Universitas Sriwijaya (UNSRI): E-Journal
Not a member yet
5999 research outputs found
Sort by
PEMBERDAYAAN WANITA TANI MELALUI PEMBUATAN KERIPIK BELUT DAUN SINGKONG DI KECAMATAN JUMANTONO KABUPATEN KARANGANYAR
Ketela pohon/singkong merupakan komoditas yang banyak diusahakan di Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar. Dari data statistik Kabupaten Karanganyar dapat diketahui bahwa Kecamatan Jumantono merupakan penghasil ketela pohon/singkong terbesar dengan jumlah produksi sebesar 25.692 ton pada tahun 2011. Produksi yang melimpah tidak menjamin kesejahteraan petani pembudidayanya. Hal ini disebabkan karena selama ini singkong dipasarkan dalam bentuk segar tanpa pengolahan lebih lanjut. Daun singkong yang masih muda juga dijual dalam satuan ikat sebagai sayuran. Bagi petani penjualan daun singkong dianggap sebagai hasil sampingan sehingga harga yang akan diterima tidak terlalu dipermasalahkan. Seperti halnya karakteristik hasil pertanian pada umumnya, daun singkong mempunyai karakteristik mudah rusak dan tidak tahan lama yang membuat harga yang diterima semakin rendah. Untuk meningkatkan nilai ketela pohon/singkong perlu adanya upaya merubah komoditas ini menjadi produk olahan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan tahan lama. Salah satu bentuk olahan dari usahatani singkong yang sangat mungkin untuk dikembangkan adalah keripik belut daun singkong. Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua kelompok mitra yaitu Wangun Asri 1 dan Wangun Asri 2 yang merupakan kelompok wanita yang sebagian anggotanya adalah wanita tani yang mempunyai banyak waktu luang yang masih sangat mungkin diperdayakan. Kepada mitra diintroduksikan cara pembuatan keripik belut daun singkong, pelatihan manajerial dengan materi Strategi Pemasaran ( Pangsa Pasar dan Produk), Pengemasan, Merk dan Promosi, Pengelolaan Keuangan (Pembukuan sederhana) serta pelatihan kelembagaan/organisasi. Dengan memproduksi keripik belut daun singkong yang memberikan pendapatan maka secara tidak langsung wanita tani di Kecamatan Jumantono telah berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.  Kata kunci : keripik belut daun singkong, pemberdayaan, wanita tan
PEMBUATAN UNIT DESALINASI BERBASIS ENERGI BIOMASSA UNTUK KAWASAN AIR PAYAU
Indonesia adalah negara kepulauan yang 70% wilayahnya merupakan daerah perairan. Negara ini memiliki wilayah pesisir yang tersebar cukup luas di seantero negeri. Permasalahan khas wilayah pesisir umumnya adalah minimnya sumber air tawar, sehingga masyarakat di wilayah tersebut mengalami kesulitan air bersih. Pada wilayah yang tidak terjangkau instalasi air bersih (PDAM), permasalahan akan meningkat menjadi krisis air. Kondisi seperti ini cukup banyak dijumpai di kawasan pantai utara-timur Aceh. Dalam banyak hal, kondisi air payau menimbulkan dampak yang sangat luas terhadap berbagai aspek kehidupan, seperti gangguan kesehatan, penurunan kesuburan tanah, kerusakan bangunan dan lain sebagainya. Kawasan seperti ini tentu saja sangat membutuhkan berbagai inovasi teknologi yang memungkinkan peningkatan akses terhadap air bersih. Salah satu solusi untuk mengatasi krisis air bersih di kawasan air payau adalah penggunaan teknologi desalinasi dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang masih banyak tersedia, seperti sumber energi biomassa. Kegiatan Ipteks bagi Masyarakat ini bertujuan memberikan solusi yang ramah lingkungan terhadap krisis air bersih bagi masyarakat di kawasan air payau, melalui pembuatan paket teknologi desalinasi berbasis energi terbarukan (biomassa). Kegiatan dilakukan dalam 4 (empat) tahapan, meliputi: (1) Penyediaan alat pengolah air payau (desalinator) berbasis energi biomassa yang dapat mengolah air payau menjadi air bersih; (2) Perbaikan sumur, berupa pemasangan cincin sumur, sehingga layak digunakan sebagai sumber air rumah tangga, dan mempermudah instalasi sistem pengolahan air payau; (3) Pelatihan transfer ipteks kepada mitra, berupa pelatihan teknik pengoperasian dan maintenance, sehingga mitra mampu mengoperasikan dan merawat paket iptek yang dikembangkan. (4) Evaluasi keberhasilan kegiatan, untuk mengetahui dampak pelaksanaan kegiatan ini terhadap penyelesaian persoalan warga. Dari kegiatan yang telah dilakaukan, suatu sistem pengolahan air payau berbasis biomassa telah berhasil dibangun untuk mitra di kawasan tersebut, yang terdiri dari unit penyedia air baku (sumur air) serta unit desalinasi air payau. Hasil pengujian peralatan menunjukkan bahwa sistem ini dapat memproduksi air bersih antara 5-10 liter/jam, dengan kebutuhan bahan bakar sebesar 1,1 kg biomassa/L produk. Hasil pengujian produk air menunjukkan bahwa performansi desalinator tergolong sangat baik, di mana kualitas air baku telah dapat ditingkatkan, sehingga beberapa parameter seperti salinitas, rasa, TDS, kekeruhan, warna dan bakteriologis telah memenuhi baku mutu air minum sesuai dengan Kepmenkes RI No. 907 Tahun 2002
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU KIMIA KOTA PALEMBANG
Penulisan artikel ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan guru dalam penulisan karya ilmiah memalui pelatihan penelitian tindakan kelas (PTK). Penulisan artikel ini didasarkan pada kegiatan workshop daring yang dilakukan bagi guru kimia Kota Palembang, workshop pelatihan PTK dilakukan selama empat hari, dua hari virtual (daring) dan dua hari kerja mandiri. Hasil survey terhadap 33 orang guru kimia menunjukan bahwa 75,75% belum melakukan proses kenaikan pangkat, hal disebabkan kurangmya kemampuan gruru dalam penulisan karya ilmiah. Kegiatan workshop daring menggunakan desain pembelajaran berbasis riset (PJBL), dengan langkah-langkah oriantasi dengan mengamati video penulisan karya ilmiah, diskusi, penugasan, dan penyimpulan, serta presentasi. Sebagai alat pengumpul data adalah lembar observasi yang dilakukan saat kelas virtual oleh observer dan test hasil kegiatan belajar. Kegiatan workshop penulisan karya ilmiah: laporan penelitian tindakan kelas secara daring dapat meningkatkan kemampuan guru kimia dalam penulisan karya ilmiah (86,76% skor peserta workshop di atas rata-rata minimal), berdampak pada peningkatan kinerja guru. Kata Kunci: penulisan karya ilmiah, kemampuan guru, penelitian tindakan kelas
The Efficiency Analysis of Government Expenditure on Education and Health in Sumatra: The DEA Approach
The purposes of this study are to measure the level of the relative efficiency of educational spending and healthcare spending in achieving Mean Years of Schooling (MYS) and life expectancy at regency and city in Sumatera. Data Envelopment Analysis (DEA) were employed for a data set of the spending of 154 local governments in 2019 with an output-oriented model. The approach used is a variable return to scale. In measuring efficiency, two input were used are (i) Government spending of the educational function and (ii) Government spending of the healthcare function, while two output were used are (i) Mean Years of Schooling (MYS) and (ii) life expectancy. The results show that, of the 154 local governments, 6 across ten regency and city in Sumatra, were relatively efficient. There are Gunungsitoli, Bukit Tinggi, Padang Panjang, Solok, Banda Aceh and West Nias
Factors Affecting Inter-Regional Human Development Index in Jambi Province
This study aims to analyze the factors that affect the human development index between regions of Jambi Province for the 2010-2020 period. The measured factors are health, education, and economy. Health factors are measured by life expectancy. The education factor has proxy the length of school expectation and average length of schooling. The economy can be measured by expenditure per capita. The type of data in this study is secondary data, namely data obtained and collected indirectly from the object under study. The objects of this research are 9 districts and 2 cities in Jambi Province for the period 2010-2020 from the official portal of the Central Statistics Agency (BPS) Jambi Province. Data analysis through panel data regression. The finding of this study shows that life expectancy, length of school expectation, and expenditure per capita has positive effect on HDI among regions in Jambi Province. The findings can be used as material for consideration to identify various obstacles/problems faced by a particular area that has a high or low human index. After that, the government can make policies to increase one or more human development index factors that show a decline
Students’ Ability in Solving Statistical Problem Using the Context of the COVID-19 Pandemic
This study aims to determine mathematical abilities of the students in grade 8 in solving statistical problem using RME and LSLC in online learning during the COVID-19 pandemic. Learning began with the provision of were given interactive videos as an asynchronous pre-learning stage. Furthermore, at the synchronous stage, students were given sharing tasks and jumping tasks then synchronous activities were closed by giving independent assignments. In asynchronous pre-learning, students sent independent assignments via Google Classroom at a predetermined time. Subjects in this study were 31 eight graders junior high school students. This research used a descriptive method, where the data were obtained by using observation, test, and interview. The data were analyzed qualitatively descriptively.The result of this study is students’ abilities in a good category with an average 68,5. Therefore, it is concluded that RME and LSLC are suitable for use during a pandemic as teaching methods for statistics
PEMBUATAN ISOLAT PAPAIN DARI GETAH BUAH PEPAYA UNTUK HIDROLISIS PROTEIN PADA PENGEMBANGAN METODE PENAMBAHAN MATERI PRAKTIKUM BIOKIMIA
Buah pepaya merupakan buah yang tumbuh didaerah tropis yang rasanya enak dan banyak mengandung vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Hampir semua bagian tanaman pepaya ini dapat dimanfaatkan seperti daun, bunga, batang dan getahnya. Getah buah pepaya berwarna putih cukup banyak mengandung enzim pemecah protein (proteolitik) yang disebut papain, dimana enzim ini dapat mengkatalis ikatan protein menjadi senyawa-senyawa yang sederhana seperti asam amino. Papain sebagai salah enzim yang mempunyai beberapa kelebihan antara lain lebih stabil terhadap faktor suhu dan pH. mudah didapat, tersedia dalam jumlah yang banyak dan harganya murah. Pembuatan isolat papain dari getah buah pepaya dengan metode pengeringan kabinet menghasilkan bubuk putih enzim papain, dimana uji aktivitas menggunakan metode Walter diperoleh 1,018 U/mL. Papain kering yang diperoleh sebanyak 56 g atau rendemen sebesar 46,7 %, berukuran 100 mesh. berwarna putih dan berbau khas pepaya. Aktivitas enzim papain terjadi pada pH optimum 8,0 dan suhu optimum pada 55 oC, dengan hasil hidrolisis yang memiliki kadar protein tertinggi pada konsentrasi enzim papain 8 %. Penggunaan papain isolat kadar protein tertinggi dicapai sebesar 3,600 mg/ml untuk sampel BSA dan untuk protein serum sebesar 1,178 mg/ml, sedangkan jika digunakan papain pabrikan diperoleh kadar protein tertinggi adalah 2.431 mg/ml untuk sampel BSA dan untuk protein serum sebesar 1.125 mg/ml.Kata kunci : Isolat papain, getah buah pepaya, hidolisis protein
Peta Perkembangan E-Government di Indonesia
Indonesia telah melewati sejarah panjang dalam membangun e-government. E-government di Indonesia sendiri dimulai sejak diterbitkan Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government dan itu juga yang menjadi awal dikembangkannya e-Government di Indonesia. Dari tahun ke tahun perkembangan Teknologi Informasi telah menguasai pola pikir dan pola kehidupan masyarakat sehingga perkembangan pada layanan pemerintahan di Indonesia menyesuaikan dengan apa yang terjadi pada masyarakat. Hingga saat ini sudah banyak daerah di Indonesia yang sistem pemerintahannya menerapkan e-Government dengan memiliki tingkat keberhasilan yang bermacam-macam di setiap daerahnya. Vos viewers bisa digunakan untuk memudahkan mengetahui bagaimana peta perkembangan e-Government yang sudah terjadi di Indonesia. Topik yang paling dicari mulai dari tahun 2003 hingga 2021 adalah e-government, implementasi e-government, dan faktor keberhasilan e-government. Keberhasilan e-government di Indonesia terlaksana karena adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Peran aktif masyarakat dibutuhkan untuk keberlangsungan e-government Maka dari itu kita sebagai masyarakat yang ingin terus berkembang harus mendukung dan berperan aktif dalam keberlangsungan e-government di Indonesia
Studi Pemetaan Sistematis: Strategi Employer Branding dalam Keberlanjutan Organisasi di Era VUCA
Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity melanda dunia bisnis. Untuk dapat terus bertahan, setiap organisasi berlomba-lomba dalam mendapatkan talenta terbaik sebagai aset utama organisasi (the war for talent). Hal tersebut membuat tugas organisasi menarik calon talenta potensial menjadi lebih sulit dilakukan sehingga diperlukannya strategi employer branding sebagai keunggulan kompetitif yang dapat organisasi tawarkan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum hasil pemetaan sistematis kajian employer branding. Penelitian ini merupakan studi sekunder menggunakan metode systematic mapping study (SMS) Berdasarkan hasil pemetaan sistematis, tren publikasi atas kajian employer branding masih sedikit dilakukan. Publikasi employer branding baru dimulai dari 2011 dan memiliki tren tertinggi pada tahun 2021. Negara yang mendominasi publikasi adalah dari Eropa, yaitu Germany. Pendekatan yang paling banyak digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Hal tersebut sesuai dengan fokus terbanyak yang diteliti, yaitu mengenai employer branding identification yang bertujuan untuk mengetahui hubungan sebab akibat dari employer branding dengan berbagai variabel lainnya. Jenis penelitian terbanyak yang diteliti adalah evaluation research dengan fokus terbayak adalah institusi karena mahasiswa tingkat akhir dianggap sebagai calon tenaga kerja potensial bagi setiap organisasi. Hasil penelitian pemetaan sistematis ini memberikan temuan bahwa penelitian mengenai konsep employer branding masih sangat perlu untuk dikembangkan. Penelitian dengan jenis phyloshopical research dan metode grounded theory masih sangat sedikit dilakukan. Dengan pentingnya konsep employer branding bagi keberlanjutan organisasi di masa depan, kajian mengenai employer branding tentu akan lebih banyak dan dikembangkan ke depanny
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Online (Studi Pada Mahasiswa di Kota Palembang)
Tujuan penelitian – Penelitian bertujuan untuk melihat factor-faktor yang mempengaruhi keputusan berlanja online. Desain/Metodologi/Pendekatan –Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, sampel pada penelitian ini meliputi mahasiswa yang ada di Kota Palembang. Kuisioner dibagikan kepada 110 mahasiwa dengan menggunakan beberapa kriteria-kriteria tertentu. Proses pengolahan data dilakukan melalui teknik ANOVA (analisis of variance). Temuan –Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan, kepercayaan, gaya hidup mempengaruhi keputusan belanja online. Sedangkan i risiko kemanan tidak mempengaruhi keputusan belanja online. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya menggunakan sampel mahasiswa yang ada di Kota Palembang, dan hanya menggunakan empat variable independen. Diharapakn pada peneliti lainnya untuk menggunakan sampel yang lebih banyak dari berbagai kalangan, serta menggunakan lebih banyak variable independen. Originality/value – Penelitian ini menjaskan tentang factor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian online. Dari keempat variable independen didapatkan bahwa variable kemudahan nilainya sangat besar dalam mempengaruhi keputusan pembelian, dengan nilai sebesar 47, 3 persen