patterns, and data collection techniques through tests, observations, questionnaires and questionnaires, as well as documentation. The result is that H0 is rejected and Ha is accepted, meaning that there is a difference and influence in the application of the STAD learning model assisted by paper puppets on motivation of 72.3% and concept understanding of 61.9%. So, it can be concluded that the use of the STAD learning model assisted by paper puppet has an influence on students learning motivation and understanding of concepts

    Implementation of RME learning model supported by culture-based student worksheets in second-grade elementary schools to enhance mathematical understanding

    No full text
    This study aims to determine the effect of the RME model assisted by culture-based student worksheet on mathematical understanding of multiplication and division material in class II elementary schools. This type of research uses quantitative quasi-experiment with a pretest-posttest design. The research included class II students from select superior schools in the Rancakalong District, with two schools being chosen as samples for the study. In analyzing the data, assumption tests (normality and homogeneity), hypothesis testing and the N-Gain test were used. The instruments used were mathematical understanding tests as well as observation sheets of teacher performance and student activities. In this study, it was found that there was a positive influence of using the RME model assisted by culture-based student worksheet which resulted in an increase in N-Gain of 0.53 in the medium category. Then, based on the mean difference test carried out, it was concluded that there was a difference in the average of students' mathematical understanding in the RME model class assisted by culture-based student worksheet and the conventional model class with a better improvement in the experimental class

    Desain Pembelajaran Jarak Titik ke Garis Menggunakan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Berbantuan GeoGebra

    No full text
    Studi ini bertujuan untuk menciptakan lintasan pembelajaran yang dapat membuat siswa memahami akan konsep jarak titik ke garis dalam ruang menggunakan konteks cagar budaya little netherlands di kelas XII SMA. Metode RME, yang didukung oleh GeoGebra, digunakan pada topik jarak titik ke garis dalam ruang. Penelitian menggunakan desain penelitian yang terdiri dari tiga tahap: preliminary design, design experiment (pilot experiment dan teaching experiment) serta retrospective analysis. Siswa kelas XII di SMA N 3 Semarang adalah subjek penelitian ini. Terdapat tiga tahap dalam proses belajar dalam konteks Little Netherlands untuk memahami topik jarak titik ke garis: (1) eksplorasi konsep jarak antara titikjdan garis, (2) menentukanjjarakjantara titik dan garis dalam dimensi tiga, dan (3) memecahkan masalah kontekstual terkait dengan jarak titik ke garis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan RME dengan dukungan GeoGebra mampu membantu siswa memahami konsep materi dengan baik

    In-service Teachers' Belief and Perspectives on Indonesia's Teacher Professional Education Programme: A Quantitative Study

    No full text
    This study investigates in-service teachers' beliefs and perspectives towards teaching, and in specific concerning their participation in the TPE. This research seeks to understand teachers' beliefs and values in teaching and learning, their needs regarding professional development, their perspectives on the TPE, and how their needs are accommodated in the TPE. This quantitative study involved in-service teachers (n=34) partaking in the TPE and the data collection using a closed-question questionnaire as the research instrument. This study uses descriptive statistics of Relative Important Indices (RII) as data analysis, which is a statistical tool to determine the factors that give weight to the respondents' perceptions by their level of importance. The findings of this study provide insights into teachers' beliefs toward teaching and their professional practice, which lead to an understanding of their needs for professional education and acknowledging their views of the level of facilitation of their needs in the TPE. The findings highlight teachers' beliefs in collaboration that are in line with their positive perspective of TPE, which has facilitated collaboration during the programme. The data also shows that 79% of respondents agree that assessment and classroom management should be a priority in the teacher education programme, which is aligned with their views that designing assessment was well facilitated during the subject-specific pedagogy workshop during the TPE. As a high-stakes programme held by the government to improve teachers' quality in Indonesia, based on the findings it is recommended that TPE be revisited from the teacher's perspective as the primary stakeholder, such as classroom management training

    Kolaborasi Triplehelix dalam Workshop Pemasaran Berbasis Digital untuk Pelaku Usaha Mikro di Desa Cinunuk

    No full text
    Sebagai salah satu pelaku bisnis di Indonesia, pelaku usaha mikro harus dapat beradaptasi dengan tuntutan revolusi industri 4.0. Salah satunya keharusan dimilikinya kemampuan untuk dapat memanfaatkan jaringan internet agar dapat memperluas jangkauan pemasaran sehingga meningkatkan pendapatannya. Namun pada kenyataannya, kemampuan tersebut tidak dimiliki oleh pelaku usaha mikro, termasuk pelaku usaha mikro yang berada di Desa Cinunuk. Atas permasalahan tersebut, dalam pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad ini, arah kegiatan dimaksudkan untuk membantu pemerintah desa melaksanakan salah satu tugasnya, sedangkan tujuannya diarahkan untuk memberikan pemahaman dan kemampuan kepada para pelaku usaha mikro agar dapat memanfaatkan jaringan internet untuk memasarkan produknya dengan berbasis digital melalui kegiatan workshop. Kegiatan dilakukan dengan kolaborasi triple helix yang melibatkan pihak Pemerintah Desa Cinunuk, mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad, dan pemilik online shop Crust Road. Rangkaian kegiatan pemberdayaan berhasil dilaksanakan sesuai rencana dengan capaian peningkatan pemahaman terkait pemasaran berbasis digital dan dimilikinya akun online shop oleh para pelaku usaha mikro. Capaian ini tidak terlepas dari keberhasilan dalam menjalankan kolaborasi triple helix dengan masing-masing pihak menjalankan perannya masing-masing tetapi secara bersinergi, dengan saling mengisi dan menutupi keterbatasan pihak lain

    Pendampingan Terhadap Pembukuan dan Pemasaran Mitra UMKM Musika Bandung

    No full text
    Kegiatan pemasaran produk secara digital saat ini merupakan cara efektif untuk mengenalkan produk, hanya saja belum banyak yang mampu memaksimalkannya. Pemasaran digital dapat memperluas produk tanpa harus mengeluarkan biaya. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk melalui pemaksimalan pemasaran digital serta pemberian pendampingan mengenai pencatatan keuangan yang baik. Metode pengabdian dilakukan dengan observasi untuk mengetahui profil dari Musika Bandung dan tahapan dalam menjual produknya. Selanjutnya, wawancara untuk mengetahui bagaimana Musika Bandung dalam menggunakan media teknologi sebagai sarana dalam menjual produknya dan untuk mengetahui bagaimana Musika Bandung melakukan pencatatan keuangan. Selain itu, pendampingan membangun perluasan pemasaran produk melalui aplikasi media sosial Instagram dan pelatihan pencatatan keuangan dengan penerapan studi kasus. Hasil program ini menunjukkan bahwa Musika Bandung mampu dan memahami untuk mengembangkan pemasaran produk secara digital serta mampu untuk melakukan pencatatan keuangan yang baik

    METODE DESIGN THINKING PERANCANGAN UI/UX SISTEM INFORMASI BOOKING RUANG MEETING PT MEDQUEST JAYA GLOBAL

    No full text
    Pada PT Medquest Jaya Global mengalami beberapa permasalahan terkait booking room meeting yang prosesnya masih dilakukan secara manual, sehingga sering terjadi masalah seperti kehilangan data, bentrok dalam melakukan meeting dan permasalahan lainnya. Setelah penulis melihat permasalahan yang ada, penulis memiliki ide atau gagasan dengan membuat Metode Design Thinking Perancangan UI/UX Sistem Informasi Booking Ruang Meeting PT Medquest Jaya Global agar kedepannya dapat di buat suatu sistem. Tujuan dari ide perancangan sistem UI/UX ini dibuat agar kedepannya dibuat sistem untuk mengurangi permasalahan seperti kehilangan data, bentrok meeting, mencetak laporan meeting dan memudahkan user untuk melakukan booking room meeting secara flexible dan efisiensi dalam penggunaanya. Untuk membuat design tersebut penulis menggunakan tools Figma dan pengujiannya menggunakan tools Maze untuk melakukan testing Perancangan Sistem Informasi UI/UX. Testing tersebut akan di lakukan oleh user dengan hasil yang akan diberikan oleh tools Maze saat melakukan testing sistem yang telah dibuat. Hasil dari perancangan ini menyesuaikan dengan kebutuhan user untuk gambaran sistem yang akan dibuat. Perancangan ini dapat dikembangkan agar menjadi sistem informasi yang lebih baik dan dapat ditambah menjadi aplikasi yang di akses di smartphone untuk lebih memudahkan pengguna

    APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID MATA PELAJARAN DASAR-DASAR DESAIN KOMUNIKASI VISUAL BERBANTUAN ISPRING SUITE

    No full text
    Dasar-Dasar Desain Komunkasi Visual dalam Pendidikan sebagai mata pelajaran dasar membuka pintu kreativitas dan pemahaman konsep visual. Desain komunikasi visual adalah proses menciptakan dan mengkomunikasikan pesan menggunakan elemen visual seperti gambar, simbol, warna, tipografi, dan tataletak. Tujuan dari desain komunikasi visual adalah menciptakan komunikasi yang efektif, membangkitkan emosi, dan menciptakan dampak visual kepada audiens (Walisyah 2019). Pada pembelajaran dasar-dasar desain komunikasi visual saat ini guru dan siswa sangat memerlukan media pembelajaran Sehingga peneliti membuat Aplikasi Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Mata Pelajaran Dasar-Dasar Desain Komunikasi Visual berbantuan Ispring Suite. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk, mengetahui kevalidan dan mengetahui kepraktisan Aplikasi Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Mata Pelajaran Dasar- Dasar Desain Komunikasi Visual berbantuan Ispring Suite. Jenis penelitian yang digunakan yaitu RD (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE dari Dick and Carry yang terdiri dari lima tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas X DKV SMK Palebon Semarang. Hasil dari diperoleh skor yaitu 79,8% termasuk pada interval 61%-80% dengan kriteria "Layak" dan 87,5% termasuk pada interval 81% - 100% dengan kriteria "Sangat layak". Sehingga aplikasi media pembelajaran interaktif berbasis android mata pelajaran dasar-dasar desain komunikasi visual berbantuan ispring suite valid untuk digunakan dalam membantu guru menyampaikan materi pada siswa. Setelah media di aplikasikan dikelas maka peneliti menyebar angkt respon siswa. Hasil rata-rata angket responsiswa terhadap penggunaan media yang diperoleh sebesar 76,1% . Sehingga aplikasi media pembelajaran interaktif berbasis android mata pelajaran dasar-dasar desain komunikasi visual berbantuan ispring suite valid dapat dikatakan praktis digunakan dalam pembelajaran

    Semiotic Analysis of Ferdinand De Saussure's Structuralism in the Short Film Cindhe by Gesy Lutfiah R.O

    No full text
    This research presents a short film entitled "Cindhe" based on the sign system in the discipline of Structural Semiotics. This research discusses the sign aspect using Ferdinand de Saussure's theory. In the important minutes of the scene, an analysis of this short film work will be presented based on the signs of Structuralism Semiotics. Based on the analysis, simultaneously with the interpretation of the aspects and each scene analyzed. This research uses the structuralism semiotics analysis method by correlating several signs in it, so that it can show a picture that has a meaning of everyday life that has a good impact in the future if taken on the positive side

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇