Universitas Sriwijaya (UNSRI): E-Journal
Not a member yet
5999 research outputs found
Sort by
Developing & Designing Smart City Profiling Framework
A smart city is a change in the pattern of life, wherein seeing the concept of smart city, we must focus on one side or several sides but must see the bigger picture so that the definition of a smart city can create precisely. This article developed from previously article such as smart city articles 1.0-5.0 and then developed into three final concepts regarding the smart city. These three concepts consist of the smart city profiling framework, innovation profiling, and the seven stages of smart city profiling (the maturity level of smart city profiling). The focus of the problems to be developed can see in the smart city profiling framework which divides into six important parts: social profiling, BMM (Business model mapping) 101 framework, innovation profiling, social media profiling, culture profiling and education profiling. These six parts cannot be separated from each other and must build together. Therefore, this article will focus on completing the concept of smart city profiling, so that a strong foundation will create in implementing smart city. The method contained in the smart city 5.0 framework and the framework developed to be more advanced. The result of this article is a smart city profiling framework and a more detailed concept. Although the maturity level table shows, the discussion will complete in the next article and innovation profiling
Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik terhadap Kinerja Karyawan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam
The aims of this study to establish the influence of non-physical environment on employee performance at Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. The sample used a random sampling technic on 96 of total respondents. This research used a quantitave method with questonnaires approach as aplliance of data collection, while the data analysis technique uses simple linear regression analysis. Based on results used simple linear regression data analysis it can be concluded that Non-Physical Environment (X) has a significant effect on Employee Performance (Y) at Badan Pengusahaan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Badan Pengusahaan Batam is expected to keep maintaining of their worker relationship in harmonious to raise up the enjoyable atmosphere around the worker with the result that the worker are capable to preserve their performances level in order to remain in the best position. For further research to consider conduct research using other variables on performance such as rewards and recognition, self-development and training and promotio
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE 5E) PADA PELAJARAN TEKNOLOGI DASAR OTOMOTIF DI SMK NEGERI 1 KOBA
Penerapan model pembelajaran Siklus Belajar (Learning Cycle 5E) pada pelajaran teknologi dasar otomotif di Kelas X Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) SMK Negeri 1 Koba Tahun Ajaran 2021/ 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran teknologi dasar otomotif kompetensi dasar memahami sistem hidraulik dengan model pembelajaran Siklus Belajar (Learning Cycle 5E). Dapat diketahui dari nilai rata-rata hasil belajar siswa 58,29 dengan persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebelum diberikan tindakan (T0) sebesar 21,43%, sedangkan setelah diberikan tindakan pada siklus satu (T1) nilai rata-rata hasil belajar 66,93 dengan ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 60,71% dan pada siklus dua (T2) diperoleh nilai rata-rata hasil belajar 81,46 dengan ketuntasan belajar siswa sebesar 89,28% sehingga menunjukkan T2>T1>T0. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran siklus belajar (Learning Cycle 5E) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran teknologi dasar otomotif di kelas X TBSM SMK Negeri 1 Koba
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PJBL SEBAGAI PEMBELAJARAN BERMAKNA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan bahan ajar berbasis PjBL sebagai pembelajaran bermakna. metode penelitian ini jenis penelitian dan pengembangan (Reaserch and Development) yang mengacu pada R & D Cycle Borg and Gall yang telah di modifikasi menjadi tiga tahap yaitu studi pendahuluan, pengembangan produk dan uji coba produk. Adapun responden dari penelitian ini ialah dosen ahli Bahasa yang merupakan dosen pengampuh mata kuliah Bahasa Indonesia dan juga 48 mahasiswa dalam tahap uji coba baik one to one, small group dan field evaluation. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kuantitatif. Angket yang berkaitan dengan validitas produk juga dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil diperoleh bahwa setelah 2 kali dilakukan uji validasi dan revisi sesuai saran dari validator maka bahan ajar berbasis PjBL ini diperoleh rata-rata 87,5 yang berarti valid tanpa dilakukan lagi revisi. Pada tahap uji coba juga diperoleh hasil tahap perorangan (one to one) diperoleh 70% dalam kategori baik. Kedua uji kelompok kecil (small group) yaitu sebesar 78% dan jika dikonversikan juga menjadi baik. Ketiga Uji Lapangan (field evaluation) mendapatkan hasil 86% dengan sangat baik
INTEGRASI NILAI-NILAI BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
ABSTRAKPengembangan karakter pada diri peserta didik merupakan suatu hal yang sangat penting, karena pengetahuan tanpa diiringi oleh karakter yang baik tentu tidak akan optimal implementasinya. Permasalahan hari ini seiring dengan adanya globalisasi membuat berbagai budaya asing masuk dengan bebas dalam alam pikir peserta didik, sehingga mengakibatkan berbagai perilaku yang tidak baik, seperti narkoba, tidak sopan pada orang lain, dan berorientasi materialistis. Atas dasar itu penulisa naskah ini menggunakan studi kepustakaan untuk mengkaji berbagai kajian-kajian terdahulu atas integrasi nilai-nilai budaya dan karakter dalam kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai budaya dan karakter bangsa bukan merupakan suatu mata pelajaran tunggal, akan tetapi merupakan aspek pendidikan yang terintegrasi pada setiap mata pelajaran, terutama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Aspek adatif dalam kurikulum juga tercermin dalam pelaksanaan kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang bertitik tolak pada kemampuan guru mengelaborasi kurikulum dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, dapat dipahami bahwa integrasi nilai budaya dan karakter bangsa menjadi perhatian serius dari stakeholdes bidang pendidikan di Indonesia, serta perlu adanya dukungan kemampuan guru untuk dapat mengimplementasikan dengan optimal dalam proses pembelajaran. ABSTRACTCharacter development in students is a very important thing, because knowledge without being accompanied by good character certainly will not be implemented optimally. Today's problems along with globalization have made various foreign cultures enter freely in the minds of students, resulting in various bad behaviors, such as drugs, being disrespectful to others, and materialistic orientation. On that basis the writing of this manuscript uses literature studies to examine various previous studies on the integration of cultural values and character in the Pancasila and Citizenship Education curriculum. The search results show that the integration of cultural values and national character is not a single subject, but an integrated aspect of education in each subject, especially Pancasila and Citizenship Education. The adaptive aspects of the curriculum are also reflected in the implementation of the Pancasila and Citizenship Education curriculum which is based on the teacher's ability to elaborate on the curriculum in the learning process. Based on this, it can be understood that the integration of cultural values and national character is a serious concern of stakeholders in the field of education in Indonesia, and there is a need for support for the ability of teachers to be able to implement it optimally in the learning process
Peran HOS Tjokroaminoto Dan Kiai Haji Ahmad Dahlan Dalam Perjalanan Soekarno Memahami Islam Tahun 1915 – 1934
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan juga memahami perjalanan Islam Soekarno yang bertujuan untuk melihat seberapa jauh pemahaman Soekarno dalam memahami dirinya sebagai seorang Muslim; melihat peranan HOS Tjokroaminoto dan Kiai Haji Ahmad Dahlan mempengaruhi Soekarno mengenai pemikiran Islam yang modernis serta melihat pengaruh HOS Tjokroaminoto dan Kiai Haji Ahmad Dahlan dalam mempengaruhi pemikiran Soekarno mengenai Islam. Metode yang digunakan adalah metode historis naratif. Hasil penelitian ini adalah dapat menjelaskan latar belakang dan pengaruh kedua tokoh tersebut terhadap Soekarno dalam memahami agamanya. Dapat mengetahui dan memahami perjalanan Soekarno mengenal dan mendalami Islam. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa seiring perjalanan Soekarno mengenal Islam ada peran penting dari HOS Tjokroaminoto dan K.H Ahmad Dahlan dalam memberi pengaruh, pemahaman serta pemikiran Islam kepada Soekarno. Oleh sebab itu, tujuan dari tokoh-tokoh tersebut dalam mencanangkan pemikiran-pemikiran Islam modern semata-mata hanya untuk kepentingan umat Islam agar selalu siap menghadapi tantangan masa depan.Kata Kunci: HOS Tjokroaminoto, Ahmad Dahlan, Soekarno, Islam, Modernisme. Abstract: This study aims to find out and also understand Soekarno's Islamic journey which aims to see how far Soekarno's understanding is in understanding himself as a Muslim; see the role of HOS Tjokroaminoto and Kiai Haji Ahmad Dahlan in influencing Soekarno regarding modernist Islamic thought and see the influence of HOS Tjokroaminoto and Kiai Haji Ahmad Dahlan in influencing Soekarno's thoughts on Islam. The method used is the historical narrative method. The results of this study are able to explain the background and influence of these two figures on Soekarno in understanding his religion. Can know and understand Soekarno's journey to know and explore Islam. Based on the results of this study, it can be concluded that along Soekarno's journey to know Islam there was an important role of HOS Tjokroaminoto and K.H Ahmad Dahlan in giving influence, understanding and Islamic thought to Soekarno. Therefore, the purpose of these figures in proclaiming modern Islamic thoughts is solely for the benefit of Muslims so that they are always ready to face future challenges.Keywords: HOS Tjokroaminoto, Ahmad Dahlan, Soekarno, Islam, Modernism
GAMBARAN HISTOPATOLOGI Clarias gariepinus YANG TERINFEKSI Edwardsiella tarda DI KEDIRI - JAWA TIMUR
Clarias gariepinus is one of the freshwater fish that is easy to culture, but is also susceptible to Edwardsiella tarda infection. Although this is convenient to treated, the consequences of this bacterial infection are quite detrimental. The method used in this study is a biochemical test followed by histopathological examination to observe tissue changes that occur in the Clarias gariepinus organ. The results showed that 5 out of 17 samples were infected with Edwardsiella tarda with pathological features showing edema, congestion, lymphocyte infiltration, macrophage proliferation, and necrosis in all organs
EFEKTIVITAS DAN VALIDITAS MODUL KIMIA PENDEKATAN STEM-PBL, TOPIK WIRAUSAHA TAHU
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran kimia pendekatan STEM—PBL,topik Penambahan Bubuk Kunyit Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tahu dan topik lainnya pada mata kuliah Kewirausahaan yang valid, praktis dan efektif. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, desaign, Development, Implementation, Evaluation) dan dievaluasi dengan metode formatif Tessmer. Tahapan evaluasi formatif Tessmer dalam penelitian ini meliputi self evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test. Hasil tahap expert review didapat skor rata-rata kevalidan sebesar 0.96 Skala Aiken dengan kategori tinggi. Untuk skor akhir kepraktisan didapatkan dari uji coba one-to-one sebesar 0.94 Skala Aiken (praktis) dan small group 0,95 Skala Aiken (praktis). Hasil uji field test sebagai uji efektivitas didapatkan Gain skor hitung 0,82 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa modul yang dihasilkan telah memenuhi kriteria efektif, valid, dan praktis. Disarankan modul ini dapat dijadikan satu alternatif bahan ajar mata kuliah kewirausahan
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS MACROMEDIA FLASH PADA MATA KULIAH KOROSI DAN TEKNIK PELAPISAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SRIWIJAYA
AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang digunakan untuk mempelajari valid dan praktis suatu produk. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Luther dengan 6 tahap yaitu konsep, desain, pengumpulan bahan, perakitan, pengujian dan distribusi . Teknik mengumpulkan data menggunakan lembar validasi ahli dan angket. Diperoleh dari hasil yang diperoleh dari angket data setiap kali validasi ahli, pembelajaran interaktif yang dikembangkan dinyatakan valid dengan nilai rerata 90,76% dari aspek materi dan 72,17% dari aspek media. Dari hasil ujicoba One to one diperoleh nilai rerata 82%. Hasil ujicoba Kelompok kecil memperoleh nilai rerata 82,6% dan 83,7% lagi dari hasil ujicoba Uji lapangan, maka dinyatakan media pembelajaran interaktif sangat praktis. Terkait dengan penggunaan model pengembangan luther yang diimplementasikan pada multimedia interaktif berbasis macromedia flash pada mata kuliah koordinasi dan teknik pelapisan ini valid dan praktis.Kata Kunci: Pengembangan, Multimedia Interaktif , Korosi dan Teknik Pelapisan
SOSIALISASI PENGOLAHAN SILASE LIMBAH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) DALAM MENDUKUNG PENGOLAHAN IKAN TANPA LIMBAH DI DESA PULAU SEMAMBU, KABUPATEN OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN
Pembuatan Produk silase dari limbah ikan pada umumnya bertujuan untuk memanfaatkan limbah hasil perikanan yang tidak memiliki nilai dan manfaat serta bertujuan untuk meminimalisir limbah hasil perikanan yang dirasa merugikan masyarakat. Silase yaitu suatu pakan yang berkadar air tinggi hasil fermentasi yang biasanya diberikan sebagai tambahan pakan konvensional. Produk silase ikan merupakan suatu produk cair yang dibuat dari ikan-ikan utuh atau sisa-sisa industri pengolahan ikan yang dicairkan menyerupai bubur oleh enzim-enzim yang terdapat pada ikan-ikan itu sendiri melalui proses fermentasi dengan bantuan asam atau mikroba yang sengaja ditambahkan. Pembuatan silase ikan merupakan salah satu bentuk alternatif peningkatan nilai tambah limbah ikan yang dihasilkan oleh masyarakat. Sehingga kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan silase ikan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya Desa Pulau Semambu terkait optimalisasi pemanfaatan bahan baku perikanan, terutama ikan lele yang banyak dihasilkan oleh masyarakat Desa Pulau Semambu. Penggunaan limbah jeroan ikan lele sangat efektif dalam pembuatan silase, karena kandungan protein ikan lele dumbo afkir tergolong tinggi yaitu 17,09% serta komposisi gizi ikan lele kandungan air 75,10%, protein 18,79%, lemak 4,03%, dan mineral 2,08%